Dokter Dan Gadis Kampung

Dokter Dan Gadis Kampung
keberangkatan ke kampung klara


__ADS_3

Esok pagi keluarga anggara sibuk mempersiapkan keberangkatannya, begitu juga klara, klara di jemput rinto ke apartemennya karna apartemen rinto bersebelahan dengan klara, rinto membawakan koper milik klara sedangkan bi siti membawa tasnya dan juga koper intan, klara terlihat menggendong intan, mereka memutuskan untuk menggunakan jetpri milik keluarga anggara yang tadinya hendak menggunakan jetpri milik keluarga rinto.


"Sudah semuanya? Apa ada yang tertinggal?" Tanya rinto.


"Nggak ada, kayanya sudah semua, yu kita berangkat" ajak klara, akhirnya merekapun berangkat menuju bandara di antar sopir pribadi rinto.


Tak memakan waktu lama mereka sampai di bandara di sana kebetulan bu karina dan pak anggara sudah sampai lebih dulu berada di dalam pesawat yang akan mereka tumpangi, setelah pesawat leanding dan memakan waktu beberapa jam perjalanan darat dan udara akhirnya mereka sampai di kampung nanglu, dan di sambut dengan penuh kehangatan di sana pertama kali yang mereka datangi adalah rumah orang tua klara, di sana juga sudah ada ali beserta anak istrinya yang sengaja datang kerumah orang tuanya saat di kasih kabar bahwa adiknya akan pulang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya yaitu rania, di sana juga nampak hadir tetangga terdekatnya yang sengaja datang untuk membantu keluarga bu indi mempersiapkan hidangan untuk keluarga dokter yang pernah mereka kagumi di kampung itu.


"Silahkan di nikmati, disini beginilah keadaannya" ucap bu indi sembari menyodorkan beberapa hidangan di meja tamu.


"Gak usah repot-repot bu, ah sama saja di sana juga bu" kata bu karina, lalu bu indi pun duduk di kursi sebrang meja.


"Ya gak sama bu di sana makanannya enak-enak beda gak kaya di kampung" bu indi


"Kenapa mas reynant gak ikut?" Tanya pak abdi.


"Reynant sibuk mengurus proyeknya yang baru berjalan" jawab pak anggara.


"Mas rinto silahkan di minun kopinya" tawar bu indi pada rinto, keluarga klara sudah mengetahui hubungan klara dengan rinto.


"Iya terima kasih bu" ujar rinti.


"Mas rinto bisa istirahat di kamarku kalau mau" tawar klara.


"Gak usah biar aku ikut bu karina ke vila tadinya juga kalau bu karina dan pak angara nggak ikut pun aku mau pijen vilanya, boleh kan bu!?" Tanya rinto pada bu karina.


"Ya iya kenapa gak boleh?" Jawab bu karina, mereka asik mengobrol sampai tak terasa waktu hampir menjelang malam, pak anggara pun bersiap untuk pergi ke villanya dengan di antar pak abdi sebagai penunjuk jalan mereka di antar oleh sopir pribadi keluarga angagar menggunakan mobil keluarga pak anggara yang baru juga di gunakan ketika mengantar mereka untuk sampai di kampung nanglu, sebelum malam akhirnya sampai di villa karna jarak tak jauh tempat nya juga sangat nyaman yang tadinya tak ada jalan untuk mobil masuk ke tanah perkebunan itu dengan kekuasaan harta pribadi pak anggara akses jalan itu bisa di bangun dan ketika masuk semua pasilitas sudah tersedia benar-benar villa yang sangat mewah villa tersebut juga tidak di biarkan kosong ketika mereka tak ada selalu ada orang suruhan bu karina yang menempatinya untuk mengurus villa tersebut.


__________


Suasana perkampungan yang sangat ramah dengan udara yang sejuk dapat merelaksasi tubuh kita menjadi tetap segar ketika bangun dari tidur semalaman.


