Dendam Berujung Petaka

Dendam Berujung Petaka
Bab 102. Tanam-tanaman


__ADS_3

Happy Reading🥰


Setelah acara selesai dan semua orang sudah pergi dari rumah Maura, termasuk juga keluarga inti yang langsung bubar saat itu juga. Mereka seolah mengerti apa yang Niko pikirkan. Jadi, mereka memberikan waktu luang untuk pengantin baru itu.


"Sayang! Sudah tidak ada orang, kita ke kamar yuk!" ajak Niko blak-blakan, dia seolah tak sabar menunggu malam hari. Masih siang pun Niko akan main tanam-tanaman. Sebab selama satu bulan dirinya tidak di izinkan nyicil oleh Maura.


Maura yang bukan anak-anak lagi sudah paham apa maksud ajakan dari Niko. Ia tidak menolak ajakan dari suami barunya itu. Apalagi mereka sudah halal, jadi sudah tugasnya melayani Niko.


Maura tidak menjawab ajakan Niko, namun ia langsung berjalan menuju ke arah kamar sebagai bentuk jawabannya. Niko yang melihat itu bersorak girang di dalam hati. Akhirnya Niko akan buka berbuka puasa juga setelah berpuasa selama satu bulan.


Niko dengan perhatian membuka perhiasan yang di pakai oleh Maura. Mulai melucuti satu persatu kain yang melekat di tubuh dang istri. Niko menelan saliva nya kasar saat melihat pemandangan yang indah di depan mata.


Benar apa yang dikatakan oleh Liora dan Jesicca bahwa Maura masih terlihat seperti wanita yang berumur 30 tahunan. Buktinya tubuh Maura masih sangat bagus, kulitnya sangat kencang, di wajahnya tidak adan kerutan sama sekali, bahkan dua buah kenyal di dada Maura masih sangat kencang. Membuat Niko ingin segera melahapnya.


Maura juga tidak kalah perhatian, ia membuka pakaian yang melekat di tubuh Niko. Tangannya dengan cekatan melepaskan kain yang menjadi penutup di bagian terong Niko. Niko sampai me*****ng saat merasakan sentuhan halus dari tangan Maura.


Aahh ... Maura!


Niko tidak tahan ingin segera menerobos masuk ke sawah Maura, dan bermain tanam-tanaman. Niko menggendong tubuh Maura layaknya bridal style. Perlahan Niko membaringkan tubuh Maura di atas ranjang king size. Maura masih mengalungkan tangannya di leher Niko. Menatap manik mata sang suami yang berwarna hitam pekat. Niko tidak merasa terpanah dengan tatapan dalam yang Maura layangkan.


Dengan cepat Niko menyambar bibir ranum milik sang istri yang sudah menjadi candu baginya. Maura membalas ciuman Niko dengan lembut. Hingga ciuman itu berubah menjadi lu-ma-tan, membuat Maura men-de-sah merasakan kenikmatan yang tiada tara.


Niko menurunkan ciuman ke arah leher, lalu turun ke bawah hingga tepat di dua buah kenyal yang begitu menggoda. Niko me****s salah satu benda itu, sedangkan untuk yang satunya Niko bermain dengan l****nya.


Maura reflek membusungkan dadanya agar Niko lebih leluasa bermain di sana. Tangan Maura me-re-mas rambut Niko menekannya agar lebih dalam lagi me******p buah d@d@nya.


Eungh! N-niko!

__ADS_1


Maura tiada hentinya memanggil nama Niko. Untuk mengungkapkan betapa nik-mat-nya sentuhan yang Niko berikan.


Mendengar teriakan dan de-sa-han Maura membuat Niko semakin gencar melakukan aksinya. Ia merasa tertantang ingin membuat Maura terbang ke atas awan. Niko akan membuat permainan yang sekarang lebih berkesan untuk Maura dan dirinya.


Jangan lupakan keinginan Niko yang mengharapkan hasil dari permainannya. Semoga bibit terongnya unggul, dan segera tumbuh di rahim Maura.


Setelah melakukan foreplay, Niko merubah posisinya dengan mengarahkan terong jumbo miliknya yang sudah menegang. Maura yang melihat benda pusaka itu membulatkan matanya. Melihat ukurannya saja membuat Maura merinding, sebab milik Khedrik tidak se jumbo itu.


