
Tepat seminggu setelah aku dan Kris dari pantai,hari ini rencananya mas Kris akan mengajak ku berkunjung ke rumahnya.Untuk memperkenalkan aku pada ibunya,aku menyetujuinya.Dan pagi ini dia mengirim pesan kepadaku.
(Assalamu'alaikum dek) pesan darinya.
(Wa'alaikum salam mas) pesanku padanya.
(Dek aku kan pernah ngomong sama kamu,kalau aku mau mengajak kamu ke rumahku kan??) pesan darinya.
(Iya mas,memangnya kenapa ya mas??) pesan ku padanya.
(Rencananya nanti malam aku mau mengajak mu ke rumahku,apa kamu mau dek??) pesan darinya.
(Baiklah mas,aku mau) pesanku yang ku tulis padanya.Namun tidak bisa terkirim.Setelah aku cek ternyata pulsa handphone ku habis.Aku jadi binggung harus bagaimana,aku mau beli pulsa tapi uang ku tidak cukup.Mau minta tambahan orang tua ku tidak mungkin,karena aku tidak mau membebani mereka.Ku letakkan handphone ku dan aku berguling-guling di atas kasur karena binggung tidak bisa membalas pesannya.
Handphone ku berbunyi ada sekitar sepuluh pesan masuk dari mas Kris,aku hanya membacanya saja karena aku mau membalasnya tidak bisa.Tak berselang lama handphone ku berbunyi berbunyi kembali,namun kali ini ada telfon masuk.Saat ku lihat ternyata mas Kris lah yang menelfon ku,segera ku angkat telfon darinya.
(Assalamu'alaikum mas) kataku padanya.
(Wa'alaikum salam dek) katanya padaku.
(Dek mas minta maaf ya) katanya padaku.
(Untuk apa mas minta maaf kepada ku??) kataku padanya.
(Soal pesan ku tadi dek,yang mengajak mu ke rumahku kalau kamu gak mau gak apa-apa kok dek,,tapi kamu jangan marah sama mas ya sampai-sampai kamu gak mau balas pesan dari mas) katanya padaku dengan panjang lebarnya.
(Ohhh soal itu,aku gak marah kok mas) kataku padanya.
(Kalau kamu memang gak marah terus kenapa kamu gak balas pesanku dek?) katanya pdaku.
(Maaf mas soal itu,sebenernya kau mau balas pesan mu mas,,tapi...) kataku padanya.
(Tapi apa dek,jelaskan sama mas) katanya padaku.
(Pulsa aku habis mas hehehehe) kataku padanya sambil ku tertawa.
(Masya Allah dek mas kira kamu marah soal ajakan mas itu,,ternyata kamu gak balas itu karena pulsamu habis to dek) katanya padaku.
(Iiiiiyyyaaaa mas,aku mau beli,uangku gak cukup mas) kataku padanya.
(Nanti ams beliin deh dek) katanya padaku.
(Ah gak usah mas) katanya padaku.
(Ohhh ya mas nanti mau mengajak ku ke rumah mas jam berapa ya??) sambungku.
(Insya Allah sore dek,kamu mau kan dek) kaytanya padaku.
(Sebaiknya nanti mas harus izin dulu sama ayah dan ibu ku ya mas,kalau mereka mengizinkan akau mau,tapi kalau mereka melarangku aku minta maaf ya mas terpaksa aku tidak bisa ikut dengan mu mas) kataku padanya.
(Baiklah dek nanti aku minta izin mereka,dan ya memang harus begitu dek sebagai anak kita harus patuh kepada orang tua dek) katanya padaku.
__ADS_1
(Sudah dulu ya dek telfonnya,masa mau mencuci mobil dulu) katanya padaku.
(Oke mas) kataku padanya.
(Assalamu'alaikum dek) katanya padaku.
(Wa'alaikum salam) kataku padanya.
Setelah selesai telfon tiba-tiba ada pesan masuk di handphone ku,saat ku llihat isi pesannya ternyata ada pulsa masuk seratus ribu."Apa mas Kris ya yang beliin aku pulsa????,,sebaiknya aku kirim pesan ah ke dia" gumamku dalam hati.Saat aku mau menulis pesan tiba-tiba ibuku memanggilku.
"Ela sini nak,tolong bantuin ibu" teriak ibuku dari arah dapur.
"Iya bu" teriak ku ju.Dan ku taruhlah handphone ku,segera kulangkahkan kaki ku menghamoiri ibuku ya ada di dapur.
"Ada apa bu" tanyaku pada ibuku.
"Tolong bantuin potong-potong sayur ini nak,terus taroh dalam baskom ya" kata ibu padaku sambil memberikan se ikat sayur bayam.
