
Setelah kepulangan Kris dari rumah ku aku langsung menuju kamarku untuk mengganti baju ku,,setelah selesai ku baringkan tubuhku di atas kasur,tetapi ayahku memanggilku.
"Ela ayo sini ayah tunggu di ruang tamu" kata ayah padaku.
"Iya yah" kata ku.
(Ada apa ya ayah memanggilku ini kan sudah jam setengah sepuluh malam,,apa jangan-jangan ayah akan memarahiku karena tadi aku pulang terlambat) gumamku dalam hati.
Segeralah ku hampiri ayahku,dan ya saat ku lihat ternyata raut wajah ayahku sangat marah kali ini,aku sangat takut sekali padanya sehingga aku tak berani duduk.
"Ayo nak duduk dekat ibu,ayahmu mau bicara sama kamu" kata ibu.
Ibu sudah sangat paham dengan karakter ayahku sehingga menyuruhku duduk di sampingnya,ayahku memang jarang sekali marah tapi sekali dia marah sifat ganasnya akan keluar.
"Ela kali ini kamu sudah sangat membuat ayah kecewa,,kamu tau kan ayah paling tidak suka jika anak ayah pulang di atas jam sembilan malam,aturan itu sudah ayah buat dari dulu,tapi kenapa hari ini kamu melanggarnya???ayah mengizinkan mu pergi bukan berarti kamu bisa seenaknya seperti ini,sekarang jelaskan kenapa kamu bisa pulang telat??." kata ayah padaku dengan nada tingginya.
"Ayah maafin Ela yah,Ela tau Ela salah yah hiks..hikss...hiksss,Ela janji tidak akan mengulanginya lagi" kataku sambil menangis.
"Yang ayah mau jawaban bukan tangisan kamu Ela" kata ayah padaku sambil teriak.
Baru kali ini aku melihat ayahku sangat marah padaku,segera ku hentikan tangisanku dan ku jawab pertanyaan ayahku tadi karena aku tidak mau semakin membuat ayah marah padaku.
"Sebenarnya tadi pulang telat karena aku dan mas Kris mampir makan dulu yah,mas Kris mengajakku makan setelah mendengar perutku bunyi yah,dan setelah makan kami juga langsung pulang yah,hanya itu yah yang kami lakukan tidak ada yang lain..Ela bener-bener minta maaf yah,Ela sangat menyesal yah" kataku pada ayah.
"Setidaknya kamu kan bisa menolaknya Ela,tidak baik juga di lihat tetangga kamu pulang di atas jam sembilan mereka akan berpikir apa tentang mu??status kamu juga masih pelajar.Saat pertama kali Kris kemari kamu itu sudah menjadi bahan omongan orang Ela,tapi ayah tidak mengubrisnya karean apa yang mereka omongankan itu tidak sesuai kenyataan.Tapi untuk malam ini jelas terbukti kamu pulang malam." kata ayah padaku.
"Maafin Ela yah,Ela bener-bener minta maaf,Ela sudah membuat ayah sangat kecewa,Ela sangat menyesal yah,dan setelah ini Ela tidak akan lagi berhubungan dengan mas Kris lagi yah" kataku pada ayah.
"Ayah tidak melarangmu berhubungan dengannya yang ayah minta jika lain kali ayah memberi mu kebebasan keluar janganlah kamu seperti ini lagi,,,apa kamu paham maksud ayah Ela??" kata ayah padaku
"Iya yah Ela paham" kataku pada ayah.
"Sudah-sudah yah jangan marah lagi,Ela juga kan sudah minta maaf dan mengakui kesalahnya lgi pula ini sudah malam yah gak enak kalau di dengar tetangga" kata ibu pada ayah.
"Ya sudah kali ini ayah memaafkan kesalahn mu,tapi kalau lain kali kamu berbuat seperti ini ayah tak akan memaafkanmu" kata ayah padaku.
