CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Sekolah Part II


__ADS_3

Terlalu asyiknya aku bercerita dengan Melinda sampai tak terasa kalau jam istirahat sudah habis.Bel sekolah pun sudah berbunyi dan guru mata pelajaran administrasi masuk ke dalam kelas.


"Selamat siang anak-anak" kata guru.


"Selamat siang bu" kata semua murid.


"Sebelum kita mulai pelajarannya,,ibu akan membagi kalian menjadi tujuh kelompok ya,,masing-masing kelompok terdiri dari tiga siswa dan tiga siswi" kata guru.


"Bu kita kelompoknya milih sendiri ya bu??" tanya salah satu murid.


"Kali ini yang menentukan kelompoknya" kata guru.


"Huuuuuu" kata semua murid.


Kemudian guru administrasi pun segera membentuk kelompok,dan kali ini giliran penentuan untuk kelompok ku,dan Melinda sangat takut kalau kita tidak bisa satu kelompok denganku.


"El aku takut banget nih kalau gak bisa satu kelompok sama kamu" kat Melinda padaku.


"Berdoa saja Mel semoga kita bisa satu kelompok hehehehe" kataku sambil ku tertawa padanya.


"Iya" Kata Melinda.


"Ela,silahkan maju ke depan untuk mengambil daftar nama-nama siswa dan siswi yang akan menjadi kelompok kamu" Kata guru kepadaku.


"Iya bu" kataku sambil ku langkahkan kaki ku menghampiri guruku.


Setelah mengambil daftarnya aku kembali lagi ke kursi ku dan segera ku lihat nama-nama yang akan satu kelompok dengan ku.Dan ya ternyata kali ini Melinda tidak satu kelompok dengan ku.


"El aku masuk gak di kelompok kamu???" kata Melinda.


"Gak ada nama kamu di daftar kelompok ku Mel" kataku.


"Yah,,," kata Melinda sambil sedikit cemberut.


"Udahlah Mel gak apa-apa kita gak satu kelompok,nanti kalau kamu butuh bantuan pasti tetap aku bantuin kok" kataku.


"Iya sih,,tapi tetap saja gak asik ah El" kata Melinda.


Setelah aku selesai berbicara dengan Melinda,aku berkumpul dengan teman-teman yang satu kelompok dengan ku.Yaitu Nisa,Jihan,Nur,Teguh,Novan,kami duduk memutar.


Guru administrasi pun segera membagi lembaran tugas untuk kami,,dan kami mulai mengerjakan tugas itu.


"Kalian kerjakan hari ini sebagian yang sebagian lagi kalian kerjakan di rumah ya,,dengan catatan tetap dengan kelompok yang sudah ibu tentukan ini ya" kata guru.


"Baik bu,,beres" kata semua murid.


Dua jam sudah kami mengerjakan soal yang di berikan guru administrasi tersebut namun tetap saja tugas itu tak kunjung selesai karena tugas yang di berikan sangat banyak.


"Karena waktunya sudah habis kita akhiri sampai di sini ya anak-anak dan jangan lupa minggu depan tugas ini harus di kumpulkan" kata guru.


"Iya buuu" kataku.


Guru administrasi pun berlalu meninggalkan kelas dan suara kelas menjadi gaduh,aku kembali duduk di samping Melinda lagi.


"Gimana Mel tadi tugas kamu??? " kataku.


"Ya begitulah El,,kelompok ku gak asyik" kata Melinda.


"Gak asyik kenapa??tadi aku ngeliatnya kamu tertawa terus dengan kelompok mu itu" kataku.


"Gimana gak ketawa El,,orang kami semua tadi gak ngerjain sama sekali hahahahaha" kata Melinda sambil tertawa ke padaku.


"Hadeh kebiasaan kamu itu" kataku sambil ku tepuk jidatku.


Saat aku sedang asyik mengobrol dengan Melinda tiba-tiba saja ada yang memanggilku.

__ADS_1


"El,,,Ela...sini" seorang siswi dari kelas lain (Desi) memanggilku di depan pintu kelas ku.


Ku anggukkan kepalaku dan ku segera menghampirinya.


"Ada apa mencari ku Des??" kataku.


"Kamu sama aku di panggil sama kepala sekolah" katanya padaku.


"Kenap kepal sekolah memangil aku dan kamu ya??" kataku.


"Ya mana aku tau El" katanya padaku.


"Ya sudah deh kalau gitu ayo kita ke ruang kepala sekolah sekarang" kataku.


"Iya ayo" katanya padaku.


Aku dan temanku yang bernama Desi berjalan bersama menuju ruang kepala sekolah.


Thookkk...Thokkk....Thokkkk.....ceklek.Ku bukalah pintunya.


"Assalamu'alaikum pak" kataku.


"Wa'alaikum salam,,sini El,Des masuk dan duduklah di sini" kata kepala sekolah kepada kami.


Aku dan Desi segera duduk dan ku beranikan bertanya kepada kepala sekolah.


