
Sampai pukul lima sore pun Melinda belum juga sampai ke rumah ku.Akhirnya aku memutuskan untuk menelfonnya kembali.
Tuttttt....Tutttttt....Tuuuttttttt.....(Suara telfon tersambung).Aku mencoba menelfonnya hingga sepuluh kali namun,tetap saja tak ada jawaban dari Melinda.Akhrinya aku memutuskan untuk mengirim pesan kepadanya.(Mel kamu jadi ke sini jam berapa??) pesan ku pada Melinda.
"Gimana dek,,Melinda jadi ke sini jam berapa??" kata mas Kris.
"Gak tau mas,orang aku telfon dia berkalai-kalai,gak di angkat sama dia" kata ku dengan sedikit nada kesal.
"Ohhh,,mungkin dia masih sibuk dek" kata mas Kris.
"Hemmmmm entahlah mas" kata ku.
"Ihhhhh tayangnya mas jangan lesuh gitu deh,,nanti cantiknya hilang loh" kata mas Kris sambil mencubit ke dua pipi ku.
"Idih apaan sih mas itu,,alay banget deh" kata ku sambil ku tersenyum pada mas Kris.
"Oya dek kita kan belum mandi,,mandi yuks" kata mas Kris.
"Hah apa mas??,,mas barusan bilang apa??" kata ku.
"Kita mandi,memangnya kenapa dek?" kata mas Kris.
"Haduh mas kan kita bukan muhrim mana mungkin sih kita mandi bareng,dosa tau mas.Mas itu kalau ngajak yang bener dong jangan malah menjerumuskan" kata ku dengan panjang lebarnya.
"Lho lho lho mas gak menjerumuskan dek,kan memamg benar kita belum mandi.Maksud mas kita mandi itu gantian dek,bukan maandi bersama" kata mas Kris.
"Oh aku kira??" kata ku sambil tersipu.
"Eitssss jangan-jangan kamu mulai mikir yang enggak-enggak nih tentang perkataan mas tadi???.Hayo ngaku??" kata mas Kris.
"Ih enggak kok mas,ya sudah mas aku mau mandi duluan mas nunggunya di ruang tamu saja ya" kata ku.
"Iya dek" kata mas Kris.
Aku pun berjalan masuk ke dalam kamar ku untuk mengambil pakaian ganti dan segera ku langkahkan kaki ku menuju kamar mandi.
Dan saat aku berada di kamar mandi,tiba-tiba ponsel ku yang ku tinggalkan di ruang tamu bergetar.
__ADS_1
Drettt,,,,,Dretttt,,,Drettttt...(suara getaran dari ponsel ku).
Mas Kris segera melihat layar ponsel ku,ternyata ayah yang sedang menelfon ku.Mas Kris pun segera mengangkatnya.
(Assalamu'alaikum pak) kata mas Kris.
(Wa'alaikum salam nak Kris,,,Elanya dimana ya nak??) kata ayah ku.
(Elanya sedang mandi pak) kata mas Kris.
(Oalah oya nak apa temennya Ela yang namanya Melinda sudah datang ke rumah nak,,kan kemarin katanya mau nemenin Ela di rumah selama kami pergi??) kata ayah ku.
(Sampai saat ini belum datang ke sini pak,,jadi saya nungguin Ela di sini dulu pak.Kasihan pak kalau di rumah sendirian gak ada temannya dan saya juga khawatir kalau ninggalin dia sendirian pak) kata mas Kris.
(Jadi begitu ya nak,,makasih banyak ya nak sudah mau jagain Ela dan sudah mau bapak repotkan) kata ayah ku.
(Iya pak sama-sama,,malah saya merasa senang pak karena bapak ngasih keercayaan kepada saya untuk menjaga Ela) kata mas Kris.
(Oh ya pak kalau misalnya ini nanti temannya Ela gak datang dan gak bisa nemenin Ela di sini.Bagaimana ya pak,,apa yang harus saya lakukan ya pak??) sambung mas Kris.
(Gimana ya nak,kalau nak Kris nginep di situ gak bisa dan gak mungkin nak.Bapk jadi binggung juga nak) kata ayah ku.
(Memang apa usulan nak Kris??) kata ayah ku.
(Begini pak misalnya nanti temennya Ela gak datang-datang sampai pukul stengah sembilan,Ela mau saya ajak nginep di rumah saya pak.Bagaimana pak??) kata mas Kris.
(Jangan lah nak,gak enak juga nanti sama ibunya nak Kris) kata ayah ku.
(Alhamdulillah tadi saya sudah minta izin sama ibu saya pak.Dan Alhamdulillahnya juga ibu sya ngizinin pak,malah tadi ibu bilang nanti Ela tidur sekamar pak sama ibu saya.Begitu pak,,keputusannya saya serahin ke bapak,enaknya bagaimana pak) kata mas Kris.
(Ya sudah nak gak apa-apa kalau gitu,,dari pada nanti Ela di rumah sendirian nak.Yang ada nanti malah ibunya khawatir juga.Dan sekali lagi makasih banyak ya nak) kata ayah ku.
(Sama-sama pak) kata mas Kris.
(Ya sudah nak telfonnya bapak matikan dulu ya,bapak mau siap-siap sholat maghrib dulu nak.assalamu'alaikum nak) kata ayah ku.
(Wa'alaikum salam) kata mas Kris.Mas Kris meletakkan kembali ponsel ku di atas meja.
__ADS_1
Tak berselang lama aku menghampiri mas Kris di ruang tamu.
"Mas silahkan mas mandi sekarang,aku tungguin di sini" kata ku.
"Iya sebentar dek,,oya dek barusan ayah mu telfon" kata mas Kris.
"Ayah ngomong pa mas??" kata ku.
"Ayah tadi tanya apa Melinda sudah datang apa belum,,dan mas jawab belum" kata mas Kris.
"Terus ayah bilang apa lagi mas??" kata ku.
"Terus aku ngomong ke ayah kalau misalnya Melinda gak bisa nemenin kamu di sini,mas mau ngajak kamu nginep di rumah mas" kata mas Kris dengan santainya.
"Dan kamu tau dek apa jawaban ayah mu??" sambung mas Kris.
"Pasti ayah marah ya mas,,dan pasti ayah gak akan kasih izin mas jika aku nginap di rumah kamu mas" kata ku.
"Kamu salah besar dek,,,yang ada mah ayah sangat setuju" kata mas Kris.
"Hah serius mas ayah menyetujuinya??" kata ku.
"Iya dek, masa mas bohong,kalau kamu gak percaya telfon saja ayah mu dek" kata mas Kris.
"Kok mas lihat-lihat aura kamu bahagia banget dek,bisa nginep di rumah mas" kata mas kris .
"Biasa aja tuh mas" kata ku.
"Sudah sana mas mandi dulu terus nanti kita sholat maghrib bersama" kata ku.
Tanpa menjawab ku,mas Kris melangkahkan kakinya menuju ke arah mobilnya.
"Lho mas kan kamar mandinya di dalam kenapa mas malah ke mobil??" kata ku.
"Aku mau ngambil baju ku dek,yang ada di dalam mobil" kata mas Kris.
"Ohhhh" kata ku sambil tersenyum pada mas Kris.
__ADS_1
Setelah selesai mengambil bajunya di dalam mobil,mas Kris segera masuk ke dalam rumah ku dan menuju ke kamar mandi.
~Bersambung~