Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Balas Untuk Dita


__ADS_3

Alka menatap Keyna heran dikalah Keyna tetap kekeh memberikan beasiswa itu dengan Daren, seharusnyakan Keyna menjadi peran jahat bukan peran baik yakan? Tapi kenapa ia sekarang malah suka memberi baju bekas dengan Dara, memberikan beasiswanya dengan Daren, memberi kan Fiko pekerjaan, memberi kan mereka tempat tinggal dirubah ini,. Itu menurutnya suatu hal yang menyebalkan, seharusnya Keyna bunuh saja mereka bukan?


Keyna menghela nafas dikalah Alka tidur membelakanginya itu, kali ini Alka memang benar-benar tidak setuju akan apa yang ia usul untuk Daren, baginya ia ingin memberikan hukuman yang melebihi hukuman sekarang membuat Keyna sakit kepala.” Alka…”Pangil Keyna yang ketiga kalinya namun tetap saja Alka tidak menjawab dan tetap kekeh memeluk gulingnya dan membelakangi Keyna itu. Biasanya ia selalu memeluk Keyna bukan guling.


Keyna menghela nafas.” Aku tu kasih yang kayak gini juga hukuman buat mereka kok.”Ujarnya Keyna dengan nanar tapi Alka tak juga menjawabnya.”Ada banyak cara memberikan orang lain hukuman, satu dengan membalas dendam dengan melakukan apa yang ia lakukan dengan kita dan yang kedua kita tunjukan bahwa kita jauh lebih baik dari mereka..”Ujarnya Keyna meski tak dijawab atau entah didengar entah tidak.


Keyna memainkan ujung rambutnya yang wangi karena perawatan itu.”Lagi pula kalo Daren menjadi orang yang sukses dan juga berilmu nanti dia bakal jadi kaki tangan aku, dia juga bakal jadi budak aku kok… secarakan didunia perbisinisan bisa dikatakan dia nggak bakal berkembang.. ya secarakan geng Galaksi bakal ngehancurin mereka bagaimanapun caranya.. termasuk jika nanti Daren mencaro kerja ditempat lain atau membuat usaha sendiri.”Jawan Keyna lagi.


“Masalah baju untuk Dara aku kasih karena aku enggak suka dia makek baju seksi Alka.. kamu engak liat apa dia makek bamu seksi terus.. kalian bisa bohong kalo enggak kegoda, tapi aku tau kalo kalian laki-laki normal.. pastinya ada efek sampingnya.. aku enggak mau ya dari diantara kamu.. Reyano atau yang lainya tertarik dengan Dara. Dara itu engak baik, kalo ada yang suka dengan Dara nanti jangan salahin aku kalo Dara ku bunuh didepan mereka..” Ujar Keyna uujur.


Kan dari bab awal sudah dikatakan jika Dara selalu mengenakan baju seksi. Keyna diam namun memperhatikan, ia tak bicara namun bertindak. “Lagiupula baju yang dipakek sama Dara adalah baju bekas aku dan warnanya ngejreng semua dikasih sama kak Angga…”Ujarnya jujur dan menghela nafas disana. Ia benci warna yang terlalu mencolok dan juga warna cerah. Ia lebih suka warna gelap... Hitam, coklat dan abu abu.


Alka sebenarnya tidak tidur, ia mendengar curhatanya Keyna dengan tersenyum tipis, jarang jika mendengar Keyna bicara panjang lebar kalo bukan suatu hal yang penting.. bisa-bisanya ia mengambil kesempatan dalam kesempitan ya… Ia malah mengulum bibirnya dikalah mendengar ujaran Keyna yang layaknya anak kecil yang cerita tentang kebenaran disana.


Keyna menggigit bonekanya Yang diberi Alka berbentuk lomba lumba disana..”Intinya juga kamu bakal liat apa yang bakal aku lakuin.. dan aku bisa jamin kalo sebentar lagi mereka bakal tau aku siapa., dan disitulah permainan dengan mereka aku akhiri Alka… aku Cuma mau itu aja jangan marah.”Ujarnya geregetan sampai pada boneka itu keliar busahnya dan isinya. Bayangkan saja bagaimana Keyna menggigitnya dan menariknya itu.. ya. Keyna memiliki taring yang panjang dan tajam.


