CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Permohonan Maaf Part II


__ADS_3

Setelah aku dan Melinda selesai makan,kami menuju ke ruang tamu untuk menemui mas Kris.Kami langsung duduk dekat ayah dan ibuku.


Mas Kris mencuri-curi pandang dengan ku sambil tersenyum-senyum,aku pun tersenyum saat aku melihatnya.Ternyata ayah sedari tadi memperhatikan gerak-gerik kami tersebut.


"Eh sudah-sudah kok malah saling pandang berdua,,dasar anak muda tidak sopan banget" kata ayah ku sambil tersenyum.


"Maamamaaaf pak" kata mas Kris pada ayahku.


"Hehehehehehe ayah apaan sih" kataku sambil malu-malu.


"Kalian katanya mau pergi jalan-jalan,,mau berangkat jam berapa" kata ayah ku.


"Gak tau yah Ela sih terserah mas Kris saja" kata ku.


"Kalau saya sih terserah Ela saja pak berangkat jam berapa??" sambung mas Kris.


"Lho-lho kalian ini di tanyai orang tua bukannya di jawab,malah salin melempar argumen" kata ayah.


"Kalian mau berangkat jam berapa pun terserah kalian,yang penting nanti pulangnya gak boleh telat kayak kemarin ya" sambung ayah ku.


"Oke yah,,maksih banyk ya" kataku.


Ayah pergi meninggalkan kami dan menuju ke kamarnya sedangkan ibu masih bersama kami.


"Ela nak Kris ingat ya pesan ayah tadi,,pulangnya gak boleh telat ya" kata ibu kepada kami.


"Iya bu Kris akan selalu mengigaatnya" kata Kris.


"Baiklah kalau nanti kalian mau berangkat gak usah izin kami lagi ya nak,kami sudah mengizinkan" kata ibuku.


"Iya bu" kata ku.


"Ya sudah ibu mau menemui ayah mu dulu ya" kata ibuku.


Ibu pun berjalan masuk kedalam kamarnya untuk menemui ayah ku.Sekarang tinggal aku,mas Kris dan Melinda yang berada di ruang tamu.


"Mas kita mau jalan-jalan kemana sih" kataku.


"Aku maunya ngjak kamu ke wahana wisata dek,,kamu mau gak" kata mas Kris.


"Iya mas aku mau" kata ku.


"Oya Mel gimana pacarmu jadi ikut gak" kata mas Kris pada Melinda.


"Tadi sih waktu aku kirim pesan ke dia,dianya mau ikut sih" kata Melinda.


"Pacarmu nanti ke sini atau kita yang jemput dia nih??" kata mas Kris.


"Kayaknya biar dia kesini saja deh" kata Melinda.


"Oke,,tapi kalau bisa jangan lama-lama ya" kata mas Kris.


Melinda kemudian melefon pacarnya kembali dan menyuruhnya agar cepat datang ke rumahku.


"Mel emang pacarmu tau alamat rumahku??" kata ku.


"Ya gak tau sih" kata Melinda.


"Kalau dia gak tau lebih baik kamu menunggunya di depan gang yang akan masuk kesini" kataku.

__ADS_1


"Oh ya ya kamu benar juga,,terus aku kesananya naik apa" kata Melinda.


"Naik itu tu" kataku sambil menunjuk ke arah sepda anginku yang terparkir di teras depan rumahku.


Melinda segera mengambil sepeda dan pergi untuk menemui pacarnya di depan gang.Kini di ruang tamu hanya ada aku dan mas Kris.


"Dek duduklah di sini" kata mas Kris sambil menyuruhku duduk di dekatnya.


Tanpa pikir panjang aku langsung duduk di sampingnya,dan kemudian mas Kris memegang ke dua tanganku.


"Dek maafin mas kemarin ya sudah membuat kamu menangis"kata mas Kris.


"Iya mas gak apa-apa lagian itu sudah kewat kok mas,cma Ela ngersa jahat mas sam mbak Ani" kataku.


"Kamu gak jahat dek di sinilah mas yang slah bukan kamu dek" kata mas Kris.


"Tapi aku kemerin kan sudah egois mas nyutuh kamu milih salah satu dari kami" kataku.


"Tanpa kamu menyuruhku memilih pun,,pada akhirnya aku akan melilihmu dek,karena kamu yang aku mau dan kamu yang aku butuhkan" kata mas Kris.


"Makasih ya mas" kataku.


