
Kebahagiaan anak itu sederhana kok
... Cukup hargai dan puji apa yang sudah ia lakukan. sudah cukup ko..!.. rasanya sangat berharga...Alka.....
...,,...Aku tidak pernah menyakahkan ibu karena sudah melahirkan aku didunia ini. tapi jika boleh memilih. Maka aku lebih memilih tidak dilahirkan saja... Keyna.......
.....
Mike menghela nafas menatap Andes yang sangat keras kepala. “Des..!!!”Teriaknya namun tak dihiraukanya membuat ia mengangkat bahu acuh. “Sekarang kita bahas masalah perang saja... nanti kita bicarain lagi sama Andes masalah ini.”Ujarnya membuat yang lain menganguk setuju saja. Sebab dikalah Andes yang sudah marah tidak ada yang berani mendekat kecuali Keyna... ya.. Keyna lah yang paling dekat denganya. Bahkan Keyna tau semua rahasia yang dimiliki Andes yang orang lain tidak diketahui oleh orang lain. bahkan banyak yang bertanya status mereka dulu. Banyak yang mengira jika mereka sepasang kekasih.
....
Keyna yang yang serdari tadi menunggu bersama Reyano dan Alka itu menghea nafas, lama sekali ayahnya masak, masak saja sleama ini membuat mereka mau makan direstoran saja. Andai saja Keyna tak memiliki hati. sudah pasti ia lakukan hal sedemikian rupa pada ayahnya itu.
“Makaanan datang...!” Itu suara dari ayahnya yang bahkan masih memakai celemek berwarna pink muda itu, ia tersenyu secerah mentari kepada Keyna dan lainya. Meksipun nampak sekali jika matanya memerah dan membengkak pertanda jika ia baru saja menangis.
keyna tersenyum kepada ayahnya sangat tipis, namun itu bisa dilihat oleh ayahnya membuat ayahnya cukup bahagia. ia meletakkan piring dan lainya didepan Keyna dan Reyano... Alka juga tak lpa ia taruh.”Nah.. Ini untuk Keyna duluan ya.. “Ujarnya meletakkan nasi goreng tu dihadapan Keyna”Makanya banyak-banyak biar cepet sehat ya sayang.”Ujarnya menepuk kepala keyna sayang, namun Keyna salah fokus kepada jari-jari yang mengenakan plaster itu.
Ayahnya kembali menyendokkan nasi dan memberikanya pada Reyano dan Alka.” Dan ini untuk anak bungsu papa. Putra papa satu satunya... dan ini buat calon mantu hehe. Ayo dimakan dan cobain.. ini pertama kali saya masak loh hehe.”Ujarnya terkekeh sembari setelah memberikan masakan dan makanan yang ia buat itu.
“Papa enggak makan?” Tanyanya karena ayahnya tak menaruh piring didepannya. Ia hanya meletakkan saja layaknya pelayan dan itu membuat ia bingung” Dan tangan papa kenapa hm? Kenapa luka semua kayak gini hm?” Tanyanya dengan bingung kepada ayahnya itu.
Ayahnya malah menyumputkan tanganya dari Keyna. Ia terkekeh.”Kan ini yang dulu papa lakuin sama kamu. Papa cukup liatin kamu makan aja. Papa mau ngerasain jadi kamu dulu.”Ujarnya polos dengan mata yang berair. “Dan ini cuma luka kecil aja kok. Kan papa engak pernah masak, jadi wajar kalo kayak gni.”Ujarnya dengan gugup.
Keyna menghela nafas.,”Key ngga mau makan kalo papa ngak makan.... Key mau papa juga makan.”Ujarnya menghela nafas.” Dan lagi kalo papa ngga bisa masak nggk usah masakin dong pa. Nanti infeksi gimana ih.. suruh pembantu aja lain kali masaknya.”Ujarnya dengan datarnya
Ayahnya menghela nafas.”Maaf ya kalo papa ngecewain kamu lagi. Papa memang nggak bisa ngertiin kamu.”Ujarnya dengan nanar ia mengusap air mata yang kembali jatuh itu membuat Keyna memutar bola mata malas. Ayahnya pikir ia tak suka ia masaki dan tak menghargai masakanya. Padahal bukan itu. Keyna hanya tak mau ayahnya itu capek dan luka seperti ini. kan yang repot juga dia nanti. Tapi.. akh sudahlah..
