CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Episode 66


__ADS_3

Setelah 24 jam akhirnya polisi pun baru berani menyatakan kalau Haikal benar-benar hilang .


selebaran kertas foto anak hilang pun sudah ditempel dimana-mana .


apalagi Haikal juga keturunan konglomerat pasti banyak yang heboh atas hilangnya Haikal .


Begitu juga di sekolah tempat anak itu menuntut ilmu ,semua guru dan dan siswa sudah tau kalau haikal hilang .


"Anak-anak doakan teman kalian Haikal ya semoga polisi segera menemukannya .


dan kita doakan juga semoga dimana pun haikal berada semoga dia sehat-sehat " Ucap ibu wali kelas kepada murid-murid nya


"Iya Bu Aminnnn.. " Jawab mereka serentak


mereka sangat sedih saat mengetahui kalau salah satu sahabat mereka hilang .


Apalagi di sekolahan Haikal terkenal anak yang baik dan ramah ,baik kepada teman-temannya maupun kepada guru-gurunya


Jam 12 siang bel pulang pun berdering


Jumaira sudah menunggu Raisya dan Raka di gerbang sekolah


melihat umminya sudah datang menjemput ,Raisya pun langsung berlari dan berkata


"Ummi . .kata Bu guru Haikal belum ketemu Huhuhu. .huhu..." Raisya menangis sampai sesenggukan


ia menangis di pelukan Ummi nya .


"Iya sayang , ummi juga tau .


kita doakan sama-sama ya semoga haikal cepat ketemu !!.


sekarang mari kita pulang nak" Jumaira dan kedua anak nya pun pulang .


Sebenarnya Jumaira dan Seno sangat ingin membantu Andini dan Delon untuk mencari Haikal .


tapi mereka bingung mau cari Haikal kamana , Jumaira sudah berulang kali mencoba untuk menelpon Andini ,tapi Andini tidak mau mengangkat telpon dari nya


Kringgg . .Kringgg . .Kringgg . .


tiba- tiba saja ponsel Delon berdering panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenal .


karena dia berfikir itu adalah telpon orang yang ingin memberitahu keberadaan putranya dengan cepat Delon pun langsung mengangkat telpon nya .


"Halo .. ini siapa ???" Tanya Delon


"Halo juga pak Delon" Jawab pria itu


Tiba-tiba dari belakang pria itu terdengar suara tangisan anak-anak dan suara tangisan itu tidak asing di telinga Delon


"Haikal sayang . .kamu kenapa menangis nak? ,kamu baik-baik saja kan ????


Ooo..iya kamu dimana ? ayo katakan pada ayah , ayah akan segera menjemputmu " Ucap Delon


saat Mendengar suara anaknya rasanya Delon mendapatkan setitik cahaya dan harapan untuk bertemu dengan putra semata wayangnya yang sangat ia sayangi itu .

__ADS_1


"Putramu ada di tanganku .


kalau kamu ingin melihat putramu hidup maka kamu harus memberikan uang 1 Miliyar sekarang juga . dengan begitu aku pasti akan mengembalikan anak mu.


tapi ingat !!!


dalam hal ini jangan coba-coba untuk memberi tahu atau bekerjasama dengan polisi "


"I...iya .


aku janji aku tidak akan memberitahu polisi .


kirimkan saja alamat mu ,aku akan segera mengantar uang yang kamu minta " Jawab Delon dengan suara ketakutan


"Bagus !


awas saja kalau sampai kau menghianati ku maka kau akan melihat anak mu dalam keadaan tidak bernyawa " Ancam penjahat itu


Setelah selesai memeras orangtua anak yang mereka culik itu, lalu mereka pun tertawa bersama sepuas-puasnya .


"Tidak sia-sia kita menculik anak malang ini,ternyata dia bukan anak sembarangan . setelah mendapatkan uang dari ayahnya maka kita berdua pun akan kaya raya Hahaha. .Hahaha "


Mereka tertawa di atas penderitaan Haikal .


