Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu

Gadis Tomboy Pindah Ketubuh Gadis Cupu
Ngidam


__ADS_3

“Lah seumuran dong kita.” Keyna mengangguk karena ia memang kelahiran tahun dua ribu sebagaimana ia katakan.” Btw langsung aja kak. Kenapa? Mau nanya saya siapanya pria tadi ya? Mau minta WAnya? Dan mau apa? Mau tau nama IGnya? “Tanyanya membuat para perempuan itu mau menjawab dan menjahui Keyna.” Tapi sayang mbak. Kalian sudah terlambat. Soalnya dia sudah punya istri. Bahkan sekarang saya mengandung anaknya loh. Anak saya kembar tiga kek anak Putri Zhu Qira Han.. dan belum lagi anak kami yang dirumah yang umurnya sekarang sudah enam tahun. Kami nikah muda... apa lagi yang mau kalian tahu hmm?” Tanya Keyna ketus. bukan karena ia cemburu. Tapi ia rasa peremuan didepanya ini tidak pantas untuk Alka...


Tante tante itu menatap Keyna dengan tatapan terkejut. “Hey mbak.. kamu ini ngomong apa sii..” Ujarnya sinis membuat Keyna menatapnya dengan tatapan sulit diartikan.” Saya tu Cuma mau foto sama suami kamu. Soalnya saya sedang mengandung anak pertama saya dengan suami saya. Jadi sekarang saya ngidam, tadi saya lihat suami kamu tampan buat saya ngidam foto sama dia tau nggak..” Ia menyolet bahunya Keyna dengan sinis karena disangkah pelakor.” Ya karena itu saya kesini.. “Ujarnya sinis mengelus perutnya yang memang buncit itu.. yang Keyna pikir memang perutnya buncit biasa. Kan biasnaya tante-tante perutnya pada buncit ya... “Anak saya itu kemarn saya USG ini dan saya dan suami saya dapet anak laki-laki. Jadi ya. Semoga nanti anak saya bisa setampan suami kamu hiksk..” Ia gemes sendiri.


Sedangan Keyna meneguk saliva keringnya. Andai saja maskernya sudah dilepas. Pasti wajahnya sekarang merah. ingin sekali rasanya ia menyumput dirawa-rawa akibatnya. “Kirain mbak.. tapi kasihan loe sii anak nya. Nanti sesek dia kalo mbaknya pakek baju ketat kek gini. Bungkus martabak aja nggak seketat ni kali mbak. Kek Psbb aka...” Ujar Keyna menutupi rasa malunya.


“Hey...” telunjuk perempuan itu berada dikening Keyna membuat Keyna mundur...” Kamu nggak tau ya.. kalo ini namanya style...!! smeua orang juga tau kalo ini trans 2020... situ anggak tau gaya.. masa pakek hodie gembar sama suaminya. Kek anak panti aja tau nggak sii.” Ketusnya menjauhkan telunjuknya dari kening Keyna.


Keyna menunjukkan perut perempuan itu.” Hey bayi.. nanti jika kamu sudah lahir kamu jangan mau panggil dia mama ya. Soalnya dia cerewet banget. Takutnya nanti kamu nyesel lo.. kalo boleh saran kalo mau pergi pergi aja sekarang.. jangan nunda lagi. Kasihan saya lihat kamu nanti..” Ujarnya bicara dnegan perut itu.


Pengunjung terkekeh menatap mereka. Begitu juga dengan dua perempuan disampingnya perempuan itu.” Dah mbak.. jangan kek gini. Lihat kalian dilihatin sama orang sekitar tauk. Malu...!!” Ujar salah satu dari mereka menarik tanganya perempuan yang ia panggil mbak itu.


“Kamu enggak denger dia bilang apa?’ Mbaknya malah ngeyel.” Dia suruh anak mbak pergi hello.. anak mbak belom bisa jalan oy.. astaga...”Ia menatap perut Keyna yang datar dibalik hodienya.” Hey bayi..” Keyna mundur karenanya.” Jangan mau panggil dia mmmy ya. Soalnya momy kamu ngak pantes jadi ibu. lebih pantes jadi tukang parkir yang sukanya teriak-teriak dijalanan.. “ Ia menatap Keyna sinis.

__ADS_1


Gelak tawa semakin pecah karenanya. Mereka pikir dua ibu hamil sedang perang badar. Andai aja perut Keyna buncit dan perut perempuan itu uga buncit. Jadi mungkin ini sangat seruh dikala melihatnya...


”Ehem..” suara Alka disana membuat semua diam menatap Alka yang datang mengambil alih kursi rodanya Keyna. padahal Keyna sudah siap tempur membuat ia hampir membuka maskernya itu.” Kita pulang..” Ujarnya dengan dingin membuat Keyna menatap ibu-ibu itu sinis saja.


