
Selesai makan malam lira kembali kekamar sedangkan reynant ia hanya duduk santai dipinggir pantai dibawah temaramnya cahaya lampu pantai yang menerangi pesisian pantai, reynant memandang ke arah pantai menyilangkan kaki di kursi sofa yang di sediakan pihak hotel kebetulan hotel tempat reynant dan lira menginap persis barada di sisi pantai.
Reynant membayangkan hidupnya yang semakin tak menentu ia hanya mengejar yang tak pasti reynant seorang pengusaha muda yang sukses meskipun tak se sukses reyhan abangnya, dalam percintaan nya reynant selalu mendapatkan wanita yang di inginkanbnamun sampai saat ini belum ada wanita yang benar-benar bisa membuat hatinya berkomitmen dengan perasaan.
Reynant belum mendapatkan kasih sayang seorang wanita yang benar-benar menyayanginya dengan tulus, selama ini wanita yang menjadi kekasih reynant hanya melihat dari kesuksesan reynant bukan karna benar-benar menyayangi reynant dan itu yang menjadi pikiran reynant saat ini.
lama ia duduk di sana reynant mulai menguap ia merasa kantuk sudah mulai menerpa dirinya reynant beranjak dari tempat duduk lalu pergi menuju kamar sampai disana reynant menjatuhkan tubuhnya di atas kasur memainkan ponselnya sejenak, karna matanya sudah tak dapat menahan kantuk akhirnya mata reynant terpejam dan terlelap.
Esok pagi
Lira sudah terbangun dari tidurnya ia pun telah berdandan rapi lalu lira turun menuju ruang meting yang reynan sewa di hotel tempatnya menginap team reynant dan lira sudah nampak hadir di ruangan tersebut tinggal menunggu reynant dan lira yang masih belun muncul.
Tak lama reynant datang dan tak berselang lama setelah reynant duduk lira pun datang ke ruangan tersebut meting di mulai setelah selasai meting reynant dan lira pergi menuju tempat yang akan di bangun proyek pembangunan apartemen.
Kebetulan apartemen yang akan di bangun berada di pinggir pantai reynant melihat lira yang berdiri menghadap pantai reynant menghampiri.
"Cewe kambing ngapain lu?" Tanya reynant yang datang dari arah belakang lira.
"Lu gak liat gw lagi ngapain?" Tanya lira.
"Ya gw liat lu gak ngapa-ngapain selain memandang laut yang menurut gw gak menarik" cetus reynant.
"Apa lu bilang gak menarik? Heh lu emang bisa menciptakan alam seindah ini? Lu jangan meremehkan apa yang allah sudah ciptakan untuk kita" kata lira.
"Uwiih tumben otak lu normal baru denger gw!" Celoteh reynant, tiba-tiba ponsel reynant bergetar tanda panggilan masuk, reynant melihat nama panggilan yang masuk ke jaringan ponselnya, nama si cantiku tertera di sana lalu reynant menggeser navigasi berwarna hijau dan terdengarlah suara gadis kecil yang lucu yaitu ponakannya intan di balik sambungan.
Lira tak sengaja melihat nama yang muncul di layar ponsel reynant, lira mendalikan matanya dan mulutnya komat kamit merutuki reynant.
"Hallo kesayanganku yang paling cantik di dunia!" Ucap reynant pada sang penelepon di balik jaringan.
"Unkle! intan mau ke kolea" suara intan yang masih sedikit cadel terdengar dengan lucunya.
"Ke korea! kapan? Sama siapa?" Tanya reynant.
"Sama neney, akeh, bunda dan sama ayah juga" Intan.
"Ya sudah nanti unkle nyusul aja ya" ucap reynant
"Iya, unkle udah dulu ya intan mau siap-siap"
"gitu aja sayang nelponnya?"
"iya intan mau belangkat"
__ADS_1
"ya sudah sayang hati-hati ya! dan selamat bersenang-senang di sana"
"Iya unkle" dan panggilan di selesai. setelah penggilan berakhir reynant kembali menoleh lira yang masih berdiri memandang laut.
"Asyik banget lu sama laut, mendingan lu memandang wajah gw yang ganteng ini, si ganteng ini juga kan ciptaan allah" celoteh reynant.
"Males banget gw mendingan gw memandang kambing dari pada mandang lu ganteng juga gak ada ahlak" ucap reynant.
"Apa lu bilang? Enak aja gw di bandingin ama kambing pantesan lu suka banget bermain sama kambing tipe lu yang mirip kambing, pake bilang gw gak punya ahlak lagi" protes reynant.
"Siapa tu barusan cewe lu? yang keberapa?" Tanya lira.
"Cewe mana?" Reynant belum mengerti pertanyaan lira.
"Ntuh yang barusan nelpon" lira.
Reynant diam sejenak mencerna pertanyaan lira.
"Oooh lu cemburu sama yang barusan nelpon?" Ucap reynant.
"Cemburu?"
"Iya bilang aja lu cemburu!" Kata reynant.
"Iya gw bukan siapa-siapa, tapi gw yakin lu mau jadi siapa-siapa gw iya kan?" Celoteh reynant.
