CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Bab 107


__ADS_3

Niken menunjukkan video panas nya kepada Pak Condro. Pak Condro geram dengan video yang baru saja dia saksikan.


Dia langsung membanting handphone milik Niken.


" Aku lebih percaya pada anakku, bukan video itu." ucap Pak Condro dengan amarah yang memuncak.


" Dia telah merenggut kesucianku, Dido harus bertanggung jawab dengan apa yang telah dia lakukan." tangisan Niken menggema ke seluruh ruangan.


" Jangan kau keluarkan air mata buayamu." hardik Pak Condro.


" Aku akan tunjukkan video itu kepada Mak Inah, " ucap Niken mengancam.


" Oh jadi kau sudah mengancam ku?" tanya Pak Condro yang mencengkram dagu Niken.


" Aw..." pekiknya menahan sakit di dagunya.


" Jangan kau gunakan cara kotor, untuk mendekati anakku. " gertak Pak Condro yang mendorong tubuh Niken.


" Ada apa pak?" tanya Kristiana yang mendengarnya suara teriakan seorang wanita.


" Dia mau mengancamnya bapak dengan video yang telah dia buat." ucap Pak Condro menjelaskan pada istrinya.


" Niken, ibu sarankan sebaiknya kamu jangan bermain api. Karena akan merugikan dirimu sendiri." nasehat Kristiana pada Niken


" Aku mencintai Dido, dan dia harus menjadi milikku." sergah Niken yang berlalu pergi meninggalkan kediaman Pak Condro.


Niken berlari dengan rasa malu dan juga kesal, karena Pak Condro tidak berhasil di pengaruhi.

__ADS_1


" Sial, kenapa pak Condro malah tidak percaya dengan semua bukti yang aku berikan." gerutu Niken dalam hati.


Dia menuju rumahnya, berpikir bagaimana caranya agar Dido mau menikahinya.


" Ken, " panggil Rina yang melihat Niken setengah berlari menuju rumahnya.


Niken tidak menghilangkan panggilan Rina, dia terus berlari meninggalkan Rina.


" Ish dia kenapa lagi, mukanya uda kayak kertas abis di lecekin." gumam Rina.


Niken pulang untuk mengambil handphone yang satu lagi. Dia sengaja menyimpan di dua handphone, dia pasti tahu kalau akan terjadi sesuatu di handphone yang satu.


Sebagian orang di desa memang belum semuanya mempunyai handphone. Niken bisa membeli dua handphone, karena bekerja sebagai sales di pameran. Sebelumnya dia adalah asisten yang rajin, Dido sering memberi bonus. Karena pintar memasarkan hasil tanaman hiasnya. Namun karena ambisinya ingin memiliki Dido, dia harus rela di pecat dari pekerjaannya.


Tapi misinya belum selesai, dia masih berpedoman pada video di handphone nya. Bukti itu akan cepat membuatnya menjadi nyonya Dido.


" Sel, bulan ini para pekerja akan menerima gaji. Apa kamu sudah memisahkannya?" tanya Mak Inah melalui sambil telepon seluler nya.


" Sudah Mak, mamak tinggal ambil saja di Atm. Biar Fatur yang ambilkan, nanti mamak masukkan ke dalam amplop." kata Selomita.


" Iya, nanti mama minta tolong Fatur." kata Mak Inah.


" Aku ingin bicara sama Fatur." kata Selomita


" Fatur sedang jalan sama Dido dan Sarina."


" Apa? "

__ADS_1


" Iya, tadi Fatur minta ijin sama mamak. Katanya mau jalan-jalan sama Dido."


" Oh.."


" Bagaimana hubungan mu dengan Dido?"


" Deg...." terkejut Selomita saat Mak Inah menanyakan hubungan nya.


" Ba, baik Mak. Ya udah kalau Fatur pulang langsung hubungi aku "


" Iya."


Selomita menutup sambungan telepon seluler nya. Dia sungguh sangat merindukan keluarga nya. Keseharian bersama adik-adiknya sangat dia dambakan. Kini hidupnya bergelimang harta, semua yang dia inginkan terpenuhi. Namun tidak membuatnya lupa, bahwa harta yang dia dapatkan adalah sebagian milik orang yang membutuhkan.


" Sel, kemarin istri pak Giman gak minta KB?" tanya Alena.


" Belum, aku tanyakan." sebaiknya kita sosialisasi sama mereka. Dan meminta pihak desa memberikan subsidi pada orang tidak mampu. Agar meringankan biaya KB." usul Alena.


" Nanti malam kita akan buat proposal nya, karena harus menunggu persetujuan kepala desa." ucap Selomita.


" Iya, nanti malam kita rapat " kata Alena.


Lalu mereka melanjutkan pekerjaannya.


-


Silakan like dan berikan komentar mu ya guys.

__ADS_1


__ADS_2