Dendam Berujung Petaka

Dendam Berujung Petaka
Bab 98. Pertandingan Sengit.


__ADS_3

Happy Reading 🥰


Kenan membaringkan tubuh Liora di atas kasur yang berukuran king size. Ia tersenyum melihat sang istri yang tertidur lelap. Liora tidak terusik sama sekali dengan sentuhan Kenan.


"Sayang, maafin aku ya. Aku terpaksa mindahin kamu ke kamar ini. Karena aku tidak bisa tidur sendirian, apalagi si otong udah gak sabar pengen ketemu sama anak kita." rengek Kenan layaknya anak kecil yang minta di belikan permen.


Kenan memeluk tubuh sang istri dari arah belakang. Mungkin karena pelukan itu terlalu erat, membuat Liora tidak bisa bernafas, dan akhirnya terbangun dari tidurnya.


"Eungh! Kak Jesi, meluknya kekencangan, aku gak bisa nafas." cicit Liora dengan mata terpejam.


"Maaf, Sayang. Aku terlalu bersemangat."


Mendengar suara bariton yang tak asing di telinganya, membuat Liora membuka kedua matanya lebar-lebar. Ia membalikkan badan untuk memastikan dugaannya benar atau tidak. "Kenan! Kenapa kamu ada di sini? Mana Kak Jesi?"


"Kakak ipar ada di kamarnya!" ucap Kenan dengan santainya.


"Maksud kamu?"


"Lihatlah kita ada di kamar kamu, bukan di kamar Kakak ipar."


Liora memindai setiap sudut kamar itu, dan ternyata benar kalau dia ada di kamarnya sendiri. Kenapa bisa dirinya ada di sana, padahal tadi dia tidur di kamar kakaknya? Liora bertanya-tanya dalam benaknya.


"Kenapa aku bisa ada di sini?"


"Hehe ... Aku yang mindahin kamu ke sini, Sayang. Maaf ya, aku sama kak Edo tidak bisa tidur tanpa istri masing-masing.


Liora menghembuskan nafas kasar, ia tak menyangka bahwa suaminya akan melakukan hal nyeleneh seperti itu. Pasti dia akan macam-macam deh. Liora sudah yakin, apalagi melihat tatapan Kenan yang tidak biasa.

__ADS_1


"Jangan macam-macam ya, Ken! Aku ngantuk pengen tidur!" Lioramemberikan peringatan kepada Kenan.


"Aku gak bakalan macam-macam kok, Sayang. Cuma satu macam ajah, boleh?"


"Gak ada!"


"Sayang! Apa kamu gak kasihan dengan terong-ku?"


"Memangnya kenapa?"


"Lihatlah!" Kenan memperlihatkan terong jumbo-nya yang sudah berdiri tegak dan mengeras.


Liora membulatkan kedua matanya. Kenapa suaminya jadi semesum itu! Liora di buat jengah dengan tingkah laku, Kenan.


Kenan terus memberikan tatapan memohon kepada sang istri, supaya Liora mau memberikan apa yang dia inginkan. Lama-lama Liora juga tidak tahan melihat wajah memelas dari sang suami.


Mereka seakan lupa bahwa mereka ada di rumah Jesicca, dan juga kamar Liora yang tidak kedap suara. Pasti suara-suara aneh itu akan terdengar ke luar kamar. Apalagi ke kamar sebelah, membuat sang pemilik kamar merasakan panas.


Aahh ... Aahh ...


"Kamu dengar itu, Sayang? Adikmu sedang berolahraga dengan suaminya. Apa kamu tega membiarkan aku berpuasa malam ini?" Edo sedang memohon kepada Jesicca agar dia mendapatkan jatah juga malam ini, seperti Kenan yang sudah bermain tanam-tanaman di kamar sebelah.


Wajah Jesicca bersemu merah, ia merasa malu sendiri saat mendengar suara de-sa-han dan e-ra-ngan dari kamar sebelah. Sungguh Jesicca tidak dapat membayangkan betapa ganasnya mereka bermain. Ia menatap Edo yang juga menatapnya dengan penuh damba.


