
Sore hari di rumah klara
Klara hendak berangkat ke rumah besar, asri yang melihat klara turun ia bertanya.
"Non mau kemana?" Tanya asri.
"Aku mau ke rumah besar hari ini mamah pulang, malam ini aku nginep di sana" kata klara.
"Oh iya non" asri.
"Aku berangkat dulu" pamit klara klara lalu keluar di halaman sopir pribadi klara sudah memarkirkan mobilnya menunggu klara, stelah melihat klara keluar sang sopir membukakan pintu belakang mobik untuk klara.
"Silahkan nyonya!" Sang sopir yang masih memegangi pintu mobil mempersilahkan klara masuk.
"Terima kasih pak" ucap klara kemudian klara pun masuk dan duduk manis di jok belakang setelah menutup pintu bagian belakang mobil sang sopir lalu memutar dan masuk ke mobil mengemudikan mobil dengan kecepatan sedang,
Tak ada percakapan di dalam mobil klara hanya fokus pada ponselnya sedangkan sang sopirpun fokus pada jalanan di depan menuju tempat yang sudah di instruksikan klara.
Setelah beberapa saat mobil sampai di halaman rumah keluarga anggara, penjaga rumah keluarga anggara sudah sangat mengenali mobil klara, karna itu bukan kali pertama klara datang dengan mobil yang tumpanginya, tanpa bertanya lagi sang penjaga membuka gerbang rumah tersebut ketika mendengar bunyi klakson.
Setelah mobil terparkir klara turun tapi sebelum turun klara sempat melihat mobil reyhan terparkir di parkiran klara merasa ragu ketika akan membuka pintu mobilnya hingga sang sopir membukakan pintu untuk klara yang masih terdiam setelah pintu terbuka klara masih merasa ragu untuk turun, klara menarik napas panjang dan membuangnya kasar lalu klara turun dan masuk ke kerumah tersebut,
Di ambang pintu klara tak sengaja bertemu dengan reyhan jantungnya tiba-tiba berdebar dengan kencang reyhan terlihat dingin ia terus melangkah pergi keluar tanpa menoleh pada klara.
Waktu hampir menjelang maghrib klara bertemu reynant di lantai dua sebelum klara masuk ke kamar yang biasa ia tempati.
"Hai rey!" Sapa klara. Reyhan yang fokus dengan layar ponselnya ia menoleh pada Klara.
"Hai kak, kak klara mau nginep lagi disini?" Tanya reynant.
"Iya"
"Kenapa gak boleh"
"Aish jangan salah paham, mana mungkin aku gak memperbolehkan kamu nginep di sini cuma aneh aja bukannya kak klara lagi marahan sama bang han! apa sudah baikan?"
"Emang apa urusannya sama abang kamu"
"Yaa bang han juga tiba-tiba dia mau nginep di sini, biasanya kan dia di apartemen jarang pulang kesini!" Reynant.
"Aku gak tau alasan dia nginep di sini untuk apa?! yang jelas aku mau nginep di sini karna intan, mamah, papah sebentar lagi mereka sampai"
"Sampai!!! Jadi mereka pulang hari ini?"
"Iya sebentar lagi mereka sampai"
__ADS_1
"Ko aku gak tau, pantesan bang han juga tiba-tiba dia mau nginep di sini, ah tapi biasanya bang han cuek, mau mamah sama papah ada di rumah atau nggak, bahkan dulu saat mamah sama papah berada di luar negri berbulan-bulan ketika mereka pulang bang han biasa aja gak ada sambutan yang spesial buat mamah ataupun papa" kata reynant dengan mengerutkan alis.
"Mungkin karna dia itu orangnya terlalu angkuh"
"Lalu sekarang apa ke angkuhannya sudah hilang? oooh aku tau sekarang ada yang dia kengenin saat menunggu mama pulang"
"Apa?" Tanya klara.
"Anaknya lah! Intan!!, intan yang membuatnya kangen hingga dia mau menginap di rumah ini"
"Masa?"
"Iya"
"Tapi aku rasa nggak, lagi pula belum tentu dia nginep di sini, orang tadi dia pergi"
"Aku tau, dia pergi untuk menemui rekan bisnisnya tapi dia akan kembali untuk menginap di sini"
"Emang dia bilang sama kamu?"