Masih taka ada sahutan membuat Keyna meremas seprai dengan kuatnya menyipitkan mata melihat Alka yang disampingnya itu datar.”Kamu denger nggak si apa yang aku bilang Alka? Apa kamu udah tidur?” Tanyanya lalu mengamit tangan Alka yang ada disampingnya itu dua kali untuk memastikan Alka sudah tidur apa belum.


Alka tak bereaksi membuat Kehyna menghela nafas dan memukul kasur dikanan dan kirinya itu nanar.” Auu akhhh.. Alka bikin kesel.. aku cerita tapi enggak didengar..”Ujarnya lalu membelokkan badannya memunggungi Alka memeluk bantal gulingnya erat dan membenamkan wajhnya dibantal miliknya.


Alka terkekeh disana melihat tingkatnya Keyna yang kesal itu…


Keyna terkejut dikalah ia merasakan ada tangan yang melingkar dipinganggnya. Saat itulah ia mau melepaskanya namun Alka malah mengeratkanya dan membenamkan kepalanya dicengkuk lehernya Keyna membuat Keyna mendengus. “ Lepasin ih.. peluk peluk tadi aku cerita nggak didengar....! ”Ujar Keyna memukul tangan Alka kuat.


Alka malah menghitup aroma tubuh Keyna dan mengeratkan pelukanya.” Selamat malam Babyy.. semoga mimpi indahh Cup..Cup.. ”Ia menciumi belakang telinga Keyna dan pipi Keyna membuat Keyna diam merasakan detak irama jantungnya Alka yang mampu ia rasakan. Dan tanpa ia sadari jantungnya pun sekarang tak dapat dikontrol.


Tolong jangan begini terus yak.. bisa bisa kandungan Keyna...


Keyna mengulum senyumnya dan memejamkan matanya, Alka yang memeluknya erat itu tersenyum tipis mengintip Keyna yang ikut tidur.. saat merasakan Keyna mulai mendengkur membuat ia mengusap pipi gembul milik Keyna dan bergumam, “Miiss You baby.. Jangan pernah tinggalin aku.. cup..”Ia mencium singkat bibir Keyna lalu kembali memeluk Keyna erat bagaikan tak mau kehilangan saja dan memejamkan matanya.

__ADS_1


Bulan menjadi sakti,, angin menjadi bukti.. dan malam menjadi penonton bahwasanya Alka begitu mencintai Keyna. Betapa tulusnya ia menyayangi Keyna. Berapa kali ia harus keluar kota namun tetap saja ia batalkan dan menyuruh Angga membuat Angga memakinya berkali kali.. dan semoga semesta alam membuat mereka bersatu dan bersama sampai akhir cerita kelak ya..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


“Pembantu…!!!” Teriaknya Reyano sekarang yang duduk disampingnya Keyna bersandar dibahunya Keyna yang siibuk memainkan laptop dipangkuanya itu tanpa ada rasa bersalah sedikitpun. padahalkan Keyna lelah dan juga sakit dibahunya.


Dengan cepat Dara masuk dan menatap Reyano dengan gugup, tadi ia sedang mencuci piring soalnya. Reyano menatapnya dengan tatapan datar.”Lama banget sii..”Ujarnya membentak membyat Keyna melepaskan kaca mata miliknya dan menatap Reyano dan Dara bergantian. “Itu pungutin kacang punyanya Haikal dan juga Rafka.. soalnya nanti temen sekelasnya Gue mau kesini dan mau belajar kelompok..!! malu tauk..!!” Ujar Reyano jujur.


Haikal dan Rafka yang sedang makan kacang sembari nonton Film Titan itu menatap Reyano cengengesan dan menatap Dara Datar pula.”Bener tu.. jadi pembantu jangan males males.. nanti gajinya dipotong mau?!!” Tanyanya Haikal dengan bentakanya membuat Dara menahan nafasnya.


“Ba baik den..”Jawabnya Dara disana lalu mengambil sapu cepat dan membersihkan semuanya mengenakan sapu..Dia memungut yang bisa ia pungut membuat Reyano dan lainya semakin berulah.”Bersihin semuanya jangan sampek ada sataupun sampah lagi. Kalo enggak habis loe..!!” Ujarnya Reyano dengan melempar segumpal kulit kacang membuat lantai yang sudah bersih itu dipenuhi kulit kacang yang berhamburan.