“Bukan begitu pa. Keyna nggak mau papa capek dan luka kayak gini. Keyna sayang papa mangkanya Keyna khawatir. Jangan nangis dong..”Ujar Keyna khawatir kepada ayahnya. semenjak Keyna mati Ayahnya suka menangis bagaikan anak perempuan saja dan itu cukup membuat Keyna menatap papanya nanar. Bagaiana bisa coba?
“Iy iya. Makasih ya.. maafin papa.”Ujarnya Jaya mengusap air matanya. Ia tersenyum manis kepada Keyna. “Yaudah. Ayok kita makan..”Ujarya dengan lembut lalu megambil nasinya. Ia pun ikut makan membuat Keyna menghela nafas menatap papanya itu.
Alka menatap Keyna dengan tatapan lembutnya. Ia yang duduk disamping Reyano menggeser kursi Reyano membuat Reyano terkejut “Kak Alka.. apa-apaain si. Kaget tau nggak..”Ketus Reyano kepada Alka yang tiba-tiba seperti itu.
__ADS_1
Alka hanya mengerjab polos dengan semua orang yang menatapnya. Ia mendekati Keyna dan tersneyum.” Aku Cuma mau duduk deket kamu. Dia jadi manusia penganggu tau nggak. cuma jadi tembok penghalang antara kita.”Ujarya menatap Reyano sinis.
Reyamo mendnegus.”Inget ya. Keyna nggak bakal mau sama kak Alka kalo belum dapet restu dari Nano.. huuu. Soksokkan ngatain aku tembok.. “Ujarnya sinis menatap Alka. Ia bahkan membusung dadanya tinggi dikalah sekarang.
Alka mendnegus mebuat Keyna rerkekeh. Ayahnya Keyna pun ikut tergelak.”Kita akan satu piring aja ya. Soalnya kalo makan sendiri nggak enak.. aku suapin aja ya,”Ujarnya kepada Keyna lembut membuat yang lain menatapnya dengan jelitan.
“No..!”Itu ayahnya Keyna dikalah Keyna yang mau mengangguk dan tidak jadi. Ia menatap ayahnya dengan heran.”Disinikan saya ayahnya jadi saya dong yang harusnya nyuapin putri kesayangan saya. Sini saya saja yang nyuapinnya.”Ujarnya merebut piringnya Keyna,
“Lohloh lih.. kan saya yang berinisiatif duluan om.”Ujar Alka mengerutu sembari menahan piring keyna membuat piring itu mengambang.” Nggak bisa dong om ngerebut Keyna seenaknya gitu.. kan biasanya kami makannya memang satu piring berdua. Oh tidak bisa..”Ujarnya dengan ngegas.
Pak Jaya menatap ka tak kalah tajam membuat Keyna menahan tawa. Mereka bagaikan anak kecil saja.” Oh tentu bisa.. kamu mau makan satu piring berdua kayak orang kismin saja(miskin) he maaf ya saya bisa beli makan buat kalian, jadi ngak usah sok miskin deh..”Ujarnya tak kalah mendengus.
“Itu bukan sok miskin om.”Ia menarik piring itu membuat pak jaya menahannya juga.”Itu namanya romantis. Om dah tua si, jadi nggak tau gimana jadi anak muda..”Ujarnya lagi dengan menahan piring itu.
Jaya menarik piring itu keras memuat piring itu mengarah kepadanya”Kamu bilang saya udah tua. Oh jadi calon mantu Durhaka. Gimana nantinya kalo dah jadi mantu.. jadi Dirjana kamu kayaknya ya... Biar saya saja.. ih.”Ujarnya tak mau kalah. Ia bahkan menepuk tangan Alka.
Alka tak kalah juga menepuk tangan Pak Jaya dan menarik piring kesisinya mebuat Keyna dan Reyano pusing. Reyano mengamit tangan kakaknya dan mengarahkan sendoknya kearah mulut kakaknya.”Ayo kak makan. Nonton butuh tenaga tau.”Ujarnya dengan terkekeh membuat Keyna terkekeh pula sembari menerima makanan itu. Rupanya Reyano sudah duduk dikursinya belakang Keyna jadi dengan mudah mereka makan satu piring sembari menonton sereal perdebatan itu.
“Apaan si om. Om mah.. Jurjana-durjana apaan itu...?” Tanya Alka bingung akan ucapan apapanya Keyna. Ia manusia kutub yang tak tau apa-apa tentang perkembangan bahasa gaul. Jadinya ya gini. Suka jadi kek orang tua.
