CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Episode 63


__ADS_3

tidak terasa waktu terus berputar dan 5 tahun sudah berlalu .


Kesakitan dan kepahitan hidup yang mereka alami selama di penjara benar-benar membuat kedua pasangan suami istri itu jera dan taubat .


bagaimana tida jera, meskipun berada di lapas dan atap yang sama mereka berdua tidak pernah bertemu walau hanya sekali saja.


mereka juga harus merasakan tidur diruangan sempit ,tanpa tikar atau bantal . bahkan nyamuk adalah teman setia mereka di setiap malam-malam nya .


belum lagi dengan makanan-makanan disana ,bisa dikatakan kalau makanan yang mereka makan tidak layak untuk di konsumsi .


tapi demi memikirkan perut dan hidup yang terus berjalan mau tidak mau ,suka tidak suka mereka terpaksa memakannya, dan makanan itu sekarang sudah tidak asing lagi di lidah mereka .


Dan hari ini semua kesakitan itu telah usai


Tepat hari ini Andini dan Delon di bebaskan , Setelah mereka resmi di bebaskan Andini dan Delon langsung bersujud dan mengucap syukur atas kebebasan mereka .


Kringgg . .Kringgg . .Kringg


"Halo mi assalamualaikum" Ucap Delon


dia meminjam Telpon umum yang disediakan di sana


"Iya halo walaikumsalam.


ya ampun Delon ,akhirnya mami bisa mendengar suara mu .


bagaimana kabar kalian disana ???


kalian baik-baik saja kan ??


maaf kan mami ,karena sudah lama mami tidak pernah mengunjungi mu" kata maminya


sudah 2 tahun mami ,papi atau kak Daniel tidak pernah datang mengunjungi mereka .


"Iya mi tidak apa-apa .


Oo...iya mi boleh kah aku minta tolong " Tanya nya


"Boleh sekali nak, mau minta tolong apa katakan saja ?


apa kamu butuh uang ?


butuh berapa ,akan segera mami transfer " Jawab maminya


ia tidak ingin anak dan menantunya kekurangan uang disana .


"5 juta aja mi. buat ongkos pesawat kami berdua " jawab nya


lalu Delon pun mengatakan kalau dirinya dan istrinya sudah bebas dan mereka akan segera pulang ke kampung .


Sebagai orangtua tentu saja maminya sangat senang mendengar berita baik ini , karena sudah 5 tahun mereka tidak pernah berkumpul . mami dan yang lainnya sangat merindukan Delon .


apalagi anak mereka yang bernama Haikal , sekarang usianya sudah 7 tahun .


bahkan ia lupa rasanya di sayang kedua orangtua .


Delon dan andini benar-benar sangat merindukan anak mereka itu .


"Ja...jadi kamu dan Andin sudah bebas ??????" tanya maminya


ia sangat senang

__ADS_1


"iya mi Alhamdulillah Delon dan Andini sudah bebas ." Jawab Delon dari sana


baru 5 menit yang lalu mereka Selesai telponan maminya langsung mentransfer uang .


setelah mendapat transferan dari mami , Delon dan Andini pun langsung memesan tiket pesawat


sekitar jam 5 sore Andini dan Delon sudah tiba di bandara mereka akan berangkat menuju pulau Sumatra dan meninggalkan ibukota .


perlahan-lahan Andini dan delon berjalan menuju pintu pesawat


mereka juga sudah berniat, setelah ini mereka tidak akan pernah menginjakkan kaki lagi ke ibukota .


dan beberapa menit kemudian pesawat pun terbang


sambil menatap ke bawah sana Andini menggenggam tangan suaminya dan mereka saling bertatapan


"Sayang mari kita buka lembaran baru dan melupakan semua yang pernah terjadi di kota ini "


"Iya sayang , dan terimakasih juga karena kamu selalu ada di saat suka dan dukaku .


kamu adalah wanita terindah yang pernah ada di hidupku .


kamu juga yang selalu menyemangatiku lewat surat-surat mu "


hampir 2 jam mereka berada di udara tiba-tiba suara awak media pun terdengar


"*Bapak dan ibu yang terhormat , sebentar lagi kita akan mendarat di bandara internasional .


waktu setempat sekarang menunjukkan pukul 19.20 malam .


silahkan mengenakan sabuk pengaman dan menegakkan sandaran kursi . melihat dan mengunci meja .


handphone dan alat elektronik lainnya agar segera di matikan dan atas perhatian kami ucapkan terimakasih* "


Andini yang phobia ketinggian pun menutup mata , ia memang Erat tangan suaminya


"Beb aku takut " Ucapnya


dan yang paling membuat ia takut ketika pesawat akan terbang dan akan mendarat .


