
Cerita hidup sungguh penuh dengan lika liku stiap yang hidup pasti memiliki cerita ketika kita di uji apakah kita akan mampu melewatinya?.
Ada beberapa hal yang mesti kita tau dan patut untuk di ingat dalam kehidupan memiliki beberapa rasa seperti rasa sedih, bahagia, benci, cinta, bahkan rindu, dalam kehidupan juga kita akan menemui dan melewati beberapa musim kita akan melewati musim hujan, musim kemarau, musim semi, musin gugur bahkan di negara lain yang hidup disana mereka akan mengalami musim salju dan beberapa musim lainnya yang tak pernah kita alami di negera kita!.
Maka jangan aneh jika kita atau diri kita merasa dalam ke adaan yang tidak nyaman anggaplah diri kita bagaikan hujan yang mengguyur namun menyejukkan bagi alam, begitu juga di musim yang lainnya kita harus selalu berpositiv, berpikir baik tentang kehidupan karna hidup itu tergantung bagaimna kita menyikapinya.
"Asalammuala'kum" ucap seseorang dan didengar oleh sri yang sedang menyapu halaman rumah anggara.
" waalaikumsalam, non klara" jawab sri.
"Mba dokter ada di rumah nggak?" Tanya klara
"Tuan muda semalam pergi mencari non" ujar sri
"Nyariin aku mba!?" Tanya klara.
"Iya non semalam tuan muda sepertinya cemas sekali saat mendengar non belum pulang lalu ia pergi dan sampai sekarang belum pulang" kata sri.
"Ya udah mba makasih" ucap klara.
"Mas rinto gimana nih, dokter semalam nyariin aku, aku jadi nggak enak" tukas klara
"Kamu gak usah cemas tar juga dia pulang, biar nanti gw yang jelasin ke dia" ujar rinto.
Lalu klara masuk ke rumah, dan rupanya di dalam klara sedang di tunggu bu karina dan juga pak anggara, bu karina segera menghampiri klara dan melayangkan beberpa pertanyaan?.
"Sayang kamu dari mana?" Tanya bu karina.
"Ak-aku" ucap klara dengan gugup.
"Selamat pagi tante" sapa rinto yang muncul di belakang klara.
"Oh jadi kamu sma rinto semalam?"
"Iya semalam aku nginep di apartemen nya mas rinto karna semalam dokter!!!...." tiba-tiba ucapan klara di putus oleh rinto.
"Semalam reyhan mengantarkan klara ke apartemen saya" kata rinto memutus ucapan klara yang hampir keceplosan.
"Oh gitu ya udah kalau gitu kalian sarapan lag dulu!" seru bu karina.
"Kita udah sarapan di jalan tante"
"Kalau gitu biarkan klara ganti baju dulu, dan rinto bisa kita ngobrol sebentar?!" Ajak pak anggara.
"Baiklah aku ke kamar dulu" pamit klara pada bu karina dan pak anggara.
"Ya sudah sana!" seru bu karina berkata sambil mengelus rambut klara dengan senyum dan rupanya rinto memperhatikan sikap bu karina yang cukup baik pada klara yang tak lain adalah menantunya sendiri begitu juga pak anggara, klara belalu pergi menuju kamar yang biasa di tempatinya, kebetulan hari itu adalah hari sabtu jadi penghuni rumah itu semua berada di rumah.
__ADS_1
Rinto duduk di sofa terpisah sebelah pak anggara sementara mereka mengobrol, semntara mereka berbincang rupanya reyhan datang dan memarkirkan mobilnya ia melihat ada mobil rinto terparkir di halaman rumahnya.
"Rinto! Pagi2 ngapain dia di sini" gumam reyhan, ia keluar dari mobil lalu dengan segera ia masuk dan melihat rinto yang tengah berbincang dengan bu karina dan pak anggar.
"elu to tumben lu pagi2 ada di sini!?" ucap reyhan.
"Dia habis nganterin klara" menjawab pertanyaan reyhan yang di tujukan pada rinto.
"Jadi semalam klara sama lu?!" Tanya reyhan.
"Iya lah kan lu yang nganterin semalam, dia kan istri gw gimana sih lu!" Ujar rinto, ucapan rinto menyadarkan reyhan kalau saat itu dia sedang bersama keluarganya.
"Sorry gw lupa!" Ucap reyhan.
"Sekarang klaranya di mana?" Tanya reyhan.