"Ada apa ya pak saya dan Desi di panggil ke sini??" kataku.


"Gini rencananya kalian mau bapak ikutkan lomba Karya Ilmiah,,gimana kalian mau apa enggak??" kata kepala sekolah.


"Lomba pak" kata kami serentak.


"Iya,,kalian mau apa tidak??" kata kepala sekolah.


Aku dan Desi hanya terdiam saja karena kami masih binggung untuk menjawabnya.Akhirnya kepala sekolah memberi saran kepada kami.


"Iya pak" kata kami serentak.


"Ya sudah kalian boleh kembali lagi ke kelas" kata kepala sekolah.


Aku dan Desi keluar dari ruang kepala sekolah dan menuju kelas kami masing-masing.Aku duduk kembali di samping Melinda tapi kali ini aku tidak banyak bicara karena aku masih memikirkan lomba yang di tawarkan kepala sekolah tadi.


"Kamu kenpa El tadi di panggil pak kepsek??" kata Melinda padaku.


"Aku di suruh ikut lomba Mel" kataku.


"Harusnya kamu seneng dong bukannya murung kayak gini" kata Melinda.


"Iya sih Mel tapi aku binggung juga,,soalnya tadi pak kepsek nilang kalau lomba ini butuh bantuan dana dari orang tua kami" kataku padanya.


"Udahlah kamu jangan binggung soal biayanya nanti aku bantuin,,tenang saja" kata Melinda.


"Gak usah lah Mel aku gak enak sama kamu" kataku.


"Husttt diam" kata Melinda padaku.


"Habis ini kita langsung pulang loh El,,barusan ada pengumuman kalau hari ini pulangnya lebih awal" sambung Melinda.


"Benarkah" kataku.


"Iya masa aku bohong sih" kata Melinda.


"Tapi kayaknya aku tetap pulang sore deh Mel soalnya nanti jam dua aku ada bimbingan" kataku pada Melinda.


"Ya sudah gini aja,,kan ini nanti sekolahnya pulang jam dua belas kamu istirahat di kost aku saja,dari pada kamu pulang pergi yang ada nanti kamu capek" kata Melinda padaku.

__ADS_1


"Aku takut orang tua ku marah lagi Mel padaku" kataku.


"Tenang saja nanti aku bantuin ngomong sama mereka"kata Melinda.


"Baiklah Mel,,,maksih banyak yah Mel" kataku.


Saat kami masih asyik mengobrol tiba-tiba saja anak dari kelas lain sudah keluar semua,,kemudian kelas kami pun mengikutinya.Saat ku lihat handphone ku ternyata sekarang memang sudah pukul dua belas dan itu artinya kita sudah boleh pulang.


"Ayo El kita pulang,,anak-anak dari kelas lain udah pada pulang semua tuh" kata Melinda sambil menunjuk arah luar kelas.


"Iya ayo Mel,,tapi aku ambil sepedaku dulu ya di parkiran,kamu tunggu aku di pintu gerbang depan aja ya Mel" kataku.


"Gak ah aku ikut kamu saja ke parkiran" kata Melinda.


"Ya sudah tersrah kamu saja" kataku.


Aku dan Melinda berjalan menuju parkiran sekolah untuk mengambil sepedaku.Setelah aku selesai mengambilnya,aku dan Melinda berjalan menuju kost Melinda.


"El sebelum ke kost aku,,kita makan bakso dulu yuk" kata Melinda.


(Bagaimana ini Melinda ngajak aku makan bakso sedangkan uang ku cuma ada lima ribu,,gimana ya) guamamku dalam hati.


"El kamu itu di ajak ngomong bukannya di jawab malah diem saja sih" kata Melinda.


"Bukannya aku gak mau Mel,,tapi...."


"Tapi apa El,,,kamu gak ada uang ya" kata Melinda.


Aku hanya menganggukkan kepalaku saja.


"Gitu saja di ambil pusing,,udah ah pokoknya kita makan bakso sekarang" kata Melinda.


"He'em" kataku.


Kami berdua sampai di tempat penjual bakso,aku memarkirkan sepeeda ku terlebih dahulu.Dan kemudin kami segera duduk di warun penjual bakso.


"Pak pesan bakso dua,sam es jeruknya dua ya" kata Melinda pada penjual bakso.


"Ok mbak" katanya.


Tak berapa lam bakso pun datang.


"Ayo El makanlah,,,aku yang traktir" kata MElinda.


"Iya Mel,,makasih banyak ya" kataku padanya.


Setengah jam sudah kami makan bakso dan kami melanjutkan lagi berjalan menuju kosan Melinda.Sesampainya di sana ku parkirkan sepedaku di teras depan kosan Melinda dan kami segera masuk ke dalam kamar kost Melinda.


"Ayo El masuk,,tapi kamarku kotor semua soalnya aku belum sempat beres-bers" kata Melinda.


"Iya" kataku.


Kami berdua langsung membaringkan tubuh kami di ats kasur tanpa sengaja kami berdua tertidur.


~Bersambung~


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2