CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Episode 57


__ADS_3

"Maafkan aku beb, selama ini aku tidak mendengarkan apa kata mu , Andai saja dari dulu aku memecat Lusi pasti semua ini tidak akan terjadi "


Delon memeluk istrinya ,dia terus saja meminta maaf karena sudah merasa bersalah


"Iya sayang tidak apa-apa . yang penting sekarang kamu sudah sadar bahwa sekretaris mu itu memang bukan orang baik" Jawab andini


Keesokan harinya , Delon dan Andini sudah tiba di kantor polisi untuk melaporkan masalah atas tuduhan perselingkuhan,zina dan juga pencemaran nama baik Delon.


karena semua orang sudah mengira kalau Delon lah yang memaksa Lusi di kamar itu .


dan karena masalah besar itu pula , sampai sekarang Delon tidak berani menampakkan wajahnya di keramaian .


dia benar-benar malu .


setelah tiba dikantor polisi Delon dan Andini langsung di suruh masuk ke sebuah ruangan . di dalam ruangan itu mereka dimintai keterangan dan diberikan beberapa pernyataan.


tidak terasa hampir 2 jam mereka berada diruangan itu.


"Baiklah pak, kami akan segera menindak lanjuti masalah ini .


dan kami juga akan memanggil kedua pelaku dan beberapa saksi mata yang ada di lokasi kejadian " Ucap pak polisi


"Iya pak ... terimakasih pak .


kami tunggu kabar selanjutnya " jawab Delon


Setelah Polisi mendapat laporan dari Delon mereka pun menjemput pelaku ke kosan nya .


Tok . .Tok . .tok


"Permisi "


"Iyaaa ,tunggu sebentar " jawab Lusiana


ia memakai baju daster mininya dan membuka pintu


ia terkejut melihat 2 orang pria bertubuh kekar berbaju seragam warna coklat berdiri di depannya .


"Iya pak ada apa????" tanya nya


"Benar dengan ibu Lusiana ???"


"Iya saya sendiri , ada apa ya pak ????" tanya nya kembali


tanpa basi-basi dan memberikan penjelasan mereka langsung membawa lusiana secara paksa kedalam mobil patroli .


"Pak lepaskan saya, kenapa kalian memborgol tangan saya .


lepaskan !!!!!" teriaknya

__ADS_1


20 menit kemudian mereka pun tiba di kantor polisi , saat Lusiana tiba disana dan ternyata sudah ada jafran disana , dan ada beberapa orang Saksi mata juga yang sengaja di hadirkan untuk mempermudah proses penyidik .


"Duduk" perintah pak polisi


lalu mereka pun duduk dan mencoba membela diri .


"Pak ,bapak sudah salah menangkap orang .


kami tidak bersalah .


justru Delon lah yang bersalah , Karena dia sudah memaksa saya untuk melakukan nya .


harusnya dia yang bapak tangkap bukan saya "


"Iya pak , kalau bapak tidak percaya tanyakan saja pada saksi-saksinya " sambung jafran


"Saya tidak mau dengar apa-apa lagi dari mulut kalian berdua .


karena kalian sudah menipu semua orang ."


kemudian pak polisi dan team nya yang lain pun mengeluarkan rekaman cctv yang ada di gedung itu, kemudian cctv itu pun di putar dan di pertontonkan kepada mereka berdua dan saksi-saksi mata yang hadir di kantor polisi .


jelas saja cctv itu tidak bisa bohong, di cctv terlihat kalau Lusiana menambahkan sesuatu ke dalam minuman ,setelah itu korban sakit perut ,pusing ,dan lemas ,matanya tidak bisa melihat dengan jelas atau pandangan nya buram .


2 menit kemudian korban terlihat berjalan ke belakang menuju toilet , dan tidak berapa lama pelaku atau Lusiana pun menghampiri korban ke belakang .


dan di cctv ke 2 terlihat lagi , kalau pelaku wanita di bantu oleh pelaku pria , mereka berdua berusaha membawa korban masuk kedalam kamar


sedangkan si pelaku wanita terlihat sedang mengacak-acak rambutnya sendiri ,ia sengaja melorotkan bajunya dan ia sengaja memakai lipstik merahnya dan sengaja membuatnya terlihat belepotan .


lalu di menit berikutnya terlihat lagi si pelaku wanita menutup pintu .


dan si pelaku pria membuka pintu dan tidak lama kemudian orang-orang pun mulai ramai da berdatangan.


