
Hari menjelang siang
Di kediaman pak anggara, bu karina sedang menikmati waktu santainya, setelah selesai dengan aktivitasnya yang biasa rutin ia lakukan bu karina merasa bosan ia berjalan ke ruang tengah bu karina menyalakan tv untuk menghilangkan rasa bosan nya, bu karina meraih remote tv di darsboks lalu bu karina terlihat memilih-milih channel, namun tak ada acara yang menurutnya bagus
"Ahh sangat membosankan, selama klara mulai ikutan shooting film kayanya ko aku jadi kesepian! Padahal sebelum dia datang kerumah ini aku gak merasa kaya gini! Padahal waktu itu juga tiap jam segini aku sendiri tiap hari" Gerutu bu karina.
Klara selama ini selalu menemani bu karina dari mulai, ngobrol, curhat tentang anak-anaknya, tentang kesedihannya ketika pak anggara jatuh sakit, belanja bareng, tertawa bareng, masak bareng, jalan-jalan mereka selalu berdua, bahkan nonton tv, bu karina selalu mengingat momen yang menurutnya sangat menyenangkan, ketika ada klara bersama nya, namun semenjak menerima tawaran bu sapira klara sibuk dengan pekerjaannya, klara selalu pulang malam bahkan kini sangat jarang klara ikut makan malam bersama, kalau pun bertemu hanya di meja makan ketika sarapan pagi setelah itu klara sibuk menghapal skenario, setelah siang klara berangkat ke lokasi shooting.
"Klara kalau kamu menantuku aku sudah menyuruh suami mu untuk menyuruhmu berhenti kerja karna aku kesepian di rumah sebab biasanya ada kamu, sayangnya kamu bukan menantuku aku gak punya wewenang menyuruh suami mu menyuruh berhenti kerja karna suami mu bukan anakku" gerutu bu karina lagi, di tengah ke sendiriannya yang kini di temani tv yang menyala sedangkan remotenya ia pegang, setelah bu karina sadar dari lamunannya bu karina memindahkan channelnya karna menurutnya acara tidak menarik, bu karina memperhatikan sebentar film yang ada di salah satu stasiun televisi **** tak sengaja ia melihat wajah klara di sana klara sedang melakukan adegan demi adegan yang di perankannya.
"itu klara kan?!!" Ujar bu karina ia mengubah duduknya dari menumpangkan kaki ia merubahnya ia semakin mencondongkan badan nya untuk memperhatikan lebih jelas.
Klara sangat cantik karna ia berperan sebagai wanita kaya raya, bu karina benar-benar, kagum melaihat kecantikan klara karna jika di rumah klara jarang sekali berdandan modis seperti itu.
Bu karina teriak memanggil semua pelayan yang ada di rumahnya untuk memberitahukan kalau film klara sudah tayang.
"Bi siti, mba sri, mulyani semuanya kesini cepetan" teriak bu karina, lalu dengan segera para pelayannya datang menghampiri majikan perempuannya.
"Ada apa bu? Ibu memanggil kami" Tanya bi siti.
"Iya bu ada apa?" Tanya mulyani.
"Lihat itu" seru bu karina menunjuk tv yang sedang menyala di hadapannya.
"Kenapa to bbu dengan tv nya?" Tanya sri dengan polos.
"Bukan tv nya tapi itu lihat pemain filmnya" ujar bu karina, jari telunjuk nya beberapa kali menunjuk-nunjuk tv.
"Nona klara" ucap bi siti yang mulau mengenali orang yang sedang berperan sebagai orang kaya.
"Ya allah iya itu non klara, oalah atu tenan non klara itu" ucap mba sri.
"Iya cantik banget" ujar mulyani.
"Mulyani kamu panggil semuanya kesini kita nonton bareng" seru bu karina, dengan segera mulyani memanggil semua pelayan di sana untuk berkumpul di ruang tengah sesuai perintah majikannya, untuk nonton bareng.
Semua mengatakan klara sangat cantik ketika mereka asyik nonton, reyhan pulang, karna ke asikan mereka nonton tv bareng sampai-sampai mereka tak mengnyadari jika reyhan dtang siang itu.
"Ada apa ini?" Tanya reyhan ia merasa aneh melihat semuanya berkumpul di ruang tengah
"Eh reyhan sini" panggil bu karina.
"Ada apa?" Tanya reyhan penasaran, lalu ia menghampiri mama nya.
"Lihat itu klara!" Seru bu karina, pandangan reyhan beralih pada televisi, ketika reyhan lihat ternyata benar klara ada di sana dan terlihat sangat cantik.
__ADS_1
"Dia cantik kan!" Ucap bu karina, reyhan hanya diam.
"Harusnya non klra jadi pemeran utamanya" ucap salah satu dari mereka.
"Iya non klara cocok nya jaddi pemeran utamma" kata sri, sedangkan reyhan hanya diam mendengar komen para pelayannya mengenai film yang sedang mereka tonton.
