
Sudah malam tiba, namun Keyna masih tidur dengan nyenyaknya. Ia tak tau ada apa saja disisinya karena memang ia sangat lelah dan juga butuh istirahat. Rasanya ia suka mengantuk semenjak ia sadar. bawaannya ingin tidur saja. Apa ini adalah efek obat? Atau memang karena dia masih sakit saja?....
Sedangkan sosok Alka disisinya menatap wajah Keya dengan tatapan sayunya. Wajah sang gadisnya yang ia cintai sekarang damai didepan matanya. Rasanya ia tak rela berpaling barang sedikitpun. “Andai dulu aku tak lelah untuk memperjuangkanmu.. pastinya kau yang ada didepanku. Bukan dia..!!” Ujarnya mengelus wajah mulus itu. Namun tak ada pergerakan dar Keyna membuat ia kembali mengelusnya dengan lirih. Ia sangat merindukan gadisnya membuat ia terlelap disisi Keyna. Ia tak bisa jauh dari Keyna..
...
Disisi lain ada Alvaro yang dibawah kebascamnya geng galaksi. Ia diikat dengan tali tambang yang sangat kuat. Siapa lagi pelakunya jika bukan anak galaksi. Mereka sudah mencri Keyna dimana mana, tapi tetap tak menemukan sosok itu membuat mereka tak tau harus bagaimana selain mengikat Alvaro. Siapa tau pria ini tau bukan?
Sayup sayup Avaro melihat kedepannya. Ia merasakan sakit dilehernya entah karena ia terlalu lama pingsan dalam posisi yang menyedihkan speerti ini atau yang lain ia tak tau. Tapi ia sangat merasakan sakit dibagian bahunya dan juga kepalanya. Ia merintih karena merasakan denyutan dikepalanya. Ia bingung, ia dimana sekarang. Saat ia ingin menyentu kepalanya ia baru sadar jika ia diikat menggunakan tali sangat erat.
“Sudah bangun?” Tanya dari seberangnya membuat ia menatap kedepan. Matanya yang awalnya buram sekarang sedikit demi sedikit mulai menerang dan bisa melihat siapa didepannya ini.
Disana ada Michel dan lainnya. Tapi didepan Alvaro ada Mike. Karena memang Mike yang meminta kali ini. ia yang akan turun tangan. “ Loe siapa?” Tanya Alvaro serak menatap sosok yang menggunakan baju hodie hijau tua itu. Wajahnya putih namun sedikit kecoklatan. Rambut pirang dan juga hidung mancung. Ia lebih mirip orang barat dari pada orang lokal.
Iya... Mike aslinya bukan orang lokal, dia dari keluarga luar negeri..
“Dimana Keyna?” Tanya Mike dengan to the point. Ia tak mau basa basi yang akhirnya basi juga. Lebih baik bicara secara langsung bukan?
Alvaro megernyit. “ Gue dimana? Dan kalian siapa?” Bukannya menjawab, tapi Alvaro malah menanyakan suatu hal yang ia kepo. Ia menatap sekeliling yang isiinya ada puluhan orang. Tapi dibarisan depan ada enam atau tujuh orang. Ia tak berniat menghitungnya karena pening melanda keningnya.
Mike mendengus menatap Alvaro. begitu juga yang lain. sedangkan Andes memilih duduk dipojokan dengan satu batang nikotin untuk menyegarkan pikirannya. Ia yakin sebenarnya jika Alvaro tak terlibat dalam masalah Keyna. Karena dia yakin sebenarnya Alvaro memang benar benar menyukai Keyna. Ralat, bukan Keyna tapi Keyla. Si gadis cupu yang bermata empat. Hanya saja ia tak tau yang sekarang itu bukan lagi gadis yang ia sukai lagi. Tapi sudah menjadi orang lain.
“ Loe dimarkas kita. “ Jawab Mike dengan tegas. “ Dan gue tanya dimana Keyna sekarang?!!! Kasih tau sekarang?!!” Bentaknya dengan keras. Karena memang ia tak memiliki kesabaran yang baik.
