Dokter Dan Gadis Kampung

Dokter Dan Gadis Kampung
33 kecemasan reyhan


__ADS_3

Di kamar seorang pria tampan yang berprofesi sebagai dokter spesialis saraf.


Reyhan tengah berada di balkon kamarnya karna sudah kebiasaan ketika reyhan merasa jenuh, merasa penat selalu berdiri di balkon kamarnya memandang luas ke arah luar dari atas balkon kamarnya.


Ketika ia melamunkan kehidupan nya yang di hadapi sekarang reyhan teringat kembali penolakan klara dengan rencana penitipan nya pada rinto lalu reyhan dengan segera pergi ke kamar klara untuk kembali membujuk klara, lalu reyhan berjalan menuju kamar klara.


Tak memakan waktu lama reyhan sudah berada di depan kamar klara, saat sudah berada di depan kamar klara, reyhan merasa ragu untuk mengetuk pintu kamarnya.


"Aku harus membujuk klara lagi agar dia mau tinggal sementara di tempat rinto?" Batin reyhan sebelum ia mengetuk pintu kamar klara


"mau tidak mau klara harus setuju dengan rencanaku, lagi pula hanya untuk sementara sampai anak itu lahir, aku terlanjur bilang pada ayah sama mama jika klara adalah istri rinto" kembali batin reyhan berucap ia masih berdiri di depan kamar klara dengan tangan ia tapakan pada dinding kamar klara, sebenarnya ada rasa tak tega dalam diri reyhan jika harus menitipkan klara pada orang lain, entah dari mana ia punya pikiran soal penitipan klara pada rinto, tanpa memikirkan perasaan klara reyhan berpikiran sangat picik dengan rencananya yang memberatkan klara dalam keadaan hamil, setelah berpikir panjang reyhan mengetuk pintu kamar klara namun tak ada jawaban dari dalam kamar tok tok tok.


"Klara apa kamu belum tidur?" Tanya reyhan, namun tak ada jawaban dari dalam kamar.


"Klara aku" panggil reyhan lagi.


"Apa dia masih marah, akh Mungkin dia sudah tidur lelap, besok pagi aja aku bicarakan" batin reyhan lalu ia memutuskan untuk kembali kekamarnya saat akan kembali ke kamarnya reyhan bertemu dengan sri salah satu pelayan di rumah itu yang belum tidur karna masih ada pekerjaan rumah yang belun selesai sri berpapasan dengan reyhan tepat di depan pintu kamar klara.


"Tuan mud'da" sapa sri dengan sedikit membungkukan badannya tanda hormat pada tuan mudanya.


"Maaf tuan bukannya non klara belum pulang to karna saya ndak melihat non Klara ngamb'bil minum, karna biasanya kalau non klra wis pulang pasti keb'belakang untuk ngamb'bil minum sebelum tid'dur" ucap sri dengan logat jawa nya yang terdengar medok ucapan sri membuat reyhan kaget.


"Apa klara belum pulang?" Ucap reyhan dengan rasa khawatir.


"Iya tuan karna saya ndak melihatnya" lalu dengan segera reyhan berbalik kekamar klara, ia membuka pintu kamar klara dan ternyata tidak di kunci, reyhan melihat kesekeliling kamar klara, masih terlihat rapih, hanya ada beberapa pakaian yang tersampir di atas tempat tidur, bekasnya berganti-ganti pakaian karna waktu itu klara merasa senang ketika di ajak diner oleh suaminya makanya ia sempat beberpa kali ganti pakain karna ingin terlihat cantik dan menawan dalam pandangan suami nya namun sayang kejadian nya tak seperti yang di bayangkan klara.


Reyhan mencari klara di kamarnya


"Klara dimana kamu?" panggil reyhan, namun tetap tak ada jawaban di sana


Reyhan semakin khawatir lalu ia menemui bi siti, di kamarnya dan mengetuk pintu kamar bi siti tok tok tok.


"Bi,,, bi,,, bi siti" reyhan mengetuk pintu kamar bi siti,


"Iya siapa?" Tanya bi siti dari dalam kamar dengan suara khas bangun tidur yang terpaksa.


"Saya reyhan" jawab reyhan lalu bi siti dengan bergegas membuka pintu kamarnya, dan mendapati reyhan di ambang pintu.


"Ada apa atuh tuan muda teh malam-malam begini mencari bibi?" Tanya bi siti.


"Bi siti jam segini sudah tidur!" Seru reyhan, bi siti lalu melihat jam dinding di kamarnya yang menunjukkan pukul 12 malam.


"Ini sudah malam tuan!" Ucap bi siti,


"Sri aja masih bangun" ujar reyhan.

__ADS_1


"Sri baru selesai ngegosok pakaian, karna besok teh dia gak mau banyak pekerjaan, memang nya kenapa tuan"jawab bi siti dan lalu balik bertanya pada reyhan,, karna tak biasanya reyhan membangunkan bi siti di tengah malam seperti itu.


"Bibi lihat klara pulang nggak?" Tanya reyhan.


"Lho bukannya non klara pergi sama tuan muda" jawab bi siti.


"Tadi dia pulang duluan"


"Jadi nona klara pulang sendiri tadi? Tapi bibi nggak lihat non klara pulang" tukas bi siti


"Kemana dia!?" Reyhan semakin khawatir lalu dengan segera reyhan pergi, meninggalkan bi siti yang masih berdiri mematung dengan rasa penasaran nya.


Reyhan kembali kekamarnya lalu memakai jaket, dan membawa kunci mobil lalu pergi tujuannya untuk mencari klara, beberapa kali reyhan menelpon klara namun ponselnya tak aktif, reyhan semakin cemas.


