Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
kenangan


__ADS_3

Maaf guys gue.mau nanya ada yang tau nggak obat mager? yaampyun gie mager bener jadi manusia...


Sorry ni ya klo banyak typo. tp padahl udah aku edit biasanya lo. tp entar aku revisi uke


.


..


Keyna disana melihat tombol merah kecil disana lalu itu membuat ia menghela nafas. Baju mahal, rambut dicat cantik. Wajah dan tubuhnya dirawat dan ia ditempatkan dikamar yang bahkan dua kali lebih besar dari kamarnya dimarkas Galaksi. Menggunakan kelambu yang cantik dan dikarpetkan dengan karpet berbulu. Ini kamar tuan putri kah? Jujur saja. Keyna bahkan takut merusak tatanan rapi seprai kasurnnya. Apa lagi disana ada sofa dan ada juga miniatur motor membuat ia mengernyit.. ini sangat cantik kamarnya.


Sungguh. Apa ini kamar untuk tawanan? Apa lagi disampingnya ada buah yang sudah dikupas lalu diletakkan dalam mangkok yang ditutup dengan plastik. Ada buah yang sudah nampak bersih. Waw.. ini sangat enak. apalagi Keyna pecinta buah.. Keyna memang lebih suka buah dari pada ciki-ciki ataupun cake. Tapi bukan berati tak suka ya..


Sudah setengah jam Angga pergi meninggalkan Keyna yang memilih tidur saja, semuanya terlalu rumit untuk ia pikirkan dan ia ngatkan. Ia sama sekali tak ingat Alka. Mungkin saja gadis yang dicintai Alka dulu memang mirip denganya bukan? Atau mungkin dulu dia punya kembaran tapi terpisah? Tapi akh ia tak tau.. pusing jika diingat ingat karena ibunya bilang ia tak punya kembaran ataupun saudara kecuali Reyano...


“Makanan datang...!!.Yuhuuuu” teriak dari Angga dengan riang sembari membawa nampan berisi nasi goreng dengan ayam goreng ditangannya. Disana juga ada air putih untuk Keyna. Lalu ada tysu basah dan juga tysu kering.. semuanya lengkap.


Keyna mendengar itupun membuka matanya. Ia menatap Angga yang mendekat dengan alis terangkat. Angga mendekatnya lalu duduk disebelahnya. Ia meletakkan nampan itu disamping kasurnya disana ada meja kecil yang ada beberapa minautur membuat ia membersikannya dulu. Lalu mengambil nasi dan menatap Keyna. “ Ayo makan.. aku suapkan..” Ujarnya lembut.


Keyna mengangguk saja. Ia memang tak bisa makan jika tidak disuapkan. Memang susah dengan nggangnya saat ini .” Kau tau.. aku punya adik perempuan juga..” Angga mulai bercerita dikalah menyuapi Keyna. “ Dia tak secantik dirimu..” Ujarnya dengan malas. Ia mengingat adiknya dikampung halaman.” Tapi ni ya.. dia tu hitam, kucel. Suka benget mandi diempang dekat rumah kami dulu. Sampek-sampek dia panuan dan kutu air..” Ia terkekeh sendiri dengan ceritanya.


Keyna menatap Angga dengan sedikit senyum. “ Makanan kamu enak..” Ujarnya jujur. memnag benar, soalnya makanan ini tak manis mungkin tak menggunakan kecap, tapi pedas dan asin yang pas. Akhh Keyna menyukainya karena memang masakan ini enak.


Mata Angga membesar dengan binar bangga.” Benarkah?” Tanyanya membuat Keyna mengangguk. Angga tersenyum puas.” Aku memang pandai memasak. Soalnya dulu sata ibu dan ayahku sakit aku yang suka masak dan membersihkan rumah. jadi ya aku multitalen dong..” Ujarnya bangga lagi. Keyna hanya terkekeh.


Keyna sadar jika Angga tak seburuk yang Keyna fikirkan....


Angga masih menyuapi Keyna.” Aku punya empat adik dikampung... ada dua perempuan dan dua lakilaki, dan sekarang masih skeolah semua..” ceriatanya. Ternyata angga sosok yang cerewet bagai perempuan membuat Keyna sedikit terhibur. Keyna memang menyukai orang yang cerewet karena memang orang yang cerewet tu hanya mengungkapkan perhatiannya pada orang saja. Dan Keyna mersa dihargai dan diperhatikan .


