
Saat ini aku dan mas Kris sudah berada di pintu keluar wahana wisata itu.Namun kami tak melihat batang hidung Melinda dan pacarnya.Kayaknya mereka belum keluar dari wahana.
Akhirnya aku memutuskan untuk menelfon Melinda.
Tuuuttttttt,,,,,tuutttt....tuuutttttttt...(Suara telfon tersambung) tapi tak di angkat oleh Melinda.
"Ishhhh kemana sih dia gak angkat telfon ku,kebiasaan deh Melinda itu" gerutu ku.
Aku sedikit merasa kesal pada Melinda karena di awal kita janjian kalau pulangnya tidak boleh terlalu malam-malam dan kita juga janjiannya di pintu keluar serta kalau di telfon harus di angkat,namun tidak dengan Melinda.
"Kenapa dek,apa Melinda tidak mengangkat telfonnya dek??" kata mas Kris.
"Iya mas,gimana ini mas??" kata ku.
"Udah gak usah khawatir,,kita minta tolong security saja untuk mencari Melinda" kata mas Kris.
"Minta tolong security,,Melinda kan gak hilang mas" kata ku dengan polosnya.
"Emangnya kalau ada orang hilang aja dek kita minta bantuan ke security" kata mas Kris sambil memandang ku.
"Ya gak juga seh mas heehehehehe" kata ku sambil ku garuk-garuk kepala ku.
"Yuk ah mas kita langsung saja ke security saja mas,,dari pada berdebat terus gak akan ada habisnya juga mas" sambungku.
"Oke ayo" kata mas Kris.
Mas Kris dan aku berjalan menuju pos security,mas Kris terus saja mengandeng tangan ku dan tidak melepasnya sama sekali walaupun kita sudah sampai di pos security.
"Pak maaf menganggu" kata mas Kris ke security.
"Iya mas ada yang bisa saya bantu mas?" kata security sambil melihat ke arah kami dan sedikit menahan tawanya.
"Bapak security gak apa-apa kan?" celetuk ku.
"Maksudnya gimana mbak??" kata security padaku.
"Kayaknya bapak ini lagi nahan ketawa deh" kata ku .
"Hehehehehehe habisnya bapak lihat kalian bergandengan tangan begitu,bapak jadi ingat masa muda bapak dengan pacar bapak,serasa dunia milik berdua" kata security kepada kami.
Seketika aku dan mas Kris saling pandang dan kemudian kami melihat ke arah tangan kami.Ya ternyata sedari tadi kami masih bergandengan tangan,pantas saja pak security mentertawai kami.
Aku ingin melepaskan tangan ku dari genggaman tangan mas Kris,namun tak bisa mas Kris malah mengengganm tangan ku dengan erat.
__ADS_1
"Oya ada perlu apa kalian tadi??" kata pak security kepada kami.
"Itu pak teman kami masih berada di dalam sedangkan kami mau pulang,,bapak bisa bantu mengumumkannya kalau saya sedang menunggu nya di parkiran mobil" kata mas Kris pada security.
"Siapa nama temannya mas?" kata security pada mas Kris.
"Melinda pak namanya"kata mas Ksis pada security
"Baiklah kalian tunggu di sini sebentar saya mau ke bagian informasi dulu,,untuk melalukan panggilan kepada teman mas Tadi" kata security sambil melangkahkan kakinya meninggalkan kami.
Aku dan mas Kris duduk di pos security.
""Mas kamu itu bikin malu aku aja" kata ku.
"Emangnya aku ngapain kamu dek?" kata mas Kris.
"Ya itu loh masalah gandengan tadi aku kan jadi malu,padahal aku tadi sudah berusaha melepaskan tangan ku,eh kamunya malah mengengganm erat tangan ku" kata ku.
"Emang aku sengaja gitu kok dek,,sengaja ngerjain kamu hehehehehe" kata mas Kris sambil tertawa.
"Awas kamu ya mas aku balas nanti" kata ku sedikit mengancam kepadanya.
"Silahkan mas tunggu ya pembalasan kamu" kata mas Kris sambil mencubit ke dua pipi ku.
Setelah menunggu sekitar lima belas menit,security kembali menghampiri kami.
"Makasih ya pak" kata mas Kris pada security.
"Iya sama-sama" kata security pada mas Kris.
"Kami permisi dulu ya pak" kata ku pada security.
"Iya,,jangan lupa gendengan terus ya hehehehehe" kat security pada kami.
Kami hanya tersenyum dan kami melangkahkan kaki kami menuju ke parkiran mobil.Setelah sampai di parkiran mobil kami menunggu Melinda di dalam mobil.
"Dek kita tutup pintunya ya,aku mau nyalain ac mobilnya" kata mas Kris.
"Oke mas,tapi kamu jangan macam-macam ya" kata ku.
"memangnya kenapa kalau aku macam-macam,kamu takut ya dek??" kata mas Kris.
"Ah mas jangn nakut-nakutin gitu ding" kata ku.
__ADS_1
"Tenang saja dek mas kan sudah janji sama orang tua kamu kalau mas gak akan macam-macam sama kamu kata mas Kris.
Aku hanya tersenyum ke arah mas Kris,cukup lama kami menunggu Melinda dan dia jbelum muncuk-muncul juga aku semakin kesal di buatnya.
"Mas apa Melinda kita tinggal ya" kata ku.
"Ya jangan lah dek kasihan,nanti mereka pulangnya naik apa kan nyari kendaraan di sini susah dek" kata mas Kris.
"Tapi mas aku takut ayah marah sam aku,terus gak ngebolehin aku ketemu kamu lagi" kata ku.
"Insya Allah enggak kok dek" kata mas Kris
"Lagian ini masih jam lima kurang dek"sambung mas Kris.
Dua puluh menit sudah kita menunggu Melinda akhirnya Melinda datang menghampiri kami juga.
"Thokk,,,thokkk,,(suara kaca mobil di ketuk).
Ku bukalah kaca mobilnya dan ya Melinda yang mengetuknya.
"Kamu ini Mel dari mana saja,kita nunggu di luar udah lama tau" kata ku pada Melinda.
Melinda dan pacarnya langsung masuk ke dalam mobil.
"Maaf El ini tadi loh pacar ku antri buang air besar" kata Melinda.
"Tadi sampai aku informasikan ke bagian informasi" kata ku.
"Iya tadi aku mendengarnya El,,mau telfon kamu eh tiba-tiba baterai ponsel ku low El" kata MElinda.
"Ya sudah yang penting kamu sudah di sini" kata ku.
"Maaf juga ya Kris" kata Melinda.
"Iya gak apa- apa kok Mel,,kan kamu sama pacar kamu juga gak sengaja melakukannya toh hehehehe" kata mas Kris sambil tertawa.
"Gak ada barang-barang kalian yang tertinggal" sambung mas Kris.
"Kayaknya gak ada deh mas,insya Allah sudah lengkap semua" kata ku sambil aku mengecek isi tas ku.
"Gak ada kok Kris,punya ku dan pacar ku semuanya lengkap" kata Melinda.
"Ya sudah kalu gitu kita berangkat sekarang ya,,jangan lupa berdoa dulu ya" kata mas Kris.
__ADS_1
Sebelum berangkat kami berdoa terlebih dahulu,meminta perlindungan kepada Allah agar selamat sampai tujuan.Mas Kris pun segera melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah ku.Belum setengah perjalanan aku mulai mengantuk karena hari ini aku sangat capek sekali.AKu tak bisa menahan rasa kantuk ku dan akhirnya aku pun tertidur juga.
~Bersambung~