
Masih adult..!!!!
Namun Edward mengejar dan berenang di belakang Anina lalu saat Anina memunculkan dirinya Edward memojokkannya ke sisi kolam "Apa?"
Edward ingin tertawa melihat raut Anina,yang mencebik kesal"Jadi kamu memakai bikini untuk menggoda ku" Anina menyilangkan tangannya di dada, dia jadi malu sendiri.
Edward makin merapatkan dirinya pada Anina "Kamu tau seberapa besar usaha ku untuk tidak menerjangmu, jangankan bikini memakai dres panjang saja aku sudah tak tahan" bisik Edward tepat di telinga Anina lalu sedikit memberi gigitan di ujung telinga Anina.
Anina meremang "La..lu kenapa tidak mela.. lakukannya.." katanya terbata.
"Kamu akan menyesal membangunkan singa yang tertidur" tanpa mendengar jawaban dari Anina Edward kembali menyatukan bibir mereka lagi kali ini lebih lembut, dan penuh perasaan berlama lama disana dan merasakan lembutnya bibir Anina yang basah, tangannya sudah mulai aktif mengelus punggung Anina yang hanya terhalang bikini dalam satu tarikan saja sudah terlepas lalu Edward melemparnya jauh, sementara bibirnya sudah bergerak menjalari tengkuk Anina.
"Ed.. akhh.." Apa Edward akan melakukannya disini, apa Edward tidak waras dikolam renang.
Edward tak hiraukan Anina ia masih mencu mbui Anina yang mendesah tak karuan karna gerakan Edward yang semakin turun hingga ke belahan dada Anina dan memberikan tanda merah disana.
Edward berhenti sejenak dan melihat Anina yang mendongak merasai kenikmatan yang Edward berikan, sungguh cantik.
Tangan Edward mulai kembali meremas dua squisi Anina namun matanya tak henti menatap Anina yang juga menatapnya dengan wajah merah dan mata sayu, jangan lupakan Anina menggigit bibirnya kuat agar tak mendesah, oh Edward suka wajah Anina yang seperti ini "Jangan ditahan sayang keluarkan desa han kamu" lalu kembali memberikan luma tan pada bibir lembut Anina.
__ADS_1
Anina mulai mengeluarkan desa hannya kala Edward melu mat dan menghisap lembut ujung squisi Anina yang berwarna kuning kecoklatan, sedangkan tangan Edward sudah bergerak meremas dua bongkahan indah dibawah sana, Anina bahkan tak sadar benda segitiga dibawahnya yang tersisa sudah Edward hilangkan.
Tangan Edward menyelinap dan mengelus lipatan sandwich Anina mengusapnya lembut dan membuat Anina semakin bergetar.
"Akhh.. Ed, aku.. ahhhh" Anina merasakan getaran hebat yang tak pernah ia rasakan sebelumnya lalu ia merasakan bagian bawahnya mengluarkan cairan,,, ah.. mungkin ini yang dinamakan or gas me, batin nya, sungguh ini pertama kalinya Anina merasakannya dan rasanya begitu..
Belum selesai dengan rasa nik matnya Anina yang tak siap hanya bisa menuruti gerakan Edward.
Edward menaikan Anina hingga duduk di sisi kolam,nafas Anina masih memburu dirinya masih menikmati sisa sisa rasa yang baru pertama ia rasakan,saat bibir Edward mulai menelusuri ujung kaki Anina dan terus menjalar menuju atas,Edward berada di tangah kaki Anina yang mengangkang tangan Edward tak tinggal diam mengikuti gerakan bibirnya yang terus naik hingga berada di sela ngkangan Anina.
"Apa yang.. kamu..Akhhh.." Anina ingin mendorong kepala Edward yang tenggelam diantara sandwich nya, namun Anina malah merasa tak bisa menopang dirinya, saat sapuan bibir Edward terasa menji lat lelehan mayonise diantara sandwich, hingga tangannya kini bertumpu kebelakang untuk menopang tubuhnya yang terasa lemas..
Edward terus tenggelam hingga terasa sekali lagi Anina akan menumpahkan mayonisenya, Anina ingin mendorong kepala Edward apa dia tak jijik..
"Ed aku akan.."
"Keluarkan sayang..." lalu Edward kembali tenggelam kembali melahap sandwich Anina.
"Akhhh... Ed.." Anina menjerit tertahan saat kembali menyemburkan mayonise nya.
__ADS_1
Edward terus melahap cairan di balik lipatan sanwich tak berhenti hingga Anina telah merasakan lemas karna baru saja menyelesaikan or gas me keduanya.
Nafasnya masih memburu saat Edward naik dan merengkuh Anina dan membawanya kedalam kamar,,
"Kita belum selesai sayang, aku bahkan belum memulainya.. jadi siapkan dirimu"
Astaga Anina sudah lemas dan Edward bilang belum memulainya.
.
.
.
.
.
Wah wah wah.. duda mah beda..😅
__ADS_1
Hareudang... hareudang.. hareudang sawer.. sawer.. sawer🤗