Ex Bastard

Ex Bastard
EdAn- Cemburu


__ADS_3

Roni membuka pintu mobil nya untuk Anina "Kamu nunggu lama?"


"Gak, kok baru nyampe" Roni membungkuk kan badan nya.


"Maaf loh ngerepotin" Anina masuk dan duduk dengan Queen di pangkuannya.


Sepanjang jalan Anina dan Roni tak banyak bicara Anina sibuk dengan fikirannya sendiri memandang keluar jendela,sedangkan Queen sudah tertidur, hhh... terdengar helaan nafas Anina "Roni boleh aku minta tolong?"


"Ya, kenapa?"


"Aku mau cari kontrakan, gak perlu besar, yang penting nyaman untuk aku dan Queen"


"Bukannya kamu tinggal di rumah tuan Edward?"


Anina mengangguk " Ini untuk sementara, sebelum kami menikah,lagi pula gak baik kan dua orang hidup dalam satu atap tanpa ikatan" Anina tak ingin menimbulkan kecurigaan pada siapa pun.


Anina mencoba tak menoleh saat Edward melewatinya tadi ia bahkan mengalihkan perhatian Queen dan Kanaya tadi agar tak melihat Edward, entah kenapa hatinya sakit melihat Edward bersama perempuan lain,.. tidak dia bukan perempuan lain bagi Edward, Liza adalah wanita yang dicintai Edward bahkan Liza lah yang menjadi alasan Edward meminta Anina menggugurkan kandungannya dulu, tangan Anina mengelus rambut Queen sambil tersenyum.


"Kenapa tidak kembali kerumah yang dulu saja"


Anina menggeleng "Itu rumah Bagas.."


"Tuan Bagas sudah memberikan nya sama kamu dan Queen"


"Itu benar tapi aku gak nyaman,kira kira ada gak kontrakan nya?"

__ADS_1


"Aku punya paman yang punya kontrakan mau coba lihat kesana, kali aja cocok"


"Boleh, sekarang biasa gak?" Anina begitu bersemangat,ia tak ingin tinggal dirumah Edward setidaknya sampai hari pernikahan tiba Anina tak ingin lebih sering berinteraksi dengan Edward Anina takut tak bisa membentengi dirinya dari perasaannya.


Roni pun membelokan mobilnya berbalik arah menuju rumah pamannya yang mempunyai kontrakan.


"Gimana An, suka?"


"Bagus Ron, disini aman juga jadi gak takut, Queen bisa main sama anak sebayanya juga" Anina melihat anak anak yang sedang bermain dihalaman rumah mereka.


"Apa gak terlalu kecil An?" Roni takut Anina tak nyaman apalagi Anina terbiasa tinggal di rumah besar.


"Aku di Semarang juga tinggal di rumah yang kecil Ron, jadi udah biasa, kamu tenang aja, lagi pula cuma sementara kan" Anina tersenyum lalu memalingkan wajahnya dari Roni takut Roni menyadari senyum getirnya.


Roni menghela nafasnya, terbiasa melayani dan memastikan kebutuhan Anina, Roni merasa tengah mengurus adiknya sendiri, hidup Anina tidak mudah, dan ia yang melihat semua perjalanan itu.


Anina benar benar menjalaninya sendiri meski Bagas memenuhi kebutuhan Anina dengan uang yang tak pernah kurang, namun tetap saja keinginan wanita hamil tak hanya uang bukan, mereka butuh dukungan dan kasih sayang.


Anina tak mengeluh meski memasuki ruang persalinan hanya sendiri, bahkan dia melarang Roni untuk menemaninya, dan hanya mengantar sampai depan pintu.


.


.


.

__ADS_1


Edward tiba di rumahnya namun ia tak disambut Queen, sejak ada Queen di rumahnya, Edward merasa ingin cepat pulang apalagi mendengar pekikan Queen yang menyambutnya pulang membuatnya melupakan kelelahannya dalam bekerja.


"Queen..?" Edward memanggil namun tak ada sautan, "Mungkin mereka sedang tidur" Edward menuju Kamar Anina..mengetuk lalu membuka.. kosong.


Edward turun kembali untuk mencari Anina dan Queen "Dimana Queen..dan.. calon istriku?" tanya nya pada pelayan yang sedang menyiapkan makan malam.


Mereka saling melirik lalu salah satu dari mereka berkata "Saat tuan pergi, nyonya juga pergi tuan, beliau bilang akan menemui seorang teman.." Edward menghela nafasnya lalu merogoh ponselnya untuk menghubungi Anina.


Berkali kali ia menekan nomer Anina namun jawaban nya tetap sama


"Nomer yang anda tuju sedang tidak aktif...


Edward mengumpat, bagaimana bisa Anina pergi tanpa memberitahu nya bahkan ia pergi sejak pagi, sampai sore hari.


Kemana mereka..


Edward melihat kearah jendela saat terdengar deru mobil memasuki rumahnya, tangannya mengepal saat melihat Anina turun dari mobil tersebut dengan Roni yang membukakan pintu untuk nya.


Sialan... Anina bahkan melambaikan tangan saat mobil Roni kembali melaju meninggalkan rumahnya.


"Dari mana kamu?"


.


.

__ADS_1


Nah loh, si Edward cemburu sama Anina yang di antar Roni tapi dia sendiri ketemuan sama Liza..🤔


__ADS_2