Pagi itu di kampung nanglu bu karina baru keluar dari villa nya ia melihat kesekeliling halaman villanya dari balkon kamar pemandangan yang sangat memanjakan mata dengan hamparan tanaman palawija yang di tanam para perani di sana juga sudah ada beberapa orang perani yang biasa bekerja di kebun milik bu karina, setelah malihat semuanya bu karina keluar dari kamar dan turun menuju ruang tengah ia tak mendapari ada satu orang pun yang nampak di sana bu karina mencari ke seluruh ruangan hingga akhirnya bu karina menemukan suaminya dan rinto tengah menyeruput kopi halan belakang.


halaman yang luas dengan beberapa tanaman hias yang sengaja di tanam untuk memperindah halaman tersebut agar semakin terlihat suasana perkampungan yang asri.

__ADS_1


"di sini rupanya" ucap bu karina, orang yang tengah menikmati kopi di pagi hari itu pun menoleh.


"mamah sudah bangun?" kata pak anggara.


"tante, kesinilah kita nikmati kopi khas kampung ini" ajak rinto.


"mamah mandi dulu lah" ujar bu karina.


"emang mamah bakal kuat mandi!?" tukas pak anggara.


"iya juga sih di sini dingin banget" jawab bu karina.


"mending kita ngopi dulu" ucap rinto.


"Nggak lah tante gak biasa minum kopi" bu karina.


"mamah nyari orang yang kerja di villa ini ko mamah gak ada! yang semalam itu lo pah" ujar bu karina.


"oh papah suruh memanggil pak abdi untuk ngopi bareng"


"Iya dia yang minta katanya sudah biasa dia bolak balik kesana" pak anggara.


"kan jauh pah kasian dia!" bu karina


"ya dia yang mau" pak anggara.


"papah ini, ya sudah lah terserah papah mamah mau siapin sarapan dulu, oh iya papah harus nya gak boleh ngopi apalagi belum sarapan!" tukas bu karina.


"siapa bilang papah belum sarapan? papah udah sarapan tadi sebelum ngopi"


"sarapan apa?" bu karina


"tadi rinto bikin nasi goreng, ya udah karna kelihatannya sedap papah ikutan makan" pak anggara.


"oh ya udah kalau gitu mamah mau mandi dulu pake air hangat" bu karina.

__ADS_1


Di rumah klara.


"Asalamualikum" ucap seseorang dari luar rumah bu indi.


"Wa'alaikumsallam" jawab bu indi yang sedang menyiapkan makanan di dapur.


"biar aku yang lihat bu" ucap klara lalu ia berjalan menuju pintu utama karna pintunya gak di tutup klara bisa melihat orang yang datang daeu dalam.


"oh bu mar, ko kesini bukankah harusnya di villa nanti mamah sama papah membutuhkan ibu!" kata klara.


"ibu di suruh memanggil pak abdi untuk datang kesana" kata bu mar.


"oh gitu sebentar bapak masih di kamar mandi, ato bu mar masuk dulu" ajak klara.


"iya ra ibu gak lama mau segera kembalu ke villa takutnya bu karina membutuhkan ibu"


"oh gitu" saat bu mar hendak pergi terdengar suara intan yang merengek pada bi siti mau bertemu bu karina.


"ra ini anak kamu?" Tanya bu mar.


"iya" klara


"masyaallah cantik sekali ra anak mu ini" bu mar


"alhamdulillah bu" klara.


"suami kamu mana? ikut pulang juga kan?" Tanya bu mar.


"emhhh.... nggak bu dia sibuk" jawab klara.


"oh gitu, ya sudah ibu langsung pulang lagi takutnya bu karina nungguin ibu permisi ra asalamualikum" bu mar berpamitan.


"iya bu, Wa'alaikumsallam" jawab klara.


Bu indi menanyakan reyhan karna ulia menyangka jika klara masih suami istru dengan reyhan sebenarnya tidak ada yang tau cerita klara dengan reyhan kecuali keluarganya sendiri rahasianya tertutup rapat.

__ADS_1


TO Be Continue.


__ADS_2