
Ooooooaaaammmmm aku menguap,,sambil ku regangkan otot-otot tubuhku dan ku buka mataku perlahan-lahan.Dan ku ambillah handphone ku,,ku lihat ternyata sekarang sudah pukul empat lebih lima puluh menit.
Bergegaslah aku ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu.Segeralah ku tunaikan sholat shubuh mumpung masih ada waktu yang tersisa.
Setelah selesai melaksanakan sholat shubuh,ku rapikan tempat tidurku.Dan ku langkahkan kaki ku ke halaman rumahku.
Seperti biasa tugasku setiap pagi menyapu halaman rumah.Tak berselang lama tiba-tiba ada seseorang yang memanggilku.
"Ela.....Ela...." suara yang sedang memanggilku.
Ku lihat kanan kiri tapi tidak ada orang seketika bulu kuduk ku berdiri.
"Aduh suara siapa sih yang memanggilku,,apa iya pagi-pagi ada hantu" gumamku dalam hati.
"Ela...Ela..." suara yang sama memanggilku.
Rasanya jantungku mau copot karena takut,,ada suara yang memanggilku tapi tidak ada orangnya.
Tiba-tiba ada yang memegang pundakku,,seketika aku reflek ku pukulah dia dengan sapu yang ku pegang tadi dengan mata yang tepejam.
Bhuk...bhuk...bhuk....bhuk...bhuk...
"Rasain kamu,rasain kamu" kataku sambil terus ku ayunkan sapuku.
"Sakit tau dek" suaranya.
Ku hentikan ayunan sapuku dan ku buka mataku perlahan-lahan,,betapa kagetnya aku ternyata orang yang aku pukul adalah mas Kris.
Setelah aku tau itu mas Kris,aku pun meminta maaf padanya.
"Maaf mas tadi Ela reflek jadi gak sengaja mukulnya" kataku padanya.
"Badanku sakit semua tau dek,,gara-gara sapumu itu" katanya padaku sambil menunjuk sapu yang aku pegang.
"Ya maaf,,siapa suruh datang ke rumah orang pagi-pagi buta,,terus manggilnya juga kayak gitu ya ku pikir hantu" kataku padanya dengan sedikit kesal.
"Iya iya mas juga minta maaf mas juga salah" katanya padaku dengan nada yang memelas.
"Lain kali mas kalau mau bertamu ke rumah orang itu,,nunggu mataharinya nonggol dulu kek" kataku padanya.
"Jadi gak boleh nih mas dateng sekarang,,ya sudah mas pulang dulu kalau gitu" katanya padaku.
"Aduh gimana nih kalau dia pulang beneran sia-sia dong aku nungguin dia seminggu" gumamku dalam hati.
"Bu...bu...bukan begitu mas maksudku,,ya sudah mari silahkan duduk di teras dulu mas" kataku padanya.
"Hemmm" jawabnya singkat.
Ku ajaklah dia menuju teras rumahku lalu ku persilahkan dia duduk.
"Sebentar ya,mas duduk sini dulu ku panggil ayah dan ibuku" kataku padanya.
"Iya" katanya padaku sambil tersenyum.
Ku langkahkan kaki ku masuk kedalam rumahku,,ku cari ayah dan ibuku yang sedang berada di halaman belakang rumahku.
Kupanggilah mereka dari pintu dapur karena halaman belakang kami tak jauh dari rumah.
"Ayah,ibu sini" ku panggil mereka.
"Ada apa Ela,,ibu masih repot metik cabe nih" kata ibu kepadaku.
"Emmmmmm itu bu,,,anu bu....,,,di luar" kataku pada ibu dengan gugupnya.
"Di luar kenapa,,kalau ngomong yang jelas" kata ibu sambil melihatku.
"Ada tamu yah,bu" kataku pada mereka.
"Siapa nak,,tumben pagi-pagi begini sudah ada tamu??" tanya ayah kepadaku.
"Iiiiituuuuu yah,,,mas Kris" kataku pada ayah.
Sekita ayah dan ibu ku melihatku dengan tatapan tajam mereka.Aku sudah sangat merasa takut.
__ADS_1
"Ayo bu kita cuci tangan dulu" kata ayah kepada ibuku"
"Iya yah" jawab ibuku.
Mereka masuk kedalam rumah dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tangan mereka.Setelah selesai ayah dan ibu menuju teras rumah.
"Pak buk,,saya Kristian temenya Resa" sapa kris kepada ayah dan ibuku sambil mencium punggung tangan mereka.
Ayah dan ibu lalu duduk begitu pun dengan aku.
"Ohhh iya nak Kris,,ada perlu apa ya datang kemari??"Tanya ayahku pada kris.
Sebenernya ayahku sudah tau siapa Kris itu dan apa tujuannya kemari.Tapi di depan Kris ayahku pura- pura tidak mengetahui.
"Kebetulan tadi saya dari kota J...jadi sekalian mampir kesini pak,,Ini pak buk sedikit oleh-oleh" kata Kris sambil memberikan bingkisannya kepada ibu.
"Kok repot-repot segala sih nak Kris"kata ibu pada Kris.
"Gak repot kok buk,,malah saya seharusnya minta maaf karena sudah tidak sopan bertamu pagi-pagi kesini pak buk" kata kris pada ayah dan ibu.
"Ohhh ya nak Kris mau minum apa???" tanya ibu kepada Kris"
"Ndak usah buk ndak usah repot-repot" kata kris pada ibu.
Lalu ibu melangkahkan kakinya menuju dapyr tak berselang lama ibu memanggilku.
"Ela...nak sini sebentar" teriakan ibuku dari dalam rumah.
