CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Permohonan Maaf


__ADS_3

Hari ini aku bangun pukul lima pagi setelah selesai sholat shubuh,seperti biasanya aku menyapu halaman rumahku.Setelah selesai aku duduk di depan teras rumahku sendirian sambil memainkan handphone ku.


Ku coba iseng-iseng untuk mengirim pesan kepada mas Kris.


(Pagi mas) pesanku.


Ku kira pesanku tak akan di balas olehnya karena hari masih sangat pagi sekali,namu tebakan aku salah ternyata masKris membalas pesanku.


(Pagi juga dek) pesanya.


(Aku ganggu gak mas??) pesanku.


(Enggak kok dek,,ada apa??) pesannya.


(Gak ada apa-apa mas) pesanku.


(Oya dek kalau hari ini aku main ke rumah kamu boleh gak??) pesannya.


(Boleh mas) pesanku.


(Ok dek nanti aku ke rumahmu jam delapan ya,,kamu mau gak dek nanti jalan-jalan sama aku??) pesannya.


(Tapi di rumahku masih ada Melinda mas) pesanku.


(Gampanglah dek,,nanti kita pikirkan lagi,,udah dulu ya dek mas mau mandi dulu) pesannya.


(Oke) pesanku.


Aku kembali masuk ke dalam rumahku dan meunuju kamarku,untuk membangunkan Melinda.


"Mel bangun udah siang" kataku.


"Ah tanggung bentar lagi,,dikit lagi" kata Melinda.


"Apanya??" kataku.


"Aku masih ngantuk El" kata Melinda.


"Emmm mana ada cewek jam segini belom bangun-bangun juga" kataku.


"Oya Mel hari ini mas Kris mau kesini rencananya dia mau ngajak kita jalan-jalan,dan kamu boelh ngajak pacar kamu" sambungku.


"Benarkah,,kenapa kamu gak ngomong dari tadi" kata Melinda dan seketika mendengar perkataan ku barusan.


"Ya sudah mandilah sana,aku sudah mandi dari tadi" kataku.


"Siap komandan " kata Melinda.


Kemudian Melnda keluar kamar menuju kamar mandi,aku juga ikut keluar sedangkan aku menuju kamar ayah dan ibuku.Ceklek,,,(ku buka kamr ayah dan ibuku).


"Yah,bu" kataku.


"Iya nak ada apa" kata ayah.


"Duduk sini" kata ibu"


Aku duduk di atas kasur bersama ayah dan ibuku.


"Yah,bu nanti jam delapan mas Kris mau kesini,,boleh ndak" kataku pada mereka.


"Boleh,iya kan bu" kata ayah sambil memandang ibuku.


"Beneran boleh yah" kataku.

__ADS_1


"Dan itu yah rencananya mas Kris mau mengajak ku dan Melinda untuk pergi jalan-jalan" sambungku.


"Mau kemana nak" tanya ayah.


"Aku tidak tau yah,,beum di tentuin mau kemananya"kataku.


"Ya sudah ayah ngasih zini mumpung kamu liburan dan ingat pulangnya gak boleh telat ya" kata ayah.


"Iya yah maksih ya ayah" kataku.


"Hemmmmmm" kata ayah.


"Ingat ya El pesan ayah mu tadi,,jangan sampai kamu lupa seperi kemarin" kata ibuku.


"Iya ibuku sayang" kataku.


"Ya sudah yah,bu Ela mau kembali ke kamar dulu ya" kataku.


Ku tinggalkan ayah dan ibuku,aku pergi kembali ke kamarku.


"Kamu dari mana El,,aku cariin dari tadi" kata Melinda.


"Aku tadi dari kamar ayah dan ibu Mel,minta izin sama mereka" kataku.


"Terus -terus gimana di kasih izin gak" kata Melinda.


Kali ini aku tidak mau menjawab pertanyaan Melinda,karena aku ingin mengerjainya.Akhrinya aku memasang wajah melasdan sedihku,yang seolah-olah aku tak mendapat izin dari kedua orang tua ku.


"Idih kenapa wajahmu gitu" kata Melinda.


"Jangan-jangan orang tua mu gak ngasih izin ya" sambungnya


Aku tetap saja diam dan mengabaikan pertanyaan Melinda,dan saat ku lihat Melinda ternyata dia juga ikut sedih.Karena aku sangat tak tega padanya akhirny aku berbicara padanya.


"Sebenarnya,,," kataku.