Edo mulai mendekatkan diri lalu meraup bibir sang istri dengan sangat menuntut. Jesicca yang awalnya diam saja lama-lama membalas ciuman dari Edo. Mengalungkan kedua tangannya di leher sang suami. Edo sangat tergesa-gesa, ia tidak sabar ingin segera bertemu dengan Dipsi.


Akhirnya mereka juga bermain tanam-tanaman, tak ingin kalah dari permainan Kenan dan Liora. Mereka dengan sengaja membuat suara de-sa-han mereka senyaring mungkin. Mungkin mereka sangat gila karena bersaing dalam permainan bajak-bajakan.

__ADS_1


Di kamar sebelah, Kenan dan Liora menghentikan sejenak aktivitasnya sebab terganggu dengan suara aneh dari kamar Jesicca. Mereka merasa tertantang, Kenan dan Liora saling tatap seolah mengerti dengan tatapan masing-masing, mereka melanjutkan aktivitas mereka kembali.


Kenan menggempur Liora dengan brutal, hingga membuat Liora terus menj***t. Mereka sampai melupakan bahwa ada janin yang harus mereka jaga. Semoga saja kandungan para bumil pada baik-baik saja.


Pasangan suami-istri itu sama-sama tidak mau mengalah. Mereka seolah memamerkan apa yang mereka lakukan, dan membanggakan kehebatan mereka dalam bercinta. Mereka tidak malu sama sekali dengan apa yang mereka lakukan. Sebab mereka sudah halal melakukan hal seperti itu dengan pasangan masing-masing.


Jika di ingat kembali, jangankan sudah halal belum halal saja mereka sudah melakukan itu. Tapi mereka tidak ingin mengingat masa lalu. Yang mereka pikirankan hanyalah masa depan dan kebahagiaannya bersama pasangan hidup mereka.


Mereka berempat seperti tidak kehabisan tenaga. Sudah 3 jam lamanya mereka masih asik dengan permainan tanam-tanaman. Hingga dini hari pun mereka masih setia dengan permainan itu.


Para istri sudah merasa lelah, bahkan mereka sampai tertidur saat suami mereka tengah asik membajak sawahnya. Akhirnya para suami merasa kasihan, dan menyudahi permainan itu.


Saat pagi menjelang mereka semua bangun kesiangan karena bergadang semalaman. Liora dan Jesicca masih sama-sama terlelap dalam tidurnya. Tak bisa di bayangkan saat bangun nanti, pasti mereka akan kesulitan berjalan.


Karena semalam tak terhitung mereka mendapatkan pelepasan berapa kali. Intinya para suami benar-benar hebat membuat pada istri kewalahan. Mereka puas dengan pertandingan sengit yang mereka lakukan tadi malam. Permainan mereka seolah seri, tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Mereka satu sama.


Kenan bangun lebih dulu daripada Liora. Ia tersenyum menatap sang istri yang terlihat kelelahan. Ia jadi merasa kasihan atas apa yang dia lakukan semalam. Sungguh Kenan tidak sengaja, ia hanya mengikuti narulinya yang menurutnya sangat memabukkan.


Kenan keluar dari dalam kamar, bertepatan dengan Edo yang juga keluar dari dalam kamarnya. Mereka saling menatap sinis, tatapan mereka seolah ingin menguliti lawannya secara hidup-hidup. Sungguh mereka terlihat seperti anak kecil.


...----------------...


Hallo para readers setiaku, yang masih belum mampir ke karya keduaku, silahkan mampir ya. Ceritanya di jamin seru, gak kalah seru dengan cerita di novel ini 😘😘😘


Jika bingung mau cari judulnya karena takut salah. Tekan saja profilku, nanti muncul di karyaku. Cinta Untuk Elmira.


__ADS_1


__ADS_2