Ditambah dengan Rafka dan Haikal tanpa ada rasa bersalahnya. Dimana Egi? Ia sedang belajar untuk olimpiade fisika oke,


Keyna mendadak migran jika melihat adik-adiknya begini. Dan Reyano memang mengajak teman sekelasnya menuju rumahnya Keyna untuk belajar kelompok. Reyano yang dikenal misterius membuat siapapun terkejut dikalah itu. lagipula tidak ada yang perlu Reyano sembunyikan lagi bukan?


“Dara..!” Panggilnya Keyna dikalah Dara tetap tidak selesai-selesai membuang sampah karena ulahnya Reyano dan lainya itu. Dara menatap Keyna dengan mata yang sudah berkaca kaca dan memerah membuat Keyna sedikit ibah.. “ Kamu ajak Daren dan Riko aja sana kesupermarkert buat beli beberapa makanan ringan buat kelasnya Renao nanti.. Buat Riko suruh beli makanan berat dan Daren suruh beli es kelapa muda didepan sana.. atau es doger kek apalah itu yang penting seger seger..”Ujarnya Keyna mengeluarkan uang.


Keyna menggusuk keningnya yang terasa pening.” Nanti kalo temen kamu kesini kamu enggak kasih makanan gitu?” Tanya Keyna membuat Reyano diam menatap kakaknya.”Kalian yang beresin sekarang juga cepet.. jangan jadi pemalas tau nggak ih..!” Dorongnya adiknya itu tanpa prikeadikan...


Reyano tak terima tapi Keyna sudah memberikan tatapan tajamnya membuat ia mengatup lagi mulutnya yang sudah terbuka itu, lalu menatap Reyano tajam.


Dara menatap Keyna dengan tatapan nanarnya dan mendekat. Keyna memberikan uang sejuta lebih.”Dan sisanya buat kalian beli apa yang kalian mau. Terserah kalo masih ada sisanya si… tapi yang terpenting kalian harus udah sampek sebelum dua jam lagi oke.. jangan sampek telat.” Ujarnya menekan kata katanya.


“Ok enggak iya Key,, makasih.”Ujarnya Dara menerima uang itu dan berlari mencari kakak-kakaknya itu penuh dengan binar, ia pikir sisanya nanti bisa membuat ia membeli posternya Kpopers yang ia sukai.. akhh ia butuh biasnya sekarang..


Keyna menaikan sudut bibirnya melihat Dara. Ia menunggu Dara dan lainnya keluar, mereka dengan cepat membeli apa yang Keyna mau membuat Keyna melepaskan laptopnya dan mendorong kursinya.” Kalian liat laptop kakak bentar. Kakak ada urusan, jangan ikut campur dan jangan cari kakak. Dan bersihkan ini semua..! ”Ujarnya kepada tiga pemuda itu membuat mereka mengangguk santay saja sebab tau jika kursi miiknya Keyna itu memang otomatis jadi tak minta bantuan juga tidak apa-apa ya..


Keyna menuju dapur disana lalu mengambil pisau yang paling tajam disana, memainkanya dijarinya dulu mengukur seberapa tajamnya pisau itu membuat ia tersenyum layaknya pesycopat ahlinya.. ia memainkan romor kursi rodanya menuju satu kamar yang tak lain adalah kamarnya maminya Keyla, atau Dita… Sudah lama sekali ia ingin melakukan hal ini.

__ADS_1


Keyna membuka pintu itu dengan santaynya membuat sang empuh didalam sana melihat Keyna dengan tanda Tanya sekaligus takut. Entah kenapa ia seperti memiliki sinyal jika sebenarnya Keyna itu bukanlah orang yang baik. Entah dari siapa tapi ia takin akan hal itu.


Keyna tersenyujm sinis disana lalu


Clik..


ia mengunci pintunya membuat Dita disana membelalakkan mata dengan menatap Keuyna, ingin bicara tapi tak bisa membuat oia hanya bergumam tak jelas disana.. oh.. Tuhan tolong saya.’Gumamnya dalam hati.


