
Setelah kepergian suami tercintanya
meninggalkan dirinya dan juga anak semata wayangnya . Andini masih terus terpuruk dalam kesedihan
Sudah 3 hari ia tidak mau makan dan tidak mau minum .
"Din jangan seperti ini terus dong !!
kalau kamu tidak makan nanti kamu sakit loh,dan kalau kamu sakit siapa yang akan menjaga Haikal " Ucap mami atau mertuanya
"biarkan saja mi, biarkan Andini menyusul mas Delon saja . karena dulu kami sudah pernah berjanji untuk sehidup semati . sekarang biarkan Andini menyusul nya " Jawab nya
"Astaghfirullahadjim , istighfar sayang tidak seharusnya kamu bicara Seperti itu.
apa kamu tidak perduli dengan Haikal " Sambung mami
Dia memeluk menantunya itu .
Benar saja apa yang di katakan maminya kemaren .
Setelah 2 hari kemudian dia pun jatuh sakit dan langsung di larikan ke rumah sakit .
Saat dokter keluar dari ruangan pasien
orangtua Andini pun langsung datang untuk menghampiri
"Dokter bagaimana keadaan anak saya ??" Tanya ibu nya Andini
"Iya Dok, bagaimana keadaan menantu saya dia baik-baik saja kan dok ????" sambung maminya Delon
"Alhamdulillah sebenarnya anak ibu tidak apa-apa .
dia hanya kekurangan asupan dan stress . mulai sekarang tolong di perhatikan lagi waktu makan nya supaya lebih teratur . kalau sudah waktu makan harus makan jangan ditunda-tunda dan kalau bisa pasien jangan di buat stress kasihan dia " kata dokter itu
Andai saja dokter itu tau kalau sebenarnya tidak ada yang membuat Andini stress ,tapi Andini sendiri yang belum bisa menerima kenyataan kalau suaminya sudah pergi meninggalkannya .
"Alhamdulillah ya Allah, jadi dia tidak perlu di rawat kan dok???
kami juga janji akan memperhatikan makan nya supaya lebih teratur dan membuat ia happy untuk tidak stress lagi " Jawab mertuanya
setelah dokter memberikan resep obat mereka pun pulang .
setelah pulang dari rumah sakit , Andini pun mulai teratur menjaga pola makannya ,karena saat ia sakit kemaren , Haikal terus saja menangisi dirinya .
dan seminggu kemudian ia pun benar-benar sudah sembuh dari sakitnya ,ia juga sudah mulai mengikhlaskan kepergian ayah dari anaknya
Setelah beberapa bulan kemudian , Mami mertuanya pun membagi harta warisan untuk Andini .
Dia memberikan sebuah rumah mewah ,1 buah mobil dan 1 perusahaan Konveksi untuk Andini .
"Din ,bukan maksud mami untuk mengusir mu dari rumah ini , karena mami tau kamu pasti tidak nyaman tinggal dirumah ini lagi ,karena Delon sudah tidak ada .
__ADS_1
jadi mami mau kamu terima pemberian mami dan papi mu .
semua mami berikan untuk masa depan Haikal.
mami tidak ingin dia hidup berkekurangan .
kalau kamu mau bawa juga kedua orangtua mu kerumah itu " Jelas mami
dia pun menyerahkan semua kunci-kunci dan sertifikat pada Andini
"Ooo...iya nak ,ini tiket pesawat untuk mu dan Haikal " sambung papi
Selain memberikan Fasilitas lengkap , diam-diam ternyata merek juga sudah memesan tiket pesawat untuk Andini dan cucunya agar mereka refreshing dan liburan ke Paris .
Andini langsung memeluk Mertuanya ,dia sangat senang dengan apa yang diberikan padanya
dia tidak mengira meskipun tidak ada Delon ternyata mereka masih perduli padanya .
dari dulu sebelum Delon pergi kedua mertuanya memang sangat baik padanya.
wanita yang sudah berstatus janda itu juga mengucapkan banyak terimakasih pada kedua mertuanya itu yang sudah memberikan hak anaknya .
Setelah 3 Hari kemudian Andini dan haikal pun sudah siap-siap untuk berangkat ke Paris .
mereka di antar oleh kakak iparnya Daniel ke bandara .
