
Setelah kepulangan Melinda aku kembali mengobrol dengan Kris di ruang tamu.
"Maaf ya mas,udah buat kamu menunggu" kataku pada Kris.
"Ah iya gak apa-apa dek" katanya padaku.
"Oh ya sebenernya ada perlu apa mas datang ke rumahku?" tanyaku padanya.
"Gini dek aku mau ngajak kamu jalan-jalan" katanya padaku.
"Kalau soal itu aku gak bisa mutusin mas,lebih baik mas tanya orang tua aku dulu saja" kataku padanya.
"Iya dek,emmm dimana dek ayah dan ibumu sekarang?" tanyanya padaku.
"Kayaknya sih masih di halaman belakang rumah mas,mau aku panggilkan?" kataku padanya.
"Boleh dek,sekalian aku mau minta izin sama mereka dek" katanya padaku.
"Oke mas,tunggu sebentar ya mas" kataku padanya.
Ku langkahkan kakiku menuju ke halaman belakang rumahku,ku hampiri dan ku panggil lagi ayah dan ibuku untuk kedua kalinya.
"Yah,bu apa kalian sudah selesai??" tanya ku kepada kedua orang tua ku.
"Ini nak sudah hampir selesai" kata ayah kepadaku.
"Apa perlu Ela bantuin yah?" tanyaku pada ayah.
"Gak usah nak,nanti kamu kotor semua" kata ayah kepadaku.
"Lho memangnya si Kris sudah pulang nak?" tanya ibu kepadaku.
"Belom bu,katanya sih mau ketemu ayah dan ibu" kataku pada ibu.
"Oalah nak,gitu kok kamu tinggal kesini" kata ibu kepada ku.
"Ayo yah kalau gitu kita cuci tangan dan kaki sekarang,kasihan tamunya sudah nunggu lama" kata ibu kepada ayahku.
Kami bertiga pun masuk ke dalam rumah,setelah itu ayah dan ibuku ke kamar mandi untuk mencuci tangan dan kaki mereka.Sedangkan aku menunggu mereka sambil duduk di kursi yang ada di dapur.Tak berselang lama ayah dan ibuku sudah selesai,seketika itu kami melangkahkan kaki menuju ruang tamu untuk menemui Kris.
"Ayo nak kita ke depan nemuin Kris" kata ibuku"
Tanpa menjawabnya aku hanya menganggukkan kepalaku,dan ya kami sekarang sudah berada di ruang tamu.Lalu kami duduk bersama di ruang tamu,ayahku memulai pembicaraan terlebih dulu.
"Nak Kris sudah dari tadi ya di sininya?" tanya ayahku pada Kris.
"Lumayan pak" kata Kris kepada ayahku sambil mencium punggung tangan ayah dan ibuku.
"Maaf ya nak kami tadi lagi di halaman belakang rumah,menanam benih cabai jadinya nak Kris lama ya nunggu kami" kata ayahku kepada Kris.
"Ndak apa-apa pak,kalau tau gitu tadii saya bantuin pak nanem benih cabenya" Kata Kris pada ayahku.
"Ndak usah nak Kris,Lha wong bapak nanemnya cuma sedikit" kata ayahku.
"Bapak dan ibu ternyata suka berkebun ya?" tanya Kris kepada kedua orang tua ku.
"Ya ndak nak,bapak berkebun itu ya kalau ada waktu luang saja nak" kata ayahku.
"Biar halaman belakang ada fungsinya nak,lumayan juga nak jadi nanti gak usah beli cabe heheheeehe" sambung ibuku.
Kami berempat pun tertawa bersama-sama dan setelah itu dengan beraninya Kris meminta izin kepada kedua orang tua ku untuk mengajakku pergi jalan-jalan.
"Pak,buk kalau boleh saya mau ngajka Ela pergi??" tanya Kris kepada kedua orang tua ku.
"Memangnya mau pergi kemana nak??" tanya ayahku kepada Kris.
"Sekedar jalan-jalan saja pak" kata Kris kepada ayahku.
"Ya silahkan nak bapak mengizinkan,asal pulangnya jangan sampai maghrib ya nak,karena besok Ela harus sekolah" kata ayah kepada Kris.