"Kamu sudah beres-beres kamar kamu belom nak??" tanya ibu padaku.
"Sudah beres semua bu,kamar ku sudah rapi" kataku pada ibuku.
"Ini bu Ela sudah selesai potong sayurnya,di taruh di mana bu?" kataku pada ibuku.
"Taruh sini saja nak,ini sekarang tolong kamu uleg sambelnya ya nak" kata ibuku kepada ku sambil memberikan cobek yang berisi bahan-bahan untuk sambal.
Setelah selesai semua tugas yang di berikan ibuku,tiba-tiba kali ini ibuku membahas soal mas Kris dan mulai mengintrogasi ku.
"Ohh ya nak gimana kabar Kris??" tanya ibu padaku.
"Ya jelas dong ibu tanya kamu,kan kamu pasti tau kabarnya" kata ibuku sambil tersenyum kepadaku.
"Ahhh ibu,,itu..." kataku pada ibuku.
"Ibu dulu juga pernah muda Ela,jadi ibu tau lah gelagat anak ibu yan sedang kasmaran hehehehe,apa lagi kamu hampir setiap hari di telfon olehnya" kata ibu kepadaku sambil tertawa.
Sesaat aku terdiam dengan perkataan ibuku ."Aishhhhhh ternyata ibuku tau semuanya,bagaimana ini kalau ibu marah kepada ku" gumamku dalam hati.
"Kenapa kamu malah diam saja,tidak menjawab pertanyaan ibu nak" kata ibu kepadaku.
"Apa ibu marah kalau Ela berhubungan dengan mas Kris bu??" kataku pada ibu.
"Ibu tidak marah sama kamu,karena setiap anak ada masanya dia akan mengenal yang namanya cinta monyet,apa lagi kamu sekarang sudah SMK,jadi ayah dan ibu memberi mu masa-masa itu,,,asal....." kata ibuku kepada ku.
"Asal apa bu?" kataku pada ibu.
"Asal kamu tau aturan dan tidak akan pernah bikin kami malu nak dan bisa menjaga kehormatan serta harga dirimu nak,selalu jujur kepada orang tua ya" kata ibu kepadaku.
"Dan tetap ya sekolah itu nomer satu,ibu tidak mau nilai mu turun gara-gara kamu ke asikkan kasmaran" sambung ibuku.
Tanpa menjawabnya aku hanya tersenyum kepada ibuku.
__ADS_1
"Kenapa kamu senyam-senyum seperti itu" kata ibu padaku.
"Terima kasih banyak ya bu,udah ngasih kepercayaan sama Ela untuk mengenal masa-masa cinta monyet hehehehe" kataku ibu sambil ku memeluknya.
"Ela pasti akan menomer satukan sekolah bu,karena bagi Ela pendidikan sangat penting" sambungku.
"Baguslah kalau begitu, dan Sudah Ela lepasakan pelukkan mu,ibu susah bernafas ini" kata ibu kepadaku.
Ku lepaskan pelukkan ku kepada ibuku.Dan saat ini juga aku mengatakan bahwa nanti sore Kris akan mengajak ku ke rumahnya.
"Bu ada yang mau Ela omongin bu" kataku pada ibu.
"Apa?" kata ibu padaku.
"Gini bu rencananya mas Kris mau ngajak aku ke rumahnya nanti sore" kataku pada ibuku.
"Mau ngapain kesana?" kata ibu padaku.
"Katanya sih mau di kenalin ke ibunya,,gitu sih" kataku pada ibu.
"Memangnya kamu sudah pacaran sama dia??" kata ibu padaku.
"Ya belom sih bu,,,kayaknya masih on proses hehehehe" kataku pada ibu sambil tertawa.
"Kalau soal itu ibu gak bisa putusin sendiri,nanti coba ibu omongin dulu dengan ayahmu,dan Kris juga kalau mau ngajak kamu harus izin dulu sama kami" kata ibu padaku.
"Baiklah bu,tadi aku sudah ngomong begitu ke dia" kataku pada ibu.
"Ya sudah,,oh ya Ela tolong bawa semua masakan ini ke ruang tamu ya karena sebentar lagi waktunya makan siang" kata ibu kepadaku.
"Siap komandan" kata ku pada ibu.
Aku sangat bersyukur saat ini orang tua ku memberikan kepercayaan kepadaku untuk mengenal cinta monyet.Dan aku akan selalu berusaha menjaga kepercayaan dari mereka,sebisa mungkin aku tidak akan pernah mengecawakan ke dua orang tua.Karena tujuanku selalu ingin membuat mereka bahagia dan bangga ke padaku.
~Bersambung~
__ADS_1