CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Meminta Izin


__ADS_3

Setelah aku selesai mengerjakan tugas sekolahku untuk besok,ku lihat lah jam dinding yang ada di kamar ku.Ternyata sekarang sudah pukul empat,dan segeralah aku menuju ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu.


Setelah selesai mandi,aku masuk kembali ke kamar untuk melaksanakan sholat ashar.Ku rapikan semua alat sholat ku dan aku segera mengambil baju yang akan aku pakai ke rumah mas Kris nanti.


Tapi aku binggung aku harus pakai yang mana,akhirnya akau menghampiri ibuku yang sedang bersama ayahku,untuk minta pendapatnya.


"Ibu" kataku pada ibu


"Iya nak ada apa??" kata ibu padaku.


"Bu aku binggung mau pakai baju yang mana nanti.


Tiba-tiba saja ayahku bertanya kepadaku.


"Memangnya kamu mau pergi kemana Ela kan sebentar lagi mau maghrib??" kata ayah padaku.


"Emmmmmm itu yah" kataku pada ayahku.


"Di tanya orang tua bukannya di jawab,,,malah am emmm" kata ayah kepadaku dengan nada yang agak kesal.


Aku hanya menundukkan kepalaku saja saat iyu,karena aku benar-benar takut jika ayah akan marah padaku.Tapi untungnya seketika ibu ku menjelaskan semuanya pada ayahku.


"Ya Allah yah,ibu lupa ngasih tau ayah" kata ibu pada ayah.


"Soal apa bu??" kata ayah pada ibu.


"Gini yah tadi siang Ela cerita sama ibu kalau hari ini itu,Ela mau di ajak Kris berkunjung ke rumahnya mau di kenalin ke ibunya" kata ibu pada ayah.


"Apa benar itu Ela???" kata ayah padaku.


"Iya yah,tapi kalau ayah gak kasih izin Ela gak akan berangkta kok yah" kataku pada ayah.


"Gini loh bu,Ela bukannya ayah gak ngasih izin tapi alangkah baiknya Kris lebih dulu izin ke ayah" kata ayah pada ibu dan aku.


"Ela tadi sudah ngasih tau Kris begitu yah,dan katanya Kris akan minta izin ke ayah buat ngajak Ela,,iya kan Ela?" kata ibu kepada ayah sambil memandangku.


"Iiiiii ya yah" kataku pada ayah.


"Ayah gak bisa kasih keputusan sekarang,lebih baik ayah ketemu Kris dulu" kata ayah kepada aku dan ibuku sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamar.


Dalam hatiku sangat tidak tenang,aku sangat takut jika nanti ayah akan marah sama Kris saat nanti meminta izin pada ayah.Ku beranikan diri bertanya pada ibuku.


"Bu apa nanti ayah akan marah sama mas Kris??" kataku pada ibu.


"Ibu tidak tau nak,,semoga saja tidak nak karena ayah mu bukan tipikal orang yang pemarah nak" kata ibu kepadaku.


"Tapi Ela sangat takut bu" kataku pada ibu.


"Sudah tenang saja,ibu akan bicara dengan ayahmu" kata ibu padaku sambil melangkahkan kakinya menuju kamar untuk menemui ayahku,aku juga kembali masuk ke kamar ku.


"Yah" kata ibu pada ayah.


"Ada ada bu" kata ayah pada ibu.


"Apa ayah marah sam Ela??" kata ibu kepada ayah.


"Ayah gak marah kok bu sama Ela,cuma kemarin waktu ayah pulang dari masjid ada ibu-ibu yang tanya ke ayah tentang Ela bu" kata ayah kepada ibuku.


"Tanya apa yah??" kata ibu pada ayah.


"Mereka tanya kenapa Ela di biarkan pergi dengan laki-laki tua,,mereka tanya begitu bu" kata ayah pada ibu.

__ADS_1


"Terus ayah jawab apa??" kata ibu pada ayah.


"Ayah hanya diam saja bu,karena kalau ayah jelaskan percuma juga bu,mereka akan tetep pada pendirian mereka sendiri bu" kata ayah pada ibu.


"Iya juga sih yah,mungkin ibu-ibu heran saja yah,kan selama ini Ela tidak pernah pergi dengan laki-laki mana pun yah,,jadi wajar kalau mereka begitu" kata ibu pada ayah.


"Iya bu,biarkan saja bu" kata yah kepada ibu.


"Ohh ya yah kenapa ayah bisa ngasih izin Kris untuk pergi bersama Ela padahal ayah belum kenal lama lho sama Kris" kata ibu pada ayah.


"Sebenernya waktu di rumah Resa kemarin,Resa dan ayahnya cerita semua tentang Kris pada ayah dan dari pandangan mereka Kris baik dan orangnya sopan" kata ayah pada ibu.


"Kenapa ayah tidak cerita ke ibu soal iyu" kata ibu pada ayah.


"Ayah mau cerita ke ibu,tapi ayah lupa terus bu hehehehe" kata ayah pada ibu sambil tertawa.


Tiba-tiba dari luar rumahku ada suara orang mengetuk-ngetuk pintu dan mengucapkan salam.Aku tidak mendegarnya karena pintu kamar ku saat itu tertutup jadi ibuku yang membukakan pintu.


"Yah kayaknya ada orang yang ngetuk-ngetuk pintu rumah kita yah." kata ibu pada ayah.


