Ex Bastard

Ex Bastard
Hamil..?


__ADS_3

Queen jadi tak berselera makan karna terus memikirkan Raja,terlebih masakannya gosong membuat mood nya semakin turun,memutuskan untuk tidur lebih awal,entahlah mengapa rasanya lebih nyaman berada di kasurnya di banding kegiatan lainnya Queen menghirup bantalnya kenapa aromanya terasa nyata,aroma Raja.


Apa saking rindunya ia jadi bisa mengendus aroma Raja? tidak mungkin kan?


Tidak peduli Queen hanya akan memanfaatkan aroma Raja agar ia tidur dengan nyaman untuk kedua kalinya.


Raja mengendap dengan langkah pelan menuju dimana Queen terlelap,lalu merangsek diam diam memasuki selimut yang sama dengan Queen dan seperti biasa menarik Queen dalam pelukannya dan terlelap bersama.


Disaat hari masih gelap Raja bangun dan keluar dari kamar Queen dan menutup pintu pelan.


"Kamu mau sampai kapan bertingkah seperti pencuri?" tiba tiba Granny Sonya sudah ada di depan Raja.


Raja mengelus dadanya terkejut "Granny membuatku terkejut"


"Seharusnya temui Queen langsung dan jelaskan semuanya!"


"Aku mau Granny, tapi aku sudah berjanji pada mama dan papa,akan memberi waktu untuk Queen sendiri,sampai Queen kembali ke indonesia baru aku boleh bertemu.."


PLAK..


Raja meringis saat Granny mengeplak kepalanya.


"Lalu untuk apa kau kemari... bocah.."


"Aku hanya melihatnya dari jauh,dan memastikan istriku baik baik saja"


"Melihat dari jauh tapi tidur di ranjang yang sama, huh?"

__ADS_1


Raja terkekeh.. "Anggap saja itu bonus Granny"


Raja akan pergi namun terdengar suara tapak kaki seperti berlari dari kamar Queen.. lalu..


Brak..


"Apa tuh.. granny?" Raja panik namun juga tak bisa masuk begitu saja.


"Biar granny melihatnya" Granny Sonya masuk dan mendapati Queen berjongkok di kloset dan memuntahkan isi perutnya.


"Queen ada apa? kamu baik baik saja" granny memijjat tengkuk Queen hingga Queen selesai dengan muntahannya.


"Kayak nya aku masuk angin deh granny,aku pusing sama mual" Queen membaringkan tubuhnya di ranjang sambil memijit pelipisnya.


"Itulah semalam kamu tidak makan, Ya sudah kamu istirahat lagi, biar nanti sarapan kamu diantar kemari. .." Queen mengangguk lalu kembali memejamkan matanya.


"Bagaimana Queen ,Granny dia baik baik saja?"


"Queen hanya masuk angin, dia baru saja muntah.."


"Apa?.. tunggu granny, benarkah hanya masuk angin?" Raja menggaruk tengkuknya "Itu... mungkin kah Queen sedang mengandung" Raja semakin salah tingkah saat granny hanya diam dan menatapnya "Bu..bukankah salah satu tanda tanda hamil itu.. mual dan muntah ya granny?"


"Kamu fikir Queen hamil?"


"Itu bisa saja terjadi kan..ya.. ya.. walau hanya satu kali melakukannya" Raja tergagap sedangkan


Granny menggelengkan kepalanya, ya.. kemungkinan itu ada.. siapa yang tau.

__ADS_1


"Jika Queen benar benar hamil kamu sebaiknya dengan cepat menjelaskannya!"Granny pergi meninggalkan Raja yang mematung, bimbang haruskah ia masuk ke kamar Queen sekarang dan menjelaskan semuanya,lalu apa Queen akan percaya begitu saja? atau mungkin Queen akan semakin marah.


.


.


Queen masih berdiri di depan pintu paviliun yang tertutup,memegang nampan berisi makan siang yang sudah di masaknya, sup panas juga nasi dan lauk sebagai pelengkap, orang Indonesia memang harus ada nasi bukan? tapi..


Pertanyaannya kenapa dia harus mengantar ini,tapi Granny bilang penghuni paviliun ini sedang sakit dan granny khawatir,benar juga jika penyewa itu mati kelaparan bagaimana, tapi dan tapi..tetap saja kenapa harus dia yang mengantar makanan ini bukankah ada pelayan?


"Ish merepotkan saja.." Queen menghentakkan kakinya kesal lalu mengetuk pintu,ayolah berdiri diluar di musim dingin.. benar benar dingin, sedikit kesal pada penyewa paviliun itu,enak saja dia dilayani seperti seorang raja,.. bahkan sampai diantarkan makanan.


"Maaf aku membawa makan siaa.." perkataan Queen terhenti saat melihat seorang pria berdiri didepannya, sama sama mematung dan terpaku..


Terkejut Queen menjatuhkan makanan nya tak dirasa panas dari sup yang masih mengepul itu bahkan tumpah ke kaki nya.


Queen mundur satu langkah.


"Que en?" Raja terkejut dan lansung berlutut meneliti kaki Queen yang tertumpahi sup panas "Kamu baik baik saja..? kaki kamu terluka.." namun Queen malah kembali mundur.


"Ka..k Raja..?"


"Queen.. aku.."


Queen meremas mantelnya dan memilih berlari kembali kedalam rumah.


"Queen..agrrhh..sial" dengan langkah cepat Raja mengejar Queen.

__ADS_1


__ADS_2