Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Kabar


__ADS_3

Handphone ditangan Alex jatuh ketika mendengar berita dari anak geng Galaksi. Terasa kakinya menjadi jelly saat ini, wajahnya pias dengan air mata yang tak diminta jatuh sekarang sudah mengelinang bagaikan banjir tanpa bandang tanpa aba aba. Ia memegang apapun didekatnya untuk menjadikan sanggahan dengan menelan saliva kasar ditengorokan yang mendadak menjadi kelu. Ia menuntunkan tubuhnya dimeja depanya.


Sekarang Alex, Boy dan juga Mike berada dimansoin karena menjaga Bundanya Natan yang sedang beroprasi. Mereka berada didekat ruangan disana sedangkan dia sedang berjalan menuju shola untuk main Game tapi mendapatkan kabar yang sangat menguliti hatinya. “Key jatuh kejurang?” Ia menutup mulutnya seakan tak percaya lalu mengeleng.


“Lex.. Loe napa? Kayak lagi disinetron aja? Lebay...” Ucap Boy melihat Alex yang mendadak jadi jelly diruang tamu.


“Key jatuh...” Gumemnya tak jelas.


“Jatuh apaan? Jatuh cinta?” Tanya Boy santai lalu menjatuhkan pantatnya disofa empuk.


“Key jatuh kejurang Boy...Key jatuh...” Nafasnya meburu. Mendadak pikiranya menjadi blak..


“Prank sekarang masih zaman?” Boy mengunya kacang polong didepannya santay. Ia tak percaya akan ucapan Alex.


“Key jatuh kejurang Boy.. Kita harus kesana sekarang,,,!” Bentak Alex .


Plar....


Toples kacang polong itu dibanting oleh Alex dilantai membuat Boy menganga. “Gue nggak suka bercinta... Ehhh maksudnya bercanda.....!” Jawab Boy dingin.


Alex menggusuk kepalanya. Ia mengambil handphonenya lalu mengabarkan pada anak galaksiakan Keyna, Tapi ternyata beritanya udah disebar oleh Jacson. “Buka Handpone loe sekarang...!”


Boy mengeluarkan Handphonenya santay lalu membuka aplikasi Linenya. Judarrr....


jantungnya jatuh saat melihat Andes yng terkulai ditanah dengan menatap bus yang jatuh dijurang.” Itu dalam bus Key?” Tanya Boy taut.


“Kita harus kesana sekarang...!” Ucap Alex...


“Terus mereka gimana?” Tnaya Boy blak mengingat keluarga Natan dimansion dengan masih dalam operasi.. "Itu beneran Key? kenapa bisa? "


“Biarin Mike aja disini. Kita kesana SEKARANG BOY kita nggak punya waktu buat jadi bodoh....!” Bentak Anddes pada temanya menadak jadi orang ****. Tanpa babibu lagi Alex pergi mengambil kunci mobilnya. ia jaga mengambil jakeetnya tanpa ingat jika ia masih menggunakan celana pendek.


Saat berada didepan Boy ia menarik laki-laki yang masih diam dengan mata kosong..” Cepetan. Anak galaksi udah kumpul...”! Teriaknya. Ia menarik tangan Boy yang masih diam dengan ekspresi bodoh sekaligus kagetnya.


...


Suara polisi sudah memenuhi tempat itu, garis polisi sudah dibuat, sedangkan Handi dan Fiko sudah dibawah kerumah sakit.

__ADS_1


Anak galaksi? Merka sudah turun kejurang mencari Keyla, para polisi belum bertindak karena yang Key masuki itu memang juranfg yang sangat curam dan dalam. Sangat susah jika mau memasuki jurang itu.


"Loe istirahat disini aja Duke..." Ucap Jacson menatap Andes yang masih sangat kacau. Celana yang sangat kotor, wajah yang masam dan juga rambutnya yang acak acakkan.


"Gimana gue bisa istirahat kalo Key masuk Jurang...! Loe mau nyuruh gue santay sedangkan gue nggak tau keadaan Key... Loe nggak tau gimana jantung gue saat liat Key jatuh hadapan gue sendiri...."Teriak Andes tepat didepan wajah Jacson.


Jacaon meresahkan cipratan air liur Andes, untung bau mulutnya harum. "Tapi loe butuh istirahat duke...."Bujuknya. ia tak tega melihat Andes seperti ini."Dan lagi Key belom mati.... jangan ngomong gitu..."Lanjutnya takterima.


