
Setelah selesai makan siang aku dan mas Kris segera mencari alat-alat untuk rental playstation,salah satunya termasuk playstation model terbaru.
"Dek itu toko yang jual playsation" kata mas Kris.
"Ya sudah ayo kesana kalau gitu mas" kata ku.
"Iya ayo" kata mas Kris sambil mengandeng tangan ku.
Kami pun masuk ke dalam toko tersebut,kemudian mas Kris memilih-milih semua peralatan playstation yang akan di sewakannya nanti.Karena aku tidak tau sama sekali tentang playstation,jadi aku hanya menunggunya di kursi penunggu sambil memainkan ponsel ku.
(Emmmm mending aku kirim pesan ke Melinda saja ah,dari pada aku bosen menunggu mas Kris yang pastinya lama nantinya) gumam ku dalam hati.Dan segera juga aku mengirimkan pesan kepada Melinda.
(Mel lagi apa) pesan ku padanya.
Tanpa menunggu lama Melinda langsung membalas pesan ku.
(Aku lagi di rumah kakak ku,ada apa El??) pesan Melinda.
(Gak apa-apa kok Mel,,cuma iseng aja hahahahahahah) pesan ku padanya.
(Idih gak gelas banget deh kamu El,,oh ya kamu di rumah gak aku mau main ke sana nih??) pesan Melinda.
(Aku lagi keluar sama mas Kris Mel) pesan ku padanya sambil ku bubuhi emoticon senyum.
(Keluar kemana??) pesan Melinda.
(Mau tau banget atau mau tau ajah nih??hehehehhe) pesan ku padanya.
(Tau ah) pesan Melinda dengan di bubuhi emoticon marah.
(Wuih ada yang marah nih) pesan ku padanya.
(Kamu di mana El sekarang??aku mau nyamperin kamu) pesan Melinda.
(Aku di surabaya Mel,,ke sini saja kalau kamu mau nyamperin aku hahahahahaha) pesan ku padanya.
(Wowwwwww jauh banget,ngapain kamu ke sana??) pesan Melinda.
(Aku nemenin mas Kris belanja) pesan ku.
(Oh) pesan Melinda dengan singkatnya dan ku tak membalas pesannya lagi.
Tak berselang lama mas Kris pun menghampiri ku.
"Dek kamu bosen ya??" kata mas Kris.
"Sedikit mas" kata ku.
"Maaf ya dek sudah buat kamu bosen,harusnya kita seneng-seneng kan mumpung ke luar kota" kata mas Kris.
"Ah gak apa-apa mas" kata ku.
"Oh ya mas apa masih lama ???" sambung ku.
"Sebentar lagi kok dek masih di bungkus kardus sama orangnya" kata mas Kris.
"Owhhh" kata ku dengan singkatnya.
"Emmm dek habis ini mau jalan-jalan lagi gak?" kata mas Kris.
"Gak usah mas langsung pulang saja ya,nanti ayah dan ibu khawatir dan gak enak juga kalau kita pulangnya nanti ke malaman" kata ku.
"Iya juga ya dek,baiklah kalau gitu" kata mas Kris.
"Mas tinggal ke sana lagi ya dek" kata mas Kris sambil menunjuk ke arah penjual playstation.
"Iya mas" kata ku.
Tiba-tiba mas Kris memanggil ku.
"Dek sini" kata mas Kris.Aku segera menghampirinya.
__ADS_1
"Ada apa mas" kata ku.
"Tolong bantuin mas bawa ini bisa gak dek??" kata mas Kris sambl memberikan kardus ke padaku.
"Iya mas,bisa kok orang gak terlalu berat kok" kata ku.
"Makasih ya dek,,kita langsung ke parkiran mobil ya dek" kata mas Kris.
"Siap komandan" kata ku sambil tersenyum ke arah mas Kris.
Kami berdua berajalan menuju parkiran mobil,setelah sampai di parkiran kami segera memasukkan semua barang-barang tadi ke dalam bagasi mobil.
"Alhamdulillah udah selesai ya dek" kata mas Kris.
"Iya mas Alhamdulillah ya" kata ku.
"Ya sudah dek ayo kita mauk ke dalam mobil" kata mas Kris sambil membukakan pintu mobil untuk ku.
"Makasih mas,pakai acara di bukain segala,kayak di flm-film saja hehehehehe" kata ku.
Mas Kris tak menjawabnya dia hanya tersenyum ke padaku dan dia segera masuk ke dalam mobil juga untuk mulai mengendarai mobilnya.Segeralah mas Kris melajukan mobilnya untuk keluar dari parakir mall.
"Dek jangan lupa sabuk pengamannya di pakai" kata mas Kris sambil menunjuk ke arah sabuk pengaman yang belum aku pakai.
"Masya Allah maaf mas,aku lupa" kata ku.
"Iya gak apa-apa dek" kata mas Kris.
"Oya dek kamu mau beliin ayah dan ibu oleh-oleh apa???" kata mas Kris.Aku hanya terdiam saja dan tak menjawab pertanyaan mas Kris tersebut.
(Ahhh gimana mau beliin ayah dan ibu oleh-oleh uang saja aku tidak punya,,aha mas Kris itu nanyanya kayak gitu pula) gumam ku dalam hati.
"Lho di tanyain bukannya di jawab kok malah diam saja dek" kata mas Kris.
"Eh iya mas,,,gak usah saja mas" kata ku.
"Kenapa gak usah dek??" kata mas Kris dengan sedikit rasa penasarannya pada ku.
"Emmmmmmmmm iitu mas aku gak punya uang mas untuk beli oleh-olehnya" kata ku.