“Sabar Boy... dia maskih sekarat..” Ujar dari Alex dengan menetapa Mike yang mudah sekali emosi. itu sebabnya Mike suka menjadi orang dibalik layar saja. meskipun ia menjadi ketua geng galaksi. Orang Galaksi lebih menyukai tindakan Keyna sebagai Queen mereka. Sebab Keyna ketika bertindak selalu berpikir dan melhat sisi didepanya kelak.
“Gue engak tau siapa itu Keyna..!! Gue nggak kenal, dan kenapa kalian bawah gue kesini. Gue enggak kenal kalian..?!!” Ujarnya dengan keras pula. Ia ingat bagaimana ia bisa disini. Ia ngat tadi saat ia pulang dari kulia ia dihadang beberapa orang dan tak ia sadari ia Sumpit dengan bius membuat ia pingsan. Setelahnya ia tak tau lagi deh dimana mobinya dan sebagainya. Bangun-bangun dia sudah ada disini.
“Keyna itu Keyna.. cewek loe..!!” Ujar Mike keras.” Cuma loe yang sekarang menjadi tersangka. Keyna udah kami cari dimana mana tapi dia enggak ada. Dia nggak ada dimana mana..” Ujar Mike dengan jujur lagi. Ia tak tau harus berniat apa lagi. Ia menyayangi Keyna.
__ADS_1
Alvaro menatap Mike dengan tatapan tak percaya. “ Gue udah cari Keyla dimana mana, tapi gue juga enggak nemu dia. Gue engak tau dimana keyla sumpah.. “ Ujarnya jujur.” Bahkan gue udah sewa detektif kepercayaan keluarga gue. tapi tetep aja gue enggak nemu dia, bahkan gue udah cari dia diluar negeri..” Ujarnya lagi dengan nada tegasnya.
“Apa buktinya? Gue ngak percaya. Loe pasti yang menyembunyikanya kan?” Ujar Mike dengan keras lagi.
Alvaro mengeleng kuat. “ Sumpah. Gue sayang sama dia. Mana mungkin gue ngilangin dia. Buat apa gue nyewa detektif segala. Gue enggak sebegok itu.” Ujar darinya dengan nada lemahnya. Ia lelah dan merasakan aliran darahnya sedikit menyempit.
“Udah gue bilang. Dia enggak tau apa-apa..” Ujarnya Andes dengan mendengus lalu menghembuskan asap nikotinnya dengan santai. Menjadi ketua mafia mudah baginya mengetahui siapa yang benar dan siapa yang salah. Siapa yang berbohong dan siapa yang jujur. satu lirik saja ia sudah tau. Terkecuali orang itu sudah profesional dalam melakukan tugasnya menjadi penjahat. Salah satunya gerak Keyna. Tak bisa ditebak dan dibaca, sedih ia masih tetap diam, marah diam, bahkan disakiti dia tetap diam nampak tak sakit. manusia seperti ini yang susah dicari kejujuran dan kebohonganya.
“Gue suka Keyla sejak Kami Sd, jadi ketika dia ngajak gue pacara gue mau aja. Karena memang gue ngincer dia, tapi enggak bisa deketin dia. Soalnya dia introvert. Tapi sumpah gue memang sayang sama dia. “ Jujurnya Alvaro lagi.” Gue juga kangen dia. Dan khawatir sama dia, bahkan gue susah tidur karena mengarah bersalah sudah nyelingkuhin dia. Sumpah gue nyelingkuhin dia Cuma mau liat dia marah atau enggak, enggak lebih. Gue mau tau dia cinta atau enggak sama gue.” jarnya lagi jujur. matanya nampak frustasi
“Tapi kita enggak mau denger curhatan loe boy..!!” Ujar dari Alex memutar bola mata malasnya. Ia bahkan malas melirik mimik sedihnya Alvaro.” Dan asal loe tau. Yang sekarang tu bukan Keyla, tapi Keyna. Keyna Queen kita. sedangkan cewek yang loe suka itu adalah Keyla, Keyla udah mati asal loe tau!!” Ujarnya jujur lagi.
Alvaro menatap mereka dengan tatapan bingung.” Keyna? Keyla? Maksud kalian apa? Gue egak ngerti? Dan satu hal, Keyla masih hidup..” Jawabnya dengan tegas.
