
"Kalau kita tidak berjodoh semoga suatu saat nanti anak kita yang berjodoh agar kita bisa selalu bersama walau hanya sebagai besan " tiba-tiba saja Seno bicara seperti itu pada Andini saat mereka sedang menemani anak mereka bermain di taman .
Andini hanya tersenyum pada Seno, karena ia tahu Raisya dan putra nya sangat dekat . jadi tidak menutup kemungkinan kalau mereka sudah besar nanti mereka bisa saja saling suka dan jatuh cinta .
apalagi Raisya selalu lengket pada putranya .
"Anak-anak udah mainnya ya nak makan dulu yuk " Jumaira tiba-tiba saja datang menghampiri mereka
lalu anak-anak itu pun berhenti bermain dan berjalan masuk kedalam restoran.
Saat mereka makan tiba-tiba saja jafran pun datang .
kebetulan ia sedang melewati resto itu, dan tidak sengaja pula ia melihat mobil kakak iparnya terparkir di depan restoran itu makanya ia sengaja berhenti dan masuk kedalam Restoran .
"Jafran , ternyata kamu disini juga ???" tanya Jumaira kaget
"Tidak kak, tadi aku hanya kebetulan lewat saja ,aku melihat mobil kakak makanya aku berhenti "
"Ohhh. .begitu !!
yaudah karena kamu sudah disini juga , mari kita makan bareng dan pesan apapun yang kamu mau " kata jumaira lagi
"Tidak kak , aku tidak berselera makan melihat mereka " Ketus nya sambil melirik ke arah Delon dan juga Andini
"Jafran maksud kamu apa bicara seperti itu ???
tidak punya sopan santun !" Tiba-tiba saja Delon mengamuk dan beranjak dari kursinya
rasanya ia ingin memukul jafran yang bicara lancang seperti itu padanya
"Delon sabar ...ayo duduklah dulu " Senopati mencoba menahan Delon
"Kakak kenapa sih harus berteman sama mereka , kalau terjadi sesuatu lagi gimana ??"
Sebenernya jafran sudah memaafkan Andini tapi ia tidak setuju kalau kakak nya berteman sedekat itu dengan mereka .
untuk menghindari terjadinya keributan ,akhirnya dengan terpaksa jumaira pun menyuruh adiknya itu pulang .
Setelah jafran pulang lagi-lagi mereka pun minta maaf pada Andini dan Delon .
"Tolong maafkan jafran ya aku tau pasti dia tidak bermaksud untuk mengatakan seperti itu" Ujar Jumaira
Tapi karena Delon sudah terlanjur sakit hati , dia pun tidak jadi menghabiskan makanannya , dia langsung mengajak Andini dan Haikal untuk pulang .
"Tidak apa-apa kami juga mengerti kok
Ooo. .iya kami pulang duluan ya !" Ucap Delon dia menarik tangan istri dan anaknya
__ADS_1
"Ayah tapi makanannya kan belum habis ,kok udah langsung pulang sih !!!" kata Haikal
"Sayang ,tiba-tiba saja ayah punya pekerjaan mendadak jadi kita harus pulang sekarang ya " Bujuk Andini
Mereka pun langsung pulang meninggalkan keluarga Seno disana .
setelah mereka pergi jumaira dan Seno pun merasa sangat bersalah ,karena mereka tahu kalau Andini dan Delon pergi pulang dadakan bukan karena ada pekerjaan tapi karena mereka masih sakit hati dengan kata-kata jafran barusan .
"Sudah kukatakan berteman dengan mereka hanya akan menambah masalah saja .
Tapi kamu tetap kekeh ingin berteman dengan jumaira, katanya jumaira baiklah Solehah lah . ingin belajar agama lebih dalam lagi dengan dia lah .
tapi apa ???? semuanya hanya bulshit.
tetep saja masalah yang datang kan ??? " Delon terus saja mengoceh tanpa henti
ia belum bisa menerima ucapan anak ingusan itu .
