
Suatu sore di salah satu mall terbesar di jakarta, terlihat sang mertua dan menantu sedang asyik berjalan-jalan ria mereka benar2 terlihat akrab meskipun sang mertua belum mengetahui jika ia sedang jalan-jalan dengan menantunya,
"Sayang kamu sudah belum beli bajunya?" Tanya bu karina pada klara.
"Sudah tante, tinggal nyari handphone" jawab klara.
"Ya sudah kita makan dulu yu tante laper nich" ajak bu karina.
"Kita makan di rumah saja tante uang ku kaya nya bakalan habis kalau makan di sini" ucap Klara dengan polosnya.
"Biar tante yang bayarin" seru bu karina.
"Tapi tante aku gak enak ah sama tante" ucap klara dengan muka sedikit melas.
"Ah kamu ini kaya baru kenal tante kita kan sudah lama kenal, kalau gak salah sudah hampir dua bulan kita kenal, iya kan?" Ucap bu karina.
"Iya, tapi klara cuma ngerepotin tante doang, udah numpang di rumah tante gak pulang terus makan tiap hari tanpa hitung-hitungan aku sebenarnya malu sama tante dan paman!" Ucap klara sambil terus berjalan di samping bu karina,
Mendengar ucapan klara bu karina menghentikan langkahnya.
"Kamu jangan begitu, tante gak merasa di repotin ko sama kamu justru dengan kehadiran kamu di rumah tante, tante jadi merasa, tante memiliki anak perempuan lagi rasa kangen tante pada adiknya reynan terobati, coba kamu yang jadi menantu tante pasti kita lebih akrab lagi iya kan?" Ujar bu karina sontak ucapan bu karina membuat klara merasa kaget, karna memang yang sebenarnya klara adalah menantunya, klara tak berkata-kata ia hanya memandang wajah bu karina dengan mata berkaca-kaca.
"Ya sudah lah ato kita makan di sana" ajak bu karina sambil menarik tangan klara lalu mereka pun sampai di sebuah restauran yang ada di mall tersebut mereka duduk di kursi yang di sediakan di sana, setelah duduk bu karina memanggil weaters, kemudian setelah weaters datang ia memberikan daftar menu makanan pada bu karina, setelah melihat beberapa nama makannan yang di inginkannya bu karina memberikan daftar menu tersebut pada klara, klara terlihat bingung ia melihat nama-nama makanan yang terdaftar sama sekali tak ia kenali.
"Kamu mau apa sayang ko lama liat menu nya?" Tanya bu karina.
"Tante aku gak tau ini makanan yang terdaftar disini seperti apa soalnya nama-nama nya aku nggka kenal semua" ucap klara sambil berbisik memajukan tubuhnya ke arah bu karina, bu karina tertawa kecil dengan menutup mulutnya.
"Ya sudah sama in sama tante aja yah!" Ucap bu karina.
"Iya dech dari pada nanti klara di kasih makanan yang nggak2 karna salah pilih" ucap klara dan kembali bu karina tersenyum melihat tingkah klara yang kampungan namun tak menjadikan bu karina ilpil pada nya malah justru bu karina menyukai kepolosan klara, sementara menunggu makanannya datang klara bertanya pada bu karina.
"Tante boleh klara tanya sesuatu?"
"Iya tanya aja"
"Kata dokter, dokter sudah punya pacar yang namanya sane yah kalau gak salah, tapi ko selama klara berada di sini klara gak pernah liat dokter membawa pacarnya kerumah atau pacarnya nyamperin dokter?!" Tanya klara.
"Ya memang sudah lama sane gak datang kerumah, karna memang sebelum-sebelumnya juga sane jarang kerumah dia sangat sibuk dia itu wanita karir perusahaannya dimana-mana, sebenarnya tante kurang setuju jika suatu saat anak-anak tante menikah dengan wanita karir, karna mereka gak akan ada waktu untuk keluarganya untuk anak-anaknya jangan nanti, belum nikah aja anak2 tante sudah pada sibuk apa lagi reyhan kamu tau sendiri kan, mau tengah malem atau jam berapapun jika ada pasien yang membutuhkan dia, mau gak mau dia harus pergi" tukas bu karina,
Tak lama selagi asyik mengobrol mekanan pun datang dan akhirnya mereka berdua makan dengan sepuasnya, saat setengah perjalanan menikmati makanannya, tiba-tiba ada seseorang yang memanggil nama bu karina.
"Jeng Kariinaa?" Panggil seseorang, lalu bu karina menoleh pada sumber suara.
"Jeng sapiiiraa!" sapa bu karina lalu kedua ibu bersahabat itu berpelukan melepas kangen.
"Gimana kabar nya" Tanya bu sapira pada bu karina.
"Aku baik, jeng sendiri?" Jawab bu karina, dan balik bertanya.
"Aku juga baik, sudah lama yah kita nggak ketemu"
__ADS_1
"Ngomong2 jeng kesini mau makan kan? Gabung aja sama kita disini, ayolah kapan lagi kita ketemu dan makan bareng, jeng kesini sendiri atau sama suami jeng" ajak bu karina.
"Iya aku kesini sendiri" jawab bu sapira.
"Ya sudah ayo gabung sama kita, biar aku yang bayarin" ucap bu karina.
"Ah masa baru ketemu udah di traktir" ujar bu karina.
"Ga papa nanti kalau kita ketemu lagi kita giliran jrng yang bayarin, hahaha" tawa mereka berdua terlihat begitu renyah, bu sapira pun duduk di kursi di sebelah klara, karna kursi di sana hanya tersedia empat kursi, saat bu sapira duduk klara mengulurkan tangan untuk menyalami bu sapira, sementara bu karina memanggil weaters untuk membawa daftar menu makanan untuk bu sapira.
