
“Iya sayang.. kamu kenapa bisa kecelakaan hm?” Tanya Handi lembut. sebenarnya orak Handi sekarang mau keluar dari sarangnya. Keluarganya hancur. Bagaimana jika nanti Putrinya Dara sadar tapi tau rahimnya sudah tak ada? Belum lagi sekarang perusahaannya hampir anjlok. Sebenarnya perusahannya sekarang jatuh secara belahan. investor menarik dananya secara langsung membuat ia harus kehilangan beberapa asetnya.
Beberapa Investor menarik dana mereka tanpa alasan, dua mansionnya lenyap dibom tanpa tau siapa pelakukunya. Dan ia yakin. semua itu pelakunya adalah rombongan Keyna
Filo mengerjab merasakan sakit dikepalanya. Kepalanya terdapat darah beku sebelumnya membuat ia harus melakukan operasi. Mungkin efek dari operasi itulah membuat ia merasakan sakit dikepalanya. Tapi ia mengingat apa yang terjadi padanya sampai sampai ia bisa masuk rumah sakit sperti ini. ia ingat ketika Keyla disiksa keluarganya, ia ingat dikalah ia menculik Keyna secara paksa dan juga ia kecelakaan dikalah mau membantu Keyla. “Key.. Key..dimana Pi? mI? Key dimana?” Tanyanya panik. Ia mengabaikan sakit dikepalanya saat ini. ia berusaha bangkit untuk mencari Keyna namin tubuhnya ditahan okeh Riko dan Daren. tubuh Fiko masih sangat lemah saat ini..
“Hey.. kamu ngomong apa sii? Baru bangun kog cari anak sialan itu? Ada apa? Kamu diapakan oleh dia? Apa jangan jangan gara gara dia kamu jadi begini ha? iya?” Tanya Handi membentak kepada sang anak. Bencinya pada sang anak sudah menjadi darah daging. Tak bisa ditorer lagi.
Filko mengeleng samar.” Papi keterlaluan tau nggak!!! Papi siksa Keyla segitunya. Dia itu anak papi pi. Anak papi..!! mami juga dia tu lahir dari rahim mami, tapi mami bahkan lebih dari iblis mi. Mami liat, ada nggak harimau bunuh anaknya? Mami liat..!! ada ngak ayam nelantarin anaknya meskipun anaknya berjumlah sepuluh sekalipun, dia membesarkan anaknya tanpa ayah dan ia sanggup..!! kalian itu lebih dari iblis tau nggak..!” Teriak Fiko mengabaikan sakit dikepalanya. Ia merasakan jika jahitan dikepalanya itu terbuka membuat ia mendsis.
Plak..” Fiko..!! Siapa yang ngajarin kamu kurang ajar sama papi ha? Semuanya salah Keyla tau ngak..!! Kamu nggak perku belain dia. Dan lagi kamu bilang kami kayak iblis?!! Keyla memang pantas mendapatkan balasan dari apa yang diperbuatkan oleh ayahnya, bahkan itu belum cukup. Satu hal lagi yang jarus kamu ingat... Kami bukan orang tuanya...!!” Bentaknya keras karena amarahnya membumbung tinggi.
“Keyla itu anak papi..!! anak papi..!! om Andi itu Cuma buat papi membenci anak papi. dia itu licik pi. Dia cuma mau papi nyiksa anak papi sendiri pi.. Papi nggak sadar kalo kita diperdaya olehnya..!! Jika papi nggak percaya papa boleh tes DNA Sama Key, dan asal papi tau kalo sebenarnya Key yang nyelamatin papi kemarin... Key yang bantu papi dan papi malah bunuh dia...!!” Dia mengerang karena kesadarannya menipis.
“Diam Fiko..! Kamu nyakitin diri kamu sendiri..!! Jangan banyak gerak dan banyak bicara..!!” Ujar Rio dingin menatap sang kakak.
Handi menggigit ujung kukunya. Bug.. bug..” Ppai..!!” Teriak Daren dan lainnya. Handi memukul dinding disana karena tak mau menyakiti Fiko. Ingin sekali ia memukul sang putra jika ia tak ingat jika Fiko sedang sakit. untung ia masih punya hati untuk menyakiti sang anak.
__ADS_1
“Adik kamu Dara sekarang koma dan rahimnya diangkat. Dan itu karena siapa asal kamu tau?!!” Tanya Handi dengan mata yang memerah. Urat lehernya sudah keluar diiring kepalan tanganya yang terkoyak memuat beberapa selah berdarah. Urat tanganya saja sudah menonjol keras karena amarah yang tertahan.” Itu semua karena anak sialan itu..!!! Rumah kita hancur..!! Dua mansion kita diledakkan sama geng sialan itu dan kita hampir bangkrut asal kamu tau..!! Dia pembawa sial sedari kecil.. pembawa sial..!”! Teriaknya mengema diruangan itu.
.
Ia mengusap kepalanya bagaikan orang depresi "Waktu kecil dia bunuh nenek kamu demi dapat warisan. Dia bunuh didepan mata papi dan papi ngak bakal lupa akan hal itu Fik. Papi ngak akan lupa..!”! Teriaknya mengingat waktu itu. Dimana Keyna masih berumur tujuh tahun.