"Dan ya kamu gak boleh macem-macem loh sama Ela Kris,ibu sama bapak sudah ngasih kepercayaan ke kamu jadi jangan sia-sia kan kepercayaan kami ya nak" kata ibuku kepada Kris.
"Insya Allah Kris akan jaga kepercayaan yang bapak ibu berikan,dan makasih banyak ya pak buk udah ngizinin saya ngajak Ela pergi jalan-jalan" kata Kris kepada kedua orang tua ku,sambil tersenyum.
"Iya nak sama-sama,ingat ya janjimu itu" kata ayahku kepada Kris.
"Iya pak" kata Kris pada ayahku.
Dan setelah itu juga ku beranikan diri bertanya kepada ayah dan ibuku.Karena aku masih belum yakin dengan jawaban mereka.Setahu ku ayah dan ibuku selama ini tidak pernah mengizinkan aku pergi dengan teman laki-laki.Tapi kenapa sekarang,saat Kris mengajakku mereka memberikan izin.
"Beneran yah bu,aku boleh pergi dengan mas Kris??" tanyaku pada orang tua ku sambil ku lihat mereka berdua.
"Iya nak boleh,iya kan bu" kata ayah kepadaku sambil memandang ke arah ibuku.
Ibuku hanya menganggukkan kepalanya saja pertanda iya juga setuju dengan ucapan ayahku.
"Makasih banyak ya yah,bu" kata ku pada mereka.
"Ganti baju dulu sana Ela,masak mau pergi pakai baju tadi pagi yang sudah bau asem" kata ibu kepada ku.
"Iya bu" kataku pada ibu.
"Jangan lupa sholat dulu ya nak,ini juga sudah adzan dhuhur" kata ibu kepada ku.
Dengan tiba-tiba Kris memotong pembicaraan kami.
"Maaf pak,buk kalau saya mau numpang sholat di sini kira-kira boleh ndak ya??" tanya Kris pada ibuku.
"Silahkan nak,sekalian kamu bareng sama Ela biar di tunjukkin tempat sholatnya" kata ibuku kepada Kris
"Makasih pak,bu" kata Kris kepada kedua orang tua ku.
__ADS_1
Ku ajaklah Kris masuk ke dalam rumah dan ku tunjukkan tempat untuk sholat.
"Mas tempat sholatnya di sini ya, dan ini sarung dan sajadahnya" kataku pada Kris.
"Makasih ya dek,kalau mau ambil wudhunya dimana ya dek??" tanya Kris kepadaku.
"Di kamar mandi ya mas,di sana sudah ada kran airnya mas bisa wudhu di sana" kataku padanya.
Kris pun menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu sedangkan aku menuju kamarku untuk mengambil baju gantiku dan setelah itu aku kembali lagi ke kamar mandi.Saat ku melewati tempat sholat disana Kris sudah memulai gerakan sholatnya.
"Ya Allah laki-laki yang sempurna,sudah ganteng,kaya,sopan dan taat beribadah pula,,ah beruntung sekali nanti wanita yang mendapatkannya" gumamku dalam hati.Dan setelah berangan-angan kulangkah kan kaki ku menuju kamar mandi segeralah ku mandi dan mengambil air wudhu.
Di saat aku akan kembali ke kamar untuk sholat tiba-tiba Kris bertanya padaku.
"Lho dek kamu dari tadi belom sholat??" tanyanya padaku.
"Belom mas,aku tadi mandi dulu" kataku padanya.
"Ya sudah sholat dulu sana dek,aku mau ke ruang tamu nemuin ayah dan ibu.Aku tunggu di sana ya dek" katanya padaku sambil tersenyum kepadaku.
Setelah selesai sholat aku bersiap-siap dengan sedikit memakai pelembab di wajahku dan tak lupa aku memakai parfum.Dan aku kembali berkaca di depan kaca almariku.
"Ah sudah pantas apa belom ya pakai baju ini,kayaknya sudah pantas deh" gumamku dalam hati.Karena aku hari ini hanya memakai celana jeans dengan kemeja berwana pink.