Keyna mendekat dengan kursi rodanya itu dan mengusap pipi Dita dengan ujung pisau yang tak tajam itu membuat Dita menahan nafas sesak disana..” Halloo mami.. How Are You?” Tanyanya Keyna dengan tatapan garangyang bercampur mata iblisnya itu.


Dita disana melotot dibuatnya, tangannya sudah ia berintakkan namun apa daya ia tak bisa bergerak membuat ia menahan nafas dalam dimana pisua itu menyentu pipinya itu. Keyna disana meringis dibuatnya menatap Dita.”Usttt.. bauh sekali, kamu enggak pernah dimandiin sama anak anak kamu ya?” Tanyanya dengan tenang nan datarnya kepada Dita.


Dota dengan kekehan menggeleng ,menatap Keyna’ "Jangan sembarangan.. pergi dari sini,,,!!” Itulah yang ia ucapkan saat ini dan itupula yang tak bisa ia bicarakan.ia mengepalkan tanganya sekuat tenaga mau melawan Keyna.


Keyna meringis dibuatnya lalu menekan satu titik ditubuh Dara yang tak lain adalah dipahanya Dara membuat Dara menahan nafas dan pedih, mau teriak tapi tak bisa,. “Udah mau mati, Sekarat tapi tetap sombong.”Ujarnya dengan kekehan.”Masih ingat sama anak kamu yang mati karena kamu itui Dita? Mau tau nggak apa kabar mereka sekarangg?” Tanya Keyna dusana nanar.


Keyna menusuk ujung pisaunya menuju pahanya Dita dimana dulu Dita menusuknya membuat Dita mengerang kesakitan dan memberontak. Dita menatap Keyna dengan tatapan mata lebarnya dengan tanda Tanya. Keyna tersenyum.” Dan ini aku anakmu Keyla Putri yang selama ini kau hina, kau caci dan kamu maki..!” Ujarnya semakin menusuknya dengan kuat disana membuat dara semakin mengalir, namun hanya ujungnya pisau saja tak lebar dan tak lebih.


Dita membulatkan matanya menatap Keyna yang Nampak bagaikan manusia yang haus akan darah itu. Ia terkejut namun ia dari awal sudah curiga akan hal ini. Ia menatap Keyna dengan nanar.


Keyna melepaskan pisau itu lalu menjilati ujung pisaunya membuat Dita mual dan muntah disana ketika lidah Keyla menjilat lidahnya Dita bagaikan vanpir haus darah itu. Keyna menampilkan gigi putihnya itu kepada Dita. Tangan satunya lagi ia masukan kedalaman sakunya.


Disana ia mengeluarkan Pill yang dua warna yang sebelahnya warna hijau dan sebelahnya warna putih terang membuat Dita mneneguk saliva kering. Jantungnya ketar ketir sekarang menatap Keyna. Kepalanya mengeleng kuat karena memohon supaya dilepaskan, nanar ingin berteriak tapi tak bisa membuat Keyna terkekeh.


Keyna mengusap pipi Maminya Dita itu lembut dan bergumam.”Jangan takut Mami..!! Akukan putrimu yang culun dan juga cupu.. aku anak yang berbakti namun tak dihargai, aku tak akan meracunimu kok tenang saja..”Ujarnya kepada Dita dengan kekehan.. dan...


Uughh..


Dita melenggu dikalah ia merasakan pipinya diapit oleh Keyna membuat Keyna menyumpal obat itu kemulutnya dan menutupnya erat dengan kedua tangannya.

__ADS_1


Tak hanya disitu, Keyna juga mmbuka selimut yang sekarang sudah banyak darah itu dan memerasnya dibibirnya Dita menyuruhnya meminum darahnya sendiri serentak dengan obatnya itu. Dita melenggu dan menggeleng namun keyna terlalu kuat untuyk lawann. Keyna bahkan mengapitnya membuat ia tak mampu menyelah sedikitpun disana.


Matanya sayu namun mematikan membuat Dita mati matian menahan jantungnya yang sakit itu, jantungnya yang sudah sakit itu membuat ia tambah sakit. “ Minum mami jangan dikeluarin…”Gumamnya Keyna dengan nada hausnya kepada Dita membuat Dita menangiss....


__ADS_2