__ADS_1
Ku peluklah ayahku sambil ku menangis karena menyesali kesalahn yang telah aku perbuat kali ini.
"Ela ayah marah padaku karena ayah sangat taku,kamu anak perempuan ayah satu-satunya ayh tidak mau terjadi apa-apa sama kamu" kata ayah padaku sambil tetap memelukku.
"Aduh modelnya kalau sudah baikan,ibunya di kacangin" sindir ibu pada kami.
Lalu aku dan ayahku pun memeluk ibuku juga.
"Aduh sudah-sudah lepasin pelukan kalian ibu tidak bisa bernafas" kata ibu pada kami.
Akhirnya aku dan ayah melepaskan pelukan kami ke ibu dan duduk salin berdampingan.
"Sudah malam sebaiknya kamu tidur Ela,besok kan kamu harus pergi sekolah" kata ibu padaku.
"Iya,,yah bu Ela pamit ke kamar dulu ya" kataku pada mereka.
Kulangkahkan kaki ku ke dalam kamarku,ayah dan ibuku masih berada di ruang tamu.
"Yah,ibu tadi tidak tega melihat ayah memarahi Ela seperti itu,,dan ibu lohat juga tadi Ela sangat ketakutan pada ayah" kata ibu pada ayah.
"Itu yang terbaik bu agar Ela tidak mengulangi kesalahannya untuk yang ke dua kali,ibu tau tidak saat ayah mengizinkan Ela pergi dengan Kris di situ hati ayah tiba-tiba merasa tidak tenang bu" kata ayah pada ibu.
"Benar bu,sebaik apa pun Kris ayah tetap khawatir bu,karena anak kita perempuan bu Naudzubillahimindzalik jangan sampai hal buruk terjadi sama anak kita bu,ibu tau sendiri kan bagaimana pergaulan anak zaman sekarang"
"Iya yah,tapi ibu sangat percaya sekali kalau Ela Insya Allah tak akan melakukan perbuatan yang melampaui batas yah,,apa ayah tidak percaya sama Ela??" kata ibu pada ayah.
"Ayah percaya bu sama Ela,,tapi terkadang rasa khawatir itu selaku muncul bu di hati ayah" kata ayah pada ibu.
"Ibu juga merasakan apa yang ayah rasakan,,tapi ibu selalu berdoa agar Allah selalu melindungi di manapun Ela berada yah" kata ibu pada ayah.
"Ya sudah yah sebaiknya ayo kita tidur ini sudah malam" sambung ibu.
"Baiklah bu,,tapi sebaiknya ibu menemani Ela tidur bu malam ini kasihan juga bu tadi habis ayah marahin dianya" kata ayah pada ibu.
"Gak apa-apa nih ayah tidur sendirian" goda ibu pada ayah.
__ADS_1
"Gak apa-apa lah bu" kata ayah pada ibu.
Ceklek...ibu membuka pintu kamarku dan langsung membaringkan tubuhnya di kasur ku.
"Ada apa bu???" tanya ku pada ibu.
"Ibu mau tidur disini nak" kata ibu.
"Tumben bu,,,kenapa?" kataku pada ibu.
"Ayahmu yang menyuruh ibu untuk menemani kamu tidur,,sepertinya ayahmu menyesal sudah memarahimu tadi" kata ibu.
"Gak apa-apa bu memang Ela yang salah bu" kataku pada ibu.
"Ya sudah ayo tidur La sudah malam ibu juga sudah mengantuk,,,hoooooaaaaammm" kata ibu.
"Iya bu" kataku pada ibu.
"Jangan lupa matikan lampunya ya El" kata ibu.
Segera ku matikan lampu kamarku dan dengan cepatnya ibuku terlelap dalam tidurnya
(Yah bu maafin Ela ya sudah buat kalian kecewa,Ela janji lain kali Ela tidak akan mengecewakan ayah dan ibu)gumamku dalam hati.
Dan segeralah aku memejamkan mataku.
~Bersambung~
__ADS_1