Dokter Dan Gadis Kampung

Dokter Dan Gadis Kampung
Rencana bulan madu yang tertunda


__ADS_3

Kebahagian yang datang dari keikhlasan akan membuahkan cinta yang tulus, tak ada larangan untuk kita mencintai pasangan kita yang sudah sah di mata agama dan hukum dunia namun kita jangan pernah melupakan sang pencipta alam semesta yaitu allah swt yang maha kuasa karna jika kita merasa bahagia namun lupa pada siapa yang sudah menghidupkan kita, yang sudah memberi kita ruh maka kebahagiaan itu tidak lah bertahan lama sebab allah maha kuasa yang dapat mencabut dan mengambil kembali apa yang sudah di titipkan pada kita sebagai manusia yang hidup di alam dunia.


Seperti yang kini di rasakan keluarga besar anggara kehidupan mereka mulai terlepas dari permasalahan yang selama ini melilit keluarganya setelah reyhan dan klara kembali menikah masalah di keluarga itu mulai hilang seiring berjalannya waktu, selama ini mereka tak pernah ada masalah dengan ke uangan karna mereka selalu di limpahi kekayaan seperti rumah mewah, mobil mewah, perusahaan di mana-mana, villa, perkebunan mereka sama sekali tak pernah mengeluh soal kekayaan karna memiliki semuanya, namun di setiap sisi kelebihan pasti ada kekurangan itulah yang harus di perbaiki oleh mereka untuk bisa menata kehidupan agar menjadi lebih sempurna namun tak ada yang lebih sempurna karna kesempurnaan itu hanya milik allah.


Hari libur kerja reyhan dan klara juga intan berniat untuk berkunjung ke rumah orang tuanya setiap seminggu sekali reyhan selalu mengajak anak istrinya berkumpul dengan keluarganya namun kali ini ada satu anggota keluarga yang yang tak nampak karna reynant harus pergi ke luar kota untuk mengurus pekerjaannya yang akan segera ia bangun.


Di ruang kumpul keluarga ada kehangatan di sana.


"Han mama sama papah minggu depan mau ke korea lagi untuk ngurus bisnis baru papah kamu, mama boleh ya ajak intan lagi?" Kata bu karina.


"Gimana ya?" Reyhan.


"Boleh dong ya? Intan juga pasti seneng banget di ajak kesana" bu karina kekeh.


"Ma tapi klara juga kesepian kalau gak ada intan" kata klara.


"Iya mam dia yang meramaikan suasana di rumah" kata reyhan.


"Gini aja, mending kalian ikut ke korea" saran pak anggara.


"Iya tuh bener, kalian juga kan belum bulan madu gara-gara terhambat pekerjaan reyhan" ujar bu karina seraya menatap anak menantunya dengan harapan ada kata iya.


"Kamu mau kesana sayang?" Tanya reyhan pada klara.


"Emhhh aku si belum pernah kesana! negara yang katanya penuh dengan pohon sakura itu, tapi aku takut kalau pergi ke negara orang!" Jawab klara.


"Takut apa sayang? kan nanti di sana juga ada kami, intan aja dia berani waktu pertama kali kesana malah sudah seperti di daerahnya sendiri masa kamu ibunya takut!" Tukas bu karina


"Kalau kamu mau kita kesana" kata reyhan.


"Iya sayang mama akan ajak kamu ke tempat-tempat paling indah di korea sekali-kali lah kita refresing sayang, para laki biar mereka bekerja nyari uang, kita ibu-ibu bagian menghabiskan uang mereka iya gak sayang?"


"Mama ini ngajarin gak bener!" Kata pak anggara.


"Bukan ngajarin gak bener emang kodratnya wanita seperti itu lagi pula sehabis nikah kalian belum pernah jalan-jalan iya kan? Han ajaklah istri kamu jalan-jalan!" Ucap bu karina..

__ADS_1


"Kalau kamu mau kita kesana " reyhan memandang istrinya dengan tersenyum.


"Emhh ya udah deh iya, kapan kita berangkat?" Tanya klara.


"Hari ini juga boleh" kata bu karina.


"Mam masa hari ini?" Kata reyhan.