Angga melanjutkan ceritanya.” Tapi tingkah mereka masyaallah, nauzubilla. Bikin sakit kepala... Adik perempuan aku suka mandi empang, adik kedua suka nyolong mangga dan adik ketiga suka bikin onar.. akh semuanya nggak ada yang bener de.. bisanya bikin niak darah.” Lanjutnya dengan nada bagaikan kakak ynag bercerita pada ibunya.


“Aku juga punya adik...” cerita Keyna membuat Angga menatap Keyna meminta lanjutan” Adikku laki-kaki, dia manja dan juga manis... dia bahkan lebih manis dariku.” Keyna terkekeh” Tapi ya itu.. aku menyayanginya melebihi nyawaku..” Ujarnya dengan lembut.


Angga memberikan Keyna minum terlebih dahulu.” Memang sii... Seorang kakak tu selalu menyayangi adik-adiknya dengan caranya sendiri...” Pendapatnya dengan mengangguk-nganggukkan kepalanya dengan serius. “aku suka memarahi adikku karena mereka selalu membuat kesalahan.. aku nampak tak memperhatikan mereka dan selalu marah-marah..”


Angga menghentkan aksinya menyuapi Keyna. Ia mengetuk ngetik piringnya. Matanya nampak menyendu membuat Keyna tersenyum tipis. Laki-laki memang selalu pemlnah jika menyangkut orang-orang yang mereka sayangi. “ Tapi ya tu.. aku marah karena aku tak muamereka menjado odoh, dan aku tak mau mereka menjadi tak berguna dengan tingkah mereka.” Ia mengusap air matanya. Akh ternyata Anga memiliki jiwa melankonis membuat Keyna menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Angga mulai menarik ingusnya karena menghayati ceritanya.” Aku selalu membuat adikku yang terbaik... aku memarahi mereka telat sedangkan aku selalu mengurusi keperluan mereka membuat aku telat berangkat sekolah. Biarkan mereka memakiku dan tak menyukaiku tapi jangan sampai mereka kena hukuman. Biar aku saja yang telat dan mendapat hukuman..” Ia menarik ingus nya dalam membuat Keyna menatapnya dengan helaan nafas.


“ Aku rela tak membelikan buku dan jajan supaya mereka bisa pakai baju bagus dan baru.. supaya mereka tak nampak berbeda dengan adik dan anak lain. kau tak pernah mau mereka dibully, biar aku saja yang berbeda dan dibully. Biar aku saja. Tapi jangan adik-adikku. Aku tak mau mereka merasakan sakitnya dibully dan dihina orang..” Angga mulai memakan nasi gorengnya sendiri membuat Keyna menaikkan satu bibirnya yang berkedut. Dia gagal makan dong? Hasiiss..


Angga meneguk minum Keyna.” Sapai detik dimana adikku memarhiku dan membenciku karena aku terlalu sering marah..” ia mengelap air matanya yang mengalir deras.” Tapi aku keceplosan mengatakan, jika suatu saat nanti kakak enggak ada lagi tapi sikap kalian begini bagaimana? Siapa yang meburus ibu dan ayah? siapa yang menjaga kalian? kalian jika sudah tak ada kakak jangan nangis ya.. kalian harus jaga ibu dan ayah seperti kakak jagain kalian, maaf kakak tidak tau kapan takdir kakak bersama kalian, tapi kakak mnta tolong, gantikan tugas kakak yang menyayangi kalian..”lanjutnya megingat itu.


Keyna mulia memejamkan matanya. Dia pernah mengatakan itu pada Reyano. Ia sangat ingat.. dan tangisan Reyano menjadi mengisinya detik itu.


“Reyano... kamu sudah kelas berapa sekarang?.Kenapa makin hati makin nakal?” Tanya keyna dikalah melihat adiknya Reyano yang sibuk bermain dan tak mau pulang detik itu. Karena memang dia memasuki SD kelas 2 Yang artinya banyak mainan dan teman, disana memang lebih enak dari pada dirumah.