"Kayaknya iya bu,ibu liat sana gih kasihan nanti oranngya" kata ayah pada ibu


"Iya yah" kata ibu pada ayahku sambil melangkakkan kakinya ke ruang tamu dan segera membuka pintunya.


Saat ibuku membuka pintu,ternyata orang yang sedari tadi mengetuk pintu kami dan mengucapkan salam secara terus menerus adalah Kris.


"Assalamu'alaikum bu" kata Kris pada ibu sambil mencium punggung tangan ibuku.


"Wa'alaikum salam nak,ayo nak masuk silahkan duduk" kata ibu pada Kris.


"Iya bu" kata Kris pada ibu sambil sgera duduk di kursi ruang tamu.


"Oh ya bu ini ada bingkisan dari ibu saya"sambungnya,sambil memberikan bingkisan pada ibu.


"Ohhhh ya  bu apa bapak ada di rumah" kata KRis pada ibu.


"Ada nak,,sebentar ya ibu panggilakn" kata ibu pada Kris.


Ibu melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya untuk memanggil ayah.


"Yah ada tamu yang nyari ayah" kata ibu pada ayah.


"Siapa bu" kata ayah oada ibu.


"Kris yah yang datang,sebaiknya ayah temuin dia sekarang yah,ibu mau bikin minuman dulu" kata ibu pada ayah sambil melangkahkan kakinya keluar kamar untuk menuju ke dapur.


Ayah pun segera keluar menemui Mas Kris yang berada di ruang tamu sebelum ayah duduk Kris berdiri terlebih dahulu menghampiri ayah untuk mengucapkan salam dan mencium punggung tangan ayahku.


"Assalamu'alaikum pak" kata Kris pada ayah sambil mencium tangan ayahku.


"Wa'alaikum salam nak,mari nak duduk lagi" kata Yah kepada KRis,lalu ayah pun ikut duduk.


"Ada perlu apa nak??" tanya ayahku tanpa basa basi.


"Gini pak sebenernya niat saya kemari,karena asaya mau mengajak Ela ke rumah asaya pak mau saya kenalkan sam ibu saya pak" kata KRis pada ayah.


"Tujuannya apa nak kok pakai acara di kenalin segala ke ibunya nak Kris??" kata ayah pada Kris.


"Sebenernya saya mau menjalin hubungan serius dengan Ela pak,jadi menurut saya alangkah baiknya bila Ela mengenal keluarga saya juga pak" kata Kris pada ayah.


"Begitu ya nak,,,bukannya ayah melarang mu menjalin hubungan dengan Ela nak,tapi kamu kan tau sendirir kalau Ela sekarang masih sekolah" kata ayah pada Jrsi.

__ADS_1


"Iya pak saya tau,dan Insya Allah saya tidak akan menganggu sekolah Ela pak" kata Kris pada ayah.


"Baiklah nak kalau begitu ayah akan memberi izin untuk menjalin hungan dengan Ela,,tapi ada syarat lainnya yang kamu penuhin nak" kata ayah pada Kris.


"Syaratnya apa pak??" kata Kris pada ayah.


"Yang pertama ya itu tadi jangan sampai menganggu sekolah Ela,Yang kedua kalian harus jujur kepada kami,dan yang ke tiga kalian harus menjalin hubungan yang sehat"Kata ayah paada Kris.


"Apa kamu mengerti maksud bapak"sambung ayahku.


"Iya pak saya mengerti,terima kasih banyak ya pak.


Tak berapa lama saat ibu akan keluar membawa minuman,aku berpapasan dengan ibuku di depan kamarku.


"Memangnya ada tamu ya bu,,kok ibu buat minuman" kataku pada ibu.


Bukannya ibuku menjawab pertanyaan ku ibuku malah berlalu meninggalan aku untuk menuju ke ruang tamu.Karena aku sangat penasaran siapa tamunya,aku pun mengintip di balik tirai.


"Alamak tamunya mas Kris,,gimana ini kalau ayah dan ibu marah padanya" gumamku dalam hati.


Tak ku sangka saat aku sedang mengintip ternyata ibuku sudah mengetahui dan segera memanggilku.


"Ela sebaiknya kamu kesini saja,gak usah ngintip dari situ" kata ibu padaku.


Dengan sangat malunya aku pergi menghampiri ayah,ibu dan mas Kris di ruang tamu.Saat aku akan duduk aku melihat mas Kris sedang mentertawaiku."Aduh mas Kris kenapa kamu mentertawaiku,akau kan jadi tambah malu" gumamku dalam hati.


"Ohhhh ya Ela tadi Kris sudah cerita semua ke ayah dan meminta izin ke ayah,jadi ayah mengizinkan kamu untuk ikut Kris ke rumahnya" kata ayah padaku.


"Benarkah yah" kataku pada ayah.


"Iya bener" kata ayah padaku.


"Serius kan ayah tidak bercanda" kataku pada ayah.


"Ini anak kalau di bilang orang tua mesti ngeyel terus,,,kamu mau pergi apa tidak???" kata ayah padaku.


"Mmmmmmaaaaaaauuuuu yah,,maksih ya yah bu,,," kata ku pada mereka.


"Ya sudah kamu ganti baju sana nak,sebelum ayahmu berubah pikiran" kata ibu padaku.


"Baiklah bu" kataku pada.


Orang tuaku hanya menggelengkan kepala mereka karena melihat tingkahku seperti itu dan aku segera pergi menuju kamarku untuk menganti bajuku.


~Bersambung~


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2