
Waktu terus saja berjalan dengan sangat cepat dan tidak terasa sebentar lagi hari pernikahan Andini dengan Delon pun semakin dekat .
Delon dan Andini yang masih sibuk dengan pekerjaan dan hiruk pikuk nya ibukota sampai lupa bahwa hari pernikahan mereka sudah di depan mata .
sedang sibuk bekerja di ruangannya, tiba - tiba Delon mendapat telpon dari orangtuanya, ia disuruh cepat-cepat pulang untuk mengurus pernikahannya .
"Iya mi baiklah, lusa Delon dan Andini balik kampung " ucapnya lewat telpon
Setelah selesai menelpon dengan maminya , Seno keluar dari ruangannya karena waktu juga sudah menunjukkan pukul 12 siang .
sekarang waktunya ia mengistirahatkan sejenak otaknya dari kesibukan pekerjaan .
Tok . .Tok . .Tok . .
Delon mengetuk pintu ruangan Andini karena tidak ada yang menyahut Delon membuka pintu yang memang tidak dikunci itu .
dia berniat ingin mengajak sang kekasih makan bareng di luar .
tapi saat ia membuka pintu, delon tidak melihat batang hidung Andini disana
"Loh, Andini kemana ???
apa dia sudah pergi duluan !" umpat pria tampan yang memiliki bola mata warna coklat dan hidung mancung itu .
Delon mencoba menelpon andini ,tapi nomornya sibuk berada diluar jangkauan .
Akhirnya Delon pun keluar dari kantor ,ia sangat lapar sepertinya Delon akan pergi makan siang tanpa ada Andini yang menemaninya
Saat tiba Di parkiran Delon melihat Andini sedang sibuk telponan dengan seseorang .
"Heii ngapain disini ???
pantesan aku cari kemana-mana tidak ada, ternyata kamu sembunyi Disini toh " Ujar Delon
Andini memang sengaja telponan di luar karena di dalam ruangan sangat susah jaringan .
"Iya nih . . soalnya ayah dan ibu sudah menyuruh ku balik dan harus segera pulang mengurus pernikahan kita yang sudah di depan mata , tapi bagaimana aku bisa pulang pekerjaan di kantor kan sangat banyak " Keluh wanita cantik itu
"Iya sama Mami dan papiku juga menyuruh ku untuk segera pulang .
ternyata mereka lebih antusias dari pada kita ya !!
padahal kita yang mau menikah aja masih santai-santai Disni " Ujar Delon
Sambil mengobrol , Andini dan Delon pun masuk ke dalam mobil .
Karena takut kehabisan tiket, Delon pun
segera menelpon assistennya untuk segera memesan tiket 2 orang yang akan berangkat besok lusa .
"kalau kita pulang kampung, lalu siapa yang mengurus perusahaan mu ????"tanya Andini
"kalau masalah perusahaan tenangnajakan ada sepupu ku .
dia yang akan menghendel bisnis kita selama kita berada di kampung" jelas Seno
tidak berapa lama kemudian mereka pun tiba di restoran .
"Delon, Aku boleh tanya masa lalu kamu gak ????" Tanya Andini
"Masalalu ????
__ADS_1
untuk apa membahas masalah ,masalalu biarlah berlalu yang tidak perlu ingat-ingat lagi .
yang perlu di bahas sekarang itu adalah masa depan ku dengan kamu ."
Delon tersenyum
Senyuman nya terlihat sangat manis sampai menusuk ke jantung
"Mmmm...kamu ihhhh
selain bakat bisnis kamu bakat nya ngegombalin wanita " ketus Andini
"Tapi kamu juga senang di gombalin sama aku kan ???
Hahahaha"
Sambil bercanda mereka pun melanjutkan makan siangnya .
setelah selesai makan siang mereka kembali ke kantor .
Andini mengurus surat cutinya untuk beberapa hari kedepan .
setelah surat cuti ia ketik Andini pun menyerahkan surat itu pada Delon.
"Ya ampun cintaku, ga mesti buat surat-surat cuti juga kali .
perusahaan ini kan milik calon suamimu , yang berarti milikmu juga "
"Ya kan masih calon , nanti kalau aku libur tanpa surat cuti di omongin sama rekan-rekan mu yang lainnya ."
