Ex Bastard

Ex Bastard
Pelaku


__ADS_3

Queen masih terjaga saat Raja sudah terlelap,, ia masih mengingat pembicaraan nya dengan Nathan dan Nala tadi sore..


Sore hari..


"Kakak.. kami boleh bicara?" Nathan dan Nala menghampiri Queen yang sedang berbincang dengan Rona dan Aqila.


"Ada apa?"


"Bisa kita bicara bertiga saja?"


"Ada apa sih, biasanya kalau mau bicara bicara aja" tanya Aqila yang mulai penasaran.


Queen menyadari tingkah Nathan dan Nala tak seceria biasanya dan Queen merasa ada yang aneh, "Ya udah ayo"


Nathan dan Nala membawa Queen ke ruang perpustakaan lalu menutup pintu rapat "Kalian kenapa sih? aneh banget"


"Queen.." Queen menoleh ke arah suara dan baru menyadari disana juga ada Bagas.


"Dad?"


"Duduk lah" Queen pun duduk di sisi Bagas, lalu mengeryit saat melihat Bagas menunduk.


"Dad, ada apa?" Queen menyentuh tangan Bagas.


Bagas menghela nafasnya "Sepertinya dad gagal mendidik anak anak daddy"


"Daddy.. maafkan kami, kami yang bersalah, jangan salahkan daddy kak!" Nala meremas tangannya matanya mulai menetes air mata.


Queen makin tak mengerti "Ini ada apa sih? kalian kenapa?"


"Kak, kami memang nakal kami nakal, tapi dad, atau pun mom gak salah.. kami yang melakukannya" Nala sudah menangis.


"Aku gak ngerti, trus ngapain nangis.."


"Kami yang ngasih obat tidur sama kakak, dan kak Raja"


Degh..


"Kami cuma gak suka kak Raja selalu menghina dan menjelekkan kakak,, kami tau kak Queen suka kak Raja, makanya kami recanakan ini agar Kak Raja mau menikahi kak Queen"


"Astaga.." Queen menutup mulutnya dan tertunduk lesu.


"Malam itu waktu ulang tahun kami, aku sama Nala merencanakannya kami hanya merasa sedih saat melihat kak Raja membuat kak Queen menangis sendirian di dekat kolam dan aku memasukan obat tidur ke minuman kalian, terus aku bawa Kak Raja masuk abis kak Queen tidur di dalam kamar, aku yang buka baju kak Raja, terus Nala yang buka baju kak Queen"


"Maaf kak, maafkan kami.." Nathan dan Nala, menunduk dan berlutut di depan Queen "Maaf.."

__ADS_1


Queen menghela nafasnya lalu memejam "Kenapa kalian ngelakuin itu?"


"Kami cuma.."


"Kakak tau kalian sayang kakak tapi gak begini caranya, kalian malah membuat kak Raja makin benci kakak"


"Mereka juga akan meminta maaf pada Raja agar Raja tak lagi menyalahkan kamu lagi" Bagas menghela nafasnya "Maafkan anak anak daddy, Queen"


Queen menunduk "Siapa lagi yang tau soal ini?"


Nathan dan Nala menggeleng, mereka ketahuan oleh Bagas saat mereka sedang bicara berdua di dalam kamar lalu Bagas memarahi mereka habis habisan, bahkan Kanaya pun tak tau tentang ini.


"Gak usah bilang siapa siapa, biar kak Queen yang bilang sama kak Raja, dan jelasin semuanya"


"Queen biarkan mereka bertanggung jawab sama perbuatan mereka!"


Queen menggeleng "Dad, mereka masih kecil dan gak tau apa yang akan dilakukan kak Raja sama mereka.." padanya saja Raja begitu marah hingga berbicara kata kata yang tak pantas,Queen takut Raja akan melakukannya juga pada mereka berdua.


"Biarkan, jika pun Raja melaporkan mereka ke polisi biarkan saja"


"Dad.." Nala semakin sesegukan, dan Nathan juga semakin gemetar, apa yang akan terjadi jika mereka dilaporkan dan di penjara, mereka baru 17 tahun dan masa depan mereka masih panjang, mereka sungguh menyesal.


