
Andini yang baru saja tiba dirumah itu pun bertanya-tanya dalam hati .
kenapa bisa Lusiana sekretaris baru itu masih terus menganggu suaminya .
padahal kamaren ia sudah memperingati Seno untuk mengingatkan jafran supaya jafran dan Lusiana berhenti mengusik rumah tangga atau menggoda suaminya .
tapi yang ada Lusiana kelihatannya semakin menjadi-jadi .
Saat anaknya Sudah tidur pules dengan assisten rumah tangga di kamar samping , lalu Delon pun masuk kekamar mereka dia mendekati Andini yang sedang marah padanya .
"Sayang kok mukanya ditekuk begitu sih ??
jadi sayang masih marah padaku ???" tanya nya
Andini tidak menjawab justru ia memalingkan wajahnya dan bergeser menjauh dari suaminya itu .
tanpa ia sadari kalau ini adalah karma untuknya yang dulu berselingkuh dengan suami orang .
"Oooo. .iya sayang bagaimana kalau mobil lama mu di ganti dengan mobil baru " Ucap Delon
padahal mobil lama Andini baru di beli 1 tahun yang lalu sekarang suaminya malah ingin mengganti mobil lagi untuknya .
"Diganti gak mau ahh!!!" cercah Andini
"hmmmm. .giliran dibilang mobil ,barudeh mau menjawab " Batin Delon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya
"Terus maunya gimana dong sayang ????" tanya Delon
"Gimana kalau mobil lama ku di bawa ke kampung aja ,dan di kasih sama ayah dan ibu .
terus aku dibeliin mobil baru " jawab Andini
sekalian di jadikan asetnya jika sewaktu-waktu kalau misalnya Delon meninggalkannya .
Tapi meskipun begitu Andini tidak mau bercerai dengan Delon hanya karena wanita murahan itu .
"Okeee Beb ,aku setuju !!
kalau begitu sebelum beli mobil baru besok kita kirim mobil nya ke kampung ya ." bujuk Delon
"Iya beb "Jawab andini tersenyum bahagia
seketika ia lupa dengan masalah nya .
"maafkan aku ya sayang " Delon memeluk andini dan mencium Andini
Delon mulai ******* bibir istrinya itu, karena sudah 3 hari ia tidak dapat jatah pasti ia sangat butuh belaian apalagi ditambah cuaca malam itu sangat dingin saking dinginnya sampai terasa ke tulang -tulang
"Sayang ,aku sangat mencintaimu" bisik delon ditelinga Andini sakin gemesnya ia pun sengaja menggigit daun telinga istrinya itu
"iya beb sama ,aku juga sangat mencintai mu . " balas Andini dengan suara Mendesah
__ADS_1
sepertinya ia juga sangat ingin dan tidak sabar lagi , dan akhirnya terjadilah pertandingan antara suami istri di malam itu .
Keduanya memang sudah sama-sama berpengalaman jadi kalau soal urusan ranjang Andini dan Delon tidak perlu di pertanyakan lagi .
Makanya Delon sangat mencintai Andini , karena selain bisa memuaskan hasratnya di atas ranjang istrinya itu juga sangat cantik tidak kalah dengan wanita-wanita lain .
tapi meskipun begitu Andini masih saja curiga dan merasa kalau posisinya sekarang tidak aman dengan kehadiran Lusi di tengah-tengah meraka .
Setelah malam yang indah dilewati ,pagi hari pun tiba .
Delon dan Andini sama-sama berangkat ke kantor ,mereka berangkat bareng karena mobil Andini sudah dititipkan ke jasa pengiriman .
Tidak lama kemudian lalu mereka pun tiba .
Mereka berdua turun dari mobil dan masuk ke dalam perusahaan saling bergandengan tangan .
"Selamat pagi Bu " Ucap beberapa karyawan sambil menundukkan kepala mereka
" Iya selamat pagi juga " Sapa Andini dan juga Delon
setelah menaiki lift dan tiba di lantai 2 barulah mereka berdua berpisah .