Andini keluar dari ruangan itu
Setelah pulang dari kantor Andini sibuk paking-paking pakaian .
mengingat kampung Andini jadi teringat pada Seno .
Lusa pun tiba, Delon dan Andini berangkat ke bandara
sambil menunggu jadwal keberangkatan pesawat , mereka berdua sibuk memilih-milih warna baju yang akan mereka pakai di hari pernikahan.
"Warna pink cantik ya????" ucap Andini
"Abu-Abu dong lebih cantik, masa aku pake baju pink sih .
Abu aja yah , terlihat elegan dan mewah !!" Sahut Delon
"Pink aja deh "
Sepertinya mereka berdua memperdebatkan hal yang tidak seharusnya di perdebatkan .
hanya karena beda selera warna saja ,tapi mereka tidak mau mengalah satu sama lain
"Panggilan kepada para penumpang pesawat dengan nomor b88k dipersilahkan memasuki pintu C karena sebentar lagi pesawat akan di berangkatkan"
Suara pengumuman sudah terdengar
Andini dan Delon pun berdiri , mereka berjalan ke pintu C sesuai arahan .
Delon Menggandeng Andini masuk ke dalam pesawat .
"Aku deg-deg an " ucap Andini
__ADS_1
"Loh kenapa deg-deg an ?
kalau deg-deg an baca doa dulu sebelum nanti pesawatnya terbang " Timpal Delon
Dia tidak tau kalau ini adalah kali pertama Andini naik pesawat , sedangkan Delon sudah berulang kali naik pesawat baik itu dengan jarak jauh atau jarak dekat
makanya ia terlihat biasa-biasa saja.
setelah mereka naik ke dalam pesawat ,duduk dengan tenang dan memakai sabuk pengaman lengkap ,.tidak lama kemudian pesawat itu pun terbang membawa mereka kembali ke kampung halaman.
tidak terasa ,.2 jam kemudian pesawat pun sudah mendarat dengan selamat
Andini dan Delon turun , di tempat penjemputan penumpang Daniel sudah menunggu kedua calon pengantin itu.
"Hai Delon hai Daniel apa kabar ?????"
Tanya kak Daniel
"Baik kak " jawab keduanya
Andini sudah tidak canggung dengan kakak iparnya itu , meskipun Daniel dulu Daniel adalah menegernya
tapi Andini lumayan dekat dengan pria tampan itu .
Daniel pun membantu membawa kan koper Andini masuk ke dalam mobil, setelah mereka masuk kedalam mobil , Daniel langsung melajukan mobilnya .
Mereka mengantar Andini terlebih dulu, setelah Andini tiba dirumah nya .
Daniel dan Delon melanjutkan perjalanan.
saat sedang dalam perjalanan mau pulang tidak sengaja mobil yang di kendarai Daniel berpapasan dengan mobil yang seno Kendarai, dan jalanan itu lumayan macet .
Daniel membuka kaca mobilnya, begitu pula dengan Seno
mereka saling menyapa dan membunyikan klakson .
"Siapa kak ????
kakak berteman dengan ustadz ???
wah bagus deh, biar kakak segera insaf " Ledek Delon
"Hmmm. .emangnya selama ini kamu fikir kakak mu ini belum insaf????
dasar adik durhaka " Cercah Daniel
Daniel juga tidak sengaja memberi tahu kalau pria yang ia panggil ustad adin itu adalah mantan kekasih Andini
"kamu tau gak siapa sebenarnya pak ustadz tadi ????" tanya Daniel
"teman kakak kan ????" sambung Delon yang tidak tau apa-apa
"Iya ,tapi dia itu mantan kekasihnya Andini
Hahahaha
pasti kamu cemburu kan ??
apa kamu yakin mampu bersaing sama ustad " ledek Daniel kembali
Delon yang tahu kalau pria tadi adalah mantan Andini, wajahnya datar dan biasa saja .
__ADS_1
karena dia sadar kalau dia jauh lebih ganteng dari Seno .
"Ngapain juga cemburu bukankah aku lebih tampan dari pria tadi " Sambung nya