"Dia di kamarnya, ganti baju" ucap bu karina.
"Aku kesana dulu" pamit reyhan.
"Kamu ngapain? ini suami nya lho" tukas bu karina.
"Ada yang mau aku tanyakan" jawab reyhan, lalu reyhan pergi menemui Klara, sedangkan bu karina merasa tak enak dengan rinto jika reyhan masuk ke kamar klara sedangkan di sana ada rinto suami klara pikir bu karina, lalu bu karina menyuruh rinto nyusul reyhan ke kamar klara.
"Rinto kamu sana susul reyhan!" Seru bu karina pada rinto.
"Tapi tante!" ucap rinto
"Sri!" Seru bu karina pada
"Iya bu" sahut sri menghampiri sembari membungkukukan badan nya.
"Antar suami klara ke kamarnya!" Seru bu karina.
"Baik bu, ayo tuan" ajak sri pada rinto sesuai permintaan majikannya, pak anggara yang melihat kelakuan mereka hanya menggelengkan kepala.
Di kamar klara
Reyhan yang tiba2 masuk dan membanting pintu kamar klara, membuat klara kaget untung saat itu klara sudah berpakaian.
"Dokter, sudah pulang" ucap klara
"Ya aku sudah pulang, puas kamu" bentak reyhan.
"Kenapa memangnya? Apa yang membuat aku puas?" Tanya klara dengan polos.
"Kamu tau semalam aku mencari kamu kesana kemari sampai aku tidur di pinggir jalan" kata reyhan dengan sedikit meninggikan intonasi suara nya karna kesal.
__ADS_1
"Dokter nyariin aku! kenapa dokter nyariin aku?" Tanya klara.
"Karna aku cemas sama kamu, aku pikir kamu?!!....." ucapan reyhan terputus.
"Aku kenapa?" Klara balik bertanya.
"Akhhh sudah lah" ucap reyhan yang semakin kesal, lalu tiba-tiba kamar klara di ketuk seseorang dari luar.
"Siapa?" Tanya klara.
"Saya non, sri di suruh ibu mengantarkan tuan rinto kemari" jawab sri.
"Masuk aja!" Seru klara.
"Ngapain dia kesini?" Celoteh reyhan dengan kesal.
"Kenapa dia kan suamiku" ucap klara dengan sengaja membuat reyhan semakin kesal.
"Klara kamu..." ucap reyhan.
"Eh mas rinto, ada apa kemari?" Tanya klara, setelah melihat rinto masuk kekamarnya lalu reyhan pun berhenti berkata.
"Aku di suruh tante karina untuk nyusul reyhan menemui istriku" ucap rinto dengan sengaja meledek yang di tujukan pada reyhan.
"To klara bini gw" kata reyhan.
"Iya gw tau! gw bercanda kali" ucap rinto.
"Sekrang lu jelasin gimana lu ketemu klara? Lu berdua gak janjian kan?" Tekan reyhan.
" lu beneran mau tau?" Tanya rinto.
"Sudah lah gw gak mau bertele-tele" kata reyhan
"Ok jadi gini" lalu rinto membeberkan pertemuan nya semalam dengan klara,
"lu kenapa sih han? harus nya lu seneng klara bersama gw bukannya lu mau titipin bini lu ke gw" ujar rinto.
"ya tapi gak gini caranya" jawab reyhan.
"sudah lah han mendingan lu biarain klara di sini, nyokap lu baik sama dia bro, seumpama klara di titipin ke gw atau tinggal di apartemen gw pasti nyokap lu kehilangan banget, kasian biarkan lah dia disini se enggaknya dia merasakan kasih sayang mentuanya dan nyokap lu gak merasa sedih karna kehilangan klara yang tak lain menantunya sendiri" kata rinto berusaha membuat reyhan mengubah keputusannya untuk menitipkan klara padanya, sementara mereka mengobrol klara tak ada di disana ia pergi mengambil minum untuk reyhan dan rinto yang sedang berada di kamarnya.
"Tapi to.." ucap reyhan
"apa lagi biar gw nanti yang bicara sama nyokap bokap lo" ujar reyhan.
saat mereka mengobrol tak lama klara datang membawa dua botol minum air meneral dan camilan.
__ADS_1
"ini mas silah kan" ucap klara sambil menyodorkan camilan dan minuman di hadapan dua laki-laki yang kini berada di kamarnya dan duduk di lantai kamar klara.
TBC