
"Nak... nak...nak,.bangun sudah shubuh." kata ibu sambil mengoyang-goyangkan tubuhku.
"Sebentar lagi bu,,lima menit lagi deh aku masigh ngantuk banget nih bu" kataku.
"Ya sudah ibu mau sholat dulu" kata ibuku.
Dan aku pun tertidur kembali,setengah jam sudah berlalu namun aku tidak bangun-bangun juga.Akhirnya ibuku kembali ke kamarku untuk membangunkan aku.
"Ela,,ayo bangun nak sudah setengah lima lebih ini loh" kata ibu sambil menepuk-nepuk tubuhku.
"Iya bu" kataku.
"Kalau iya itu matanya di buka jangan di pejamkan terus" kata ibuku.
"Iya bu ini matanya juga sudah di buka" kataku sambil tersenyum pada ibuku.
"Ya sudah rapikan dulu tempat tidur mu nak,habis itu kamu mandi terus sholat,ibu mau ke dapur dulu buat sarapan" kata ibuku.
Lalu aku terbangun dan segera ku rapikan tempat tidurkan,setelah itu aku segera menuju kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu.Dua puluh menit sudah aku mandi,lalu aku kembali lagi ke kamarku untuk menunaikan ibadah sholat shubuh.
Setelah selesai sholat kurapikan kembali mukenahku,lalu aku menganti bajuku dengan baju seragam sekolahku.Sebelum aku memakai hijab ku periksa dulu buku-buku,alat tulis serta tugas yang akan aku bawa ke sekolah.(Kayaknya udah semua nih,,beres gak ada yang kelupaan) gumamku dalam hati.
Ku pakailah pelembab wajahku terlebih dahulu setelah itu ku pakai hijabku,tak lupa pula ku semprotkan parfum ke bajuku.Ku ambillah handphone ku yang ada di ats tempet tidur lalu ku masukkan saku rok ku.
Ku langkahkan kaki ku meunuj teras rumahku,dan di sana sudah terparkir sepeda angin ku,ku taruhlah tas itu ke dalam keranjang sepeda angin ku.Lalu aku kembali masuk ke dalam rumah,ku hampiri ibuku yang sedang berada di dapur.
"Bu ada yang perlu Ela bantuin ndak bu??" kataku.
"Gak usah nak udah selesai semua,,,tinggal goreng telur saja kok" kata ibu sambil memmulai mengoreng telur.
"Ya sudah bu kalau begitu" kataku sambil ku tetap berdiri di samping ibuku.
"Ohhh ya nak apa tidurmu semalam nyenyak???" kata ibu.
"Alhamdulillah nyenyak bu,,,memangnya kenapa bu??" kataku.
"Ya sudah cuma tadi malam kayaknya waktu kamu tidur itu kayaknya gak nyaman" kata ibu.
"Ibu tau dari mana?" kataku.
"Apa kamu lupa kalau semalam ibu tidur dengan mu" kata ibuku.
"Ohhh iya ya tadi malam kan ibu tidur dengan ku ya" kataku.
"Hemmm kamu itu" kata ibu.
"Ya sudah nih kamu sarapan dulu nih,,nanti keburu kesiangan" kata ibuku sambil memberikan aku sepiring nasi dengan lauk telur dadar serta sambal kecap.
"Apa ibu tidak sarapan sekarang" kataku.
"Nanti saja ibu sarapan nungguin ayahmu pulang dulu nak" kata ibu.
"Memang ayah kemana bu" kataku.
"Ayah tadi shubuh nganter anak tetangga kita yang akan khitan di kampung sebelah" kata ibu.
__ADS_1
"Ohhh" kataku.
Segera ku makan sarapan pagiku dengan lahap,,walaupun dengan menu sederhana aku tetap bersyukur dan tidak pernah mengeluh sama sekali.
Setelah selesai makan ku langkahkan kakiku menuju ruang tamu untuk memakai sepatu sekolahku dengan di temani ibu.
"Nak ini uang saku mu" kata ibu sambil memberikan aku selembar uang lim ribuan.
"Terima kasih bu,,ohh ya bu nanti kayaknya aku pulang agak sore deh bu" kataku.
"Kenapa kok pulang sore" kata ibu.
"Aku ada bimbingan bu,,karena aku mau memperebutkan beasiswa di sekolah bu,,doain ya bu supaya Ela lolos seleksi" kataku.
"Ibu dan ayah selalu doain kamu nak,semoga semua yang kamu cita-citakan terwujud semua dan kamu jadi orang yang sukses nak" kata ibuku.
"Ela mau berangkat dulu ya bu,,,sudah jam setengah tujuh soalnya" kataku sambil mencium punggung tangan ibuku.
"Iya nak hati hati ya" kata ibuku.
"Assalamu'alaikum bu" kataku.
"Wa'alaikum salam" kata ibu sambil tersenyum kepadaku.
Ku ambillah sepedaku yang terparkir di teras rumah dan ku naikki,,segeralah ku kayuh sepeda ku menuju sekolahku.
Akhrinya aku nyampai sekolah tepat pukul tujuh kurang lima menit,,mepet sekali dari jam masuk sekolahku.Ku parkrkan sepedaku terlebih dulu di halaman sekolah,kemudian aku masuk ke dalam kelas dan di sana sudah ada Melinda yang sedang menunggu kedatangan ku.