"Orang tuaku mengizinkan kita pergi dengan mas Kris,asal pulangnya tepat waktu hwhehehehehehe" kataku sambil ku tertawa.


Seketika itu pula Melinda memukulku dengan tangannya.


Ceplek...ceplek,..ceplekk (sura pukulan Melinda).


"Sakit tau Mel,,hentikan,,ampun-ampun deh" kataku.


"Rasain,,habisnya kamu sih pakai acara bohong segala ke aku" kata Melinda.


"Iya Maaf deh" kataku.


Sambil menunggu kedatangan mas Kris aku dan Melinda membantu ibuku memasak di dapur.


"Ibu mau masaka apa" kataku.


"Masak sayur lodeh nak" kata ibu.


"Enak ya El setiap hari kamu bisa di masakin sama ibu kamu dan bisa berkumpul bersamanya,beda denganku" kata Melinda sambil matanya berkaca-kaca.


"Kamu jangan sedih Mel kan ada aku,ayah dan  ibuku" kataku.


"Bener itu apa yang di katakan Ela,kamu gak boleh sedih Mel,masih banyak orang yang nasibnya lebih parah dari kamu" sambung ibuku.


"Makasih ya Ela,tante" kata Melinda.


Tiba-tiba dari luar ada suara orang mengucapakan salam dan mengetuk-ngetuk pintu rumahku.

__ADS_1


Thokk,,,Thokkk...Thokkk...(suara ketukan pintu)


"Assalamu'alaikum" suara dari luar.


Aku ibu dan Melinda mendengar jika ada orang yang sedang bertamau di rumah kami.


"El kayaknya ada tamu" kata ibu.


"Iya bu,,biar Ela yang bukain" kataku.


Aku segera lari ke depan untuk membuka pintu,dan saat aku membukanya.Ternyata yang datang adalah mas Kris.


"Loh mas Kris,,silahkan masuk mas" kataku.


"Iya dek,,ini dek buatmu" kata Mas Kris.


"Apa ini mas??" kataku.


"Ayam panggang sama bebek goreng dek" kata mas Kris.


"Makasih ya mas,silahkan duduk dulu mas,aku mau manggil ayah dan ibu dulu"kataku.


Mas Kris duduk sedangkan aku masuk ke dalam rumah untuk menghampiri ibuku.


"Siapa nak yang datang??" kata ibu.


"Mas Kris bu,,ini bu darinya" kataku.


"Apa ini nak??" kata ibuku.


"Katanya sih ayam panggang sama bebek goreng bu" kataku.


"Alhamdulillah,,tau saja nak Kris kalau ibu belum masak heheheh" kata ibuku sambil tertawa.


"Wah bisa buat sarapan ya tan" kata Melinda pada ibu.


"Bu panggilin ayah dong,ajak ayah menemui mas Kris,,ya ya ya" kataku.


"Baiklah" kata ibuk.


Di taruhlah oleh-oleh dari mas Kris tadi di kursi dapur dan ibu berjalan masuk ke kamarnya untuk memanggil ayah.


"Yah Kris sudah datang,,dia nunggu di ruang tamu" kata ibu.


"Iya bu habis ini kita temuin dia,ayah mau ganti baju dulu ya bu" kata ayah.


Setelah ayah ganti baju,ayah dan ibu segera menemui mas Kris.


"Pak,bu'' kata Mas Kris sambil mencium punggung tangan ayah dan ibuku.


"sudah lam nak datangnya" kata ayah.


"Barusan pak" kata mas Kris.


"Pak bu,saya minta maaf ya soal kemarin,yang ngajak Ela pulang telat,,saya bener-bener minta maaf pak bu dan saya sangat menyesal sekali" sambungnya.


"Iya nak ayah dan ibu sudah memaafkan,,iya kan bu" kata ayah sambil memandang ibuku.


"Iya nak gak apa-apa" kata ibu.


"Tapi lain kali bapak minta jangan seperti itu lagi ya nak,jujur bapak gak suka kalau Ela pulang di atas jam sembilan,karena kita hidup bertetangga pasti akan ada omongan negatif tentang Ela nak,,bapak mohon kamu bisa mengerti ya nak" kata ayah.


"Iya pak say mengerti,sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya" kata mas Kris.

__ADS_1


Aku dan Melinda sedang asyik sarapan di dapur terlebih dahulu,sedangkan ayah dan ibuku masih mengobrol dengan mas Kris di ruang tamu.


~Bersambung~


__ADS_2