"Din kalau sudah sampai disana segera kabari aku ya ,jaga Haikal baik-baik jangan sampai kejadian yang lalu terulang lagi "
dan sekarang kata-kata di ucapkan kakak iparnya Daniel .
Tiba-tiba Andini merasa kalau Delon ada disana didalam diri Daniel.
Apalagi wajah Daniel sangat mirip dengan almarhum suaminya
Andini langsung memeluk Daniel dia mengira kalau itu adalah sosok suaminya
"Iya mas ,aku pasti akan mengabarimu . terimakasih ya mas kamu sudah mengantar kami "
"Iya sama-sama" Jawab Delon, dia tidak risih sama sekali karena dia memang sayang pada Andini sengaja adik iparnya, dia juga sudah pernah berjanjin akan terus menjaga Andini dan Haikal
"Andini ,apa-apa in sih kamu " Santi istrinya daniel langsung Menarik Andini dari pelukan suaminya
dia mengira kalau Andini akan merebut suaminya karen Andini pernah menjadi pelakor jadi dia hanya tidak ingin hal itu terjadi padanya .
"Astagfirullahaladjim maaf kak . .maaf
aku benar - benar tidak tau kalau ternyata yang aku peluk adalah mas Daniel " Kata Andini
dia
pun menyeka air matanya
__ADS_1
Karena Andini merasa tidak enak ,dia dan haikal pun langsung masuk kedalam bandara ,ia tidak ingin terjadi kesalah pahaman lagi.
"Apaan sih Andini meluk-meluk kamu seperti tadi mas , diakan bukan muhrim mu .
aku juga melihat Sepertinya kamu nyaman-nyaman aja di peluk sama dia .
apakah karena dia lebih cantik dari aku ????"Kata santi
"Ya ampun san, masa sama Andini aja kamu harus cemburu sih.
dia itu baru kehilangan suaminya kamu malah berfikir negatif tentang nya ." Timpal Daniel
seketika wajah pria itu berubah dia marah karena sudah dituduh macem - macem oleh istrinya sendiri .
"Iya sayang maaf ..maaf deh aku sudah keterlaluan sudah mencurigaimu .maafkan aku ya " Ujar nya
yang tadinya dia kesel justru dia sendiri yang minta maaf .
dia sadar diri kalau dirinya tidak akan ada apa-apanya tanpa Daniel
Setelah melakukan penerbangan beberapa jam Akhirnya Andini dan Haikal pun tiba di Paris
"Bunda kita dimana ??? kok sepertinya orang-orang disini sangat berbeda dengan kita " Kata Haikal
"Sayang, sekarang kita sedang ada di Paris .
Paris itu sangat jauh dari Indonesia.
naik pesawat aja hampir satu harian apalagi kalau naik mobil . mungkin bisa 1 bulan baru sampai " Jelas nya
"Ohhhh. .gitu ya Bun
berarti sekarang kita sedang di ujung dunia ya Bun ????" Anak pintar itu memang selalu banyak bertanya
rasa keingin tahuannya sangat besar .
"Iya sayang kamu benar " Jawab Andini tersenyum dia memeluk putra nya dan menangis
Saat ia sedang asik bercerita dengan Haikal tiba-tiba ponselnya berdering ada pesan masuk dari kakak almarhum suaminya .
"Din kalian baik-baik saja kan ????
apa kah kalian sudah sampai ??"
"Alhamdulillah kami baik-baik saja kak, dan kami juga sudah sampai 3 jam yang lalu "
Saat sore menjelang malam hari ,Andini pun mengajak putranya itu untuk mengunjungi icon kota Paris yaitu menara Eiffel yang sangat tinggi .
Malam hari ,mereka pun sudah tiba disana , kebetulan jarak hotel tempat mereka menginap tidak begitu jauh dari menara Eiffel
"Waaaaw. . ini bagus sekali Bun . lampu-lampunya juga sangat indah , Haikal sangat senang Bun .
__ADS_1
nanti setelah pulang ke Indonesia pasti Haikal akan bercerita pada teman-teman di sekolah kalau Haikal sudah pernah berkunjung ke paris. "