CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Kegiatanku Di Rumah Malam Hari


__ADS_3

Setelah selesai menjalankan sholat maghrib,aku menyiapkan semua keperluanku untuk sekolah besok pagi.


Karena kemarin aku sudah izin tidak masuk selama dua hari,jadi sudah pasti aku ketinggalan pelajaran dari sekolah.


Akhirnya aku menghubungi temanku yang bernama Melinda,melalui telephone genggamku.Untuk menanyakan ada tugas apa saja dari sekolah selama aku tidak masuk.


Tuuuuuutttttt.....tuuuuuutttttt.......tuuuuuuttt...


Setelah tersambung,akhirnya telphone ku di angkat oleh Melinda.


(Assalamu'alaikum Mel) kataku pada Melinda.


(Wa'alaikum salam El,,,tumben telfon aku) jawbanya dengan sedikit ketus.


Ya karena selama aku di rumah pamn dan bibi,,aku sama sekali tidak menghubungi Melinda.Karena disana aku selalu sibuk,jadi maklum saja kalau melinda marah denganku.


(Kamu kok gitu sih Mel jawabnya???) tanyaku padanya.


(Habisnya kamu sih lupain aku gitu aja) jawab Melinda.


(Iya iya maaf Mel,,aku disana sibuk bantu-bantu Mel) kataku padanya.


(Ya udah ya udah aku maafin kali ini) kata Melinda padaku.


(Makasih banyak loh Mel,,kamu memang my best friend forever deh hehehehe) kataku padanya sambil tertawa.


(Ohhh ya ada apa El kamu telfon aku???) kata Melinda padaku.


(Gini Mel,ada tugas apa saja ya dari sekolah selama aku gak masuk???) tanyaku pada Melinda.


(Gak ada tugas sama sekali El,karena waktu kamu gak masuk itu,semua guru-guru pada rapat jadi bebas dari tugas) jelasnya padaku.


(Oh gitu ya) jawabku.


(Ohhhh ya El aku ada kabar bagus lohhhh) kata Melinda padaku.


(Kabar bagus apa'an sih aku jadi penasaran nih???) tanyaku padanya.


(Ada deh besok aja aku ceritain kamu di sekolah) kata Melinda padaku.


(Sekarang aja loh,,kenapa harus nunggu besok) kataku padanya sambil sedikit memaksa.


(Udah besok aja deh,,kalau aku cerita sekarang bakalan sampe subuh gak selesai-selesai hehehehehe) jawabnya sambil tertawa lepas.


(Ok deh kalau gitu,,,aku juga ada berita bagus yang mau aku ceritain ke kamu) kataku pada Melinda.


(Apa'an El) tanyanya padaku.


(Rahasia dong besok saja di sekolah) kataku padanya.


(Ihhhh balas dendam nih ceritanya)katanya padaku.


"Emang enak di bikin penasaran"gumamku dalam hati.


(Eh Mel udah dulu ya,,,aku mau makan dulu laper banget soalnya,,assalamu'alaikum) kataku pada Melinda.


(Oke bebs,,wa'alaikum salam) katanya padaku.


Setelah selesai telfon,ku letakkan handphone ku di atas tempat tidurku.Dan rasanya aku pengen cepet-cepet pagi dan pergi kesekolah untuk bertukar cerita dengan Melinda.Tak berselang lama ibu memanggilku.


"Ela apa kamu sudah selesai,,kalau sudah bantuin ibu" kata ibu kepadaku.


"Iya bu,,sebentar" teriak ku dari dalam kamar.

__ADS_1


Kulangkahkan kaki ku menghampiri ibuku yang sedang di dapur.


"Ada apa bu???" tanyaku pada ibu.


"Ini tolong bawain makanan ini ke ruang tamu nak,,ayahmu sudah menunggu disana" perintah ibu kepadaku.


"Iya bu" jawabku.


Kubawalah makanan tadi menuju ruang tamu,,dan ku tata rapi di meja ruang tamu.Lalu aku duduk di samping ayahku.


"Ela tadi sepeda mu sudah ayah betulkan,,jadi besok sudah bisa di pakai" kata ayah kepadaku.


"Terima kasih ya" Kataku pada ayah sambil ku peluk ayahku.


Sepeda yang di maksud ayahku adalah sepeda angin biasa orang menyebutnya sepeda ontel.Ya memang selama ini kemana pun aku pergi selalu menaikinya termasuk saat aku pergi sekolah.Dan sepeda itu sudah menemani ku semenjak aku duduk di bangku SMP.


Terkadang juga banyak yang menghinaku karena memakai sepeda angin ke sekolah.Tapi aku cuek saja dengan perkataan mereka,,karena bagiku yang penting aku tetap bisa pergi sekolah.


(Ehhhhh kok ayahnya saja yang di peluk) kata ibuku.


(Sini bu Ela peluk juga)kata ku pada ibu.


Aku pun memeluk ayah dan ibuku,aku sangat bersyukur memiliki mereka berdua.Walaupun perekonomian keluarga kami hanya sebatas cukup,,yang terpenting bagiku aku tidak pernah kekurangan rasa kasih sayang dari mereka.


(Sudah-sudah ayo makan,,keburu makanannya dingin) kata ayah kepada kami sambil melepas pelukan.


Tanpa menjawab aku dan ibuku hanya menganggukkan kepala saja.


Akhirnya kami semua makan dengan menu yang sangat sederhana.Yaitu tempe dan tahu goreng tak lupa sambal terasi yang mejadi pendampingnya.


