
"Mau kemana?" Arman menahan Raja.
"Memberi pelajaran pada Selin"
"Apa yang akan kau lakukan, mendatanginya lalu memaki.."
Raja kembali duduk dan mengusap wajahnya kasar..
"Lalu apa?"
"Jika itu bukan anak mu aku akan bantu,"
Raja mendongak lalu berdecih "Itu bukan anak ku"
"Yakin..?"
"Apa mau mu sebenarnya? aku tak pernah melakukan itu pada Selin,atau pada siapa pun, bahkan aku baru pertama kali kemarim malam melakukannya pada istriku, lalu dia pergi.."
Arman menepuk dahinya "Sialan kau, kenapa menidurinya jika mau berpisah..bagaimana jika dia hamil?"
__ADS_1
"Karna aku tak mau berpisah makanya aku menidurinya, hamil lebih bagus maka kami tidak bisa bercerai"
Arman mendengus "Dasar licik.."
"Ya..Lalu aku harus apa?"
"Kau fikir Queen akan percaya jika kamu tak punya bukti bahwa Selin tak hamil anak mu"
Raja meremas rambutnya "Aku tak bisa berfikir aku hanya ingin segera menemui Queen"
"Queen baik baik saja, beri dia waktu untuk menenangkan dirinya, sekarang mari kita urus Selin terlebih dahulu"
.
.
Hari itu Queen berjanji padanya untuk pergi dari Raja demi anak dalam kandungannya yang membutuhkan sosok Ayah..
Selin perlu pelampiasan agar tak hanya dirinya yang terluka, jika dirinya tak bisa bersama Raja bukan kah lebih adil jika mereka tak saling memiliki satu sama lain, dengan begitu tak hanya dirinya yang terluka tapi Raja dan Queen juga terluka.
__ADS_1
Selin merasa dirinya tersingkir begitu saja oleh Queen,bahkan dengan mudahnya Raja meninggalkannya karna sudah mulai mencintai istrinya,lalu Raja menganggap dirinya apa, hingga bisa dibuang begitu saja.
"Setidaknya tak hanya aku yang tersakiti, cih..enak saja" Selin terkekeh, namun tak lama rautnya kembali sendu,saat melihat pesan di ponselnya..
-Aku beri waktu tiga hari jika sampai kau tidak membayar juga, kau tau apa yang akan ku lakukan-
Selin meremas ponselnya sejak Raja tak menemuinya Selin kehilangan penghasilannya,awalnya ia menjalin hubungan dengan Arman, namun Arman tak terlalu royal padanya, hingga Arman mengenalkannya pada Raja,yang ternyata lebih kaya dari Arman, dan Selin mulai mendekati Raja, lalu sedikit trik untuk memutuskan Arman bahkan Raja percaya padanya saat ia menjebak Arman seolah Arman sudah memukulnya karna cemburu pada kedekatan dirinya dan Raja, ternyata berhasil dan Raja mulai bersimpati lalu mereka semakin dekat dan menjalin hubungan.
Yang lebih menguntungkan adalah Raja ternyata sangat royal padanya, semua yang Selin mau selalu terwujud,dan Selin bisa dengan mudah membayar hutang hutangnya yang tak pernah lunas,akibat gaya hidupnya yang mewah, tentu saja itu dilakukan dibelakang Raja, karna yang Raja tau, Selin adalah wanita dewasa sederhana yang lemah lembut.
"Sekarang bagaimana?" Selin mulai bingung jika sampai ia tak bisa membayar dalam tiga hari mereka akan memaksa Selin bekerja sebagai wanita malam agar bisa mencicil hutang hutangnya.
Selin sudah berusaha mencari pria kaya lain,namun sangat sulit mencari yang seperti Raja, tak hanya royal namun juga sangat tulus.. kebanyakan mereka hanya mencari kepuasan saja, dan pergi setelah mendapat yang mereka mau,Selin butuh seseorang yang bisa terus ia manfaatkan seumur hidup agar ia tak pernah kekurangan.
Karena itu beberapa hari lalu Selin menemui Raja berharap Raja bisa kembali padanya, Selin menyesal mengapa ia meminta Raja untuk melakukan itu dengannya dan berakhir dengan kemarahan Raja,harusnya ia bersabar dan menunggu Raja dalam tiga bulan, namun ternyata belum tiga bulan Raja rupanya sudah jatuh cinta pada istrinya.
Lebih sial lagi sekarang ia tak bisa maju ataupun mundur, karna Raja sudah pasti terlanjur membencinya,karna memfitnahnya di depan Queen.
"Sial.."
__ADS_1