Ex Bastard

Ex Bastard
Arman...?


__ADS_3

Raja sebenarnya sudah pergi agak jauh, namun ia mengingat bahwa berkas penting yang harus ia bawa tertinggal di apartemen,Raja segera memutar arah kembali ke apartemen namun begitu tiba ia melihat Queen tengah berbincang dengan pria yang di kenalnya.


"Arman? Queen mengenal Arman?" tanpa terasa Raja menggenggam setirnya kuat saat melihat Queen melambaikan tangan sambil tersenyum kearah Arman.


Raja turun dari mobil dan masuk ke dalam apartemennya, Raja sebenarnya penasaran dengan Arman dan Queen namun ia sedang tergesa sekarang dan rapat akan segera di mulai, sekertaris nya bahkan beberapa kali menghubungi karna rapat akan segera berjalan, namun Raja meninggalkan berkas nya di apartemen.


"Loh.. kakak balik lagi?" tanya Queen yang juga baru tiba di apartemennya.


"Ada yang terlupa" Raja segera masuk kedalam ruang kerja nya dan keluar lagi tak berapa lama "Aku pergi dulu, nanti kita makan siang bersama" ada sesuatu yang harus Raja bicarakan nanti dengan Queen, apalagi ini menyangkut Arman, Raja mengecup dahi Queen secara cepat, bahkan ia tak menyadari raut Queen yang terlihat syok, dan pergi begitu saja.


Queen tertegun pasalnya Raja akan mengecup dahi Queen setelah Queen terlebih dahulu mencium pipi Raja, namun yang terjadi baru saja Raja mengecup nya dengan inisiatif dirinya sendiri, Queen tersenyum.. bolehkan ia berharap ini akan terus berlangsung.


.


.


Jam makan siang Queen pergi ke restoran Arman,dengan membawa bahan makanan yang akan ia olah bersama Arman.


Queen menunggu sebentar hingga jam makan siang lewat, karna tepat saat itu restoran ramai pengunjung yang akan menikmati makan siang.


Raja baru saja tiba dan mencoba menghubungi Queen namun saat panggilan tersambung Raja melihat Queen berada di sebrang tepatnya di restoran Arman.

__ADS_1


Raja melangkahkan kakinya menuju restoran Arman "Sedang apa kamu disini?"


Queen hampir tersedak saat Raja tiba tiba berada di depannya dan menatapnya tajam "Kakak.. aku sedang makan siang.."


"Kamu lupa tadi aku bilang kita makan siang bersama?"


"Huh..?" Queen menggaruk dahinya "Aku lupa, maaf kak, tapi karna sudah disini ayo.. kakak duduk biar aku pesankan lagi pula aku juga baru mulai" Queen mendorong Raja dan menarikkan kursi agar Raja terduduk.


Queen memesankan menu yang diinginkan Raja menunggu beberapa menit,hingga makanan datang dan sudah tersaji.


"Kamu mengenal Arman?" tanya Raja sambil menyuapkan makanannya, sebenarnya Raja enggan makan disana namun karna sudah terlanjur..


"Eh, kakak kenal Arman juga" Raja mengangguk "Oh iya dia juga satu gedung apartemen dengan kita, tentu saja kakak pasti kenal"


"Loh, kenapa?"


"Dia.." belum sempat Raja bicara Arman keluar dari ruangannya.


"Hay Queen kamu sudah datang?" Arman tau Queen tidak sendiri dan ia tau siapa pria yang duduk di depan Queen.


Raja menegakkan punggungnya lalu menoleh..

__ADS_1


"Ya, ouh iya ini Kak Raja, suamiku kamu kenal bukan? tadi kak Raja bilang dia kenal kamu"


"Ah, Tentu.. apa kabar Raja sudah lama tidak bertemu" Arman menyeringai..


Queen mengeryit mereka satu apartemen namun sudah lama tak bertemu.


Raja berdehem lalu mengangguk "Aku baik"


"Jadi Queen istri kamu? aku gak tau kamu sudah menikah, sebegitu tidak penting kah persahabatan kita hingga kamu tak mengundangku"


"Wah, kalian bersahabat?.." tanya Queen.


Raja menghela nafasnya lalu meraih gelas di depannya namun gerakan nya sedikit kasar hingga menumpahkan minuman Queen dan mengenai bajunya."Akhh.."


"Maaf aku gak sengaja" Raja segera mengambil tisu lalu menepuk baju Queen yang basah.


"Ya udah aku ke toilet sebentar.." Queen pun berjalan menjauh ke arah toilet.


Arman terkekeh melihat Raja"Mengalihkan perhatian huh?" ya Raja sengaja menumpahkan minuman Queen agar ia bisa bicara dengan Arman.


"Apa mau kamu?" Raja menatap Arman tajam.

__ADS_1


Tiba tiba Arman tertawa pelan "Well sepertinya ini akan seru, apa istri mu tau kamu punya kekasih.. ah.. tunggu apa Selin tau kamu sudah menikah? atau apa kamu main sembunyi sembunyi?"


__ADS_2