"Kamu kemana klara?" Gerutu reyhan lalu reyhan kembali menelpon klara hasinya sama masih dalam ke adaan tidak aktif.


"di mana dia? bodoh kenapa aku gak mengejarnya waktu dia pergi" pikiran reyhan terus meracau


Reyhan terus menyusuri jalanan kota untuk mencari klara.


"Apa aku lapor polisi? Akh tidak ini belum 24jam"gumam reyhan.


Reyhan mencari kesana kemari, ia coba bertanya pada penjual kaki lima yang biasa mangkal pada malam hari, namun tak seorang pun yang melihat ciri-cirinya seperti klara.


Reyhan mulai lelah dengan pencarian nya karna malam itu reyhan belum sempat tidur sama sekali,


Reyhan menepikan mobilnya di pinggir jalan yang aga sepi, dengan kendaraan yang melintas, ia sangat mengantuk lalu reyhan bersandar pada jok mobilnya dan mulai mengantuk dan terlelap lah reyhan di dalam mobil


Matahari mulai menyingsing tanda pagi mulai kembali, separuh mahluk hidup pagi itu terlihat sibuk dengan aktivitas nya masing-masing,


Di pagi itu semua cerita kehidupan mahluk akan bertambah yang di mulai di pagi hari,


Di salah satu apartemen yang terbilang sederhana dengan tidak terlalu memiliki beberapa ruang namun tetap memiliki aksen mewah, mungkin memang apartemen tersebut sengaja di buat untuk seorang pria lajang atau wanita single yang berkarir, di sana ada seorang klara yang baru bangun dari tidurnya ia melihat ke sekeliling ruangan kamar ysng kini di tempatinya, kemudian ia sadar jika semalam ia di ajak rinto lalu klara melihat ponsel yang sudah busa di nyalakan kembali karna semalam rinto memberi chasan pasa klara agar ponsel nya nyala,


Lalu klara melihat ada beberapa panggilan dan juga pesan masuk dari reyhan klara kaget,


"klara kamu dimna?" Tanya reyhan di pesan masuk nya klara hendak menelpon reyhan setelah membaca pesan masuk dari reyhan.


Tiba-tiba pintu suara ketokan pintu dari luar kamar nya sontak membuat klara kaget dan bingung, klara tidak segera menjawab, ia hanya bengong dan tak apa yang harus ia lakukan.


"Klara apa kamu sudah bangun?" tanya orangcyang mengetuk pintu kamar yang di tempati klara.


"siapa?" Tanya klara memberanikan diri.


"gua rinto" jawab rinto, klara sedikit aga lega setelah mendengar orang itu mengaku rinto lalu dengan segera klara membuka pintu kamar tersebut, ternyata memang benar itu adalah rinto.

__ADS_1


"mas rinto! bukankah semalam mas rinto pulang kerumah mas rinto?" Ujar klara.


"iya gua semalam pulang dan sekarang sudah siang, gua harus bertanggung jawab untuk membawa lu pulang, ayo siap-siap gua anterin lu pulang" ucap klara.


"kalau begitu aku mandi dulu" kata klara


"hem aku tunggu di ruang tengah" ucap rinto.


"iya aku gak lama ko" ucap klara. lalu dengan segera klara mandi dan, setelah beberapa menit klara sudah selesai dan menghampiri rinto yang sedang menunggu di ruang tengah.


"ayo!" ajak klara pada rinto yang sedang fokus melihat berita di tv pagi itu, karna mendengar suara klara rinto menoleh pada klara, rinto menajamkan pandangannya setelah melihat klara yang segar setelah mandi, dengan rambutnya yang panjang ia ikat ke atas hingga memperlihatkan leher nya yang putih dan mulus dandanan nya sangat sederhana hanya bedak dan lipstik seadanya yang biasa ia bawa di dalam tasnya jika pergi keluar rumah, rinto sejenak terpesona dengan kesederhanaan klara,


"gua baru melihat perempuan yang sesederhana ini, namun cantik" batin rinto.


"ayo mas" ajak klara lagi,


"ah ayo" ucap rinto lalu dengan segera rinto berdiri, rinto hendak mamatikan tv, tiba-tiba rinto mendengar nama sane di sebut di sana dan di goaif kan bahwa aktor korea terkenal kini tengah dekat wanita sontak membuat rinto kaget setelah melihat kekasih sahabatnya yang di puja-puja dan di sanjung-sanjung kini sedang dekat dengan seorang aktor terkenal yang sudah mendunia,


"wah ini gila" ucap rinto


"ada apa mas" tanya klara


"kamu liat berita itu!" seru rinto menunjuk


"ada apa memangnya?" Tanya klara, ia penasaran dengan apa yang di lihat rinto,


"lu lihat cewe yang itu!" ujar rinto


"siapa memangnya?" Tanya klara polos.


"itu sane kekasih reyhan yang sampai sekrang masih di cintai reyhan, dasar bodoh si reyhan, mengharapkan orang yang sudah tak mencintainya lagi" kata rinto.


"maksud mas rinto?" Tanya klara penasaran


"kamu lihat itu sane kekasih reyhan itu sekarang sedang menjalin hubungan dengan orang lain aktor korea lagi" jawab rinto.


"oya!" Ucap klara dengan wajah melongo.


"sudah lah ayo gua antar lu pulang, tar mertua lu nyariin lagi" ajak rinto


"iya mas kayanya semalam dokter reyhan beberpa kali menelpon ke ponsel ku" kata klara.


"ya udah kalau gitu gw antar lu pulang ayo" ajak rinto dan mereka pun akhirnya pergi meninggalkan apartemen.


TBC

__ADS_1


__ADS_2