Dendam Cinta Lara

Dendam Cinta Lara
Pekerja'an baru Lara


__ADS_3

Plaaak! Tangan Lara memukul pipi Dion.


"Ra... Keterlaluan kamu!"


"Dion, Ma'af itu ada nyamuk. Nih, buktinya." ucap Lara, dengan menunjukan hasil tamparanya.


"Aargh, dasar nyamuk, merusak romansa saja." gumam Dion.


"Hah? Apa?" tanya Lara.


"Engga... Yaudah, aku pulang dulu. Besok aku jemput, biar kekantor sama-sama."


"Ngga usah Dion. Aku anak baru, ngga enak, kalau tiba-tiba datengnya bareng kamu. Bisa jadi bahan gosip nanti."


"Ya, ya.... Okelah, ku tunggu dikantor."


"Emangnya kamu kerja disana?" tanya Lara.


"Ya, aku magang, sama sepertimu. Tapi dibagian lain." ujar Dion, lalu pergi meninggalkan Lara.


Sepulangnya Dion dari sana, Lara merebahkan tubuhnya sejenak, memandang atap ruangan yang menurutnya terlalu bagus itu. Dengan kasur yang empuk meski tanpa tempat tidur, Lara memejamkan matanya.

__ADS_1


" Beginikah, rasanya tidur dikasur. Empuk, enak, dan begitu nyaman ditubuhku. Tak seperti biasanya, ketika tubuhku begitu sakit ketika bangung tidur. Atau, itu juga karna semua pekerja'anku?" gumam Lara.


Adzan Ashar berkumandang, Laea segera meraih handuk, mandi lalu menunaikan kewajibanya Shalat ashar.


Setelah itu, Lara keluar, hanya untuk menayapa para tetangga barunya disana. Tak butuh waktu lama, Lara sudah bisa berbaur, dan mengakrabkan diri. Karna memang, beberapa diantara mereka adalah pegawai dari perusaha'an milik Papa Dion, BUANA GROUP.


"Tidurlah Lara, besok hari pertama masuk kerja, pasti deg-degan. Malam ngga bisa tidur, membayangkan betapa beruntungnya kamu, yang baru saja lulus SMA, tapu sudah mampu masuk diperusaaha'an besar itu. Hebat kamu," jawab Mba asni.


"Iya, itu saja mungkin karna bantuan Dion, anak pemilik perusaha'an. Karna kebetulan, kemarin Lara yang ngajarin Dia, buat ujian akhir."


"Walah, lebih hebat lagi kau begitu. Disana orangnya baik-baik, tapi hati-hati kalau ketemu sama Ibu Ana. Beliau itu super duper jutek, perfectionist, apalagi sama kita yang OB ini, banyak peraturanya." ujar Mba asni.


"Iya, Istrinya Pak Rafli, Bos kita. Beliau awalnya cuma OB macam kita, tapi karna beruntung, dinikahi sama Bos besar."


"Owh, begitu. Iya, Mba. Makasih infonya, Lara masuk dulu, ya? Besok berangkatnya bareng loh, Lara masih nerveus."


"Iya, besok Mba bangunin." ucapnya.


Lara kembali masuk kerumah, menyiapkan semua keperluanya untuk memulai bekerja, dan minggu depan, adalah jadwalnya mendaftar untuk masuk ke universitas. Meskipu tak sesuai keinginan, tapi Lara tetap akan berusaha yang tebaik dalam menempuh pendidikan.


*

__ADS_1


"Mba, Lara udah siap, ayo berangkat." panggil Lara, ke Mba asni.


"Pagi bener, Ra? Bentar, Mba dandan dulu dikit." ujar Mba asni, yang statusnya adalah seorang janda tanpa anak. Suaminya berselingkuh dengan partner kerjanya diperusaha'an yang sama dengan mereka. Sakit memang, tapi Mba asni harus tetap melanjutkan hidupnya meskipun perih, berharap suatu sa'at derajadnya bisa terangkat, menjadi lebih baik lagi.


Lara dan Mba asni berangkat bersama, menyebrangi jembatan penyebrangan dengan bergandeng tangan, karna Lara masih belum berani dengan keramaian disana.


Mereka semua melakukan perkenalan dan absensi pagi, termasuk Lara yang sudah sah menjadi OB disana. Lara yang pintar, dengan cepatnya berbaur dan memahami semua pekerja'an dengan baik dan rapi serta cekatan, memberinya nilai plus dimata pegawai yang lain.


"Ra, gimana kerjanya?" tegur Dion, yang tampil begitu gagah dan rapi, menggunakan setelan Jas warna silver.


"Hah? Kerjanya enak, temen-temen juga pada baik, ngajarin caranya. Kamu gimana?" tanya Lara.


"Baik, namanya juga baru ikut-ikutan. Good luck ya, semoga betah. Minggu depan, kita daftar kuliah sama-sama." pesan Dion padanya, lalu pergi.


"Ra..." panggil Mba asni.


"Iya mba?"


"Kalau dikantor, jangan terlalu deket Mas Dion, ya. Ngga enak, nanti malah jadi masalah kekamunya. Disini banyak mata-mata, yang bisa ngelaporin kamu sama Ibu. Kamu baru mulai, jadi hati-hati."


"Iya, Mba. Itu tadi Pak Dion yang negur Lara kok." jawab Lara, yang menimbulkan efek lega pada Mba asni.

__ADS_1


__ADS_2