Yang lain terkekeh melihatnya. “ Sabar ya.. sebenarnya yang sekarang itu bukan Keyla yang lo sukai. Tapi itu adalah Keyna. Orang lain yang menempatkan tubuhnya, karena itu Keyla yang cupu, baik hati padahal iblis, dan juga introvert itu udah mati. nah yang sekarang itu namanya Keyna. Queen kita. mangkanya dia jadi tomboy, urak-urakan, suka jahilin dan juga jahat, bengis dan juga kejam. Dia orang yang berbeda.” Jawab dari Boy lagi.
Sedangkan Alaro terkekeh.” Eggak mungkin, gue enggak percaya..!!” Ujarnya keras.” Gue tau itu Keyla asli, gue tau dia masih Keyla asli, hanya saja dia berubah karena nggak mau dibully lagikan?” Tanyanya dengan berat. Ia tak terima Keyla mati.
“Woy lepasin gue setan..!!” Teriak Alvaro tak terima sembari melihat mereka menjauh.
“Dan gue enggak percaya Keyla udah mati. dia masih hidup dan akan tetep hidup, jangan sembarangan kalo ngomong..!!” Ujarnya keras lagi. Namun tak ada yang menggubrisnya membuat ia berdecap kesal lalu berusaha sendiri. Ia harus mandiri sebaga tawanan yang diberi kesempatan bebas bukan?
Jadi orang harus bersyukur ye.. syukur syukur udah diberi kesempatan untuk pergi..!!
..
Ada yang bertanya bagaimana keadaan keluarga Keyla sekarang? Mereka sangat buruk. Handi diponis dipenjara selama dua tahun penjara. Kenapa cepat sekali, ada yang bertanya?
Sebenarnya ia mendapatkan vonis hukuman sebanyak dua puluh tahun, hanya saja dia diberi kelonggaran dari geng Galaksi. Geng galaksi ingin bermain-main dengan keluarga ini, mereka tak akan mau Handi mendekam dipenjara dengan enaknya. mereka ingin Handi mendapatkan sanksi sosial, hinaan dan cacian, susahnya mencari makan dan sebagainya. Ya. Geng galaksi ingin menyiksa mereka secara batin, bukan seara fisik, sebagaimana dulu Keyna rasakan,
__ADS_1
Ibu mereka Dita sekarang strok membuat ia duduk diatas kursi roda dengan tubuh kakunya, sedangkan Dara dihujat seluruh dunia, ia gagal menikah dan dicam tak memiliki masa depan membuat ia fristasi dan hampir gila. Tapi ia harus kuat untuk keluarganya. Ia juga disebut pembohong dan juga penipu. Hancur sudah nama keluarganya.
Riko? Dia menjadi cacat. Satu matanya buta karena pisau itu, sebenarnya ia bisa melakukan transplantasi mata, donor mata, hanya saja mencari donor mata itu tak semudah orang bayangkan, apa lagi sekarang mereka tak memiliki uang, mata tak bisa dibeli satu persatu bagaikan kancing baju. Tapi harus dibeli satu pasang, dan harga satu pasangnya itu adalah sepuluh miliyar. Waw bukan? Memang, karena itu mata yang sudah menjamin jika ia bisa kembali normal nanti.
jadi yang masih bisa melihat dengan baik tetap bersyukur ya. :)
Dan sekarang hanya Fiko dan Darenlah yang masih tetap sehat meksipun Daren mengalami luka kemarin tapi sekarang ia sudah sembuh. mereka yang akan menjadi tulang pungung keluarga. Perusahaan keluarganya bangkrut membuat mereka harus mencari pekerjaan dilar sana. Kembali ketitik nol. Dimana mereka harus berusaha dengan keringat sendiri kembali. Semua insvestor sudah meninggalkan kerja sama mereka.
“ Ayo kak.. jangan diliatin lagi rumahnya rumahnya nggak bakal bisa kita masukin lagi..!!” Ujar Dara melihat Daren yang masih menatap rumah tersebut. Rumah yang sudah menjadi peneduhnya semenjak ia lahir sekarang mereka harus meninggalkan rumah tersebut. Karena memang pengacara neneknya dulu yang mengusir mereka. Rumah tersebut milik Keyla dan itu jatuh pada Keyla meskipun Keyla belum ditemukan tapi mereka harus pergi dan itu kerjanya Mike dan lainnya tentunya.