Kemudian ku langkahkan kaki ku menuju ruang tamu dan aku duduk di samping ibuku sambil ku tersenyum ke arah ibuku.
"Wah anak ibu sudah cantik dan harum,gak kayak tadi bau acem" kata ibu kepadaku.
"Kalian mau pergi sekarang??" tanya ayah kepadaku dan Kris.
Aku hanya memandang Kris dan ya kemudian Kris menjawab pertanyaan ayahku tadi.
"Iya pak lebih baik kami berangkat sekarang biar nanti pulangnya gak sampai maghrib" kata Kris kepada ayahku.
"Ya sudah kalau begitu,kalian boleh berangkat" kata ayah kepadaku dan Kris.
Kami berempat pun keluar menuju teras depan rumah,aku dan Kris berpamitan dulu kepada ayah dan ibuku sebelum kami berangkat.
"yah,bu Ela berangkat dulu ya" kataku pada mereka dan sambil ku cium punggung tangan mereka.
"Iya nak Hati-hati ya" kata ayah dan ibuku dengan bersamaan.
"Pak,bu saya pamit dulu ya" kata Kris kepada kedua orang tua ku.
"Iya nak" kata ayahku.
"Jangan lupa ya Kris pesan ibu tadi" sambung ibuku.
"Insya Allah Kris gak akan lupa bu" kata Kris pada ibuku.
Aku dan Kris pergi menuju halaman rumahku dan kemudian Kris mengajakkku masuk ke dalam mobilnya.
"Ayo dek silahkan masuk" kata Kris kepadaku.
Kemudian Kris pun masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin mobilnya serta membuka kaca,kami melambaikan tangan kami kepada ayah dan ibuku.Setelah itu Kris melajukan mobilnya.
Selama di dalam mobil aku hanya terdiam sehingga Kris mulai mengajaku berbicara.
"Kenapa dek dari tadi diam saja??" tanya Kris kepadaku.
"Ah gaka apa-apa mas" kataku padanya.
"Gak usah takut dek sama mas,mas gak akan macem-macem kok sama kamu" katanya padaku.
Aku pun hanya terdiam tanpa menjawab sepatah kata pun.Karena aku masih tidak percaya sekarang aku berduan dengan Kris."Ya Allah apakah ini mimpi" gumamku dalam hati sambil ku cibit tanganku."Ah ternyata ini nyata,tidak gak mimpi" gumamku lagi dalam hati.Sambil aku tersenyum-senyum sendiri
Dan tanpa aku sadari ternyata sedari tadi Kris memperhatikanku.
"Kamu kenapa dek dari tadi senyum-senyum sendiri kayak gitu,mas jadi takut ah??" tanyanya padaku.
"Siapa juga yang senyum-senyum mas" kataku padanya.
"Jangan bilang kamu lagi menghayal yang gak-gak ya dek" katanya padaku.
"Ish apaan sih kamu mas,kamu kira aku cewek apaan" kataku padanya sambil sedikit cemberut.
"Ehhh Ehhhh jangn cemberut dong dek,maafin kata-kata mas tadi ya yang udah nyinggung hati kamu" katanya padaku.
"Iya aku maafin" kataku padanya.
"Ohhh ya dek enaknya kita jalan-jalan kemana ya???" tanyanya padaku.
"Ya mana aku tahu,mas kan yang ngajak aku" kataku padanya.
"Gimana kalau kita ke pantai saja dek" katanya padaku.
"Terserah mas aja deh" kataku padanya.
"Tapi sebelum kita lanjut perjalanan ke pantai kita makan siang dulu ya dek,mas sudah lapar" katanya padaku
"Boleh" kataku padanya.
Tak berselang lama dia menepikan mobilnya di depan sebuah rumah makan,dan kami turun dari mobil.
"Ayo dek kita masuk kesana" katanya padaku sambil menunjuk rumah makan tersebut.
"he'em" kataku padanya.
Lalu kami masuk ke dalam rumah makan tersebut,kami mencari tempat duduk yang kosong.Setelah mendapatkan tempat duduk kami erdua segera duduk dan memesan makanan.
"Dek kamu kamu mau makan apa??" tanyanya padaku sambil memberikan daftar menu kepadaku.