"Iya sayang, maaf . .tapi tolong jangan marah-marah lagi ya.
kasihan Haikal ,pasti dia takut mendengar kamu marah-marah seperti ini .
yang ada nanti jiwanya ikut terguncang hanya karena masalah sepele " ujar Andini
karena dia melihat wajah sedih anaknya dari kaca depan .
Delon turun dari mobil kemudian ia berjalan menuju toilet pria .
"Sayang mama juga mau ke toilet Sebentar, apa kamu mau ikut ???" tanya nya pada Haikal
"Tidak Bun , Haikal nungguin bunda dan ayah disini aja .
kalau bunda mau pergi ,pergi aja !" jawab anak pintar itu
"Baiklah sayang, kamu tunggu disini ya, bunda cuma sebentar kok " lalu ia pun turun meninggalkan anak nya sendirian di dalam mobil
Saat Andini turun dari mobil tiba-tiba datanglah dua orang pria berkulit hitam dan kepala botak
mereka langsung membuka pintu mobil dan menculik Haikal
saat Haikal ingin berteriak minta tolong tapi dengan cepat kedua pria itu pun Membekap mulut Haikal .
setelah menculik Haikal mereka pun langsung pergi dari tempat itu .
setelah 5 menit kemudian Delon dan Andini pun kembali dari toilet , mereka terkejut karena di dalam mobil itu tidak Haikal ,pintu mobil juga terbuka .
"Haikal dimana ????" Tanya Delon
__ADS_1
"Tidak tau, saat aku mau pergi ketoilet dia masih ada disini .
mungkin dia kencing kali " Jawab Andini
mereka pun masuk kedalam mobil dan menunggu haikal kembali .
tetapi sudah 10 menit lebih mereka menunggu haikal tidak datang juga .
akhirnya mereka pun turun dari mobil dan mencari Haikal ke toilet , tapi ternyata Haikal tidak ada di toilet .
Andini dan Delon pun berpencar mencari Haikal di sekitar pom bensin sampai ke jalan seberang , tapi tetap saja mereka tidak berhasil menemukan Haikal .
bahkan mereka juga sudah bertanya pada semua orang apakah melihat haikal atau tidak ,tapi sayang tidak ada satu orang pun yang mengatakan kalau mereka melihat anak pintar itu .
"Haikal nak , kamu dimana sayang ????" Andini pun menangis histeris
dia berteriak sekuat-kuatnya
"Tidak ada gunanya kamu menangis seperti ini, lebih baik kita lapor polisi saja " Delon pun membantu istrinya itu untuk berdiri
mereka langsung pergi ke kantor polisi .
tidak berapa lama kemudian mereka pun tiba di kantor polisi .
"Pak saya mau melaporkan kasus kehilangan anak kami yang bernama Haikal
umurnya 7 tahun, berkulit putih dan rambut keriting ." jelas Delon
sakin khawatir nya ia pada anaknya, bahkan dia tidak sadar saat dia menjelaskan ciri-ciri anaknya yang hilang polisi belum bertanya apa tujuan nya datang .
"Iya baik pak, tapi bapak dan ibu tenang dan duduk dulu " Kata polisi tersebut
Setelah merasa lebih tenang barulah polisi itu bertanya
"Maaf pak katanya tadi anak bapak hilang ,apa kah itu benar ???" tanya polisi itu
"Iya pak benar "
"Terus hilang nya kira-kira jam berapa dan dimana ????"
"Hilangnya sekitar 2 jam yang lalu pak, dan anak saya hilang di mobil saat saya dan istri saya sedang pergi ke toilet Sebentar " Jawab Delon kaki dan tangannya sudah gemetaran menjawab pertanyaan polisi .
"Ini bukan kehilangan lebih tepatnya kelalaian.
bapak dan ibu sudah lalai jadi orangtua meninggalkan anak yang masih berumur 7 tahun di dalam mobil sendirian
yang artinya bapak dan ibu sengaja memberi kesempatan pada penculik nya ." Kata Polisi tersebut
__ADS_1
Polisi itu juga bilang, kalau Haikal bisa di katakan hilang setelah 24 jam tidak ditemukan atau tidak kembali pada mereka .