“Andai dulu kita bersikap baik sama Keyla. Pastinya enggak gini jadinya... coba aja kemarin gue bisa nyelamatin Keyla. pasti engak kayak gini ceritanya.” Gumam Fiko dengan menngis ia sedih karena harus meninggalkan kenangan dirumah ini, dan merasa bersalahnya kepada Keyla.
“Udahlah kak. Enggak usah ngomongin dia lagi. Gara gara dia kita jadi kayak gini..!!” Ketusnya Riko. Dia membenci Keyla meskipun ia tau jika Keyla sebenarnya adik kandungnya. Ia menyalahkan Keyla atas kebutaan disebelah matanya saat ini..
.
“Bener.. gara gara dia kita kayak gini...” Ujar Dara juga. “ Gue benci banget sama dia. Gimana bisa nenek kasih rumah ini buat dia, andai aja Keyla enggak lahir. Pastinya rumah ini masih milik kita. kalian enggak lupa bukan kalo Keyla juga punya cafe dan cabang cabangnya? Belum lagi tabungan nenek?” Tanyanya iri...ya.. sekarang mereka dibutahkan dengan keiriannya....
“Sudah. Lebih baik kalian pergi dari sini sebelum kesabaran kami habis. Atau mau kami bantu dengan membuang tas kalian yang tak berharga ini?? “ Tanya dari bodyguard yang mengusir mereka saat ini. mereka berjumlah dua orang dengan bertubuh kekar dan sangat besar.
Daren mendengus.” Kita pergi sekarang pak..” Ujarnya membantu mendorong kursi rodanya Dita. Dita yang sedari tadi diam memang tak bisa bicara, ia hanya bisa menangis melihat anak anaknya saat ini. ia juga meratapi nasibnya dan keluarganya.
Sedangkan yang lain membawa tas dan barang barang mereka yang tak seberapa itu. Tak ada perhiasan, tak ada uang. Semuanya dilarang dibawah keluar dari rumah ini. karena dicatatan itu dan warisan itu tertulis jika rumah beserta isinya adalah milih Keyla putri. Tak ada sedikit pun harta milik keluarganya Handi membuat mereka pasra. jIka tidak mereka akan mendekam dipenjara..
Tadi Dara menyimpan satu kalung berliannya dibalik BHnya hanya saja ia ketahuan, karena mereka memiliki alat sensor dan pelacak untuk tubuh membuat Dara malu setengah mati. ia harus mengeluarkan berlian itu sendiri jika tidak mereka yang akan mengambilnya sendiri.
Mereka menyusuri pinggir jalan dengan tampang gembelnya.” Kita mau kemana sekarang?” Tanya Daren dengan nada kesalnya. Karena mereka berjalan tanpa arah. Ia lelah, baru kali ini ia berjalan sejauh ini, biasanya kesupermatket didepan rumah saja dia menggunakan motor atau mobil.
“Kita harus cari rumah buat disewa Dar. Dan besok kita harus cari kerja..” Ujarnya Fiko dengan tenang, karena hanya dia yang sekarang yang menerima takdir meski tak terlalu rela...
__ADS_1
“Memangnya kita punya uang buat nyewa rumah? uang kitakan tinggal semua dirumah?” Tanyanya Dara dengan polos. Setaunya tidak ada yang menyimpan uang saat ini. atau ia saja yang tak tau? Kartu Banknya sudah diblokir semua dari pihak bank, karena mereka tak bisa lagi mengunakanya. Mereka sudah memblokir akses dari keluarga Handi karena keluarga Handi masih memiliki hutang beberapa puluh juta disana..
Sedangkan Fiko yang menengarnya itu diam. ia juga baru ingat jika sebenarnya mereka tak punya uang. Apa yang harus dia lakukan. Ia meronggo kantungnya dan hanya mendapatkan uang dua puluh ribu dan ia yakin itu uang kembalian saat ia kepusat perbelanjaan dulu.” Kalian ada yang pegang uang?” Tanyanya dengan Riko dan Dara. Menatap mereka secara bergantian dipinggir jalan membuat mereka menjadi sorot tatapan sekitar.