“Dirjana itu Dirhaka., Jahannam. Nah jadi komplit tuh. Jadi sono, kualat sama calon mertua tau.”Ujarnya mendengus.
“Ih sotoy.. masa si itu artinya.”Ujar Alka mendengus menatap calon mertanya itu.” Udahlah om. Biar saya aja. Om tinggal makan aja. Inget kata Keyna kalo om itu harus makan dan cepet sehat.”Ujarnya dengan gemes.
Jaya berdecap.”Yuadah kita tanya sama anaknya aja gimana? Dari pada ributkan.. akh..”Ujar Jaya menghela nafas mengambil keputusan ini. repot juga jika begini, mana mengura tenaga ini.
“Keyna kamu mau disuap sama siapa memangnya hm?” Tanya Alka kepada Keyna yang sedang mengunya nasi gorengnya.
Keyna menatap mereka dengan polosnya lalu meneguk makanan yang sudah ia kunya.”Aku udah makan disuapi sama Reyano. Tu nasi goreng dipiringnya udah abis. Dan sekarang Reyano nya udah masuk kamar lagi.”Ujarnya polos.
Dengan mata yang membelalak Alka dan Jaya menatap Kryna tajam. Ia menatap piring Reyano dan juga arah atas disana ada Reyano yang berlari kucar kacir karena tau akan kena amukan.” REYANO..!!” Teriakan dari Jaya dan Alka bersahutan membuat Keyna menutup telinganya nyilu. Bisa-bisanya mereka kompak.
Reyano malah terkekeh mendengarnya" Siapa suruh ribut... makan tu ribut haha.." Kekehannya.
__ADS_1
“BTW makanan papa enak loh hehe.”Ujar Keyna terkekeh menampilkan giginya yang terselip cabe membuat dua mansuia didepanya itu tergelak kencang menatap gigi itu...”Hahahah.... “. Keyna langsung membungkam mulutnya menatap mereka aneh. Bisa-bisanya sesudah ribut sekarang kompak. Haiss.. aneh memang mereka.. tapi ia bahagia melihatnya.
Setelah kejadian itu tadi Reyano mendadak dikamarnya tak berani keluar. Bisa-bisanya dia dihukum bukan? Kenapa pula kedua orang dewasa itu tak menyadarinya. Dan sekarang mereka ada diruang keluarga. Ada Alka yang memaikan laptopnya, ada ayahnya Keyna yang mengusap kepala Keyna dipahanya sembari menonton. Dan ada Keyna yang menatap wajah papanya. Mansia yang selama ini membenci dirinya. Apakah ia salah memberi kesempatan untuk ayahnya? Tapi kenapa rasanya sakit ketika ia sudah memaafkan ayahnya dan juga merasa bersalah ketika tak memaafkan ayahnya ini? ia bimbang dan ia bingung.
Apa ini yang dinamakan. Benci tapi cinta? Benci ketika ingat ayahnya kejam, tapi bodohnya hatinya tetap mencintainya selayaknya anak kepada ayahnya. Ayah yang seharusya memberikan rasa cinta pertama kalnya dihidupnya tapi malah memberikan ia rasa pata hati yang pertama dalam hidupnya.
“Keyna.. kayaknya kita akan pulang keapartemen besok. Karena kata Angga apartemen kita sudah siap loh.”Ujar Alka yang baru saja melihat hapenya membaca pesan singkat dari Angga itu membuat tangan ayah Keyna yang mengelus kepalanya berhenti. Lalu mentap Keyna dan Alka secara bergantian.
“Yaudah.. aku ngikut aja sama kamu,, aku yakin kamu udah nyiapin yang terbaik ya kan?” tanyanya dengan anggukan.
Sebenarnya ia mua bersama ayah dan adiknya tapi bagaimana lagi, ia masih punya hutang pada Alka membuat ia pasrah saja.
“Nggak..!!” kamu akan tetap dirmah ini dan tidak akan pergi kemana-mana..!!” Alka menatap Ayahnya Keyna dengan bingung, sebab suara yang membanta itu adalah Jaya dan tu nampak sekali jika ayahnya Keyna sedang marah besar. Ayahnya Keyna bahkan memeluk Keyna membuat Keyna terkejut.”Tidak ada yang boleh bawa putri saya kemana-mana. NGGAK ADA..!!” Teriaknya keras membuat Reyano didalam kamar itu tersnetak kaget. Bayangkan saja kerasnya..