"Gak bilang si, cuman tadi aku dengar saat dia menelpon sebelum pergi, terus di tanya sama pelayan mau kembali atau tidak karna mau membereskan kamar nya, dan dia jawab katanya dia mau nginep di sini"
"Ohh gitu, ya udah rey kalau begitu aku ke kamar dulu yah"
Sampai pukul 8 malam akhirnya yang di tunggu datang kediaman keluar ga anggara kembali ramai dan berisik karna ada sang gadis kecil yang menjadi kesayangan keluarga anggara telah kembali intan terus bergelayuat pada klara ia merasa kangen pada ibunya begitu juga klara ia sangat kangen pada anaknya hampir dua bulan intan di korea bersama neneknya padahal sebelumnya klara dan intan tak pernah berpisah segitu lamanya.
klara menyiapkan makan malam sebelum bu karina datang klara sempat memasak untuk mereka bertiga, setelah membersihkan tubuh masing-masing menghilangkan kepenatan setelah beberpa jam perjalanan dari korea menuju jakarta mereka pun makan malam bersama saat mereka menuju ruang makan tiba-intan berteriak.
"ayaaah" teriak intan ketika melihat reyhan datang seraya berlari ke arah reyhan, semua yang mendengar intan memanggil ayahnya ikut menoleh.
"sayang" ucap reyhan ia membungkuk lalu mengangkat tubuh intan dan menggendongnya reyhan menciumi wajah intan intan memeluk reyhan, reyhan membawanya bergabung dengan keluarganya.
"kamu dari mana han?" Tanya bu karina.
"ketemu klient mam" jawab reyhan.
"malam-malam?!"
"ketemuannya dari sore mam"
"oh ya sudah kita makan malam sama-sama klara udah masak banyak"
"han ke kamar dulu mam, sayang ayah ke kamar dulu yah mau ganti baju" reyhan menurunkan intan.
"Iya" kata intan lalu ia berlari ke ruang makan dengan di buntuti sang pelayan.
__ADS_1
Di ruang makan.
"sayang bagaimana dengan kerjaan kamu?" Tanya bu karina pada klara.
"udah selesai ma"
"syukurlah kalau begitu" kata bu karina, sedangkan pak anggara ia terlihay makanan yang di masak klara.
"memangnya kenapa ma?"
"gak apapa toko kamu gimana?"
"alhamdulillah berjalan lancar selama klara sibuk shooting susi yang meng handle segalanya aku paling hanya sebentar kesana"
"oh gitu bagus lah, o iya besok pagi ada yang mau mama sama papa sampaikan pada kamu dan reyhan"
"apa mah?" klara merasa penasaran.
"besok saja malam ini mama mau istirahat, o iya mana reyhan ko dia belum turun untuk makan malam"
"paling dia sibuk dengan laptopnya menyelesaikan pekerjaan yang ia bawa kerumah" sambung reynant.
"dia itu memang selalu mengutamakan perkerjaan, papa makannya sudah?" Tanya bu karina pada pak anggara yang beranjak dari tempat duduknya.
"sudah mah, papah ngantuk" jawab pak anggara.
"ya sudah papa istirahatlah mama sebentar lagi nyusul" kata bu karina.
"bunda ayok" ajak intan pada klara.
"kemana sayang?" Tanya klara.
"intan mau bobo sama bunda" ucap intan.
"ya sudah sayang ajak dia ke kamar kasian mungkin dia kecapean"
"tapi klara belum membereskan mejanya ma"
"kamu ini gimana? di sinikan banyak yang kerja biar mereka yang membereskan semuanya! sudah kamu ajak intan ke kamar dia sudah ngantuk" bu karina.
kemudian klara mengajak intan ke kamar dan menidurkannya namun setelah intan tertidur lelap klara masih belum dapat memejamkan matanya di karnakan pikirannya terus melayang pada reyhan.
"dokter reyhan terlihat dingin! apa aku keterlaluan sama dia?, apa emang aku salah paham? semua orang mengatakan dia bagaikan malaikat semua bilang dia itu orang baik lalu kenapa aku justru menganggap dia seperti seorang playboy, akkhhhh aku jadi bingung" klara terus meracau pikirannya kesana kemari.
To Be Continue
__ADS_1