Lusiana dan jafran tidak berani berkutik dan membela diri lagi .


karen cctv sudah memperlihatkan dengan jelas kejadian yang sebenarnya.


"apa kalian masih ingin membela diri lagi " Polisi itu menampar meja


"Ampun pak, ampuni kami .


kami tidak bersalah pak ,tolong jangan tahan kami " jafran dan Lusiana menangis


meskipun mereka menangis meminta maaf tapi pak polisi tetap memborgol tangan mereka dan memasukkan mereka ke ruang tahanan yang berbeda .


"Kalian berdua ini masih muda , dan cakep . sebenarnya Masa depan kalian juga masih panjang , tapi karena dendam dan keserakahan maka kalian harus ditahan dan menerima hukuman atas apa yang telah kalian lakukan.


Masukkkk!!!!!" pak polisi mendorong jafran masuk ke ruang tahanan pria setelah itu barulah mereka memasukkan Lusiana ke kamar tahanan wanita .

__ADS_1


2 hari telah berlalu mereka berdua berada di balik jeruji besi .


Delon dan andini pun datang ke kantor polisi untuk berterimakasih karena pak polisi sudah melaksanakan tugas mereka dengan sangat baik .


"Selamat siang pak " sapa Delon


siapa yang tidak kenal dengan Delon, pria tampan ,yang berusia 32 tahun . dan di usia nya yang masih muda itu, ia sudah memiliki perusahaan yang besar dan terkenal di kalangan masyarakat .


jangankan masyarakat biasa ,pak polisi saja segan padanya .


"Iya pak Delon selamat pagi juga pak "


"Ooo . .iya Pak Terimakasih ya ,berkat bapak kedua orang itu sekarang sudah di tahan , kalau tidak pasti mereka masih terus memfitnah saya pak " kata Delon


"Iya pak Delon , lagian kan sudah kewajiban kami untuk mengamankan orang-orang seperti mereka. " Jawab pak polisi


Mereka pun bersalaman ,dan sebagai bentuk rasa terimakasih nya pada pak polisi ia pun menyalamkan amplop yang berisi uang ratusan juta rupiah .


Sedangkan Andini ia dan penjaga sedang menuju kamar dimana Lusiana di tahan .


Lusiana yang sejak tadi sedang duduk bersedih merenungi nasibnya itu pun langsung berdiri setelah melihat Andini datang mengunjunginya .


"Bu Andin , tolong maafkan saya Bu , saya benar-benar khilaf.


tolong bebaskan saya dari sini Bu "


huhu. . huhu. .huhu


mantan sekretaris suaminya itu terus saja menangis menyesali perbuatannya


"apa kamu bilang , saya bebasin kamu ??


enak aja !!!


apa kamu fikir saya ini wanita yang berhati malaikat memaafkan mu begitu saja ?


tidak ,itu tidak akan pernah terjadi .


dan mulai sekarang nikmati kehidupan barumu ,aku tidak akan membebaskan mu . kau harus mendekam di balik jeruji besi ini sampai menua " Hahahaha


Andini tertawa puas , sekarang ia merasa bebas karena wanita yang mencoba merusak rumah tangganya sekarang benar-benar tidak bisa berkutik lagi .


lagi pula memang ini salah Lusiana sendiri karena sudah berani bermain-main dengan Andini .


Setelah Andini puas melihat Lusi di hukum ,ia pun kembali ke ruangan polisi tadi .


"Kamu dari mana aja beb, dari tadi aku nyariin kamu ????" tanya suaminya


"Loh, bukannya tadi aku udah bilang sama sayang . kalau aku mau menemui wanita Nara pidana itu sebentar " Jawab Andini

__ADS_1


Setelah urusan di kantor polisi sudah selesai,Andini dan Delon pun pulang kerumah .


__ADS_2