Mungkin karena Niko rajin berolahraga jadi benda pusakanya sangat perkasa. Bahkan pahatan di perutnya membuat kaum hawa menitikkan liur jika melihatnya. Niko menyeringai saat melihat ekspresi terkejut dari Maura.


"Kenapa, Sayang? Santai, jangan tegang. Bahkan kamu sudah merasakannya." Niko menarik tangan Maura dan menuntunnya ke arah terong jumbo.


Wajah Maura merah merona, ia merasa malu jika mengingat malam itu. Niko menatap Maura penuh damba. Apalagi saat Maura memainkan tangannya di terong jumbo itu. Membuat Niko kembali me*****ng.


Detik berikutnya Niko mendorong pelan tubuh Maura, membuatnya terlentang di atas kasur. Niko membuka kaki Maura lebar-lebar. Ia menenggelamkan kepalanya di sana. memainkannya l****nya di sawah yang sudah mulai *****.


Dengan sekali dorong, Niko berhasil menerobos masuk.


Aahh ... Aah ...


Keduanya sama-sama men****t merasakan miliknya yang hangat. Maura merasa sawahnya telah penuh dengan terong. Ia seperti tidak bisa bernafas, namun saat terong itu bergerak liar dalam membajak sawahnya, membuat Maura menggila.


Niko menggerakkan pinggulnya, memaju mundurkan terong miliknya di sawah itu. Permainan tanam-tanaman super gila yang pernah Maura mainkan bersama Niko. Bahkan dulu Khendrik tidak sehebat Niko saat membajak sawahnya. Sungguh Maura dibuat melayang karenanya.


Suara de-sa-han dan e-ra-ngan memenuhi ruang kamar yang bernuansa biru langit. Suara decitan ranjang seperti akan roboh saking dahsyatnya guncangan yang berasal dari kedua pengantin baru itu.


Niko membolak-balikkan tubuh Maura layaknya menggoreng ikan. Mereka melakukan semua gaya yang belum pernah mereka coba. Jangan kira di umur mereka yang sudah berkepala empat akan kalah sama pasangan muda-mudi. Bahkan mereka lebih ganas dari permainan Kenan, Liora, Edo, dan juga Jesicca.

__ADS_1


Jika boleh dilihat, maka mereka berempat akan meminta tutor kepada Maura dan Niko sebagai contoh saat melakukan permainan tanam-tanaman.


Niko terus menggempur Maura habis-hanisan. Membuat Maura terus men-de-sah dan menyebutkan namanya. Begitu juga Niko, ia terus memanggil nama sangat istri dengan suara seksinya.


Ough ... Aahh ...


Maura!


Niko!


Akhirnya mereka merasakan pe-le-pa-san untuk yang kesekian kalinya. Tubuh Niko ambruk ambruk di atas tubuh Maura. Nafas keduanya tersengal-sengal. Niko tersenyum menatap Maura yang masih mengatur nafasnya.


"Terimakasih, Sayang. Cup!" Niko mengecup kening Maura dengan dalam. Membuat Maura memejamkan mata guna meresapi ciuman dari Niko.


Maura menenggelamkan wajahnya di dada bidang Niko. Ia merasa sangat lelah, tiga jam Niko menggempur nya. Sungguh tubuh Maura terasa remuk redam, namun juga merasakan kenikmatan yang luar biasa dan tiada tara.


Niko sangat pandai dan hebat dalam me-mu-as-kan dirinya. Bahkan Maura sedikit tidak percaya jika Niko tidak pernah melakukan hubungan intim dengan wanita lain, dan dirinya lah wanita pertama yang menjadi pelabuhan terong jumbo milik Niko.


Jangan berburuk sangka, bahkan laki-laki akan sangat mahir jika sudah melakukan itu meskipun tanpa bekal apapun. Karena naluri ilmiahnya yang menuntun dirinya untuk bermain handal.


...----------------...


Jangan lupa tekan like, dan tinggalkan jejak di kolom komentar😘


Jangna lupa juga kirim gift sebanyak-banyaknya😍😍


Yang belum mampir di karya keduaku silahkan mampir ya, tekan saja profil ku nanti muncul di sana dengan judul Cinta Untuk Elmira😘

__ADS_1


__ADS_2