"Sudah ayo bangun"Queen memegang bahu Nathan lalu Nala "Gak papa, kak Raja pasti maafin kalian, biar kak Queen nanti yang bicara lagian kak Raja udah mulai baik sama kakak"


Nathan dan Nala memeluk Queen "Makasih kak"


"Dari apotik bibi yang beli, kita bilang sama bibi di suruh beli Mommy" lirih Nala.


"KALIAN!!" Bagas memekik, namun Queen tertawa.


"Kalau mom tau, apa yang akan dia lakukan sama kalian" Queen terkekeh.


Bagas mengusap kasar wajahnya "Astaga.. anak anak ini" dia tak menyangka keturunannya akan menjadi anak anak nakal.


"Maaf Dad.."


"Lebih baik kalian keluar, dan masuk kamar masing, kalian masih harus menjalankan hukuman dari daddy!!"


"Hukuman apa dad?"


"Daddy menghukum kami, tak mendapat uang jajan selama tiga bulan, dan tak boleh bermain sepulang sekolah,juga harus mendapat nilai sempurna semester ini"


"Dad.." Queen merasa kasihan dengan adik adik nya, ayolah masa SMA adalah masa masa indah bermain dan berjalan jalan sepulang sekolah bersama teman teman.


"Jangan minta dad,mencabut hukuman mereka Queen! itu bahkan belum seberapa"

__ADS_1


"Baiklah,, ya sudah kalian keluar kakak mau bicara dulu dengan daddy"


"Kamu baik baik saja?" Bagas bertanya setelah Nathan dan Nala keluar dan menutup pintu rapat.


"Aku baik, lagi pula Kak Raja juga baik sama aku"


"Kamu yakin, dad akan jelaskan agar Raja tak menyalahkan kamu, dan juga tak ada yang terjadi antara kalian malam itu, jadi kamu juga masih suci, Raja pun begitu"


"Sebenarnya aku udah sepakat sama kak Raja untuk melupakan kejadian itu, daddy tenang saja"


"Kamu yakin?" Queen mengangguk, sambil tersenyum.


"Kamu menyembunyikan sesuatu?"


.


.


.


"Kamu belum tidur?" pertanyaan Raja menghentikan lamunan Queen.


"Oh,, aku mengganggu kakak,maaf kakak jadi terbangun" Raja mengeryit.


"Ada apa?"


Queen menggeleng "Cuma gak bisa tidur aja"


"Mau ku peluk?" Raja membuka lebar tangannya dan Queen pun masuk dalam pelukan Raja.


"Hmm nyamannya"Queen memejamkan matanya, ia tak akan bilang pada Raja tentang Nathan dan Nala, biarlah ini semua berlalu tanpa Raja tau, lagi pula waktunya dan Raja sebentar lagi, Queen akan membayarnya dengan melepaskan perasaannya pada Raja dan berjanji tak akan menggangu hidup Raja lagi kelak, pasti itu cukup untuk membuat Raja memaafkan Nathan dan Nala yang menghancurkan mimpinya.. mimpi untuk menikahi kekasihnya.


Raja mengusap rambut Queen lalu sesekali memberi kecupan agar Queen tertidur, entah mengapa pertanyaan Queen tadi begitu mengusiknya.


Apakah ia akan mengingat kenangan ini nanti, apakah ia akan melupakannya dengan mudah, sedangkan tanpa dirinya sadari Raja mulai nyaman dengan peranannya.


.


.


.


Terkejut gak sih...?


pura pura terkejut aja lah ya, biarpun udah tau Nathan dan Nala pelakunya, biar keliatan seru 🤭

__ADS_1


Yeeyy selamat yang udah nebak si kembar pelakunya..silahkan ambil hadiahnya berupa tv 21 inc di toko elektronik terdekat, jangan lupa di bayar dengan uang kalian masing masing😝


__ADS_2