"Eh iya kenalkan ini klara" ucap bu karina.l memperkenalkan klara pada sahabatnya.
"Siapa ko aku baru liat, menantu jeng?!" Tanya bu sapira, sambil memandang klara dengan lekat.
"Bukan klara ini istrinya teman reyhan untuk sementara dia tinggal di rumah karna temannya reyhan itu sedang berada di luar negri, jadi temannya reyhan menitipkan istrinya pada reyhan" tukas bu karina menjelaskan.
"Oh gitu, cantik sekali kirain menantu jeng" kata bu sapira.
"anak ku kan belum ada yang menikah" mendengar ucapan bu karina, klara yang sedang menikmati makanannya tiba-tiba tersedak.
"pelan-pelan dong makannya" seru bu karina pda klara sambil memberikan air putih yang di hadapan klara.
"terima kasih" ucap klara, lalu bu karina kembali melanjutkan perbincangannya yang sempat terpotong.
"iya juga sih, ya siapa tau aja jeng nikahin anaknya nggak ngundang saya" ucap bu karina.
"nggak lah jeng kalau kalau anak saya menikah pasti saya undang masa enggak karna saya mau semua orang tau jika anak saya menikah kelak"
"eh jeng sekarang lagi sibuk apa?" Tanya bu karina.
"biasalah saya masih sibuk di PH, mengurus para artis dan aktor, ya begitulah eh sekarang saya lagi cari model perempuan cantik untuk filem terbaru kami, ngomong-ngomong kayaknya klara cocok mau nggak main film?" Tanya bu sapira, klara yang sedang menikmati makanan nya tiba-tiba termangu mendengar tawaran bu sapira.
"emmm tapi aku lagi hamil!" seru klara.
"oh jadi kamu lagi hamil, tapi tidak terlihat sedang hamil!" ucap bu sapira.
"baru jalan mau empat bulan" jawab klara.
"pantesan belum keliahatan, tapi kalau kamu mau, ini cuma ftv ko shooting nya gak bakalan lama cuman beberapa sin doang, jadi nggak bakalan sampai perut kamu keliatan, maksudnya sebelum perut kamu buncit shooting nya udah selesai, kamu mau kan?" Tanya bu sapira
sedangkan klara hanya diam lalu melirik bu karina.
"mungkin dia harus bilang dulu sama suaminya" ucap bu karina menjawab pertanyaan bu sapira yang di tujukan untuk klara.
"ya sudah kalau begitu kamu bisa ijin dulu sama suami kamu kalau mengijinkan kamu bisa hubungi saya, oke cantik!" ujar bu karina.
"i iya" jawab klara dengan.
"mudah-mudahan suamimu mengijinkan yah soalnya kamu cocok banget" ucap bu sapira, klara melirik bu karina lalu tersenyum begitu juga bu karina, setelah makan mereka kembali melanjutkan shoppingnya, klara membeli handphone keluaran terbaru, yang dipilihkan bu karina.
Setelah selesai mereka kembali kerumah hari sudah hampir malam, sampai di rumah lalu klara masuk ke kamarnya ia berganti pakaian lalu turun ke lantai bawah menuju dapur untuk menyiapkan makan malam di dapur sudah ada bi siti.
__ADS_1
"hai bi" sapa klara.
"eh nona klara, gimana jalan-jalan tadi, seru nggak?" Tanya bi siti.
"bukan seru lagi tapi behhh asik banget bi" ucap klara sambil memperagan dengan tangannya.
"eh kapan-kapan kita jalan-jalan yu bi" ucap klara sambil tangannya memeluk bahu bi siti.
"ah non ini kita ini mana ada waktu buat jalan-jalan, kalau pun ada waktu pulang ke rumah repot di sambut dengan pekerjaan" ujar bi siti klara tertawa, sambil mengangakat makanan dari kompor.
"eh bi tadi ada temannya tante gabung makan sama kita"
"terus"
"namanya tante sapira, dia ngajakin klara main filem"
"terus non mau"
"nggak lah, klara harus pikir-pikir, karna kan klara lagi hamil, dan lagi pula kalau masalah kehamilan, nggak apa-apa karna shooting nya cuma sebentar buat film ftv, tapi masalahnya suami klara ngijinin nggak ya?!!"
"ya non bilang dulu"
"eh bi klara suka banget tuh sama film ftv karna Nggk ngebosenin, gimana yah kalau aku yang jadi pemainnya, jadi pengen nyobain juga jadi artis" ucap klara sambil membayangkan bagaimana jika ia menjadi seorang artis.
"ya sudah non ambil aja tawarannya"
"gitu ya bi, aku coba ngomong ah sama dokter eh sama suami klara"
"non!"
"iya"
"non klara bahagia nggak tinggal di sini?"
"kenapa bibi nanya begitu?"
"nggak bibi cuma nanya aja!"
"klara bahagia tinggal di sini, semua penghuni rumah di sini sangat baik pada klara termasuk bi siti juga"
"non klara harus selalu tinggal di sini"
"nggak mungkin bi"
"kenapa non"
"nggak apa-apa sudah ah, bibi masaknya sudah kan klara bawa kemeja makan ya" ucap klara mengalihkan pembicaraan sambil membawa makanan ke meja makan "kasihan sekali kamu nak kamu harus selalu di sini sama tuan muda reyhan karna dia suamimu" gumam bi siti dalam hati
**TBC
👉Terima kasih sudah baca novel ku ikutin terus kisah nya yah dan jangn lupa like and komen nya untuk mendukung author agar terus berkarya dengan lebih baik lagi sekali lagi terima kasih🤝**
__ADS_1