Reyano menatap kakaknya malas.” Nano enggak mau pulang.. disini lebih enak.” Ia mulai meorosoti tubuhnya. “ Disini Nano bisa main, enggak liat kakak dipukul papa. nggak ada teriak kakak dan engak ada luka ditubuh kakak... “ Ujarnya dengan polos.


Keyna yang masih sekolah SD itupun menghela nafas.” Dengan kamu seperti ini... kaakak bakal kena marah sama papa. Kakak yang kena marah. Jadi ayo pulang..” Ujarnya dengan lembut. Mencoba memahami adiknya yang keras kepala ini.


Reyano menggeleng.” Papa jahat.. papa enggak sayang kita. lebih baik kita pergi aja kak. Cari rumah baru dan hidup bahagia.” Ujarnya dengan marah. Ia bahkan mulai mendekati kakaknya dengan mata sayunya.


Keyna menatap adiknya dengan menghela nafas lagi. “ Kamu mau papa diapa-apain sama nenek lampir? Diracun atau dibunuh sama mereka supaya mereka dapat harta papa?” Tanya Keyna dengan mengelus kepala Reyano sayang. “ kamu mau gitu? Kita harus jaga papa Rey.. harus jaga dengan sekuat tenaga kita.. papa sayang kita, hanya saja papa ngga bisa kasih perhatian yang biasa papa lain kasih keanaknya..” Ujarnya dengan lembut. ia mengelus kepala adiknya sayang. Usianya mungkn masih tujuh memasuki delapan tahun, tapi sikap dan hatinya mungkin bisa mengalahi hati orang dewasa.


Reyano mulia memeluk kakaknya. “ Biarin aja papa mati..” Ia mulia terisak ia tak kuat melihat kakaknya yang selalu saja menpindunginya. Ia maish kecil tapi ia pintar membuat ia paham dengan semuanya. “ Reyano nggak mau denger kakak nangis lagi. Reyano enggak kuat denger akak teriak lagi... Biarin papa mati. Reyano enggak peduli..” Teriaknya dengan keras, unruk disana sepi membuat suara mereka saja yang ada, karena memang semua orang sudah pulang.


Keyna melepaskan pelukan adiknya.” Kamu ngomong apa sini? “ Ia mengusap air mata adiknya tapi tetap saja pipinya berair.” Kakak mau nanya Nano sekarang kelas berapa?” tanyanya mengelus kepala adiknya sayang.


Keynna mengangguk.” Terus kamu taukan kalo kmau udah gede tandanya ya kalo udah kelas dua..” Ia mengangguk paham.” jadi kalo udah gede itu harusnya tamba Pin? “


Tar”


“ Bukan tambah bo”


“Doh”


Keyna menatap adiknya dengan senyum.” jadi Reynao tau kan harus apa?” Ia mengelus pipi adiknya sayang.” nanti kalo kakak engak ada kamu harus jaga papa ya. Jangan tinggalin papa, karena papa sebenarnya sayang sama kita.” Ia mulai menangis kepada adiknya.


Reyano menggeleng keras karena tak mau.” kakak enggak boleh pergi. Papa aja yang pergi.. kakak enggak boleh.” Ia memeluk kakaknya sayang.


Keyna terkekeh dalam tangisannya. “ Kakak suka marah, kakak yang egois dan kakak yang nggak pandai menjaga kamu ini mau ngomong kalo suatu saat nanti kakak pergi kamu harus kuat, dan kamu harus gantiin posisi kakak. Jagain papa, jadi anak yang berguna dan sebagainya. jangan jadi kakak yang jahat dan juga suka memaksa... kakak nggak mau kamu kayak kakak.” Ia mengusap pundak adiknya itu.

__ADS_1


Reyano mengeleng.” Kakak...” Ia merengek membuat Keyna terkekeh.” Iyaudah.. ayo pulang, nanti kakak dihukum loe.. kamu mau kakak dihukum karena nggak becus jaga kamu?” Dan Reyano mengeleng membuat keyna mengajaknya pulang.