"Tumben La kamu kok telat" kata Melinda.
"Ohhhh tumben kok gak di benerin ayah mu dulu" kata Melinda.
"Ayah sedanga pergi Mel" kataku.
"Aku penasaran gimana kelanjutan hubungan kamu dengan mas Kris itu,karena terakhir ke rumah mu itu kamu tidak pernah membicarakan lagi denganku El??"
Belum sempat ku jawab pertanyaan dari Melinda tiba-tiba saja bel sekolah berbunyi...Kringgg,,,,,kringgg,,,,kringg,,,, dan guru meatematika pumn masuk ke dalam kelas.
"Selamat pagi anak-anak" kata guru.
"Selamat pagi pak" kata murid-murid.
"Baiklah hari ini kita ulangan ya,,kalian semua sudah siap kan pastinya?" kata guru.
"Beeeellllooommmmmm" jawab serentak semua murid"
"Kalian sudah siap atau belum hari ini,,tetap bapak akan mengadakan ulangan anak-anak hehehehe" kata guru sambil tertawa kepada kami semua.
Guru matematika itu segera membagikan selembaran kertas ulangan kepada kami semua,kelas pun menjadi hening karena semua mengerjakan ulangan tersebut.
"El...el...el.." kata Melinda sambil menyenggol-nyenggol tangaku.
"Ada apa Mel??" kataku.
"Kamu udah selesai ngerjain belum El??" kata Melinda.
__ADS_1
"Aku baru ngerjain sebagian kenapa" kataku.
"Aku nyontek dong El jawaban no 15,,pleasss??" kata Melinda sambil memelas.
"Sebentar ya Mel jawabannya agak panjang nih" kataku.
"Ok,,aku tunggu" kata Melinda.
Setelah aku mengerjakan semua ualangan matematika itu,baru aku menulisakan jawaban no 15 untuk Melinda dan segera ku kasihkan jawaban itu padanya.
"Anak-anak waktu kalian kurang lima menit lagi,jadi tolong kalian koreksi jawaban kalian lagi" kata guru.
"Baik pak" kata semua murid.
Segeralah ku periksa semua jawaban dari soal ulangan itu lagi,,lima menit berlalu akhirnya kami semua pun mengumpulkan kertas ulangan itu kepada guru matematiak dan kami semua di izinkan untuk istirahat.
"Karena kalian sudah mengumpulkan ulangannya,,kalian semua bisa istirahat lebih awal" kata guru.
"Baiklah pak" kata semua murid.
Guru matematikan pun kelur dari kelas dan di kuti beberapa murid lainnya.Sedangkan aku dan Melinda masih berada dalam kelas.
"El ayo istirahat,,kali ini aku yang traktir deh karena kamu tadi udah ngasih contekan ke aku hehehehehe" kata Melinda sambil tertawa.
"Aku lagi males Mel aku pengen di kelas aja deh,,kali ini kamu sendirian aja ya istirahatnya" kataku.
"Gak mau ah,,,kalau gitu aku mau nemenin kamu di kelas saja deh...Kamu kenapa seh El?ada apa cerita ke aku??,,kayaknya kamu lagi ada masalah deh" kata Melinda.
"Aku gak apa-apa kok Mel" kataku.
"Serius nih kamu gak apa-apa,,tapi menurutku kamu lagi ada masalah,,ayolah ceritain ke aku biar hatimu sedikit lega" kata Melinda.
"Baiklah,,,,,jadi tadi malam itu ayahku marah sekali sama aku Mel dan baru tadi malam itu aku melihat ayahku seperti itu padaku,,tidak seperti biasanya" kataku.
"Memangnya kamu kenapa kok bisa di marahi ayahmu" kata Melinda.
"Kemarin malam itu aku keluar dengan mas Kris ke rumahnya dan sudah di izinin sama ayah dan ibuku,,tapi karena aku pulangnya di atas jam sembilan lebih ayahku sangat marah padaku" kataku.
"Ya jelas saja lah kamu di marahi ayahmu kan,ayahmu itu orangnya disiplin dalam semua hal,,termasuk dalam aturan main mu,,apa kamu lupa dulu waktu kamu pulang sekolah main ke kost aku terus kamu pulangnya telat ayahmu kan juga marah sama kamu,,,malah marahnya waktu aku ada di sana apalagi pulangmu kemarin di atas jam sembilan malam,,ya sudah pasti ayahmu marah." kata Melinda.
"Iya juga ya Mel,,aku jadi ngerasa bersalah Mel sama orang tua ku" kataku
"Sudahlah jangan di fikirkan lagi,,yang penting nanti jangan kamu ulangi lagi saja dan sekarang fokuslah ke beasiswa mu saja" kata Melinda.
"Mulai sekarang aku akan fokus ke beasiswa saja Mel gak mau mikir yang lain-lain karena aku pengen ngebahagiain orang tua ku dan membantu mengurangi biaya sekolahku Mel" kataku.
"Nah gitu dong itu baru temanku hehehehhe" kata Melinda.
Kami berdua pun saling berpelukan.
~Bersambung~
__ADS_1