CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Tempat Wisata Part III


__ADS_3

Saat aku sedang menunggu mas Kris memesan makanan,tiba-tiba aku bertemu teman ku namanya Azam,aku biasanya memanggilnya dengan sebutan mas Azam.Dia memang bukan teman sekolah ku,,aku mengenalnya saat aku SMP,,karena saat itu aku sering datang ke tokonya untuk ngeprint tuga-tugas sekolah ku.


Azam menghampiri ku,dan duduk di sampingku,saat itu Azam sedang bersama dengan kakak perempuannya.


"Lho Ela kamu di sini sama siapa??" kata mas Azam padaku.


"Ohhh itu aku ke sini sama teman ku" kata ku.


"Berangkat jam berapa nih ke sininya tadi??" kata mas Azam.


"Jam berapa yaa,,kalau gak salah sekitar jam sebelasab gitu deh" kata ku sedikit ragu,karena aku tadi juga lupa nyampe di sininya jam berapa.


"Lama juga ya El kita gak pernah ketemu,semenjak kamu SMA??" kata mas Azam.


"Hehehehehe iya ya mas" kataku sambil tertawa padanya.


"Oya ini pacarnya mas ya??" sambungku.


"Oh bukan,ini kakak ku El,namanya Anita" kata mas Azam.


Kemudian aku pun berkenalan dengan kakak mas Azam.


"Ela kak,,salam kenal ya kak" kata ku pada kaka mas Azam.


"Iya dek,salam kenal juga ya" kata kakak mas Azam.


Kemudian mas Kris datang menghampiriku dan menaruh semua makanan yang kami pesan tadi di atas meja,kemudian dia baru memperhatikan mas Azam dan kakaknya dengan wajah yang sedikit terkejut.Tiba-tiba juga saat mas Azam melihat mas Kris dia segera berpamitan kepada ku.


"El kami pergi dulu ya" kata mas Azam sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Lho kenapa kok buru-buru mas,gak mau makan siang sama kita dulu??" kata ku.


"Makasih El,tapi aku malas melihat wajahnya" kata mas Azam.


Mas Azam dan kakaknya berlalu pergi meninggalkan kami,aku semakin di buat binggung dengan kejadian ini.


(Apa maksud perkataan mas Azam barusan ya,,apa mas Azam dan mas Kris saling kenal ya) gumamku dalam hati.


Aku yang tadinya berdiri sekarang duduk kembali,namun banyak sekali pertanyaan yang muncul di kepala ku tetang omongan mas Azam,entah kenapa rasanya ada yang di sembunyikan mas Kris dari ku.


"Dek kamu kenapa kok diam saja?" kata mas Kris.


"Dek dek kamu kenapa??" kata mas Kris untuk yang kedua kalinya,namun aku tetap saja tisak menghiraukannya.


(Kenapa Ela diam dengan ku ya,,jangan-jangan Azam dan kakaknya sudah menceritakan semuanya ke Ela,,Sitttt aku harus bagaimana ini sekarang??) gumam Mas Kris dalam hatinya.


Mas Kris kemudian mulai memegang tangan ku dan mangajak ku bicara.


"Dek kamu kenap sih kok cuekin mas,kalau mas salah mas minta maaf ya?" kata mas Kris.

__ADS_1


"Eh aku gak apa-apa kok mas" kataku.


"Ayo mas kita makan dulu keburu dingi nanti makanannya" sambungku.


Kami berdua mulai memakan makanan yang kami pesan tadi,namun kali ini mas Kris bertanya kembali padaku.


"Oya dek tadi itu temen kamu ya??" kata mas Kris.


"Iya mas kenapa??" kata ku.


"Gak apa-apa,oya kamu mengenalnya di mana dan sudah berapa lama kamu mengenalnya??" kata mas Kris.


(Apaan sih mas Kris ini tanyanya udah kayak detektif saja,,huff) gumam ku dalam hati.


"Oh itu aku mengenalnya dari aku SMP mas" kata ku.


"Apa dia mantan kamu dek???" kata mas Kris.


"Bukan,lagian kan aku udah pernah bilang kalau mas pacar pertama aku" kata ku dengan sedikit sebal kepadanya.