Reyano langsung saja berdiri dari kasurnya dan menatap pintu.”Ada apa si? Kenapa papa teriak kek gitu ssi?” Gumamnya dengan takut. Sebab ia takut papanya kumat lagi membuat ia dengan gerakan cepat mengambil sandanya dan keluar dari sarangnya itu. Sarang ternyaman buat kaum rebahan seperti author wkwk.
Keyna merasakan sesak dikalah ayahnya memeluknya erat dan memangkunya. “Pa.. sesak tau nggak..”aujarnya dengan gugup akan ayahnya yang menggila. Ia mendorong dada ayahnya sedikit namun tak ada pengaruhnya.
Alka menghela nafas.”Tapi om.. saya sudah menyiapka semua nya disana. Saya dan Keyna juga sudah sepakat jika kamu akan tingga diapartemeen saya akok.. dan saya janji akan merawat Keyna dnegan sebaik mungkin.”Ujar Alka dengan jujur dan juga penuh dengan tekatnya. Ia tak pernah main-main dengan kata-katanya.
“SAYA BILANG TIDAK BOLEH YA TIDAK BOLEH..! Kamu jangan ambil anak saya dari saya ya.. saya tidak mau kehilangan anak saya lagi. Tidak.. tidak mau..!”Ujarnya menangis lagi membuat Alka dan Kryna saling tatap.
Keyna mentap Alka dnegan bingung.”Iya pa.. Keyna nggak bakal tingalin papa kok. Tenang ya. Jangan panik dna nangis. Keyna bingung kalo papa nangis kayak gini.”Ujarnya menatap Alka tajam dikalah Alka menatapnya dia ingin perotes membuat Keyna kicep.
Reyano yang baru saja smapai diruang keluarga itu menggarut rambutnya gatal.”Ini kenapa si teriak-teriak kek dihutan? Ada apa? Hm?” Tanyanya dengan bingung menaap ayahnya “Itu papa ngapain meluk kak Nana kek gitu? Lepas pa. Kak Nana sesek itu.”Ujarnya menatap kakaknya.
“Itu.. dia mau bawa akak kamu pergi. Papa engak mau Rey. Rey kakak kamu mau dibawa pergi. Bantuin papa. Papa enggak mau.. hiks hiks. Apa enggak mau.”Ujarnya berulang ulang tanpa melepaskan pelukanya pada Keyna dipangkuanya itu ia mengusap rambut Keyna dengan lembut dan mencium pipi dan juga puncuk kepala Keyna sayang dan menaruh kepala itu disamping leher kanannya., tangan satunya menahan tengkuk Keyna supaya menatap kebelakang. Keyna pasrah saja
“Gimana si kak Al? Emang ada apa sii? Kenapa kakak mau bawa kak Nana? Memangnya kakak sama kak Nana mau kemana? KeSingapure lagi gitu?” tanyanya dengan dereta saja. sebab ia juga takut kakaknya dibawa lagi dan mereka terpisah lagi.
“Bukan gitu Rey.. kakak Cuma ngajain kak Keyna tinggal diapartemen kakak aja kayak kesepakatan awal.. lagipula semua persiapan sudah siap.”Ujarnya kepada Reyano dengan snatay. Ia tak tau harus apa.” Tolong om.. Rey. Jangan pisahin saya sama Keyna. Saya juga tidak mau jauh dari dia. Dia hidup saya.”Ujarnya menghela nafas. Ia tak bisa memungkiri jika ia tak bisa jauh dari Keyna.
Reyno mengela nafas.”Reyano juga nggak bisa jauh dan hidup tanpa kak Keyna kak.. kami juga sayang banget sama kak Keyna. Masa kakak tega si misahin kak Keyna sama papa yang baru aja ketemu gitu?” ujarnya menatap ayahnya dan kak Keynanya yang saling pelulan.
__ADS_1
“Gimana kalo kita tinggal bersama aja disini? Dirumah ini bareng bareng. Alka disini juga. Kakak juga disini dan papa juga. Jadi nggak ada yang pergi dan nggak ada yang sedih. Kita bakal jadi satu keluarga gitu. Dari pada pusing.”usul Keyna yang mau melihat kebelakang namun ditahan papanya membuat ia mengerutu kesal.