"Gue bakal istirahat kalo udah liat Key dihadapan gue..." Elak Andes keras.


"Tap...--"..


"Kalo kalian nggak mau ngajak gue. Gue bisa cari sendiri...! " Bentak Andes lalu pergi meninggalkan anak galksi yang jumlahnya puluhan itu.


Anak Galaksi saking lirik, Takut pada Andes membuat mereka hanya mengikuti dari belakang saja.


...


Beberapa jam yang lalu...


Key merasakan jika mobil itu melayang diudara membut ia mengaga. Bus itu menanbrak pohon lalu kembali berguling dan kembali. Ia melompatkan dirinya kebagian penumpang lalu menumpukan tubuhnya dikursi. Ia berjongkok dengan menutupi wajahnya. Ia menunduk untuk menghindari kaca yang sudah berhamburan pecah. Ia bahkan bisa merasakan jika kaca itu menggores kulit kepalanya, sedangkan wajahnya ia tutup dengan satu tanganya..


Saat mobil itu berhenti, Key sudah merasakan pusing kepalanya. Perutnya mual akibat terobang ambing didalami bus. Dengan nafas yang tersengal-sengal ia keluar melalui kaca yang sudah pecah, disana masih ada bekas kaca yang cuncing disisi-sisinya membuat luka ditangan Key.


Tapi Key seakan kebal membuat ia masih memaksa keluar, ia takut jika mobil itu meledak. Ia keluar dngan tangan yang penuh luka dan kepala yang penuh darah. Dan tanpa diduga Bus itu kembali jatuh kebawah lebih jauh. Tapi Key tak peduli..


“Uwekkk...uwekkk...” Ia memuntahkan isi perutnya, yang keluarnya bukan hanya isi perut, tapi juga darah. ternyata disudut bibir Key sudah berdarah. Kepalanya pusing namun tak pingsan..


“Arhhhgg....” Ia menggerang marah membuat suara burung bercicit-cicit dan lari diri dahan pohon.


Ia mengerang marah pada dirinya. Yaa,,, saat mobil itu memasuki jurang. Sekarang tubuh itu dikuasai oleh Keyna, bukan Keyla siicupu. “Keluar loo bangsaatt...! Loe anjing nggak guna tau nggak.. Bisa-bisanya loe bikin gue babu lo.. “ teriaknya dengan nafas yang memburu. Ia menggerang marah pada Keyla.


Ia memuutari tubuhnya kekanan kekiri, ia melihat hutan yang sangat lebat membuat kepalanya kembali terasa berputar. Ia memegang kepalanya yang sakit. Wajahnya sudah tak bisa ditorer lagi. Semuanya ditutup oleh tanah hitam bercampur oli. “Gue lebih baik mati kalo kayak gini... Loe keparattt keluar...!” Marahnya karena ia sudah dbuat sedemikian rupah pada Keyla.


“Apa salah gue sama loe? Gue nggak kenal sama loe. Loe kenapa buat hidup gue kayak gini anjing....!” Bentak Keyla marah.


“Loe salah sama gue... Loe ngak sadar sama kesalahan loe sama gue?” Sahutan itu terdengar ditelinga Keyna. Ia mendongak menatap asal suara.

__ADS_1


Wajah Keyla ada didepannya membuat Keyna menggebu untuk memukulnya.


“Anjing loe..”.


“Keparrat Loe..”


“Bangsattt.. Kalo mati ya mati aja.. Jangan nyusahin orang..”


Busgh...


Bugshh...


Tapi Key hanya meninju angin, ia bahkan tak dapat menyentu tubuh Keyla membuat ia semakin emosi. ia terjatuh dengan tangisan rapuhnya. Ia tak suka dengan hidupnya. Ia tak suka dengan takdirnya. Mengapa takdir begitu jahat padanya?


“Loe salah sama gue Keyna...! Loe bully gue waktu SD, Loe selalu rebut makanan gue padahal gue laper, loe rebut jajan gue padahal gue butuh duit itu...! Loe jahat dan sekarang gue mau loe ngerasaan buat jadi bayangan gue...!” Suara itu berdengung ditelinga Key.


Rambut Key sudah acak-acakan.. ia mengingat kapan itu terjadi, tapi ia tak bisa mengingatnya. Nafasnya memburu dan saat ia mau melawan ia pingsan..


Kegelapan telah menutupi matanya.


.


.


.


.


.


Ayooo author mau denger hujatan kembali dari pada pembaca hehe...


jnagan lupa Vote ya. Soalnya Author udah update loo


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2