Namun ada salah satu dari mereka yang memperhatikan reyhan yaitu bi siti, bi siti sudah mengetahui jika reyhan dan klara suami istri.
Bi siti senyum melihat reyhan menatap istrinya di layar televisi dengan dandanan begitu cantik lalu bi siti berkata.
"Cantik kan tuan non klara itu?" Tanya bi siti.
"Ah nggak tau lah" ucap reyhan sambil menggaruk tekuk lehernya yang tak gatal.
"Oh iya kenapa pulang" tanya bu karina pada reyhan yang baru menyadari anaknya pulang tidak seperti biasanya karna biasanya reyhan pulang selalu sore atau kalau nggak malam
"Nggak apa-apa mam aku cuma lagi nggak enak badan aja" jawab reyhan.
"Kamu sakit" tanya bu karina.
"Enggak cuma nggak enak badan aja, mungkin nanti juga sembuh, aku ke kamar dulu yah mam mau istirahat" ucap reyhan lalu ia pergi kekamarnya.
Sesampainya di kamar reyhan melamunkan sesuatu
Di ruang rumah sakit yang biasa di jadikan tempat berkumpul para dokter reyhan mendengar percakapan sesama dokternya sedang membicarakan aktor korea yang terkenal dan di kagumi semua kaum hawa di seantero jagat hiburan.
"Ya ampun cantik banget sich cewe nya" ucap jeni yang juga seorang dokter.
"Iya gila cantik buanget" kata Dr lolita salah satu penggemar aktor korea yang sedang jadi perbincangan .
"patah hati lah aku" ujar nenti seorang dokter ahli kandungan.
"Ada apa sich?" Tanya nicko Dr gigi.
"Lihat dech!" Jeni menunjukan photo-photo dan juga video aktor korea terkenal itu pada nicko.
"Waaah ini sich serasi banget cantik begitu ceweknya" ucap nicko.
"Nama ceweknya siapa sich?" Tanya lolita.
"Siapa yah tadi! Sebentar kita putar ulang vidio nya" ujar jeni kemudian terdengar lah suara vidio tersebut oleh semua yang ada di sana dengan bahasa korea.
"Namanya sane" ucap jeni sontak membuat reyhan kaget mendengar nama sane.
"Ah emang kamu ngerti bahasanya" tanya nicko.
__ADS_1
"Ngerti lah aku kan penggemar drakor yang paling ter.. ter.. ter.. lah pokoknya" kata jeni.
"Ah dasar dokter jeni selain jadi dokter jadi pengamat aktor juga?"
"Ya aku pilih-pilih sich aktor yang seperti yang aku amati" kelakar jeni dan semua nya tertawa.
Saat mereka berbincang dan tertawa, reyhan menghampiri penasarn dengan nama yang jeni katakan.
" maaf dokter jeni boleh saya lihat video nya?!" Ucap reyhan dab semua yang ada di sana terdiam karna tak biasanya reyhan tertarik dengan gosip-gosip artis.
"Ini berita aktor korea dok!" Jeni menjelaskan.
"Iya aku lihat!" Seru reyhan, jeni memutar kembali vidionya dan memberikan ponselnya pada reyhan.
"Ini dok"
Betapa terkejutnya reyhan ketika melihat wanita dalam video tersebut, ia melihat sane wanita yang di cintainya wanita yang selama ini menempati tempat di hatinya tak tergantikan oleh siapapun.
"Sane" ucap reyhan.
"Dok anda kenal dia?" Tanya jeni namun reyhan tak menjawab pertanyaan jeni malah mengembalikan ponselnya pada jeni, lalu reyhan mengambil tasnya dan pergi keluar dari ruangan tersebut.
"Dok mau kemana?" tanya dion asisten pribadinya.
"Aku pergi dulu" ucap reyhan, dengan buru- buru pergi.
"Tapi nggak lama kan? Ingat hari ini anda ada jadwal operasi dok!" Seru dion.
"Suruh dokter lain menanganinya!" Seru reyhan dan berlalu pergi.
"Kenapa dia? Ko setelah liat video inj dia jadi berubah gitu sikapnya?" Ujar jeni pada anton
"Entah lah" jawab dion.
"Apa dia kenal sama cewe yang di video itu?"
"Ah mungkin dia ikut patah hati kali"
"Ah ngaco" kata mereka semua bertanya-tanya melihat perubahan sikap reyhan setelah melihat video tersebut.
Flashback of
TBC
Terima kasih sudah baca novel karya keduaku jangan lupa tinggalkan jejak ya.. dengan vote like komen and share novel ku aku butuh dukungan dari kalian agar karyaku lebih baik lagi dan terima kasih yang sudah memberikan like dan Komennya kalian benar-benar sudah memotivasi aku untuk lebih baik lagi dalam berkarya, sekali lagi terima kasih, happy reading😘
__ADS_1