“Ehem tuan.. maaf menganggu waktu tuan sebentar...” Ibu-ibu itu menghadang jalanya Alka membuat mereka berdua berhenti disana menatap ibu-ibu itu dengan tatapan tanda tanya. Ibu-ibu it menyelipkan rambut yang jatuh dan membuat penglihatannya terhalangi itu. “Maaf tuan. Saya Cuma mau minta foto. Soalnya saya sedang mengandung dan ngidam tuan..” Ia mengelus perut dbalik dres ketaknya itu.


Alka menatap perut itu datar lalu menatap Keyna yang diam saja dan memutar bola mata malas. dalam hati Keyna menjerit. Awas saja Alka mau, solaknya da dari tadi sudah ribut masa ia mau. mau taro dimana mukanya nanti ha? Seangkan Alka kembali menatap Ibu-ibu itu datar.” Maaf tante... anak saya dalam kandungan istri saya cemburan. Jadi saya tidak bisa.” Ujarnya dengan senyum manis lalu pergi.


Ibuitu hanya mengangah saja. tidak suami tidak istri... semuanya gila... batinnya.


“Baby mau makan apa saja.. asalkan gratis..” Jawabnya mengikuti cerita Alka membuat Alka terkekeh. kaki jenjang Keyna gimana? Tentu saja ditutup kain karena memang belum boleh terkena matahari mangkanya membuat orang berfikir Keyna sakit keras. Hadew.. padahal itu bukan masalahnya.. tulang kakinya hancur membuat ia banyak harus terlindungi. Hanya matahari tertentu saja yang boleh menerpahnya seperti pagi dan sore....


Alka memasuki restoran yang sudah dikatakannya tadi. keyna sudah mengabari adiknya tadi membuat ia mengelilingi penglihatannya. Disini sangat ramai dan juga berisik meksiun disini restoran sekalipun.

__ADS_1


Matanya meneliti satu persatu orang yang ada disana namun ternyata adiknya belum ada membuat ia menghela nafas. Alka memilih mendudukkan Keyna dishofa empuk saah satu disana. Dekat dengan pemandangan luar... dan menyiapkan kursi roda disampingnya. Ia kembali menutupi kaki Keyna membuat apapun yang dilakkan oleh Alka itu dipandang dan dilihat semua orang. Banyak yang iri dan juga mencaci. tentu saja itu tertuju pada Keyna semua. Jika sama Alka mah pujian semua yang ia dapatkan. Dasar cabe..


“Dimana adik kamu?” Tanya Alka kepada Keyna yang membuka hapenya dan mulai sibuk itu. Keyna tampak sedikit pusing kali ini.” Mungkin masih diluar. Aku hubungin dulu ya.” Ujar Keyna membuat Alka mengangguk.


Sementara Keyna sibuk. Alka memesan makananya dan juga Keyna pada pelayan yang datang. Keyna merapikan rambutnya yang panjang diterpa angin itu. Karena memang disini ada angin yang masuk membuat hawa dingin menyergap tubuhnya. Saat sambungan itu terhubung ia langsung saja bertanya.” Halo dek. Kamu dimana? Katanya udah dateng. Ini kog kakak disini kamu sama temen kamu ngak ada?” Tanyanya degan cepat.


Dieseberang sana ada Reyano yang duduk bersama tiga temannya dengan style keren mereka. “Lah.. kita udah disini kak. Kita udah sampek dari tadi malah... tinggal nuggu kakak lagi ini..” Ujra Reyano dnegan bingung. sedangkan temannya hanya menguping dan juga minum saja. Rafka? Ia malah menggunakan kipas kecil karena memang dini pengap.


“Memang kamu dimana sekarang?” Tanya Keyna dari seberang heran.” Soalnya kakak enggak liat kamu dimanapun sekarang..” Ujarnya menatap sekeliling mencari keberadaan adiknya. Mungkin saja keselipkan.


Reyano menghela nafas dan melihat skeliling. Disj lumayan sepi membuat ia nampak melihat siapapun.“ Tadikan kakak bilang tunggu direstoran xx ya kami disini sekarang. Bahkan kami duduk dibartedernya loh supaya bisa lihat kakak secara langsung kalo kakak masuk..” Ujarnya menatap pintu. Memang benar semuanya.


“Lah.... kakak bukan diresto itu... ini rest XXY heheh. Kakak salah omong berarti... direstoran sebelahnya dek..” Ujar Keyna cengengesan dan menggaruk tengkuknya.

__ADS_1


Adiknya menghela nafas mendnegarnya.” Yaudah.. kita kesana sekarang ya kak. Bay..” Ujarnya lalu mematikan teleponnya.


__ADS_2