Aku pun masuk menghampiri ibuku yang sedang di dapur membuat minuman.
"Ada apa bu???" tanyaku pada ibu.
"Ini tolong kamu buka bingkisan dari Kris tadi"kata ibu kepadaku.
Kubukalah bingkisannya dan ternyata isinya kue khas kota J...,,
"Kayaknya enak nih" gumamku dalam hati sambil ku telan ludahku.Karena kuenya di lihat dari bentuknya saja sudah menggugah selera.
"Sudah ku buka bu,,isinya kue bh" kataku pada ibu.
"Untuk apa bu di letakkan di piring??" tanyaku pada ibu.
"Ya buat di sajikan ke depan Ela" kata ibu kepadaku.
"Iya bu" kataku ibuku.
Akuku dan ibuku menuju ke teras rumah untuk menyajikan cemilan dan minuman.Lalu aku dan ibu duduk kembali bersama mereka.
"Silahkan di minum nak Kris" kata ayah kepada Kris.
"Iya pak" kata Kris kepada ayah sambil tersenyum.
Kami pun berbincang-bincang tak terasa waktu menunjukkan pukul setengah tujuh.Satu jam sudah Kris bertamu di rumahku.
Kemudian ibuku berpamitan kepada kami karena ibu mau belanja kepasar dengan ayah.
"Nak Kris ibu tinggal dulu ya,,ibu mau belanja ke pasar" kata ibuku kepada Kris.
"Saya anter ya bu???" kata kris kepada ibuku.
"Gak usah nak ibu di anter ayahnya Ela kok" kata ibuku kepada Kris.
Tak berselang lama ayah dan ibu melajukannya motornya dan meninggalkan kami berdua.
"Dek..dek...." kata Kris kepadku.
"Iya mas ada apa" tanyaku pad kris.
"Mas boleh gak numpang ke toilet sebentar mas udah gak tahan nih" kata kris kepadaku.
"Boleh mas,mari" kataku padanya.
Ku ajaklah dia masuk ke dalam rumahku,,dan ku tunjukkan letak kamar mandinya.
__ADS_1
"Itu mas kamar mandinya di sebelah sana" kataku padanya sambil menunjuk arah kamar mandi sedangkan aku menunggu di ruang tengah.
Kris langsung bergegas masuk ke kamar mandi,,setelah dari kamar mandi kami kembali lagi ke teras depan.
"Dek ini" kata kris kepadaku sambil memberikan sebuah boneka beruang.
"Makasih ya mas" kataku padanya.
"Apa kamu suka dek" tanyanya padaku.
"Suka mas" jawabku sambil tersenyum.
"Ohhh ya dek apa kamu hari ini gak sekolah??" tanyanya padaku.
"Kebetulan hari ini aku libur mas" kataku padanya.
"Oalah...terus rencanamu apa dek hari ini???" tanyanya lagi kepadaku.
"Paling nyuci baju terus ngerjain tugas sekolah mas,,kenapa???"kataku padanya.
"Emmmm gak apa-apa dek" katanya sambil tersenyum manis kepadaku.
Tanpa sadar aku memandanginya."Duh mas Kris kok bisa ya ganteng banget ya,,padahal umurnya udah mau kepala tiga" gumamku dalam hati.
"Dek...dek...dek...kamu kenapa kok benggong gitu ???" tanya kris kepadaku sambil menepuk tanganku.
"Ehhhh ehhh gak apa-apa mas" kataku padanya sambil tersipu malu.
"Dek kalau aku mau ngajak kamu jalan-jalan kamu mau gak???" tanyanya kepadaku.
"Kalau soal itu lebih baik mas izin dulu deh sama ayah dan ibuku,,kalau mereka ngizinin sih aku mau mas" kataku padanya sambil ku tersenyum.
"Beres deh,,mas pasti ngomong ke mereka" katanya padaku.
"Ohhh ya mas aku boleh tanya gak???" kataku padaku.
"Silahkan adek mau tanya apa???" jawabnya.
"Emmmm gini ya mas ke...ke....kenapa mas Kris beneran dateng kerumahku??" tanyaku padanya.
"Kan kemarin aku sudah janji dek mau datang kesini setelah wisuda,,jadi ya harus aku tepatin dong dek" katanya pada ku.
"emmmmm" jawabku dengan singkat.
Tiba-tiba ponsel Kris berdering dengan segera dia mengambilnya di dalam saku.Kemudian dia mengangkat panggilan telfonnya.
"Dek sebentar ya,aku mau angkat telfon dulu" katanya padaku sambil sedikit menjauh dariku.
Tanpa menjawab ku anggukkan kepalaku.
Setelah selesai dia duduk kembali dan memandangku dengan tatapan yang sangat hangat.
"Kenapa mas lihatin aku,,,emangnya ada apa di muka ku mas???" tanyaku padanya.
"Kamu cantik dek" katanya padaku.
Seketika jantungku berdebar sangat kencang.Dag...dig...dug... dapat pujian seperti itu.
"Ah mas gombal" kataku padanya.
"Beneran kamu cantik dek mas gak bohong" katanya padaku.
Aku pun tersipu malu dengan ucapannya.
Tak berselang lama Kris pun berpamitan kepadaku untuk pulang.
"Dek mas mau pulang dulu ya" katanya padaku.
"Iya mas" jawabku.
"Salam buat ayah dan ibu ya dek" katanya padaku.
"Iya maa nanti aku sampaikan" kataku padanya.
__ADS_1
Kris pun melangkahkan kakinya masuk menuju mobilnya,,dan aku tetap masih berada di teras.Sambil melambaikan tangannya,Kris melajukan mobilnya.
~Bersambung~