__ADS_1
"Emmm sebentar ya mas aku pilih dulu" kataku padanya.
Setelah ku lihat daftar menunya segera ku putuskan menu yang akan aku pesan.
"Kayaknya aku mau makan mie ayam saja deh mas" kataku padanya.
"Kenapa gak nasi aja dek biar kamu kenyang,mie itu ndak baik loh dek buat kesehatan" katanya padaku.
"Tapi hari ini aku pengennya mie ayam,boleh kan mas aku memesanya" kataku padanya sambi aku memasang muka melasku.
"Ya sudah boleh,tapi lain kali jangan keseringan makan mie ya dek" latanya padaku.
"Oke makasih mas" klataku padanya.
"Oh ya dek minumnya apa? tanyanya lagi padaku.
"Aku mau minum es jeruk saja deh mas.
Kemudian Kris memanggil pelayan rumah makan tersebut.
"Mbak,,,mbak" katanya pada pelayan sambil mengangkat tangan kanannya.
"Iya mas,mau pesan apa??" tanya pelayan kepada Kris.
"Saya mau pesan satu mie ayam,satu nasi rames,satu es jeruk jumbo dan satu teh tawar ya mbak" kata Kis kepada pelayan itu.
"Baik mas,ada tambahan lainnya" tanya pelayan kepada Kris.
"Kentang goreng sama siomay ya mbak" kata Kris kepada pelayan.
"Baik mas,di tunggu sebentar ya" kata pelayan kepada Kris.
Sambil menunggu makanan datang Kris mengajakku mengobrol.
"Ohhh ya dek kamu punya pacar gak??" tanya Kris padaku.
"Boro-boro mas punya pacar lha wong keluar sama temen cowok saja ayah dan ibu gak pernah ngasih izin" kataku padanya.
"Wah mas beruntung dong bisa jadi orang pertama yang mengajakmu jalan-jalan heheheheh" katanya padaku sambil tertawa" katanya padaku.
"Aku tadi juga sempet heran ma,kok bisa ya ayah dan ibu ngasih izin aku keluar sama mas" kataku padanya.
"Siapa dulu yang ngajak Kris gitu loh" katanya padaku dengan percaya dirinya.
"Aiiissssshhh mas pede banget deh" kataku padanya.
"Lho buktinya di kasih izin tadi,iya kan iya kan" katanya padaku sambil senyum-senyum gak jelas.
"Iya-iya' kataku padanya.
Makanan yang kami pesan tadi sudah datang dan sudah tertata di meja.
"Ayo dek di makan,,biar nanti kita bisa lanjutin perjalanan lagi ke pantai" katanya padaku
"He'em mas" kataku padanya.
Kami berdua segera memakan makananya,dan tak berselang lam makanan kami pun habis.
"Aduh mas aku kenyang banget,jadi ngantuk nih" kataku padanya.
"Ya nanti kan adek bisa tidur di dalam mobil" katanya padaku.
"Mas mau bayar dulu ya dek,adek langsung masuk aja ke mobil ya nanti mas nyusul" katanya padaku sambil memberukan kunci mobilnya padaku.
"Iya mas" kataku padanya.
Kulangkahkan kaki ku menuju mobil mas Kris,tapi setelah sampai di mobil mas Kris aku malah tidak bisa membuka pintu mobilny.Sehingga aku terpaksa menunggu mas Kris keluar dari rumah makan tersebut.
"Lho dek kenapa kamu gak masuk kei dalam mobil,,di luar panas lho" katanya padaku.
"Hehehehehe aku gak tau caranya gimana buka pintu mobilnya" kataku padanya sambil sedikut malu.
"Oalah dek dek,gini loh caranya kamu tekan saja tombol ini dua kali" katanya padaku sambil memeri tahu caranya.
Pintu mobil pun terbuka kami berdua masuk ke dalam mobil dan melanjutkan perjalanan kami menuju ke pantai.Saat ini masih jam dua jadi kami masih punya waktu sekitar tiga jam untuk jalan-jalan.Selama perjalanan aku tertidur karena kekenyangan.
~Bersambung~
__ADS_1