"Iya ya dek mas percaya kok" kata mas Kris sambil tersenyum padaku.


"Dek kalau udah selesai makan kita main roller coaster ya?? kata mas Kris.


"Gak mau ah mas,aku takut lagian itu bahaya mas" kata ku.


"Tapi aku pengen banget dek naik wahana itu,,mumpung lagi di sini juga" kata mas Kris.


"Terus kamunya gimana kalau mas naik wahana itu" kata mas Kris.


"Ya ku tungguin mas Kris aja di kursi tunggu" kata ku.


"Oke deh kalau begitu,,makasi banyak ya sayangku pengertiannya" kata ms Kris.


"Hemmmm" kata ku.


(Mas Kris ini udah dewasa dan udah berumur juga masih aja kelakuannya kayak anak kecil) gumamku dalam hati sambil aku tersenyum.


Akhirnya kami pun selesai makan dan kami pergi menuju wahana roller coater tersebut.


"Dek mas mau mengantri kesana gak apa-apa kan??" kata mas Kris sambil menunju temapat pembelian tiket roller coaster.


"Iya gak apa-apa mas" kataku.


"Oya dek tolong kamu bawakan dompet,ponsel sama kunci mobil ku ya" kata mas Kris sambil memberikan barang yang akan di titipkan padaku.


"Iya,nanti kalau mau naik jangan lupa berdoa dulu ya mas" kata ku.


"Iya makasih ya sayang ku" kata mas Kris sambil mengelus-ngelus kepala ku.

__ADS_1


"Oya sayang kalau kamu mau beli minuman atau apa ambil saja uang di dompet ku ya"sambungnya.


Mas Kris berlalu meninggalkan ku dan aku mencari tempat duduk untuk menunggunya.Entah kenapa aku penasaran banget ingin sekali memeriksa ponsel mas Kris.(Lihat gak ya enaknya) gumamku dalam hati.


Karena aku tak bisa menahan lagi rasa penasaran ku,aku membuka ponsel mas Kris yang kebetulan tidak di password.


Saat ku lihat-lihat ternyata aku tak menemukan apa pun,,yang ada hanya pesan-pesan biasa salah satunya pesan dari ku.Saat aku akan memasukkan semua barang mas Kris ke dalam tas ku,,tiba-tia saja dompet as Kris jatuh dari pangkuan ku.


Saat aku mengambilnya,dompet utu dalam keadaan terbuak dan betapa kagetnya aku saat di dalam dompetnya terpampang fotoku.(Masya Allah mas Kris menyimpan foto ku dalam dompetnya juga) gumam ku dalam hati,,dan seketika itu hatiku sangat berbunga-bunga.


 


Dua puluh menit sudah aku menunggu mas Kris,karena aku sudah bosan aku berinisiatif untuk pergi membeli minuman.


Ku langkahkan kaki ku untuk mencari penjual minuman,,belum terlal jauh dari tempatku duduk tadi.Dengan tiba-tiba ada seseorang yang memelukku dari belakang seketika aku pun teriak.


"Ahhhhh tolong lepaskan" teriak ku dan di lihat orang di sekitarku,dan pelukan itu terlepas dengan sendirinya.Saat aku menolehnya ternyata itu mas Kris.


"Lho mas Kris"kataku.


"Iya aku dek,kamu kira siapa tadi pakai acara teriak-teriak segala tuh jadi di lihatin oarang-orang kan" kata mas Kris.


Dan ternyata ya orang-orang melihat ke arah kami,aku pun menjadi malu.


"Habisnya mas tadi seh main peluk aja,,aku kira orang lain yang main peluk aku" kata ku.


"Makanya di lihat dulu sebelum berteriak,,lagian kalau sampai ada orang yang peluk kamu aku hajar dia" kata mas Kris.


"Oya aku mau kemana dek??" kata mas Kris.


"Tadinya aku bosan nungguin kamu mas,jadi aku mau beli minuman"kata ku.


"Ya sudah kalau gitu ayo beli minuman sekarang aja" kata mas Kris sambil mengandeng ku.


Aku dan mas Kris berjalan menuju te,pat orang berjualan minuman.


~Bersambung~


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2