"Idiih pd banget lu!"
"Emang iya kan"
"Males gw ngeladenin cowo playboy kaya lu" tukas lira lalu ia pergi meninggalkan reynant.
"Takut jatuh cinta ya lu sama gw hey cewe kambing!" Seru reynant seraya memandang punggung lira yang sudah berjalan menjauh. Reynant tersenyum.
"Dasar perempuan udah ngerasa enak aja lu bakal ketagihan sama gw" gerutu reynant lalu ia pun pergi dari tempatnya berdiri.
Seminggu kemudian.
Klara begitu menikmati suasana di negri ginseng klara di ajak reyhan ke berbagai tempat wisata di sana dan hari ini rencananya reyhan akan ngajak klara dan intan bertemu dengan sahabat nya yang tinggal di korea, sesuai rencana reyhan ngajak klara ke korea untuk acara bulan madu selama di korea reyhan dan klara tinggal di hotel termewah di kota seoul sedangkan bu karina dan pak anggara juga intan mereka sengaja tinggal di rumah yang biasa mereka tempati setiap datang ke korea selatan.
"Sayang sudah siap?" Tanya reyhan pada klara.
"Sudah, kita berangkat sekarang?" Tanya klara.
__ADS_1
"Kita jemput intan dulu" reyhan.
"Sayang mendingan kita cekout sekarang aja kita pindah ketempay mama dan tinggal bareng mereka aja!" Klara.
"Kamu yakin?"
"Iya"
"Ya sudah terserah kamu"
"Aku beresin barang-barang dulu ya"
"Iya sayang" reyhan tersenyum.
Tak memakan waktu lama klara berhasil memasukan semua barangnya ke dalam koper.
"Yuk kita berangkat" ajak klara pada reyhan yang duduk disofa.
"Iya ayok" reyhan bangkit dari duduknya kemudian meraih koper yang di bawa klara dan membawanya keluar dari hotel sejak berjalan kaki melewati lorong-lorong hotel reyhan tak melepaskan genggaman tangannya pada klara, ketika naik lift pun masih berpegangan tangan sampai di loby hotel tak sedikit orang yang mengagumi kemesraan mereka, ketampanan reyhan dan kecantikan klara selalu menjadi pusat perhatian orang tak sengaja bertemu dengan mereka berdua, di depan hotel sang sopir pribadi reyhan datang menjemput, mereka pun masuk ke mobil tersebut.
_____________
Setelah satu minggu di bali reynant dan lira hampir menyudahi tugasnya sebagai pimpinan perusahan yang akan ikut andil dalam pembangunan apartemen milik perusahaan reynant, giliran anak buah lira yang akan bekerja dan mengatur segalanya sesuai apa yang di perintahkan lira.
Lira berada di kamar hotel ia terlihat sibuk dengan beberapa berkas di hadapannya yang harus ia selesaikan, lira bekerja di atas kasur dengan laptop dan beberapa berkas yang berserakan, terdengar suara bell kamarnya berbunyi karna males untuk bangkit lira membuka pintu dengan remote yang tergeletak di atas nakas setelah pintu terbuka muncul seorang reynant dengan pakaian santai dan terlihat segar.
Lira menoleh dan melihat siapa yang datang.
"Elu! Ngapain lu kesini?" Tanya lira. Setelah melihat siapa yang datang.
"Kenapa gak boleh gw kemari?"
"Ya jelas gak boleh ini kamar cewe tar kita di gerebek!" Ucap lira.
"Ga papa di gerebek paling tar kita di nikahin sama warga sini" celoteh reynant.
"Ogah banget gw di nikahin sama lu, mendingan lu sekarang keluar masih banyak yang mesti gw kerjakan!" Seru lira.
"Kalau gw gak mau?"
"Ya harus mau ini bukan kamar lu" lira turun dari kasur.
"Tapi gw udah nanggung ada di sini" bukannua keluar reynant justru malah mendekati lira yang juga semakin menghampiri reynant setelah benar-benar dekat dengan reynant lira mendorong reynant untuk keluar namun kaki lira tiba-tiba tersandung sesuatu hingga membuat tubuhnya hampir terjatuh secara tidak sengaja lira memeluk reynant spontan reynant menangkap tubuh lira yang ramping tersebut, di sana dua pasang mata tiba-tiba beradu tatap jantung keduanya mulai berdetak kencang ketika melihat mata satu sama lain semakin dalam, pandangan mereka pun semakin dalam yang tadinya saling mengolok tiba-tiba bibir mereka terdiam reynant dapat melihat dengan jelas bibir lira yang terlihat merah muda dari jarak yang hanya beberapa centi entah dorongan dari mana reynant memajukan wajahnya semakin mendekati wajah lira dan bibir reynantpun mulai mengenai bibir lira dan dengan pelan tapi pasti reynant mulai memainkan bibirnya di bibir lira jantung lira semakin berdetak reynat dapat merasakan detakan jantung lira, reynant untuk pertama kalinya ketika ia mencium perempuan merasakan jantungnya berdetak.
__ADS_1