Mulai detik itu juga keyna tak pernah menangis lagi dikalah dihukum oleh ayahnya, ia mulai tak berteriak lagi, selalu menikmati penyiksaan yang ada, selalu pasra akan takdirnya. sampai ia lupa jika ia sedang disisksa oleh ayahnya sendiri. Ia tak mau adiknya menangis dan mengkhawatirkannya. Ia tak mau adiknya membenci ayahnya, sampai ia lupa cara menangis sekalipun. Ia lupa cara mengungkapkan rasa sedihnya. Ia lupa bagaimana menumahkan keluh kesahnya lewat air mata. Ia bahkan lupa punya air mata. Demi adiknya...


(Ini salah satu alasan kenapa keyna nggak suka nangis ya...)


“Kamu kenapa nangis?” tanya Angga dikalah meihat mata Keyna yang tertutup itu berair. Ia mengusap airmata dipipi Keyna karena meras bersalah.” Karena cerita aku ya.. maaf,.” Ia mulai merasa bersalah dengan ingus naik turun.


Keynaterkekeh.” gue inget dulu pas gue sama adek gue jatuh keempang ikan leleh.” Ujarnya dengan berbohong. tapi gerutanya memang nyata. “ Dulu kami nyolong buah jambuh tapi pohonnya itu dideket empangnya pak Rt. jadi ya kami manjat aja..” Ia mulai bercerita masa lalunya.


Angga mulia menatap Keyna dnegan air ata yang sudah kering. “ Dan bodohnya adik gue jatuh karena kepeleset. Kan pohon jambu licin tu ya,,, tapi karena aku nggak mau dia jatuh sendiri ya aku jatuin juga diri aku jadilah kami jatuh bareng-bareng... “ Ia terkekeh mengngat itu.” tapi siapa sangkah kalo disana ada leleh jumbo, jadinya aku disengat ikan itu, karena aku udah kesengat aky enggak mau adik aku kesengatnya juga ngebuat aku meluk dia dan narik dia supaya naik kedaratan. Jadilah aku disengat beberapa ikan leleh. Bengkak semua badan aku udah itu.” Ia tertawa dengan tingkahnya saat itu.


“pas pulang.. gue ngerasa dikantong celana gue ada yang gerak-gerak kayak meliuk liuk gitu bikin gue kepo. Enggah nggak taunya ada ikan leleh disana.. dua ekor malah. Tapi Cuma anak-anaknya tapi mayan buat kita bikin lele bakar.. tapi bauknya bikin gue eneg sampek kini. Asli bauknya bikin gue sakit kepala tujuh hari tujuh malam, kan empang leleh jorok banget”


Ia tak biasa menggunakan ku kamu. jadi ya gini


campur...


“Dan keadaan loe gimana?” Tanya Angga dengan iar mata jatuh lagi. Ia terharu akan perjuangan Keyna. Kan sudah dikalatan, jiwanya melankonis, hatinya selembut saju yang mudah menangis kapanpun..


Keyna terkekeh.” Gue demam selama sebulan.. Semua badan gue bengkak selama satu minggu..” Ia geleng geleng sendiri akibatnya. “ Tapi enggak apa-apa. Yang penting adek gue selamat..” Ia tersenyum bangga akan apa yang sudah ia lakukan, meskipun itu menyangkut nyawa nya sendri.


Angga mulai menangis. Ia meletakkan piring nasi goreng yang sudah habis ia makan sendiri padahal Keyna baru makan beberapa suap. Tapi sudah lupakan saja ya, ia memeluk keyna saat ini erat” Kita pejuang kakak untuk adek memang menyedihkan ya.. aku salut sama kamu sebagai kakak. Kita memang harus strong ya..” Ia menangis dengan sesegukan.


Keyna mau marah tapi melihat Angga yang menangis sesegukan membuat Keyna tak tega, ia tau Angga orang baik membuat ia menepuk pungungnya lembut.” Kita menjadi anak pertama memang punya tanggup jawab yang gede... meskipun selalu dianggap jahat tapi hati kita kuat..” Ia tersenyum tulus. Ia bersyukur ada Angga didekatnya setidaknya ia tak mati karena kebosanan.


“Aaaa.. kamu tu ucul banget siii..” Angga mulai gemes dengan Keyna dalam pelukannya.


“ Apa-apaa ini? kenapa kalian pelukan?”


Bam...


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2