CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Masak Bersama


__ADS_3

Setelah selesai belanja kami langsung pulang ke rumah.Namun kami terlebih dahulu istirahat,karena kami sangat lelah sekali.Dan semua belanjaan yang kami beli tadi masih berhamburan di ruang tamu,karena aku dan mas Kris belum sempat meletakkannya di dapur.


"Ah capeknya" kata mas Kris.


"Iya ya mas capek banget,,mana haus dan kering banget tenggorokan aku mas" kata ku.Tanpa menjawab ku mas Kris langsung berdiri,dan berjalan menuju masuk ke dalam rumah ku,sambil membawa belanjaan yang tadi kita beli.


"Mas mau ke mana??" kata ku.Seketika mas Kris menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah ku.


"Aku mau naruh ini dek,sekalian mau bikinin kamu minuman" kata mas Kris.


"Gak usah mas,biar aku saja yang bikin minum" kata ku.


"Gak usah dek,biar mas saja,kamu duduk santai di situ saja dek" kata mas Kris.Sambil kembali melangkhkan kakinya masuk ke dalam ruang tengah.


"Taruh sini saja deh kayaknya belanjaanya" guman dalam hati mas Kris,sambil meletakkan belanjaan di atas meja dapur.


"Bikin minum apa ya enaknya buat Ela??" gumamnya mas Kris,sambil memegang kepalanya.


"Aha aku tau buat es teh tarik saja kayaknya seger nih,,coba ah lihat dulu ada es batu ndak ya di dalam kulkas" gumam mas Kris sambil membuka dan melihat isi yang ada dalam kulkas.


Sekitar hampir kurang lebih sepuluh menit,mas Kris kembali menghampiri ku sambil membawa dua gelas yang berisi minuman.


"Ini dek untuk kamu" kata mas Kris.


"Makasih banyak mas" kata ku.


"Ini minuman apa mas namanya??" sambung ku.


"Ini namanya teh tarik dek,mas jamin deh kamu bakalan suka dan ketagihan dengan minuman ini" kata mas Kris.Tanpa bertanya lagi langsung saja aku meminum minuman yang di buatkan mas Kris tadi.


Gluk...Gluk....Gluk....(Emmm seger banget minuman ini dan enak juga ya rasanya,,mas Kris pintar banget bikinnya) gumam ku dalam hati.


"Oya mas kalau boleh tau minuman ini resepnya apa saja ya mas??" kata ku.


"Kenapa dek?,,enak ya??" kata mas Kris.


"Hehehehe iya mas enak banget rasanya" kata ku.


"Ini tuh perpaduan antara teh,gula dan susu dek.Caranya yang pertama bikin teh dulu dek kayak biasanya kamu bikin tapi air panasnya sedikit saja atau setengah gelas dek.Habis itu baru kasih susu kental manis terus di kocok-kocok dek,Itu yang bikin enak dek.Terus yang terakhir barulah di kasih es batu dek,sesuai selera kita saja" kata mas Kris.


"Oh gak terlalu susah juga ya mas bikinnya??lain kali aku akan coba buat deh mas" kata ku.


"Iya dek,dan bahanya juga mudah di dapat kok" kata mas Kris.


"Oya dek masaknya kapan nih??mas sudah sedikit lapar" kata mas Kris.

__ADS_1


"Kalau mas sudah lapar makan sama gudeg buatan ibu dulu deh mas" kata ku.


"Gak ah dek mas mau makan sama sambal ikan asap dek" kata mas Kris sambil tersenyum kepada ku.


"Oke baiklah kita cuss ke dapur sekarang mas" kata ku.


Aku dan mas Kris melangkahkan kaki kami menuju ke dapur,dam sesampainya di dapur mulailah kami memasak.


"Mas nanti yang bagian goreng ikannya mas saja ya,dan aku yang bagian mengupas bumbu-bumbunya dan buat sambalnya" kata ku.


"Baiklah dek,memangnya kenapa dek kamu gak mau gireng ikan??" kata mas Kris.


"Aku bukannya gak mau mas,tapi aku takuta mas kalau goreng ikan mas" kata ku.