Dulu saat itu keluarganya semuanya pergi kepesta perayaan uang tahun perusahaan keluarga. Semuanya hadir tanpa terkecuali. Etss bukan... hanya Keyla yang tak diajak, karena diangap bodoh. keyna kecil berusia tujuh tahun maish cadel. Tak sperti temannya yang lain membuat kedua orang tuanya malu mengakuhinya. Ia sangat berbeda dengan sang kakak-kakaknya. Keyna memakai kaca mata karena matanya rabun. .
Namun siapa sangka Keyla yang tak mau ikut membutat sang Ibu Handi. Neneknya Keyla menolak untuk ikut juga. Jadilah perdebatan keluarga, bagaimanapun juga itu acara keluarga bukan? Perusahaan kakekknya Keyla.. namun mereka tetap kekeh tak mau mengajak Keyla membuat mereka memilih supaya nenek Keyla tingga saja menemani Keyla.
Namun ketika mereka pulang dari pesta. Mereka pulang disaat jam 2malam. namun yang mengejutkan saat mereka melihat keyna yang duduk bersimpuh sembari memegang pisau ditangan kanannya.
“Fiko..!! Ayo kita masuk.. jangan tidur disini hey..!”! Ujar Dita penuh kasih pada anak-anaknya yang tertidur didalam mobil.
Bukan hanya Fiko yang bangun, tapi juga Riko dan lainnya. Mereka pun keluar dari mobil.
Dengan Dara yang digendong oleh Handi. Mereka memasuki rumah dengan langkah lebarnya. “Pasti anak sialan itu nungguin kita..!!” Gumamnya derdecap malas. Karena memang kebiasaan Keyla selalu saja menunggu kedua orang tuanya pulang meskipun tak diajak dan tak dihargai. Ia selalu menunggu disofa depan. padahal Handi sudah melarang keras kepadanya.
__ADS_1
Mereka membuka pintu dengan pelan.” Kog tumben gelap? "Gumam Handi pada Dita dan lainnya. Karena biasanya kan tak pernah dimatikan oleh Keyla. Matanya melihat sofa didekat sana namun ia tak bisa melihat apa-apa. Ia mencoba membuka saklarnya lampu namun ketika lampu dihidupkan. Disana tak ada keyla.” Tumben..” Gumamnya.
“Seneng dong. Dia sudah sadar kali..!!” Ujar Dita sinis membuat Handi diam. ada rasa sesuatu yang tak bisa dijelaskan saat ini. takut tapi tak tau takut akan apa, resah namun tak tau apa yang diresahkan. Yang lebih parahnya ia merakan gelisa tanpa tau gelisa karena apa. Namun ia terkejut dikalah mendenar teriakan diarah dapur
Dengan langkah cepat mereka semua kedapur. Namun mereka terkagetkan dikalah melihat Keyla memangku kepala sang nenek. Dengan pisau ditanganya pisau yang sudah berlumuran darah. ekspresi Keyla tertawa sedih dengan memeluk sang nenek lalu memukul mukul nenek dengan tawa yang meledak. “Sekarang nenek udah nggak ada. Lalu siapa yang bakal sayang sama Key? Apa nenek pergi mereka akan sayang sama Key sebagaimana nenek bilang?” Tanyanya sedih.
Namun Handi dan keluarga murka melihat itu. Mereka maju dengan tangan yang terulur untuk memukul Keyla keras. Keyla diterjang habis habisan oleh Handi. Keyla mengelak mengatakan ia pembunuh. Ia bukan pembunuh neneknya, katanya tadi ada perampok tapi dirumah itu sama sekali tak ada perampok.
Ia hanya mencabut pisau itu karena nenek yang meminta. Namun tak ada yang percaya. Keyla bahkan hampir mati detik itu.
Of Flashback..
Handi merasakan sesak didadanya dikala mengenang ibunya yang berlumburan darah didepan matanya. Lebih parahnya ada dua tusukan ditubuhnya. “ Dia membuh ibu papi. Dia anak sialan..!!” Teriaknya fristasi.
Fiko diam karena kepalanya sakit. lalu ia tak sadarkan diri lagi membuat Dita memekik takut.
“Panggi dokter.. panggil dokter sekarang juga..!!” Teriak Daren kepada Riko dan maminya. Mereka memencet bel darurat membuat beberapa dokter datang. Sedangkan Handi? Ia dia tak menjawab. Ia defresi dan hampir gila. Gila karena banyaknya masalah menimpahnya. Andai dulu ia tak menikahi Dita. Mungkin semuanya tak sekacau ini bukan?
__ADS_1
Ya.. ini salah Dta yang datang padanya dan meningalkan Andi yang kesepian. Kesepian karena tak mendapatkan kasih sayang dari siapapun. Ia terlalu serakah saat itu.. dan inilah hasil dari keserakahannya.
Bolehkah ia menyesal dan mengakuhi kesalahannya sendiri? Ya.. Ia menyesal menjadi serakah.