Ex Bastard

Ex Bastard
Eps 40- Ada apa..?


__ADS_3

Bima mengumpulkan semua karyawan Cafe sebelum cafe dibuka, dan memperkenalkan Kanaya sebagai pengelola yang baru, sekaligus mengenalkan bahwa Kanaya adalah adik dari pemilik cafe sebenarnya,sejak awal semua karyawan tau bukan Bima pemilik sesungguhnya.


"Maaf ya temen temen saya tidak bermaksud berbohong, saya hanya ingin belajar bagaimana cara kalian bekerja, meski nyatanya saya lebih sering bolosnya" Kanaya terkekeh.


Dan Bima juga mengatakan akan mengadakan pesta perpisahan hari ini, karna satu minggu lagi ia akan pindah.


"Malam ini setelah kalian selesai kita makan malam bersama, maaf mendadak karna mungkin satu minggu kedepan saya akan sangat sibuk membimbing Kanaya"


Tentu saja mendengar bos mereka akan mengadakan makan gratis membuat semua karyawan bersorak senang, kecuali seorang gadis yang berdiri di sebuah pojokan, hanya menatap sendu kearah Bima dan Kanaya.


Setelahnya semua kembali bubar dan mulai pekerjaan masing masing karna cafe akan segera di buka.


"Mima?" Kanaya menghampiri Mima setelah jam istirahat. "Darimana?"


"Eh.. saya dari luar bu.." Mima terlihat kikuk.


"Gak usah gitu biasa aja kali aku gak suka di panggil ibu,kita seperti biasa saja ya!"


Mima tersenyum "Kamu kan atasanku"


"Belum, tapi satu minggu lagi, sekarang masih pelayan kayak kamu"


"Kamu aneh deh Aya, orang tuh biasanya mau hidup enak, ini mau hidup susah jadi pelayan kan cape Ay,


"Aku cuma mau melihat cara kalian kerja, dan ngerasain, supaya aku gak cuma bisa bentak karna kesalahan yang gak seberapa, padahal nyatanya kalian udah kerja keras"


"Kamu hebat deh Ay, pantes pak Bima suka sama kamu"

__ADS_1


Kanaya mengeryit "Kok ngomong gitu, kata siapa Kak Bima suka sama aku?"


"Semua orang disini udah tau kok Ay, apalagi Pak Bima yang mengistimewakan kamu"


Kanaya akan menjelaskan, tiba tiba terdengar suara gaduh dari depan cafe, "Ada apa ya rame banget"


"Gak tau"


"Bu Aya, Pak Bima berantem di depan" seorang pelayan wanita berlari dan memberitahu Kanaya.


"Hah..? sama siapa?" pelayan tersebut hanya menggeleng, lalu Kanaya berlari keluar Cafe diikuti Mima.


Mata Kanaya membelalak saat Bima sudah babak belur dan tak berdaya, orang orang berusaha memisahkan namun Bagas benar benar kehilangan kendali.


"Bagas!!" teriak Kanaya "Apa apaan kamu!" Kanaya menarik jas Bagas namun Bagas masih membabi buta memukuli Bima.


"Brengsek.. sialan kau!!" Maki Bagas, yang masih meronta sedangkan badannya di cekal oleh empat orang pria.


Plak..


.. Bagas berhenti meronta hanya terdengar deru nafas dari Bagas yang memburu menahan marah, Kanaya menamparnya.


"Apa yang kau lakukan" Kanaya mendorong dada Bagas, Bagas memalingkan wajahnya.


Kanaya membantu Bima bangun "Kakak gak pa-pa?" tanya Kanaya khawatir. "Ya ampun Kak Bima"


Bagas menatap dengan geram "Jadi begini akhirnya..?" Kanaya mengeryit, tak mengerti maksudnya.

__ADS_1


"Apa? harusnya kamu jelasin kenapa kamu pukulin kak Bima?"


"Aku gak akan jelaskan apapun yang aku mau tau kamu pilih aku atau dia?" Bagas menarik tangan Kanaya yang memegang Bima, Kanaya melihat sekitarnya orang orang sudah mulai membubarkan diri.


"Kamu apaan sih Bagas" Kanaya menepis tangan Bagas. "Apa masalah kamu sama Kak Bima, kenapa gak bicara baik baik"


"Aku cuma tanya kamu pilih aku atau dia, kenapa tidak menjawab Naya!" teriaknya.


"Kamu juga gak jelasin apa pun Gas, kamu kekanak kanakan tau gak, liat kak Bima babak belur karna kamu" Kanaya memapah Bima untuk pergi. "Ya ampun kak Bima"


Bagas terkekeh melihat Kanaya begitu khawatir terhadap Bima "Baiklah,, semua sudah jelas.. karna sejak awal kamu memang gak berniat memilih aku" langkah Kanaya terhenti.


Kanaya makin heran dengan tingkah Bagas, Kanaya dibantu Mima, dan memapah Bima agar duduk di kursi,lalu bergegas mengejar Bagas.


"Bagas.. " Kanaya memanggil Bagas namun Bagas menghiraukan nya "Bagas.." Kanaya menarik tangan Bagas "Kamu kenapa sih hah? apa maksud kamu?"


Bagas menatap Kanaya dengan pandangan marah dan kecewa "Aku kecewa Naya,ternyata semua yang aku lakukan sia sia saja, tak perlu satu minggu aku sudah tau jawaban nya, kamu memang bukan untuk ku"


.


.


.


Like..


komen..

__ADS_1


vote..


__ADS_2