"Hah emangnya apa yang di takuti dek,toh ikannya juga sudah mati" kata mas Kris.


"Bukan masalah ikannya mas,tapi minyaknya itu loh mas meletup-letup kemana-mana.Aku takut kalau kena kulit aku dan wajah ku mas" kata ku.


"Hahahahahahahahahaha,,kamu itu lucu dek,masa gitu saja takut" kata mas Kris.


"Huh mas gak lucu deh" kata ku.


Saat aku sedang mencuci bumbu-bumbu untuk sambal dan saat ini juga mas Kris sedang menggoreng ikan asap yang kami beli tadi di pasar.


"Dek ini ikannya mas goreng semuan ya??" kata mas Kris.


"Iya juga ya dek,,,Emmm katanya Melinda mau ke sini dek,kemana dia kok sampai sekarang belum muncul-muncul juga batang hidungnya??" kata mas Kris.


"Masya Allah mas aku lupa belum hubungin dia" kata ku sambil aku menepuk jidat ku.


"Ya sudah nanti saja kalau sudah selesai semuanya baru kamu hubungin dia dek" kata mas Kris.


"Oke mas" kata ku.


Tak berselang lama mas Kris sudah selesai menggoreng ikan asapnya dan kini saatnya aku menggoreng bumbu untuk sambalnya.


Sreng,,,Sreng,,,Sreng,,,uhuk...uhuk...uhuk...(Suara batuk ku karena bau cabe yang sangat menyengat).


"Mas yakin nih ini cabenya segini banyaknya??" kata ku.


"Iya dek,kenapa emannya??" kata mas Kris.


"Gak apa-apa sih mas,cuma ini kan cabenya tiga puluh lima biji mas" kata ku.


"Biasanya malah kalau aku di bikinin ibu ku sambal,cabenya bisa sampai lima puluh biji dek bahkan lebuh" kata mas Kris.

__ADS_1


"Kamu gak suka pedas ya dek??" sambung mas Kris.


"Aku suka pedas kok mas,malah sangat suka" kata ku dan Segeralah aku mengulek sambelnya.


"Mas ini sambelnya sudah siap,ikannya mau di penyet di sini apa di pisah saja di piring??" kata ku.


"Di penyet saja dek lebih nikmat" kata mas Kris sambil tersenyum padaku.


"Oke" kata ku.


"Oya mas kita makanya di ruang tamu ya" sambung ku.


"Baiklah dek" kata mas Kris.


Segeralah kami berdua menuju ruang tamu,aku membawa cobek berisi sambal dan ikan serta aku membawa sebotol air dingin.Sedangkan mas Kris membawa dua piring nasi serta mangkok untuk tempat mencuci tangan kami.Aku dan mas Kris meletakkan semuanya secara bersamaan di atas meja ruang tamu.


"Yuk dek makan sekarang,mas sudah tidak sabar mau mencoba sambal buatan kamu" kata mas Kris.Kami seegra memakan nasi kami dengan lauk penyet ikan asap.


"Gimana mas rasanya sambal buatan aku??" kata ku.


"Emmmm gimana ya dek,,,rasanya itu......" kata mas Kris terputus.


"Pasti rasanya gak enak ya mas??" kata ku dengan sedikit wajah lesuh ku.


"Enggak juga kok dek,,,malah ini sambal buatan kamu rasanya sangat enak sekali dek.Sambal buatan ibu ku saja sampai kalah dek" kata mas Kris sambil tersenyum ke arah ku.


"Benarkah mas,,mas gak bohong kan???" kata ku.


"Iya mas serius" kata mas Kris."


"Ya sudah dek kita makan dulu,gak baik kalau kita makan sambil mengobrol" sambung mas Kris.


"Oke mas" kata ku.


(Duh seneng banget hati ku dapat pujian dari mas Kris,dan rasanya aku gak mau deh dan gak akan pernah bisa,kalau harus jauh-jauh dengan dia) gumam ku dalam hati.


Kemudian kami berdua melanjutkan makan kami.


~Bersambung~


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2