Delon masuk keruangannya sebelah kiri dan Andini juga masuk keruangannya sebelah kanan paling pojok .
Setibanya Andini Di ruangannya dia langsung meletakkan jas nya yang berwarna hitam di kursi kerja .
lalu dia menatap ke kaca dan tidak sengaja ia melihat Lusi baru saja datang dan turun dari sebuah mobil mewah .
"Hmmm. .wanita itu lagi .
baru saja ia ingin memalingkan muka tapi tiba-tiba ia melihat seorang pria turun dari mobil mewah itu ,dan pria itu sangat mirip dengan jumaira .
"Pasti itu adalah adiknya jumaira . kenapa mereka masih bisa bereng ,apakah mereka masih bekerja sama untuk merebut Delon dariku ???
Hah!!!!
sialan , pasti Seno belum menasehati adiknya itu " Umpatnya sambil membuka kacamata nya
Dia terus memperhatikan gerak-gerik kedua orang itu dari atas sana .
Setelah ia melihat mobil itu pergi barulah ia kembali duduk .
"Aku harus menelpon Seno " Batin nya
dia langsung meraih tasnya dan mengeluarkan ponselnya dari dalam tas nya
Tuuuutttt. .Tutttt. .Tuttttt
telponnya tersambung tapi Seno tidak mengangkat .
Andini pun mencoba lagi
__ADS_1
Tutttt. .Tutttt. .Tutttt
tersambung tapi sayang setelah tersambung malah telponnya langsung di rijek
"Seno ,kamu dimana sih ??
Kenapa kamu tidak mau mengangkat telpon ku , kamu harus menghentikan adikmu itu "
Sedangkan Di tempat lain Seno baru saja tiba di gudang , ia memang sengaja menolak panggilan dari Andini karena ia sudah berjanji pada ummy nya kalau dia harus melupakan Andini sekalipun Andini sedang dalam masalah Seno tidak boleh ikut campur .
kali ini dia tidak mau mengingkari janjinya .
bukan karena ia sayang pada istrinya tapi lebih tepatnya ia tidak mau kehilangan ummy nya .
"Maafkan aku Din, aku bukannya tidak mau mengangkat telpon darimu .
tapi aku tidak mau membuat ummy ku sedih . cukup lah dulu aku kehilangan aby dan sekarang aku tidak mau kehilangan ummy ku lagi .
karena aku belum siap Din " Batin nya sambil memandangi layar ponsel nya
Dia tidak mau tau lagi urusan Andini kalau pun Andini sedang ada dalam masalah biarlah itu urusan nya dengan suaminya tanpa melibatkan Seno dan Jumaira .
diruangan lain ada Lusi yang baru saja tiba di kantor
Tok ...Tok ...Tok
"Permisi pak" Ucap Lusi dia langsung masuk dan membuka pintu
"Maaf ya pak saya telat " lanjut nya lagi sambil menurunkan rok mininya
"Iya Lusi, lagian kamu juga hanya telat 5 menit aja kok jadi santai aja !!!!" Jawab Delon
Selain memiliki wajah tampan Delon juga adalah meneger yang sangat baik persis seperti kakaknya David
"Oooo...Iya pak Minggu depan adalah acara hari pernikahan anak pak broto .
dan beliau mengundang kita " kata Lusi sambil memberikan surat undangan pada menagernya
pak Broto adalah rekan bisnis Delon yang dimana Broto adalah salah satu pemegang saham terbesar di perusahaan nya .
"Ohhh. .ya benarkah ???"tanya Delon
"Iya pak, kamaren beliau datang kesini mengantar undangan tapi bapak sedang pergi keluar jadi beliau menitipkan pada saya .
apakah kita akan pergi pak ????" tanya nya
"Ohhh. .tentu saja kita harus pergi .
dan tolong siapkan kado untuk dibawa Minggu besok ya .
nanti tinggal catat saja berapa total nya " jawab Delon
__ADS_1
"Iya baik pak " Sahut Lusi
di acara pernikahan anak pak broto hari Minggu besok dia sudah menyusun suatu rencana dengan jafran .