
Sudah hampir setengah jam aku tertidur di kosan Melinda,,saat aku terbangun jam menunjukkan pukul setengah dua.Aku ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan segeralah aku menunaikan sholat dhuhur.
Setelah selesai sholat aku berniat membangunkan Melinda untuk berpamitan kepadanya,karena dia tidurnya sangat nyenyak ku urungkan niat ku.Ku tulislah pesan dan ku tempel pada tangannya.
(Tadinya aku mau bangunin kamu tapi aku gak tega,jadi aku nulis surat ini,,,aku pamit ke sekolah ya Mel dan nanti stelah bimbingan selesai aku langsung pulang ke rumahku Mel,,,makasih ya atas bantuannya) pesan yang ku tils di kertas untuknya.
Ceklek,,,(ku buka pintu kamarnya) kemudian aku segera keluar dan memakai sepatu,ku ambillah sepedaku dan ku kayuh sepedaku menuju sekolah ku.
Tepat pukul dua kurang lima menit aku sampai di parkiran sekolah,ku parkirkan sepedaku da segera aku masuk ke dalam kelas bimbingan.Ternyata sudah datang semua,aku yang datang paling terakhir terakhir.
"Duduk sini El sama aku" kata temanku Rosa.
"Iya Ros,,makasih ya,gurunya udah datang belum" kataku.
Belom sempat Rosa menjawab pertanyaan ku,guru bimbingan kami datang dan segera memulai bimbingannya.
"Assalamu'aklaikum anak-anak" kata guru."
"Wa'alaikum salam pak" kata muris-murid.
"Mari kita mulai ya anak-anak,,dan jangan lupa kalian berdoa terlebih dahulu ya"
Dua jam sudah berlalu aku mengikuti kelas bimbingan dan sekarang waktunya pulang.
"Anak-anak bapak harap kalian belajar yang rajin dan tetap semangat ya" kata guru.
"Iya pak" kata murid-murid.
"Ya sudah kita akhiri kelas bimbingan kali ini ya,,sampai jumpa lagi dua minggu ke depan,Assalamu'alaikum" kata guru.
"Wa;alaikum salam" kataku.
Aku dan Rosa keluar kelas secara bersamaan dan menuju parkiran sekolah.Aku mengambil sepeda angin ku sedangkan Rosa mengambil sepeda motornya.
"El aku duluan ya" kata Rosa.
"Iya Ros hati-hati ya" kataku.
Saat hendak ku naiki sepedaku tiba-tiba saja handphone ku berdering,,segeralah ku ambil dari dalam saku ku.Saat ku lihat ternyata mas Kris yang menelfon ku.(Sebaiknya aku angkat apa gak ya,,,aku angkat saja deh siapa tahu penting) gumamku dalam hati.
(Assalamu'alaikum) kataku.
(Wa'alaikum salam,,lagi ngapain dek???maaf ya mas baru bisa hubungi kamu sekarang karena mas sibuk ngurus pembukaan toko mas) katanya.
(aku mau pulang mas) kataku.
(Lho memangnya kamu dimana dek sekarang??" katanya.
(Aku di sekolah mas dan ini mau pulang) kataku.
(Tunggu di situ saja ya dek,,mas akan jemput kamu) katanya.
(Gak usah mas) kataku..tuuuttt,,,tuuut,,,ttuuut sambungan telfonnya pun terputus.
(Maunya apa coba orang ngomong belom selesai,,telfon udah di matiin) gumamku dalam hati.
Ku masukkan kembali handphone ku ke dalam saku,dan ku kayuhlah sepedaku,saat sampai di perempatan lampu merah yang akan menuju ke arah jalan rumahku tiba-tiba saja ada seorang yang menaiki sepeda motor yang sedang mengikuti ku dari belakang.
Aku tak berani menolehnya dan ku kayuhlah sepedaku dengan cepat karena aku sangat takut.
Tiiiiinnnn,,,,tiiinnn,,,,tinnnnn,,,,, suara klakson dari motor di belakang ku,Tetap saja ku kayuh sepedaku tanpa mengiraukan suara itu.
Kemudian sepada motor itu berada tepat di samping ku,aku semakin takut.Karena pengendara motor itu memakai helm teropong jadi aku tidak bisa melihat wajahnya.(Ya Allah lindungi lah hambamu ini) daoa ku dalam hati.
"Dek...dek...dek..." kata pengendara motor itu.
__ADS_1
Tetap saja aku tak menoleh ke arahnya,sampai akhrinya pengendara itu menepukku dan membuka helmnya.
Saat pengendara motor itu menepu pundak ku barulah aku reflek menolehnua,,dan saat ku lihat ternyata yang sedari tadi mengikuti ku ialah mas Kris.
"Ya Allah mas kamu ini ya bikin aku jantungan tau,,aku dari tadi itu udah takut banget,aku kira yang ngikutin aku dari tadi itu orang jahat" kataku sambil tetap ku kayuh sepedaku.
"Maaf ya dek,habisnya tadi kan aku sudah bilang sama kamu kalau aku mau jemput kamu,,eh malah kamunya udah pergi duluan" katanya padaku.
"Salah mas sendiri tadi aku belom selesai ngmong sudah di matiin telfonnya" kataku.
"Dek mampir nyari minum dulu yuk" katanya padaku.
"Gak ah mas nanti aku di marahi ayah lagi kayak kemarin" kataku.(Aduh ini mulut pake acar ke ceplosan segala) gumamku dalam hati.
"Kamu ngomong apa dek barusan,aku gak dengar karena kamu ngomongnya pelan" katanya padaku.
(Syukurlah dia gak dengar apa yang aku omongin tadi) gumamku dalam hati.