Tanpa tersadar aku memeluk tubuh mas Kris dan mas Kris pun membalas pelukan ku.Tapi pelukkan kami tidak berlangsung lama karena kami sadar saat ini kami sedang berda di rumahku.


Akhirnya Melinda datang dengan pacarnya dan menghampiri kami di ruang tamu.


"Berangkat sekarang gak??" kata Melinda.


"Boleh" kata mas Kris.


"Sebentar ya mas aku mau ambli ponsel sam tas aku dulu di dalam kamar" kataku.


Mas Kris,Melinda serta pacar Melinda menunggu ku di dalam mobil mas Kris,sedangkan aku masuk ke dalam kamarku.Setelah selsai mengambil tas dan ponsel ku aku mengetuk kamar ayah dan ibuku.


(Thok....thokkk......thokkk.....)_ suara pintu ku ketuk.


"Yah bu,,Ela mau pamit pergi dulu ya" kataku dari luar kamar ayah dan ibuku.


(Ceklek) ibu membuka pintu kamarnya.


"Iya nak hati-hat ya" kata ibuku.


"Iya bu" kataku sambil mencium punggung tangan ayahku.


Lalu aku keluar menuju halaman rumahku namun sebelum keluar tak lupa aku menutup pintu rumahku terlebih dahulu.Segera ku hampiri mas Kris,dan aku mask ke dalam mobilnya.


"Udah gak ada yang ke tinggalan lagi dek" kata mas Kris.


"Kayaknya gak ada deh mas" kataku.


"Ya sudah kita berangkat sekarang ya" kata mas Kris.


Mas Kris mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.Aku duduk di bangku depan bersama mas Kris sedangkan Melinda dan pacarnya duduk di bangku belakang.


Saat aku melihat mas Kris tiba-tiba mas Kris tersenyum-senyum sendiri.


"Mas kamu ngapain senyum-senyum sendiri??" kataku.


"Emmmm kamu lihat temen mu deh dek" kata mas Kris sambilmengedipkan matanya.

__ADS_1


Aku menghadap belakang,berapa terkejutnya saat aku melihat pasangan sejoli itu tertidur sangat pulas.(pantas saja dari tadi mas Kris ketawa-tawa sendiri) gumamku dalam hati,aku pun tertawa geli melihatnya.


"Sudah tau kan dek kenapa aku tedi senyum-senyum sendiri" kata mas Kris.


"Iya mas,,mereka itu emmang pasangan ter ter gila kok mas" kataku.


"Kalu kita pasangan apa dek" kata mas Kris.


"Emmmmm apa ya mas" kataku.


"Kita akan menjadi pasangan yang abadi selamanya" kata mas Kris kepadaku.


"Amin ya robal alamin" kataku.


Selama perjalanan mas Kris mengenggam tangaku sambil mengemudikan mobilnya.


"Mas konsentrasi dong jangan pegang tangan ku terus dan jangan lirik-lirik ke arah ku,bahaya tau mas" kataku.


"Iya sayang ku,," kata mas Kris.


"Mas panggil aku apa tadi" kataku.


"Sayangku,,boleh kan" kata mas Kris.


"Boleh-boleh saja sih mas,tapi kok terlihat aneh ya di telinga ku" kataku.


"Soalnya kamu belum terbiasa mendengarnya dek hehehehe" kata mas Kris sambul tertawa kepadaku.


"Iya mas" kataku.


Setelah menempuh perjalanan hampir empat puluh lima menit,,kami akhirnya sampai juga di tempat wisata yang mas bicarakan tadi.


Mas Kris memarkirkan mobilnya,,saat kami hendak keluar dari mobil tiba-tiba Melinda terbangun dari tidurnya.


"Ehhh El kita dimana nih sekarang" kata Melinda.


"Kita ada di tengah laut" celetuk mas Kris.


"Idih aku tanya beneran tau Kris" kata Melinda.


"Habisnya kamu itu kok bisa-bisanya ya tidur dengan nyenyak begitu" kataku.


"Mau giman lagi aku ngantuk banget El semalam aku begadang telfon-telfonan sama dia" kata Melinda sambil menunjuk ke arah pacaranya.


"Ya sudah aku sama mas Kris mau turun dulu kita tunggu kamu di sana dan bangunin dulu tuh pacar kamu" kata ku.


Aku dan mas Kris berjalan menuju penjual es kelapa muda karena sedari tadi kami sangat haus.Sambil menunggu Melinda dan pacarnya menghampiri kami,,mas Kris memutuskan untuk memesan es kelapa muda terlebih dahulu.


~Bersambung~


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2