"Ouh,,maaf ya mas,aku kira tadi hehehehehehe" kata ku.
"Hemmmm makanya dek kalau ada orang ngomong itu di perjelas dulu dek,,jangan menyimpulkan terlebih dahulu,karena kadang apa yang orang lain maksud itu A tapi kita nerimanya B,kan jadinya salah paham dek" kata mas Kris.
"Iya mas,,maaf ya mas" kata ku.
"Iya gak apa-apa dek" kata mas Kris padaku sambil tersenyum ke arah ku.
Entah kenapa aku tiba-tiba teringat dengan omongan mas Azam.(Enaknya aku tanya mas Kris sekarang saja deh soal mas Azam apa dia mengenalnya apa tidak) gumam ku dalam hati.Ku berani kan bertanya ke pada mas Kris.
"Mas aku boleh tanya sesuatu gak ke mas??" kata ku.
"Tanya apa dek,silahkan" kata mas Kris.
"Tapi mas jangan marah ya,kalau pertnyaan ku ini menyinggung dan menyakiti hati mas" kata ku.
"Mau tanya apa sih dek,kok kayaknya penting banget" kata mas Kris.
"Kalau di bilang penting sih ga terlalu penting juga mas, tapi kalau di bilang gak penting ya sdeikit penting sih mas,,ah aku kok jadi buinggung ya mas" kata ku.
"Ah aku gak jadi tanya saja deh mas kalau gitu" sambung ku.
"Sudah lebih baik tanya saja,dari pada ada yang menganjal di hati kamu dek" kata mas Kris.
"Tapi mas janji ya gak akan marah sama aku" kata ku.
"Iya sayang,insya Allah mas gak akan marah kok" kata mas Kris sambil mencubit pipi ku.
Langsung saja aku bertanya ke mas Kris kareana dia sudah berjanji padaku tidak akan marah.
"Mas kenal dengan mas Azam gak??" kata ku.
__ADS_1
"Kalau kenal kenapa dan kalau enggak kenapa dek??" kata mas Kris.
"Ya gak apa-apa sih mas,cuma pengen tau saja sih,,kok kayaknya kalian kenal gitu sih" kata ku.
"Gimana ya dek aku ngejelasinnya,,mas sebenernya mau jujur tapi kamu nanti pasti marah ke mas" kata mas Kris.
"Kenapa aku harus marah sama mas,emang mas salah apa sama aku" kata ku.
"Sebenernya kakanya Azam itu mantan pacar mas dek" kata mas Kris.
"Hah apa mas???mas serius nih gak bohong" kata ku.
"Iya dek mas serius" kata mas Kris.Entah kenapa hati ku sedikit sakit mendengar jawaban dari mas Kris itu aku pun menjadi diam.
(Pantes saja gelagat mereka agak aneh,ternyata mereka saling kenal dan kayaknya masih banyak yang mas Kris sembunyikan dari aku,,huh sebel deh,) gumam ku dalam hati.
"Dek kamu marah ya sama mas??" kata mas Kris.
"Iya,karena mas Kris gak pernah mau jujur sama aku kalau aku gak tanya duluan ke mas Kris,,kenapa mas??" kata ku.
"Maafin mas ya dek,mas sebenrnya ingin menceritakan semua masa lalu mas sama kamu dek tapi mas nunggu waktu yang tepat" kata ams Kris.
"Kapan itu mas" kata ku.
"Suatu saat mas pasti akan cerita kok dek" kata mas Kris.
"Baiklah mas" kata ku.
"Jangan marah ya dek,,sekali lagi mas minta maaf ya" kata ku
"Baiklah kali ini aku maafin mas " kata ku.
"Makasih dek" kata mas Kris dan dengan tiba-tiba dia mencium pipi ku.Aku sangat kaget dengan apa yang di lakukan mas Kris barusan.
"Mas jangan gitu lagi,,fokus nyetir tuh" kata ku sambil menunjuk ke arah kemudi mobil.
"Maaf dek aku mencium pipi mu mas terlalu senang kamu mau maafin mas,,iya dek mas akan fokus nyetir kok kata mas Kris dengan bahagianya.
"Hemmmmmmm" kata ku.
(Lebih baik aku mengorek informasi dari mas Azam tentang mas Kris,karena mereka pasti kenalnya sudah lama dan maafin aku mas saat ini aku belum bisa percaya sepenuhnya sama kamu mas) gumam ku dalam hati.
Sekarang waktu menunjukkan pukul tujuh malam dan aku sangat mengantuk.Sehingga aku berkali-kali menguap karena sudah tak bisa lagu menahanrasa kantuk ku.
"Kamu ngantuk ya dek" kata mas Kris.
"Iya mas aku ngantuk banget nih" kata ku sambil mnegucek-ngucek kedua mata ku.
"Nyari makan dulu ya,habis itu baru kamu tidur" kata mas Kris.
"Gak ah mas aku sudah gak tahan nih ngantuk berat,gak apa-apa kan mas kalau aku tidur mas nyetir sendirian" kata ku.
"Iya gak apa-apa dek,,tapi apa kamu gak lapar dek??" kata mas Kris.
"Iya mas makannya nanti saja ya,aku mau tidur sebentar" kata ku.
"Baiklah tidurlah dek" kata mas Kris sambil membetulkan posisi kursi yang aku duduki agara aku bisa tidur dengan nayaman.
Tanpa menunggu lama,aku pun tertidur.
(Kayaknya dia ngantuk banget,,maafin mas ya dek yang belum bisa jujur semuanya ke kamu) gumam dalam hati mas Kris.
~Bersambung~
__ADS_1