"Santai aja sayang kan ada aku . dan kalau kamu takut berdoa saja supaya pesawatnya landing dengan selamat "


setelah pesawat benar-benar berhenti lalu mereka pun turun


Semua keluarga yang sudah menunggu kedatangan mereka dari tadi langsung memeluk mereka .


"Delon, anak ku Alhamdulillah Akhirnya kalian tiba juga "


Sedangkan Andini ia langsung memeluk dan mencium putranya


"Haikal apa kabar nak ????" tanya nya


Haikal tidak menjawab justru ia bingung siapa wanita yang sedang mencium nya .


"Haikal sayang ,ini adalah ayah dan bunda mu , kemaren kan Haikal selalu bertanya di mana ayah dan bunda .


dan sekarang mereka sudah datang untuk Haikal " Bujuk Daniel


sambil mengobrol supir pribadi mereka pun memasukkan koper kedalam mobil .


"Iya nak benar apa yang dikatakan om daniel sekarang mari dan mendekatkan peluk ayah mu ini " sambung Delon

__ADS_1


Sedangkan Andini , matanya terus saja menatap kesana kemari


"Dimana ayah dan ibu ??


kenapa mereka tidak ikut meyambut kedatangan kami " batinnya


karena seluruh keluarga Delon sudah ada disana tapi dari keluarganya tidak ada satu orang pun yang datang menyambutnya


"Sayang , kamu nyari siapa ????" Andini kaget karena ibu mertuanya menepuk pundaknya


"Ohhh tidak mi . andin tidak nyari siapa-siapa kok !!!" jawabny gugup


mereka semua pun pulang


Saat perjalanan menuju pulang kerumah Delon terus saja menatap keluar dari kaca jendela mobil .


ia merasa kalau kota kelahirannya sudah banyak berubah .


atau memang karena dirinya yang terlalu lama di ruangan sempit .


tidak lama kemudian mereka pun tiba di rumah mewah itu .


"Selamat datang kembali dirumah ini " Ucap papi nya Delon


dan ternyata kedua orangtua Andini sudah dirumah itu .


"Ibu ,ayah Andini sangat merindukan kalian Huhuhu. .Huhu " Andini menangis dan memeluk ayah dan ibunya


Orangtua Andini terlihat jauh lebih tua jika dibandingkan dengan kedua orangtuanya Delon ,entah karena usia atau karena keadaan .


karena semenjak Andini berada di penjara dan tidak pernah mengirim uang sepeserpun , mereka kembali banting tulang mencari sesuap nasi .


"Ayah dan ibu juga sangat merindukan mu sayang "


"Delon juga memeluk kedua mertuanya .


Keesokan harinya


Andini dan Delon mengantar Haikal berangkat ke sekolah.


jarak sekolah Haikal lumayan jauh dari rumah , dan dia bersekolah di internasional school


satu-satunya sekolah paling bagus dan terkenal se kabupaten.


"Sayang, belajarnya yang rajin ya "


"Iya ayah, iya bunda .


makasih udah nganter Haikal ke sekolah .


kalau begitu Haikal masuk dulu dadahh " Ucap anak manis itu


Setelah mengantar Haikal kesekolah Andini dan Delon pun pulang


selang 5 menit yang lalu Delon dan Andini pulang .


sekarang Seno dan istrinya pun tiba di sekolah internasional school itu .


"ummi ,Abi kami masuk dulu ya dadah Assalamualaikum" kedua anak kembar itu langsung berlari masuk kedalam gerbang sekolah


.

__ADS_1


__ADS_2