"Ya sudah besok, kalau berangkat besok ayah sama reyhan bisa ngajak kita jalan-jalan bersama dulu sebelum melakukan pekerjaan, soalnya mereka bakal sibuk di korea gak ada waktu buat kita, iya kan pah?" Kata bu karina pada suaminya.


"Ya sudah terserah mama" jawab pak anggara.


"Sayang kamu siap-siap ya kita akan berangkat besok!" Seru Bu karina.


"Iya ma" klara.


Beberapa jam kemudian.


Klata kembali ke rumah tanpa intan karna intan ingin menginap di rumah kakek neneknya, klara hendak pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, reyhan menarik pinggang klara sebelum klara masuk ke kamar mandi.


"Gak apa-apa sayang lagi pula menurut aku bulan madu gak terlalu penting karna yang penting buat aku kamu selalu sehat dan selalu sayang sama aku dan intan anak kita aku gak pernah memimpikan bulan madu" jawab klara.


"Aku akan selalu mencintai dan menyayangimu klaraku" kata reyhan



Reyhan dan klara.


"Terima kasih sayang" klara memeluk reyhan. Lalu reyhan mencium pucuk kepala klara.


"Aku mandi dulu ya" klara.


"Aku ikut!"


"Kemana?"

__ADS_1


"Mandi! kita mandi bareng"


"Nggak ah" klara melepaskan pelukannya dan dengan segera pergi ke kamar mandi reyhan berlari kecil mengikuti klara ke dalam kamar mandi.


"Sayang! Ya sudah kamu duluan mandinya!"


"Nggak aku mau kita mandi bareng" reyhan kekeh dan akhirnya terpaksa klara menyetujui keinginan suaminya.


Bali


Lira dan reynant sampai di pulau bali reynant dan lira menyewa kamar hotel untuk beberapa hari lira. hari sudah malam lira merebahkan tubuhnya di atas kasur, lira dan Reynant mereka tak hanya berdua tapi juga bersama team yang akan menjalankan pembangunan apartemen yang akan segera di bangun.


Lira tengah istirahat di kamar hotel setelah melakukan perjalanan hampir dua jam dari jakarta menuju bali sesampainya di bali reynant langsung mengajak lira dan juga team meninjau tempat yang akan di bangun apartemen, lira merasa tubuhnya sangat lelah ia berniat untuk beristirahat namun kembali ia harus mengurungkan niatnya setelah pintu kamarnya di ketuk seseorang lira pun mau tidak mau ia harus kembali bangkit dan membuka pintu meskipun kamar hotel tersebut di lengkapi remote untuk membuka pintu secara otomatis namun lira gak mau ambil resiko kalau-kalau yang mengetuk bukan orang baik.


setelah membuka pintu lira mendapati petugas hotel berdiri di ambang pintu.


"ya ada apa?" Tanya lira pada petugas.


"maaf nyonya saya di suruh tuan muda reynant memanggil anda untuk makan malam dengannya tuan sudah menunggu" kata pelayan. lira menarik napas panjang dengan membuangnya kasar.


"hemmmh oke nanti saya turun" ucap lira. lirapun terpaksa turun menuju restaurant sampai di restaurant lira melihat reynant tengah duduk sambil memainkan ponselnya lira menghampiri reynant, reynant yang sibuk dengan mainan yang berbentuk persegi panjang itu melirik lira.


"lama banget si lu?" reynant.


"kamu ngapain makan pake ngajak-ngajak gw orang makan aja sendiri!" kata lira.


"lu gak berterima kasih banget ya jadi orang, gw ngajak lu makan karna gw tau lu laper! lu kan belum makan" ujar reynant


"gw belum laper" lira.


sudahlah gak usah banyak ngomong sekarang lu pesen makanan lu" Reynant memanggil salah satu pelayan di restaurant tersebut dan tak lama sang pelayan datang menghampiri.


"silahkan tuan nyonya" kata sang pelayan sembari menyodorkan food list pada lira, lira melihat-lihat makanan yang terdaftar di foodlist setelah menemukan makanan yang di pilihnya tak butuh waktu lama sang pelayan kembali dengan makanan yang di pesan lira dan Reynant di sana tak terlalu banyak perbincangan antara reynant maupun lira mereka memulai makanan yang sudah tersedia di meja.


To Be Continue

__ADS_1


__ADS_2