CINTA TERHALANG RESTU

CINTA TERHALANG RESTU
Tahun Pertama


__ADS_3

Satu tahun sudah aku dan mas Kris menjalin hubungan,dan di tahun ini juga usaha rental playstation yang ia jalankan mulai gulung tikar atau bisa di sebut juga bangkrut.


Aku sebagai pacar hanya bisa mensuportnya saja karena aku tidak bisa melakukan apa pun selain suport yang aku kepada mas Kris.


Sekarang mas Kris menjadi sangat kacau karena dia merasa terpukul,usaha yang di rintisnya sudah bangkrut dan barang-barangnya pun tak ada yang tersisa sama sekali.Karena harus di jual semuanya dan saat ini dia mempunyai rencana akan bekerja di luar pulau atas saran dari keluarganya.


Selama satu tahun aku pacaran dengan mas Kris aku sering datang ke rumahnya dan sebaliknya juga mas Kris sering datang juga ke rumah ku.Karena keluarga kami sudah mengenal satu sama lain dan keluarga kami mempunyai rencana suatau saat nanti aku dan mas Kris akan di jodohkan,hal itulah yang membuat hubungan kami sangat erat.


Malam ini adalah malam minggu dan sudah menjadai tradisi bagi kami berdua untuk pergi jalan-jalan,seperti malam-malam minggu yang lalu.Dan ya tepat pukul tujuh malam mas Kris sudah sampai di rumahku.


Thokkk....Thokkk...Thookkkk...(psuara pintu di ketuk).


"Assalamu'alaikum" kata mas Kris dari luar rumah ku.


"Wa'alaikum salam" kata ku dari dalam rumah,yang kebetulan saat ini aku,ayah dan ibu ku sedang berada di ruang tamu segeralah ku buka kan pintu.


Ceklek...(suara pintu ku buka).


"Silahkan masuk mas" kata ku.


"Iya dek,makasih" kata mas Kris .Kami melangkahkan kaki kami ke ruang tamu.Sebelum mas Kris duduk dia terlebih dahulu mencium punggung tangan ayah dan ibu ku.


"Pak,buk" kata mas Kris pada orang tua ku.


"Iya nak silahkan duduk" kata ayah ku.


"Mau minum apa nak Kris,kopi apa teh??) kata ibu ku.


"Kopi saja buk hehehehehe" kata mas Kris.Karena orang tua ku dan mas Kris sudah sangat dekat dan hampir tak ada jarak di antara mereka jadi ya sudah seperti keluarga sendiri.


"Ya sudah ibu buatkan dulu ya" kata ibu ku.


"Iya buk maksih" kata mas Kris.


Ibu melangkahkan kakinya menuju dapur sedangkan aku ayah dan mas Kris tetap berada di ruang tamu dan akmi berbincang-bincang.


"Oya nak gimana usaha rental playstation kamu nak??" kata ayah ku.


"Itu pak usahanya tidak lancar pak,kayaknya saya tidak bakat pak di bidang usaha" kata mas Kris dengan nada putus asa.


"Jangan bilang seperti tu nak,setiap usaha yang kita lakukan apa pun itu,pasti akan ada pasang surutnya nak.Kadang bisa berhasil kadang juga tidak,yang paling penting kamu sudah mau mencoba dan berusaha itu lebih baik nak,dari pada tidak sama sekali" kata ayah ku.

__ADS_1


"Dan yang terpenting kamu juga tidak noleh patah semangat nak" sambung ayah ku.


"Iya pak,tapi gimana ya pak saya sudah terlanjur malu pak sama keluarga saya,dan saya juga merasa gak enak pak karena semua modal yang saya dapat itu dari keluarga saya semua pak,saya jadi merasa bersalah pak" kata mas Kris.


"Sudah sabar nak,bapak yajin kok keluarga kamu nanti akan mengerti" kata ayah ku.


"Ya sudah kalu begitu bapak mau sholat isya dulu,kalian ngobrol berdua dulu" sambung ayah ku sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam kamarnya.


Kini hanya ada aku dan mas Kris yang berda di ruang tamu,dan kali ini mas Kris sangat berbeda dari biasanya.


"Mas,,mas kenapa??" kata ku.


"Gak apa-apa dek" kata mas Kris.


"Kok kayaknya mas hari ini ada yang beda??" kata ku.


"Beda gimana dek,,oarang mas juga masih seperti biasanya nih" kata ms Kris.


"Mas beneran gak apa-apa kan??" kata ku untuk yang ke dua kalinya.


"Iya sayang ku,,mas gak apa-apa kok" kata mas Kris.


(Maafin mas dek,untuk masalah kali ini mas gak bisa cerita ke kamu dek karena mas gak mau ngebebanin kamu dek) gumam dalam batn mas Kris.


"Ini nak kopinya dan sekalian tadi ibu buatkn pisang goreng kesukaan kamu" kata ibu ku dambil menaruh nampannya di atas meja.


"Makasih banyak loh buk,udah di buatkan pisang goreng segala" kata mas Kris.


"Halah gak apa-apa nak,ya sudah ibu mau sholat juga soalnya ayah sudah menunggu" kata ibu ku.Ibu pun pergi meninggalkan kami berdua.


Mas Kris langsung melahap pisang goreng buatan ibu ku.


"Mas pelan-pelan dong mas kalau makan,lagian gak akan yang minta pisang goreng itu kok" kata ku smbil menunjuk sepiring pisang goreng.


"Habisnya enak banget sih dek buatan camer ku,tiada duanya dek hehehehehe" kata mas Kris sambil tertawa.


"Hemmm bisa banget kalau ngombal" kata ku.


"Oya dek habis ini kita mau jalam-jalan kemana dek??" kata mas Kris.


"Emmmm terserah mas saja deh" kata ku.

__ADS_1


"Ya sudah ayo bernagkata sekarang saja dek,,nanti keburu ke malaman" kata mas Kris.


"Tapi kita akan kemana mas??" kata ku.


"Katanya tadi terserah mas,ya sudah kamu tinggal ikut mas saja" kata mas Kris sambil tersenyum kepada ku.


"Ya sudah kalau gitu ayo izin ayah dan ibu ku dulu mas" kata ku.


Aku dan mas Kris melangkahkan kaki menuju kamara ayah dan ibu ku.


Thokkk...Thokkk...Thokkkk... (suara pintu kamar ku ketuk)


Ceklek,,,(suara pintu terbuka)


"Ada apa nak??ibu dan ayah baru saja mau sholat" kata ibu ku.


"Itu bu saya mau ngajak Ela keluar bu,untuk jalan-jalan" kata nas Kris.


"Oh kalian mau kemana??" kata ibu ku.


"Jalan-jalan saja kok buk" kata mas Kris.


"Sudah bu biarkan mereka pergi,nanti keburu kemaleman" sahut ayah ku.


"Makasih yah" kata ku.


"Iya hati-hati kalian" kata ayah ku.


"Makasih pak buk,,assalamu'alaikum" kata mas Kris.


"Wa'alaikum salam" kata ibu ku.


"Oya nak jangan lupa tutup pintunya lagi ya" sambung ibu ku.


Akhirnya aku dan mas Kris pergi menuju mobil mas Kris yang sedari tadi sudah terparkir di halaman rumah ku.Tak lupa juga ku tutup pintu rumah ku sesuai perintah ibu ku.


"Yuk dek naik" kata mas Kris sambil membukakan pintu mobilnya untuk ku.


"Iya mas" kata ku sambil aku masuk ke dalam mobil mas Kris.


Mas Kris pun kemudian masuk ke dalam mobilnya dan segera melajukan mobilnya.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2