Sedangkan Delon, ia diam-diam menyiapkan dan memasukkan uang 1 M ke dalam koper yang di minta penjahat itu


"Mas kamu mau kemana ???" Tanya Andini


Dia tahu kalau suaminya itu membawa uang banyak di dalam koper


"Aku ada urusan ,kamu dirumah saja dan jangan pergi kemana-mana. takutnya polisi mendapat berita baik tentang anak kita " Ucap Delon


"Delon mau kemana kenapa dia bertingkah aneh seperti itu , pasti ada yang tidak beres dengannya " Batin Andini


Diam-diam diapun menghubungi polisi untuk mengikuti suaminya .


Setelah melakukan perjalanan dan melewati jalan rusak akhirnya Delon pun sampai di tempat dimana kedua penjahat itu menyembunyikan putranya


setelah tiba di sana Delon langsung menelpon nomor penjahat yang sempat menelpon nya tadi


Tutttt. .Tuttt. .Tutttt


setelah penjahat itu mengangkat Telpon darinya ,lalu ia berbicara


"Ha. .halo .


aku sudah sampai di lokasi dan aku juga sudah membawa uang 1Milyar yang kamu minta .


sekarang bebaskan anakku dan kembalikan dia padaku " Ucap Delon


Kedua penjahat itu pun membuka pintu gudang dan bertepuk tangan .


"Bagus . .bagus kamu memang ayah yang baik .


sekarang ambil anakmu aku sudah tidak membutuhkannya "

__ADS_1


Kedua penjahat itu pun mendorong Haikal , untung dengan sigap Delon langsung menangkap Haikal kalau tidak pasti dahinya sudah menancap di batu tajam yang ada di depannya .


Saat kedua penjahat itu sedang berusaha membuka koper tiba-tiba suara sirini polisi pun berbunyi


Wiew...wiew ..wiew


Dengan cepat team polisi itu pun turun dari mobil


"Kurang ajar !


jadi kamu sengaja menjebak kami " Pekik kedua penjahat itu


sebelum polisi menangkap mereka ,mereka pun mengeluarkan senapan dan menembak ke arah Haikal


"Matilah kamu di tangan ku " ucapnya


saat ia ingin menembak Haikal ,Delon langsung mendorong haikal dan akhirnya tembakan itu menembus tubuh Delon


Delon langsung terkapar bersimbah darah


Di waktu yang bersamaan polisi juga menembak senapan nya ke arah kedua penjahat itu .


hingga terjadilah tembak menembak .


polisi pun langsung menghubungi pihak rumah sakit untuk segera membawa Delon


tidak beberapa lama kemudian ambulance pun datang dan membawa Delon langsung kerumah sakit .


Baru setengah perjalan Ternyata Delon sudah tida bisa di selamatkan dia meninggal di jalan saat hendak ke rumah sakit .


Sedangkan kedua penjahat itu sudah mati ditempat saat polisi menebak mereka .


petugas Ambulenace dan team kepolisian pun putar arah dan langsung membawa jenazah Delon pulang kerumah nya .


Setibanya jenazah dirumah, semua anggota keluarga menangis histeris .


tidak ada yang percaya kalau Delon meninggalkan mereka semua begitu cepat .


terutama Andini dan Haikal mereka sangat terpukul dengan musibah ini .


"Mas Delon bangun mas !!


kenapa kamu pergi meninggalkan aku dan Haikal begitu cepat .


mas ...aku tidak akan bisa menjalani hari-hari ku tanpa mu . ayo bangun mas buka mata mu Huhuhu ...huhu "Andini menangis sekencang - kencang nya


dia belum siap kehilangan suaminya .


"Sabar Andini ,kamu harus ikhlas melepaskan Suami mu dan biarkan ia pergi dengan tenang ." Orang-orang terus saja menguatkan Andini yang sudah ditinggalkan suaminya


hatinya sangat hancur melihat mayat suaminya .


"Bunda memang nya ayah akan meninggalkan kita???" Tanya Haikal


Andini memeluk putra nya

__ADS_1


"Iya nak, ayah akan pergi selama-lamanya Huhuhu"


Mami dan papinya Delon juga terus menangisi kepergian anak mereka itu .


__ADS_2