"Emmm aku langsung pulang saja deh mas,,sore soalnya" kataku.
"Mampir sebentar ya di cafe sebelah sana,,pleas" katanya padaku dengan wajah melasnya.
"Baiklah mas tapi cuma sebentar ya" kataku.
"OKe" katanya sambil tertawa padaku.
Kami berdua sampai di cafe yang letaknya tak jauh dari gang arah ke rumahku.Mas Kris dan aku memarkirkan sepda kami masing-masing,setelah itu kami masuk ke dalam cafe itu secara bersamaan.
"Duduk sini saja ya dek" katanya padaku.
"Iya mas" kataku sambil aku segera duduk.
"Kamu mau pesan apa dek??" katanya padaku.
"Aku mau pedan jus melon saja ya mas" kataku.
(Ayah,ibu maafin Ela ya kali ini terpaksa Ela harus bohong sama kalian,,ampuni aku ya Allah) gumamku dalam hati.
Kris pun datang menghampiriku dengan membawa minuman yang aku pesan tadi.
"Nih dek kamu minum dulu,pasti kamu haus" katanya padaku.
"Iya mas" kataku sambil meminum jus melon tersebut.
"Ohhh ya mas ada perlu apa mencari ku" kataku.
"Ada yang mas mau omongin dek" katanya padaku.
"Soala apa mas??" kataku.
"Enggak tau kenapa sejak awal aku bertemu dengan mu aku sudah menaruh hati dengan mu dek,,jadi aku mau kamu jadi pacar aku dek,apa kamu mau dek????" katanya padaku.
"Apaaaaa papapapacar mas??" kataku dengan sediit gagap.
Aku sangat syok dengan pernyataan yang di lontarkan mas Kris barusan.
"IYa dek,,dan aku maunya pacaran sama kamu tidak sekedar buat main-main aku pengennya serius dek" katanya padaku.
"Tapi aku ini kan masih sekolah mas,,apa mas gak malu pacaran dengan anak sekolahan sepertiku??" kataku.
Sejenak mas Kris diam dengan jawaban yang keluar dari mulutku.(Apa Ela dengara percakapan aku dengan ibu waktu itu ya,,ahhh Ela gak mungkin dengar) gumam Kris dalam hatinya.
"Mas" kataku.sambil aku menupuk tangannya.
"Eh iya dek,,soal itu gak jadi masalah kok dek buat aku yang penting bagiku kita saling nyaman dan saling cinta hehehehe" katanya padaku sambil tertawa.
"Gimana ya mas??" kataku.
__ADS_1
"Aku gak maksa kamu buat nerima aku kok dek,,aku ngajak kamu ketemu kal ini karena aku pengen kamu tau perasaan aku yang sesungguhnya dan aku gak mau lagi menutup-nutupinya lagi" katanya padaku.
"Dan soal orang tuan kamu,kamu gak usah khawatir nanti aku akan jelasin semuanya ke mereka,,agar mereka merestui hubungan kita,,tapi kalau kamu mau jadi pacar aku sih" sambungnya.
"Baiklah mas aku mau jadi pacar kamu,,akrena sebenarnya aku juga suka sam kamu mas" kataku.
"Alhamdulillah aku di terima hahahahahahaha" katanya sambil tertawa lepas karena dia sangat bahagia.
Aku hanya tersenyum saja kepadanya,,kami melanjutkan kembali meminum jus tadi.
"Oh ya dek gimana kalau kamu sekolahnya aku antar jemput dek??" katanya padaku.
"Ah gak usah mas,,nanti malah merepotkan mas" kataku.
"Ya gak lah dek kan sekarang kamu pacar aku,,aku malah seneng bisa ketemu kamu setiap hari" katanya padaku.
"Wah modus tu" kataku.
"mas aku boleh tanya sesuatu gak?? kataku.
"Tanya aja dek silahkan" katanya padaku.
"Mas kita kan sekarang sudah resmi pacaran kan,,apan nanti ibu mas akan menyetujuinya??" kataku.
"Insya Allah ibuku pasti setuju dek kamu gak usah khawatir,,,seiring berjalanya waktu kamu dan ibuku akan mengenal lebih dekat satu sama lain" katanya padaku.
"Emmmm gitu ya" kataku.
(Apa iya yang di omongin mas Kris barusan bisa di percaya,,karna kemarin aku dengarnya beda saat mereka berdebat,,,entahlah) gumamku dalam hati.
Tak terasa adzan ashar pun berkumandang.
"Mas aku balik duluan ya udah sore nih,,nanti ibu dan ayah khawatir aku gak pulang-pulang" kataku.
"Oke ayo dek, aku antar ya sampai ke rumah mu" katanya padaku.
"Gak usah mas,,jangan sekarang ya,besok-besok saja ya nganternya" kataku.
"Ya suda,, kalau gitu aku nganternya sampai depan gang maau masuk arah rumah kamu ya,,boleh kan??" katnya padaku.
"Baiklah mas" kataku.
Kami berdua mengambil sepeda kami di parkiran,,ma Kris menyalakan motornya dan aku mulai mengayuh sepedaku.
Tak berselang lam aku sampai di depan gang rumah ku.
"Mas aku duluan ya" kataku.
"Iya dek hati-hati ya" katanya padaku.
"Iya,mas juga hati-hati ya" kataku padanya.
"Beres,,oh ya dek jangn lupa nanti klau kamu ada waltu longgar kirim pesan ke aku ya" katanya poadaku.
"Baiklahlah" kataku.
Aku pun memasuku gang ku dan mas Kris berputa arah untuk kembali ke rumahnya.
~Bersambung~
__ADS_1