Tak berapa lama kami pun selesai makan,dan aku membawa piring serta gelas kotor ke dapur.Lalu aku mencucinya dan setelah selesai aku menghampiri ayah dan ibuku lagi di ruang tamu.Aku duduk di kursi pojok bersebelahan dengan ibuku.


"Ela apa kamu sudah selesai menyiapkan semua keperluanmu,untuk pergi kesekolah besok?? kata ibu kepadaku.


"Oohhhh kalau begitu kamu nanti tidurnya jangan malam-malam ya" kata ibu kepadaku.


"Iya bu beres" jawabku.


"Ohhh ya Ela tadi ibumu sudah cerita semua,,kalau kamu dapat bingkisan dari teman om Resa" kata ayah padaku.


Dag.....dig....dug....Jantungku berdebar,,karena aku sangat takut jika ayah akan memarahiku.


"Iiiiiiiiyyyyyaaaaa yah"jawabku dengan rasa takut.


"Ela ayah tidak pernah melarang mu untuk menerima bingkisan dan berteman dengan siapa saja,ayah juga sangat senang kamu mau membicarakan semuanya dengan jujur pada ibumu" kata ayah kepadaku.


Aku hanya terdiam mendengar perkataan ayahku,,karena aku benar-benar merasa sangat takut.


"Katanya teman om Resa juga main kesini,,apa iti benar Ela" tanya ayah padaku.


"Iya yah kemarin sih bilangnya gitu,,tapi Ela juga tidak tau kebenerannya" jawabku.


"Kalau memang dia mau main kesini,,ya silahkan ayah tidak melarang"


"Benarkah yah,,apa ayah tidak akan marah???" tanyaku pada ayah.


"Tidak apa-apa nak,,asal dia kesini waktu ada ayah atau ibu di rumah "


"Makasih banyak ya yah" kataku pada ayah.


Ayah dan ibuku memandangku sambil tersenyum aku pun yersenyum kepada merela.Dan hatiku juga merasa lega dan sangat bahagia karena ayahku tidak marah kepadaku.


Tak terasa waktu menunjukkan pukul delapan malam.Ayah dan ibu sudah terlebih dulu masuk ke kamar mereka.Hanya aku sendirian di ruang tamu.

__ADS_1


Sebelum ku meninggalkan ruang tamu,ku kunci dulu pintu rumahku.Setelah mengunci pintu kulangkahkan kaki ku menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.


Lalu aku masuk kembali kedalam kamar untuk menunaikan sholat isya'.Setelah selesai sholat ku baringkan tubuhku di atas tempat tidur.Tiba-tiba ada pesan masuk di handphone ku.Ku bukalah handphone ku dan ku baca pesannya.


(Assalamu'alaikum dek) isi pesannya


"Ini nomer siapa ya" gumamku dalam hati.


ku abaikan lah pesan itu karena aku tidak tau nomer siapa itu yang menggirimku pesan.


Tak berselang lama kembali ada ada 6 pesan masuk.Dengan isi pesan yang sama,dan iti semakin membuatku bertanya-tanya.Nomer siapakah yang mengirim pesan kepadaku.


Tetap saja pesannya hanya ku buka,tanpa ku membalasnya.Tiba-tiba saja handphone ku berdering dan ku lihat nomer yang tidak ku kenal tadi menelfon ku.


"Ku angkat apa gak ya???" tanyaku dalam hati.Ah ku angkat saja siapa tau penting.


(Assalamu'alaikum) kataku.


(Wa'alaikum salam,kenapa pesanku tidak di balas dek??) tanyanya padaku.


(Maaf ini siapa ya??) tanyaku padanya.


(Ini mas Kris dek) jawabnya.


Aku terdiam sejenak,,"apa iya dia mas Kris teman om Resa"tanyaku dalam hati.


(Dek dek kenapa diam,,masih di situ kan kamunya) tanyanya padaku.


(Ah maaf,,ini mas Kris siapa ya) tanyaku padanya.


(Masa lupa sih,,aku temannya om Resa) katanya padaku.


(Ohhhh iya ingat,,ada apa y mas,,,oh ya dapet nomer handphone ku dari mana mas???) tanyaku padanya.


(Kemarin aku minta sama Resa,tapi baru hari ini aku sempat menghubungimu) katanya padaku.


Ada rasa bahagia yang sedang menyelimuti hatiku.Aku sendiri tidak tau kenapa aku sangat bahagia saat dia menghubungiku.


(Dek hari minggu besok Insya Allah aku main kerumah mu) katanya padaku.


(Untuk apa ya mas) tanyaku padanya.


(Hanya sekedar silahturrahmi dek,bolehkan) tanyanya padaku.


(Iya gak apa-apa mas,,tapi kalau kesini jangan kaget ya) kataku padanya.


(Memangnya kenapa???) tanyanya padaku.


(Rumahku sangat jelek mas) jawabku.


(Ahhhh dek tidak masalah,,mas tidak pernah memandang orang dari status sosialnya kok dek,,bagi mas semua orang sama dek..jadi adek gak usah begitu ya) jelasnya padaku.


(Iya mas hanya saja aku merasa tidak enak mas) kataku.


(Sudahlah dek,,mas gak suka ah kalau adek ngomong begitu) katanya padaku.


(Ohhh ya mas sudah dulu ya telfonnya,aku mau istirhat karena besok pagi aku harus sekolah,,assalamu'alaikum) kataku padanya.


(Iya dek,,wa'alaikum salam) jawabnya.


Setelah ku tutup telefonnya,,aku guling-guling di kasur merasa sangat bahagia.Dan berharap dia benar-benar datang kerumahku.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2